ANALISA TERNAK AYAM PETELUR 100 EKOR UNTUK PEMULA

ANALISA TERNAK AYAM PETELUR 100 EKOR UNTUK PEMULA

Beternak ayam merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Diantara banyaknya jenis hewan ternak yang di jalani, salah satunya yang sangat potensial adalah beternak ayam petelur.

Mengapa Beternak Ayam Petelur Potensial untuk Dijalankan?

Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan telur ayam, baik untuk konsumsi sehari hari atau untuk kegiatan industri seperti industri pangan. Hal itu adalah salah satu bentuk dari penggunaan telur ayam yang mana terdapat potensi di dalamnya. Yakni potensi dari beternak ayam petelur itu sendiri, karena hasilnya juga sudah jelas sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Telur ayam merupakan salah satu komoditi utama bagi masyarakat Indonesia yang dibutuhkan oleh pasar. Baik pasar tradisional bahkan pasar modern seperti supermarket sekalipun. Permintaan telur ayam di pasaran yang selalu stabil cenderung meningkat menjadi sebuah hal yang positif bagi para peternak ayam petelur. Harga telur ayam yang juga stabil bahkan sering naik juga bisa menambah peluang untuk para peternak ayam petelur.

analisa ternak ayam petelur
Beternak ayam petelur kini memang menjadi pilihan usaha yang cukup menjanjikan.

Apa Saja yang Harus di Persiapkan Sebelum Beternak Ayam Petelur?

Karena potensi atau peluang dari beternak ayam petelur cukup bagus, tentunya Anda tidak akan menyia-nyiaka kegiatan usaha ini kan. Dalam beternak ayam petelur ada beberapa hal yang harus di persiapkan dengan baik agar semuanya berjalan lancar. Diantaranya adalah bibit, kandang, pakan, dan tentunya modal yang dibutuhkan. Bagi Anda yang masih pemula jangan khawatir, karena Anda bisa memulai dengan membeli pullet terlebih dahulu. Setelah terbiasa dan bisa menyesuaikan, maka Anda bisa memulai beternak sejak ayam masih dalam bentuk bibit. Pullet adalah ayam petelur yang sudah dipersiapkan dengan baik agar siap untuk bertelur, biasanya berusia 10-16 minggu. Anda bisa memulai beternak ayam petelur dengan membeli pullet yang berusia 15 atau 16 minggu. Untuk lebih jelasnya, berikut kami paparkan mengenai analisa ternak ayam petelur 100 ekor.

Analisa Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

Dalam beternak ayam petelur terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebelum memulai beternak, alangkah baiknya jika Anda mempelajari analisa beternak ayam petelur seperti yang akan kami jelaskan dibawah ini. 

Berapa Modal dan Hasil dari Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

Dalam memulai sebuah usaha, tentu modal menjadi sesuatu yang paling utama tak terkecuali dalam beternak ayam petelur. Perlu Anda ketahui, setidaknya ada lima hal yang harus diketahui yakni :

  1. Modal kandang
  2. Jumlah modal bibit ayam atau pullet
  3. Hitungan atau modal pakan
  4. Hasil yang diperoleh setiap bulan
  5. Penghasilan yang diperoleh setiap periode

Kami akan membahasnya satu persatu hingga mendapatkan kesimpulan mengenai berapa modal untuk ternak ayam petelur. Dan juga berapa hasil yang diperoleh dari ternak ayam petelur ini.

analisa ternak ayam petelur
Dengan mempertimbangkan berbagai hal seperti mempelajari analisa, diharapkan akan memperkecil risiko kegagalan dalam beternak.

1. Modal Kandang

Kandang merupakan hal yang utama dalam kegiatan beternak. Untuk kandang ayam petelur lebih baik adalah menggunakan kandang baterai. Kandang baterai sederhana bisa Anda buat sendiri dengan bahan utama bambu. Terdapat dua komponen yakni kandang utama dan kandang bagian dalam. Untuk kapasitas ayam petelur 100 ekor, maka rinciannya adalah sebagai berikut :

Kandang Utama

Untuk membuat kandang utama terdiri dari 3 komponen yaitu kayu, bambu, dan atap yang terbuat dari asbes. Berikut rincian untuk kapasitas 100 ekor. 

  • Kayu (4 kubik) @600.000 = 2.400.000
  • Bambu (50 batang) @5000 = 250.000
  • Asbes (20 lembar) @60.000 = 1.200.000

Kandang Bagian Dalam

Kandang bagian dalam juga terdiri dari tiga komponen yaitu kandang baterai, instalasi air/tempat minum, dan tempat pakan. Untuk kandang baterai bisa Anda buat sendiri dengan bahan-bahan bambu dan kayu diatas. 

