JUAL BERBAGAI JENIS AYAM HIAS
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Terbit: 22 Juli 2022 • Update: 11 September 2026
Ayam kalkun merupakan salah satu jenis unggas yang memiliki ukuran tubuh besar dengan tampilan yang khas. Selain dikenal sebagai unggas yang dapat dimanfaatkan dagingnya, kalkun juga banyak dipelihara sebagai unggas hias karena memiliki beragam warna dan pola bulu yang menarik.
Jenis ayam kalkun cukup beragam. Perbedaannya dapat terlihat dari warna bulu, pola pada tubuh dan ekor, hingga tampilan kepala serta kakinya. Beberapa jenis sudah cukup populer di Indonesia, sementara jenis lainnya masih tergolong jarang ditemui.
Sebelum memilih kalkun untuk dipelihara, ada baiknya mengenali jenis-jenisnya terlebih dahulu. Berikut 10 jenis ayam kalkun yang cukup dikenal dan memiliki karakteristik tampilan yang berbeda.

Sejarah dan Asal-Usul Ayam Kalkun
Ayam kalkun atau turkey dalam bahasa Inggris sering dikaitkan dengan negara Turki karena penyebutan namanya. Padahal, kalkun berasal dari wilayah Amerika Utara, termasuk Meksiko.
Kalkun kemudian dibawa oleh orang Spanyol ke Eropa sehingga penyebarannya semakin luas. Dari sanalah kalkun kemudian dikenal di berbagai wilayah dan berkembang menjadi berbagai jenis dengan karakteristik warna bulu yang beragam.
Saat ini, ayam kalkun tidak hanya dipelihara untuk tujuan konsumsi. Keunikan bentuk tubuh dan warna bulunya membuat kalkun juga banyak diminati oleh penghobi unggas hias.
10 Jenis Ayam Kalkun yang Populer
Ada berbagai jenis kalkun yang dikenal di dunia. Beberapa di antaranya juga dapat ditemukan dan dipelihara di Indonesia. Berikut jenis-jenis ayam kalkun tersebut.
1. Kalkun Bronze
Kalkun Bronze merupakan salah satu jenis kalkun yang cukup populer di Indonesia. Jenis ini memiliki warna bulu hitam kecokelatan yang berpadu dengan warna putih.
Kalkun Bronze telah dikenal sejak lama dan banyak dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya. Harganya juga relatif lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis kalkun lainnya.
Karena cukup mudah dikembangbiakkan dan memiliki daging yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, Kalkun Bronze menjadi salah satu jenis yang banyak dibudidayakan.
2. Kalkun Golden Palm
Kalkun Golden Palm memiliki tampilan bulu dengan perpaduan beberapa warna yang membuatnya terlihat menarik.
Warna bulunya merupakan kombinasi hitam, cokelat, dan putih. Pada bagian ekor terdapat bulu berwarna putih dengan strip hitam pada bagian atasnya.
Bagian kepala kalkun Golden Palm berwarna kebiru-biruan, sedangkan pialnya berwarna merah. Kakinya memiliki warna putih keabu-abuan.
Tampilannya yang khas membuat Golden Palm cukup diminati oleh penghobi kalkun dan kini dapat ditemukan di pasar lokal Indonesia.
3. Kalkun White Holland atau Kalkun Putih
Kalkun White Holland dikenal juga sebagai kalkun putih. Sesuai namanya, jenis kalkun ini memiliki bulu berwarna putih di seluruh tubuhnya.
Pada bagian kepala terdapat warna putih kebiruan, sedangkan pial dan bagian tenggorokan memiliki warna merah. Kakinya berwarna keabu-abuan.
White Holland memiliki pembawaan yang lembut dan tenang sehingga cukup menarik untuk dipelihara sebagai unggas hias. Selain itu, jenis ini juga dikenal sebagai kalkun yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan pedaging.
Di Indonesia, kalkun putih termasuk jenis yang cukup populer dan banyak dipelihara oleh penghobi unggas hias.
