Mengenal Ternak Lady Amherst Pheasant yang Eksotis

Mengenal Ternak Lady Amherst Pheasant yang Eksotis

Burung Lady Amherst ini (Chrysolophus amherstiae) adalah burung dari tatanan Galliformes dan keluarga Phasianidae. Nama genus adalah khrusolophos Yunani Kuno, “dengan lambang emas”. Nama bahasa Inggris dan amherstiae memperingati Sarah Countess Amherst, istri William Pitt Amherst, Gubernur Jenderal Bengal, yang bertanggung jawab untuk mengirimkan spesimen pertama dari burung ke London pada tahun 1828.

Burung Lady Amherst Pheasant ini berasal dari Cina Selatan-barat dan Burma. Namun seiring waktu, spesies ini telah diperkenalkan di tempat lain. Lady Amherst pertama kali memperkenalkan burung hias ini di perkebunanya dekat dengan Duke of Bedford Woburn Abbey, dimana pada saat itu diperkenalkan kawin silang di Inggris untuk meningkatkan populasinya.

Burung Lady Amherst memiliki panjang 100-120 cm (panjang ekor biasanya 80 cm). Warna ekor abu-abu dan pantatnya berwarna merah, biru, hijau, putih atau kuning. Spesies ini juga memiliki mata berwarna kuning dan kaki dengan warna biru atau abu-abu.

Lady amherst pheasant, Harga ringneck pheasant, harga anakan ringneck pheasant, harga golden pheasant, jual ringneck pheasant

Lady Amherst’s Dewasa

Namun dipenampilan burung Lady Amherst yang jantanlah yang lebih mencolok. Burung ini sangat sulit untuk ditemui karena mereka hidup di habitat alami mereka yang padat di hutan yang gelap dengan semak yang tebal di wilayah tenggara Tibet, Cina barat daya, Burma atas, dan utara. Pada malam hari mereka bertengger di pepohonan. Burung ini memakan biji-bijian, daun dan invertebrata (hewan yang tidak memiliki tulang belakang). Sebenarnya Lady Amherst ini adalah spesies burung yang bisa terbang tetapi mereka lebih suka beraktifitas di tanah. Tetapi apabila tiba-tiba terkejut mereka terbang ke atas dengan kecepatan tinggi. Ini salah satu alasan kenapa pheasent masuk kategori ayam karena walaupun bisa terbang namun lebih banyak beraktifitas di tanah.

Apa karakteristik Lady Amherst Pheasant?

• Lady Amherst jantan sangat berwarna-warni, mahkota berwarna hijau metalik dengan puncak merah. Wajah berwarna hitam dengan bintik-bintik hijau metalik. Paruh dan kaki abu-abu kebiruan. Mereka memiliki warna hitam yang sangat panjang dan ekor putih dengan pantat merah dan kuning. • Lady Amherst betina kurang berwarna-warni. Mereka memiliki warna putih pada bagian atas bulu ekor membulat. Kakinya berwarna biru ke abu-abuan.• Lady Amherst jantan memiliki bulu penuh pada tahun kedua. Sebelum tahun kedua mereka menyerupai perempuan.• Spesies ini sedikit lebih besar dari Golden Pheasant.• Masa Hidup: Di Wild sekitar 6-10 tahun; Di Penangkaran sekitar 15 tahun

Lady Amherst Pheasant ini terlihat sangat anggun saat berjalan mondar-mandir di dalam kandang mereka. Burung ini bisa bertelur kurang lebih 40 butir dalam satu musim. Untuk menetaskan telur diperlukan waktu pengeraman selama 23 hari.

Burung Lady Amherst ini merupakan hewan yang kuat dan burung yang mudah untuk dirawat. Burung ini adalah burung yang menakjubkan dan bisa menjadi sangat jinak apabila dipelihara dan dirawat dengan baik.

Lady amherst pheasant, Harga ringneck pheasant, harga anakan ringneck pheasant, harga golden pheasant, jual ringneck pheasant

Lady Amgerst’s Dewasa Jantan

Baca juga!
Membaca Peluang Usaha Beternak Ayam Yellow Pheasent
http://www.jualayamhias.com/membaca-peluang-usaha-beternak-ayam-yellow-pheasent/

Kami dari jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis ayam pheasant dewasa siap produksi. Bagi anda yang lebih memilih bibit atau anakan ayam pheasent , untuk jenis lainnya tersedia indukan. kami juga bisa mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Untuk ayam pheasent dewasa juga bisa  Anda pesan di jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam hias terbaru di DAFTAR HARGA dan hubungi kami sekarangdi:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

Kata terkait:

Lady amherst pheasant, Harga ringneck pheasant, harga anakan ringneck pheasant, harga golden pheasant, jual ringneck pheasant

 

Leave a Reply