  • Kandang baterai
  • Instalasi air (menggunakan nipple atau paralon) = 400.000
  • Tempat pakan (dari paralon atau talang) = 320.000

Dengan menggunakan sistem kandang baterai, maka luas lahan yang diperlukan untuk kapasitas 100 ekor adalah kurang lebih 4×6 meter. Persiapan lainnya yang masih ada kaitannya dengan hal kandang adalah sumber air mengalir yang bersih dan tidak mengandung kaporit. Instalasi listrik juga dibutuhkan manakala untuk aktivitas saat malam hari.

Jadi total modal untuk membuat kandang bagian utama dan dalam adalah Rp. 3.850.000.

2. Modal Bibit Ayam

Yang kedua adalah perhitungan mengenai modal bibit ayam. Bagi pemula kami sarankan Anda memulai dengan membeli pullet atau ayam petelur yang siap bertelur. Biasanya berada di kisaran usia 17 hingga 18  minggu. Mengapa lebih memilih pullet? Karena jika Anda pemula dan memulai dari bibit, maka Anda akan menemui masalah seperti wabah penyakit, stress pada ayam, atau bahkan kematian. Meskipun hal tersebut tidak selalu terjadi, namun alangkah baiknya jika Anda sudah mempersiapkan dengan baik. Jika Anda memulai dari pullet, maka risiko akan hal tersebut bisa lebih kecil, dan pastikan pullet yang Anda dapat memiliki track record yang baik. Maknanya, Anda harus mengetahui jejak perawatan dari pemilik, mulai dari manajemen pakan, kandang, hingga penunjang lain seperti vaksin dan vitamin. Pastikan semua faktor yang kami sebutkan tadi dilakukan dengan baik oleh peternak sebelumnya. 

Kita asumsikan Anda akan beternak dengan membeli pullet usia 18 minggu yang mana harga per minggunya Rp. 4.700. Jadi harga ayam petelur siap telur atau pullet usia 18 minggu per ekor adalah Rp. 84.600. Rincian nya sebagai berikut :

100 ekor pullet usia 18 minggu @Rp. 86.400 = Rp. 8.460.000.

3. Modal Pakan

Pakan merupakan kebutuhan yang pokok jadi setiap bulan pasti ada pengeluaran untuk pakan. Untuk ayam petelur, pakan yang dibutuhkan adalah pakan pabrikan. Kebutuhan pakan ayam petelur per hari kapasitas 100 ekor adalah 11 – 12 kg per hari. Atau 1,1 – 1,2 ons per ekor dalam satu hari. Jadi untuk 30 hari atau satu bulan kebutuhan pakan yang dibutuhkan adalah 330 kg atau 33 kwintal. Rincian kebutuhan pakan untuk satu bulan adalah sebagai berikut =

330 x Rp.6.050* = Rp. 1.996.500

*estimasi harga pakan per kilogram, kita asumsikan harga pakan ayam petelur per kg Rp. 6.050,00

Kesimpulan Modal Awal Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

Untuk mengetahui berapa jumlah modal awal beternak ayam petelur kapasitas 100 ekor, maka kita jumlahkan ketiga komponen modal diatas.

Modal Awal Beternak Ayam Petelur
Modal Kandang =        Rp.   3.850.000
Modal Pullet =              Rp.   8.460.000
Modal Pakan =             Rp.   1.996.500
——————————————– +
Total Modal Awal =     Rp. 14.306.500

Kesimpulan Modal Awal Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

Untuk mengetahui berapa jumlah modal awal beternak ayam petelur kapasitas 100 ekor, maka kita jumlahkan ketiga komponen modal diatas.

Modal Awal Beternak Ayam Petelur dari Pullet

Modal Kandang

=

Rp.  3.850.000

Modal Pullet

=

Rp.  8.460.000

Modal Pakan

=

Rp.  1.996.500

Total Modal Awal

=

Rp. 14.306.500

Nah, kita telah mengetahui berapa modal awal ternak ayam petelur 100 ekor selama satu periode adalah sejumlah Rp.14.306.500. Setelah mengetahui modal awalnya, kita akan melihat berapa hasil per bulan dan juga penghasilan selama 1 periode.

DOC Ayam Petelur
Mempelajari analisa akan bermanfaat bagi Anda para peternak pemula dan bisa sebagai sumber referensi.