4. Kalkun Bourbon Red
Kalkun Bourbon Red memiliki warna bulu kecokelatan dengan nuansa merah gelap. Pada bagian tepi bulu ekornya terdapat corak berwarna putih yang membuat tampilannya semakin menarik, terutama ketika ekornya sedang mekar.
Bagian paruhnya memiliki warna yang lebih cerah pada ujungnya dan lebih gelap pada bagian bawah. Gelambir tenggorokannya berwarna merah, sedangkan area sekitar mata memiliki perpaduan warna putih kebiruan.
Bulu jenggotnya berwarna hitam, sementara bagian jari-jari kaki memiliki warna merah muda.
Selain memiliki tampilan yang menarik, Bourbon Red juga dikenal sebagai jenis kalkun yang dapat dimanfaatkan dagingnya.
5. Kalkun Black Spanish
Kalkun Black Spanish merupakan jenis kalkun dengan warna bulu hitam yang menjadi ciri khas utamanya.
Warna hitam yang dominan membuat penampilannya terlihat elegan dan menarik bagi penghobi unggas hias. Karena keindahan tampilannya, jenis ini juga banyak diminati untuk tujuan koleksi.
Kalkun Black Spanish termasuk jenis yang masih relatif jarang dipelihara dibandingkan jenis kalkun yang lebih populer seperti Bronze atau White Holland.
6. Kalkun Blue Slate
Blue Slate merupakan jenis kalkun yang memiliki warna bulu khas biru keabu-abuan atau menyerupai warna lavender. Karena karakteristik warnanya tersebut, kalkun ini juga dikenal dengan sebutan kalkun Lavender.
Bentuk tubuh Blue Slate pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan kalkun pada umumnya, yaitu memiliki tubuh yang besar dan bongsor. Hal yang paling membedakan adalah warna bulunya.
Di Indonesia, Blue Slate masih tergolong langka sehingga keberadaannya tidak sebanyak beberapa jenis kalkun lainnya.
7. Kalkun Royal Palm
Royal Palm merupakan salah satu jenis kalkun yang memiliki tampilan bulu sangat menarik. Warna bulunya didominasi perpaduan hitam dan putih dengan pola yang khas.
Keindahan bulu menjadi salah satu daya tarik utama kalkun Royal Palm. Karena itu, penghobi biasanya lebih tertarik memelihara jenis ini sebagai unggas hias dibandingkan menjadikannya sebagai kalkun pedaging.
Royal Palm cocok bagi penghobi yang mencari kalkun dengan tampilan bulu yang unik dan menarik untuk dipelihara sebagai koleksi.
8. Kalkun Self Buff
Kalkun Self Buff memiliki ciri khas berupa perpaduan warna putih dan cokelat muda pada bulunya.
Warnanya memiliki kemiripan dengan Bourbon Red, tetapi Self Buff mempunyai warna yang lebih terang. Selain warna bulunya, ciri lainnya dapat dilihat dari kepala yang berwarna merah, paruh berwarna kuning, serta kaki berwarna putih keabu-abuan.
Perpaduan warna tersebut membuat Self Buff memiliki tampilan yang cukup berbeda dari jenis kalkun lainnya.
9. Kalkun Narragansett
Kalkun Narragansett merupakan jenis kalkun dengan perpaduan warna bulu hitam, putih, dan cokelat.
Pada bagian ekornya terdapat pola yang menyerupai batik. Warna abu-abu gelap berpadu dengan warna kuning keemasan sehingga menghasilkan corak yang khas.
Di Indonesia, Narragansett masih belum banyak dipelihara oleh masyarakat. Populasinya juga relatif sulit ditemukan dibandingkan jenis kalkun yang lebih populer.
10. Kalkun Pencilled Palm
Pencilled Palm memiliki ciri khas pada pola bulunya, terutama bagian ekor. Coraknya terlihat seperti perpaduan warna menyerupai batik.
