JUAL DOC / BIBIT AYAM BROILER
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Terbit: 20 Februari 2018 • Update: 05 September 2026
Ayam pedaging menjadi salah satu pilihan bagi peternak yang ingin memelihara ayam untuk menghasilkan daging. Pertumbuhannya yang relatif cepat dan peluang pasarnya yang cukup luas membuat ayam pedaging banyak diminati untuk usaha peternakan.
Namun, ayam pedaging tidak hanya terdiri dari ayam broiler. Ada berbagai jenis ayam lain yang juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging, bahkan beberapa di antaranya dapat digunakan untuk menghasilkan telur atau dipelihara sebagai ayam hias.
Lalu, apa saja jenis ayam yang bisa dimanfaatkan sebagai ayam pedaging? Berikut pembahasannya.
Apa Itu Ayam Pedaging?
Ayam pedaging adalah ayam yang dipelihara dengan tujuan utama menghasilkan daging.
Secara umum, ayam pedaging memiliki tubuh yang besar dengan daging yang cukup padat serta masa panen yang relatif singkat. Karakter tersebut membuat ayam pedaging banyak dipilih untuk usaha yang mengutamakan produksi daging.
Beberapa jenis ayam juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam dwiguna, yaitu untuk menghasilkan daging sekaligus telur.
Jenis – Jenis Ayam Pedaging yang Bisa Dipilih
Ada berbagai jenis ayam yang dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging. Setiap jenis memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda, mulai dari ayam dengan masa panen relatif cepat hingga ayam berukuran besar yang juga dapat dipelihara sebagai ayam hias.
Berikut 8 jenis ayam pedaging yang cukup dikenal di Indonesia. Informasi di bawah ini dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan jenis ayam yang ingin dipelihara.
1. Ayam Kampung Super (JOPER)
- Masa panen sekitar 60 hari
- Bobot 1 kg atau lebih pada umur 60 hari
- Memiliki pertumbuhan yang cepat
Ayam Kampung Super atau JOPER menjadi salah satu pilihan ayam pedaging yang banyak diminati karena pertumbuhannya cepat dan masa pemeliharaannya relatif singkat. Berdasarkan banyaknya pesanan DOC ayam pedaging di HobiTernak, JOPER juga menjadi salah satu jenis yang paling banyak dipesan. Untuk mengetahui cara pemeliharaan, pakan, dan kandang yang sesuai, baca panduan beternak ayam JOPER bagi pemula.
2. Ayam Broiler
- Merupakan jenis ayam pedaging yang paling umum di Indonesia
- Masa panen sekitar 35 hari
- Harga jual terjangkau dan banyak diminati konsumen
Ayam broiler merupakan salah satu jenis ayam pedaging yang paling banyak dikenal di Indonesia. Masa panennya yang singkat membuat broiler menjadi pilihan bagi peternak yang mengutamakan perputaran usaha lebih cepat. Selengkapnya bisa membaca pengertian ayam broiler.
3. Ayam Kampung Asli
- Dapat digunakan sebagai ayam pedaging maupun petelur
- Memiliki daya tahan yang kuat
- Dapat dipelihara secara sederhana maupun intensif
Ayam Kampung Asli atau AKA dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging maupun petelur dan dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Ayam ini juga dapat dipelihara secara sederhana maupun intensif. Pembahasan lebih lanjut dapat dilihat pada artikel Ayam Kampung AKA.
4. Ayam KUB
- Dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging maupun petelur
- KUB merupakan singkatan dari Kampung Unggul Balitbangtan
- Dikembangkan melalui penelitian Badan Litbang Pertanian Bogor
Ayam KUB merupakan ayam kampung dengan fungsi ganda yang dapat dimanfaatkan untuk produksi telur maupun daging. Ayam ini dikembangkan melalui penelitian Badan Litbang Pertanian Bogor. Kenali lebih jauh tentang ayam ini melalui artikel Mengenal Lebih Dekat Ayam KUB.
5. Ayam Pejantan
- Merupakan ayam jantan dari tipe ayam petelur
- Harga bibit cenderung lebih terjangkau
- Dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging
Ayam pejantan semakin banyak dipelihara sebagai ayam pedaging karena harga bibitnya cenderung lebih terjangkau. Meskipun demikian, kualitas daging dan pemasarannya tetap baik, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti hari raya.