4. Hasil per Bulan

Dalam beternak ayam petelur, hasil telur yang dihasilkan per harinya minimal adalah 80% dari total populasi ayam. Karena jika dibawah 80% akan terhitung rugi. Jadi untuk 100 ekor ayam petelur, jumlah minimal telur yang dihasilan setiap harinya adalah 80 butir atau jika ditimbang kira-kira totalnya 5kg telur.

  • Kalkulasi Penghasilan per Hari

    Hasil telur per hari = 5kg x 20.000* = 100.000

    *) Estimasi harga telur per kg. Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu

  • Kalkulasi Penghasilan per Bulan

    Hasil telur per bulan = 100.000 x 30 = 3.000.000*
    *) Dikurangi hasil pakan selama satu bulan = 3.000.000 – 1.996.500 = 1.003.500

    Penghasilan per bulan = Rp. 1.003.500

Jadi, hasil bersih yang didapatkan setiap bulannya adalah Rp. 1.003.500. Jika dihitung, hasil per bulan tersebut cukup lumayan bagi Anda yang ingin mencari penghasilan tambahan dari beternak ayam petelur atau bagi Anda yang masih pemula.

5. Hasil per Periode

Sebagai informasi, ayam petelur memiliki masa periode produktif untuk bertelur selama 2 tahun. Jika masa periodenya terhitung lebih dari 2 tahun maka tidak akan seimbang antar modal awal dan penghasilan atau bisa dikatakan rugi. Nah, langsung saja mari kita hitung berapa hasil dari beternak ayam petelur 100 ekor dalam 1 periode.

Hasil yang diperoleh selama 1 periode = hasil per bulan x 24 bulan – modal awal
1.003.500 x 24 bulan = 24.084.000

dikurangi dengan modal awal beternak selama 1 periode
24.084.000 – 14.306.500 = 9.777.500

Jadi, dalam satu periode beternak ayam petelur 100 ekor dapat diperoleh pendapatan atau keuntungan sebesar Rp. 9.777.500. 

Kesimpulan Analisa Ternak Ayam Petelur 100 Ekor

Modal awal beternak

=

14.306.500

Bruto (pendapatan kasar)

=

24.084.000

Netto (pendapatan bersih)

=

9.777.500

Bagi Anda peternak ayam petelur pemula, semoga analisa kami ini bermanfaat bagi Anda. Perlu di ingat, analisa ini hanyalah untuk beternak dalam skala kecil seperti 100 sampai 500 ekor saja. Dan di dalam analisa tersebut belum termasuk biaya untuk vaksin. Juga belum kami masukkan untuk penyusutan atau kematian ayam yang seandainya terjadi. Namun kami yakin, dengan keuletan Anda dan ketertiban Anda dalam merawat ayam-ayam Anda, maka seluruh ayam peliharaan Anda akan sehat dan terus produktif. 

ternak ayam petelur
Beternak ayam petelur maka Anda bisa memanfaatkan telur nya dan juga dagingnya ketika masa afkir atau setelah 2 tahun bertelur.

Mengenai penghasilan tersebut juga bisa lebih besar atau bahkan lebih kecil dari yang kami paparkan dalam analisa. Salah satu faktor penting yang cukup mempengaruhi adalah faktor pakan. Yang mana jika Anda pandai dalam menghemat dan meracik formula pakan tambahan dengan baik maka akan menekan biaya pengeluaran untuk pakan dan akan menambah penghasilan.

Semoga analisa ternak ayam petelur 100 ekor ini bermanfaat bagi Anda. Dan apabila Anda berminat untuk beternak ayam petelur mulai dari pullet atau bibit, kami menyediakan bibit dan pullet ayam petelur. Untuk bibit ayam petelur, kami siap mengirimkan ke seluruh daerah di Indonesia. Khusus untuk pullet, kami hanya bisa mengirimkan untuk wilayah Pulau jawa khususnya daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Silahkan hubungi kami kapan saja untuk informasi pemesanan atau konsultasi seputar ternak karena kami membuka konsultasi gratis bagi Anda. Hubungi nomor layanan pelanggan kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP
0812-4648-2525

Telkomsel:
0812-4648-2525
0813-6330-7506

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

XL:
0819-3140-9353

Kata Terkait :
analisa ternak ayam petelur 100 ekor, analisa usaha ayam petelur 1000 ekor, modal usaha ayam petelur 1000 ekor, analisa usaha ayam petelur 100 ekor, kandang ayam petelur, harga pakan ayam petelur, harga ayam petelur, kebutuhan pakan ayam petelur per hari, modal ternak ayam petelur 100 ekor,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: