Terbit: 20 Februari 2018 • Update: 26 Februari 2026
Mengapa ayam pedaging menjadi pilihan favorit di Indonesia?
Tidak hanya karena pertumbuhannya yang cepat, tetapi juga karena peluang pasarnya yang besar.
Artikel ini akan membahas 8 jenis ayam pedaging terbaik di Indonesia, termasuk keunggulan dan cara memaksimalkan peluang usaha Anda.
JUAL DOC / BIBIT AYAM JOPER & KUB
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*
Apa Itu Ayam Pedaging?
Ayam pedaging adalah jenis ayam yang dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya.
Beberapa ciri khas ayam pedaging meliputi:
- Ukuran tubuh besar dengan daging padat.
- Masa panen singkat, cocok untuk usaha cepat.
- Beberapa jenisnya dapat berfungsi sebagai ayam dwiguna (pedaging dan petelur).
Daftar 8 Jenis Ayam Pedaging Terkenal di Indonesia
Berikut jenis ayam pedaging yang paling populer untuk usaha:
1. Ayam Kampung Super (JOPER)

Ayam ini terkenal karena kecepatannya dalam hal pertumbuhan.
Pada usia 2 bulan atau 60 hari saja, ayam joper sudah berbobot 1 kg bahkan lebih.
Bagi Anda yang tertarik memulai usaha ini, penting untuk memahami panduan beternak ayam joper agar hasil ternak optimal.
Panduan ini mencakup cara pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pengaturan kandang yang sesuai dengan kebutuhan ayam JOPER.
Dalam beberapa tahun terakhir, jenis ayam JOPER menduduki peringkat pertama dibandingkan jenis ayam pedaging lainnya.
Terbukti dari banyaknya pemesan DOC pedaging di hobiternak.com, di mana ayam kampung super (JOPER) menjadi yang paling banyak diorder.
2. Ayam Broiler

Ayam broiler adalah ayam pedaging yang paling umum di Indonesia.
Keunggulan:
- Masa panen ayam broiler pedaging hanya 35 hari.
- Harga jual terjangkau, sangat diminati konsumen.
3. Ayam Kampung Asli

Jenis ayam kampung asli atau biasa disingkat AKA termasuk juga dalam jenis ayam pedaging.
Biasanya ayam ini diternak oleh warga di wilayah pedesaan dengan cara pemeliharaan yang sederhana atau diumbar.
Namun, dengan pemeliharaan ayam kampung asli secara intensif, potensi bobot dan kualitas dagingnya bisa meningkat lebih baik.
Daya tahan yang dimiliki ayam kampung asli sangatlah kuat.
Terbukti dari pemeliharaan sederhana dengan pakan yang seadanya tetap dapat tumbuh dengan sehat.
Banyak saat ini peternak ayam pedaging yang ingin menternakan ayam kampung asli dengan sistem intensif.
Harapan mereka yaitu dengan diumbar saja dapat menguntungkan, apalagi dirawat dengan benar, pakan yang sesuai, dan kandang yang pantas.
4. Ayam KUB
Sebenarnya ayam KUB ini lebih ditonjolkan untuk dijadikan petelur.
Namun karena termasuk dalam jenis ayam dwiguna, maka KUB juga bisa dijadikan ayam pedaging.
Ayam KUB adalah jenis ayam kampung yang berasal dari persilangan antar ayam kampung yang memiliki keunggulan.
Ayam ini berasal dari riset Badan Litbang Pertanian Bogor yang dilaksanakan kurang lebih 6 generasi.
Maka dari itu ayam ini disebut dengan KUB atau Kampung Unggul Balitbangtan.
5. Ayam Pejantan

Ayam pejantan adalah ayam jantan dari jenis petelur yang dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.
Meskipun harganya rendah, namun kualitas daging serta pemasarannya masih tetap bagus, terutama di hari raya.
Bagi peternak pemula memelihara ayam pejantan juga bisa dicoba karena modal yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi.
Baca juga : Solusi Mencapai Keseragaman Bobot Ayam Pedaging
6. Ayam Brahma

Ayam Brahma mempunyai postur yang gagah, besar dan tinggi. Jika di luar negeri banyak masyarakat yang memelihara brahma untuk dikonsumsi.
Namun berbeda jika di Indonesia, brahma hanya dijadikan ayam hias.
Brahma sering disebut sebagai ayam monster atau ayam raksasa.
7. Giant Cochin

Giant Cochin mirip dengan ayam Brahma, tetapi dengan bentuk bulat lebih mencolok.
Ayam ini juga mempunyai bobot di atas rata-rata ayam pedaging lain.
Ayam Giant Chocin dapat mencapai berat lebih dari 5 kg per ekornya.
Seperti halnya ayam brahma, di Indonesia ayam chocin lebih sering digunakan untuk ayam hias dibandingkan ayam pedaging karena harganya.
8. Ayam Pelung

Salah satu ayam asli Indonesia yang berpotrensi untuk dijadikan ayam pedaging dan ayam hias adalah Ayam Pelung.
Ayam Pelung mempunyai ciri postur tubuhnya besar, tinggi dan mempunyai suara yang merdu kala berkokok.
Baca juga :
Peluang Bisnis Ternak Ayam JOPER / Ayam Kampung Super
Badannya yang besar bisa mencapai 5 kg bila dipelihara intensif. Ayam Pelung pada mulanya ditemukan didaerah Jawa Barat.
Setelah orang banyak mengenal Ayam Pelung, maka populasi ayam pelung telah menyebar ke segala penjuru Indonesia.
Informasi lebih lengkap terkait harga, pemesanan, pengiriman, dan lainnya silakan hubungi Customer Service hobiternak.com di bawah ini:
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.