6. Ayam Brahma
- Dapat dipelihara sebagai ayam hias maupun penghasil daging
- Memiliki tubuh yang besar dan tinggi
- Sering disebut ayam monster atau ayam raksasa
Ayam Brahma memiliki tubuh besar dan tinggi sehingga banyak dikenal sebagai ayam hias, meskipun juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging. Di Indonesia, Brahma lebih banyak dipelihara sebagai ayam hias. Selengkapnya bisa membaca kelebihan memelihara ayam Brahma.
7. Giant Cochin
- Memiliki bentuk tubuh besar dan cenderung bulat
- Bobot dapat mencapai lebih dari 5 kg per ekor
- Di Indonesia lebih banyak dipelihara sebagai ayam hias
Giant Cochin memiliki tubuh besar dan cenderung bulat, dengan bobot yang dapat mencapai lebih dari 5 kg per ekor. Di Indonesia, ayam ini lebih banyak dipelihara sebagai ayam hias. Pembahasan mengenai Cochin dapat dibaca di artikel Ayam Cochin berbulu tebal.
8. Ayam Pelung
- Dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging maupun ayam hias
- Memiliki tubuh besar dan tinggi
- Dapat mencapai bobot 5 kg jika dipelihara secara intensif
Ayam Pelung merupakan ayam asli Indonesia yang dikenal dengan suara kokoknya yang panjang dan merdu. Selain sebagai ayam hias, Pelung juga memiliki potensi sebagai ayam pedaging karena tubuhnya yang besar. Informasi lebih lanjut tersedia pada artikel Ayam Pelung dari anakan, remaja hingga dewasa
Perbandingan 8 Jenis Ayam Pedaging
Setelah mengenal masing-masing jenis, tabel berikut merangkum beberapa informasi penting agar perbedaannya lebih mudah dilihat dalam satu tampilan.
| Jenis Ayam | Fokus | Data yang Disebutkan | Kelebihan |
| Ayam JOPER | Pedaging & petelur | Panen sekitar 60 hari, bobot 1 kg atau lebih | Pertumbuhan cepat |
| Ayam Broiler | Pedaging & petelur | Panen sekitar 35 hari | Masa panen cepat dan banyak diminati |
| Ayam Kampung Asli (AKA) | Pedaging & petelur | — | Daya tahan kuat |
| Ayam KUB | Pedaging & petelur | — | Dapat dimanfaatkan untuk daging dan telur |
| Ayam Pejantan | Pedaging | — | Bibit cenderung terjangkau |
| Ayam Brahma | Pedaging & hias | — | Tubuh besar dan tinggi |
| Giant Cochin | Pedaging & hias | Lebih dari 5 kg/ekor | Tubuh besar dan bulat |
| Ayam Pelung | Pedaging & hias | Dapat mencapai 5 kg | Tubuh besar dan tinggi |
Dari tabel tersebut, terlihat bahwa pilihan ayam pedaging cukup beragam. Ada jenis yang memiliki masa panen singkat, ada yang dapat dimanfaatkan untuk daging sekaligus telur, serta ada yang memiliki ukuran tubuh besar dan juga dikenal sebagai ayam hias.
FAQ Ayam Pedaging
Ayam broiler merupakan salah satu jenis ayam potong yang secara khusus dipelihara untuk menghasilkan daging. Sementara istilah ayam potong dapat mencakup beberapa jenis ayam yang dimanfaatkan sebagai penghasil daging, termasuk ayam kampung atau jenis lainnya.
Dari jenis yang dibahas dalam artikel ini, ayam broiler memiliki masa panen paling cepat, yaitu sekitar 35 hari.
Ya. Ayam JOPER merupakan salah satu jenis ayam pedaging dengan masa panen sekitar 60 hari dan bobot dapat mencapai 1 kg atau lebih pada umur tersebut.
Bisa. Ayam KUB merupakan ayam dwiguna yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan telur maupun daging.
Bisa. Keduanya dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging, meskipun di Indonesia keduanya juga banyak dipelihara sebagai ayam hias.
Tertarik Memelihara Ayam Pedaging?
Sudah menentukan jenis ayam pedaging yang ingin dipelihara?
Jika ingin mengetahui harga dan stok DOC atau bibit ayam terbaru, silakan hubungi Customer Service HobiTernak melalui WhatsApp.
Sampaikan jenis ayam dan jumlah yang dibutuhkan agar admin dapat membantu memberikan informasi yang sesuai.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.