Selain itu, pola warna pada bulunya juga memiliki kemiripan dengan corak bulu macan. Karena karakteristik tersebut, Pencilled Palm terkadang disebut juga sebagai kalkun Pencilled Tiger.
Jenis ini belum begitu banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia sehingga keberadaannya masih relatif jarang ditemukan.
Kesimpulan
Ayam kalkun memiliki banyak jenis dengan warna dan pola bulu yang beragam. Di Indonesia, beberapa jenis sudah cukup dikenal dan dipelihara, sementara jenis lainnya masih tergolong jarang ditemukan.
Sepuluh jenis yang dapat dikenal antara lain Kalkun Bronze, Golden Palm, White Holland, Bourbon Red, Black Spanish, Blue Slate, Royal Palm, Self Buff, Narragansett, dan Pencilled Palm.
Setiap jenis memiliki daya tarik masing-masing. Ada yang lebih dikenal sebagai kalkun pedaging, sementara jenis lainnya banyak diminati karena keindahan warna dan pola bulunya.
Dengan mengenali karakteristik setiap jenis terlebih dahulu, Anda dapat menentukan kalkun yang paling sesuai dengan tujuan pemeliharaan, baik untuk unggas hias, koleksi, maupun tujuan lainnya.
FAQ Seputar Ayam Kalkun
Tidak. Ayam kalkun juga banyak dipelihara sebagai unggas hias atau koleksi karena memiliki warna dan pola bulu yang menarik. Royal Palm, Blue Slate, Black Spanish, Golden Palm, dan Pencilled Palm merupakan beberapa jenis yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penghobi. Sementara itu, Kalkun Bronze dikenal untuk tujuan pemanfaatan daging.
Hal utama yang perlu diperhatikan adalah kandang. Kandang perlu disesuaikan dengan ukuran tubuh kalkun dan dapat menggunakan sistem umbaran agar kalkun memiliki ruang gerak yang lebih luas. Area pemeliharaan tetap perlu memberikan perlindungan dari cuaca dan predator, mendapatkan sinar matahari pagi, serta tidak terlalu lembap.
Pakan yang dapat digunakan antara lain konsentrat, dedak atau bekatul, dan aneka sayuran. Pemberiannya perlu disesuaikan dengan kondisi dan tujuan pemeliharaan.
Pilihan dapat disesuaikan dengan tampilan yang diinginkan. Royal Palm, Blue Slate, Golden Palm, Black Spanish, dan Pencilled Palm merupakan beberapa jenis yang memiliki warna atau pola bulu menarik dan dapat dipertimbangkan untuk tujuan hias.
Kalkun Bronze merupakan salah satu jenis yang dikenal untuk tujuan pemanfaatan daging. Jenis ini juga termasuk kalkun yang populer dan banyak dikenal di Indonesia.
Selain menentukan tujuan pemeliharaan, perhatikan juga ketersediaan bibit dan kemudahan mendapatkan jenis kalkun tersebut di wilayah Anda. Beberapa jenis kalkun masih tergolong langka sehingga ketersediaannya tidak sebanyak jenis yang lebih populer.
Ingin Memelihara Ayam Kalkun?
Sudah menemukan jenis kalkun yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Cek ketersediaan bibit dan indukan ayam kalkun di HobiTernak.
Hubungi admin melalui nomor di bawah untuk cek jenis, harga, dan stok terbaru.

Sejak 1999, Mugiyanto telah mengembangkan keahliannya dalam dunia ayam hias. Dia senantiasa berbagi pengetahuan melalui berbagai media seperti YouTube, TV Nasional, majalah, dan media online.
Di hobiternak.com, ia mengedukasi pembaca dengan artikel praktis mengenai ayam hias dan cara merawatnya dengan baik.
















Salam. mohon berbagi maklumat tentang menternak ayam kalkun
baik Bapak…
Silahkan bisa whatsapp kami di 08564 77 23 888