Ayam Yellow Pheasent Dewasa

Ternak Ayam Yellow Pheasant Sebagai Hobi keluarga

Ternak Ayam Yellow Pheasant Sebagai Hobi keluarga

Salah satu jenis ayam pegar/ pheasant yang bulunya sangat menarik yaitu jenis yellow pheasant/ pegar kuning. Mungkin pada sebagian orang masih bingung dengan cara memeliharanya. Ada yang menduga tingkat kesulitannya cukup tinggi.  Padahal jika kita mengetahui dengan belajar pada peternak yang sudah berpengalaman, memelihara ayam pegar kuning tidak sulit seperti yang kita duga pada awalnya.

Pegar Kuning termasuk salah satu jenis ayam pegar yang mendapatkan tempat tersendiri di hati penggemar ayam hias karena warnanya yang sangat menarik. Seperti namanya warna ayam ini didominasi warna kuning di sekujur bulunya.

Ayam pegar kuning postur tubuhnya hampir sama seperti ayam golden pheasant (pegar emas). Mereka bertelur tidak sepanjang tahun namun hanya pada musim hujan saja yang berkisar setahun 2 kali saja. Bahkan terkadang setahun hanya sekali berproduksi. Hal tersebut mempengaruhi stok telur juga anakan. Maka harga pegar kuning ini masih terhitung mahal dibandingkan Ringneck Pheasant (pegar kalung) yang bisa berproduksi sepanjang tahun.

Ayam Yellow Pheasent Dewasa

Ayam Yellow Pheasent Dewasa

Kelebihan ayam pegar kuning

Sekarang ini pegar kuning sudah mulai banyak dikembangkan di masyarakat. Dengan memiliki lahan yang terbatas pun bukan penghalang untuk dapat memelihara pegar kuning ini. Apalagi jenis makanan yang mereka konsumsi dapat dengan mudah kita dapatkan di sekitar kita. Keunggulan pegar kuning ini adalah daya tahan yang tinggi terhadap serangan penyakit dibandingkan unggas lainnya. Mereka juga termasuk agresif yang justru menguntungkan peternak karena ayam menjadi mudah beradaptasi terhadap lingkungan baru serta tidak gampang stress.

Untuk menjinakan mereka memang butuh ketelatenan. Saat memberi makan, kita bisa meletakkan makanan diatas tangan kita dan memberikannnya langsung pada ayam kita. Dengan begitu ayam akan terbiasa dengan kehadiran kita dan lambat laun akan jinak saat kita dekati.

Makanan ayam pegar kuning

Makanan ayam pegar kuning sama seperti ayam pegar lainnya. Mereka makan voer atau BR dan sebagai selingan bisa diberikan berbagai bij-bijian seperti jagung giling, beras merah giling juga serangga, cacing hongkong, bekicot atau keong dicincang halus, ikan dan jangkrik dengan pemberian setiap 3 hari sekali. Jika mempunyai pepaya matang bisa diberikan. Mereka tidak terlalu sulit dalam mengkonsumsi yang dimakannya setiap hari. Hanya saja air minum yang bersih selalu tersedia di dalam kandang.

Menggunakan kandang setengah terbuka

Selain itu kebersihan kandang sangat penting agar kesehatan ayam pegar kuning selalu terjaga. Luas kandang juga menentukan tingkat kenyamanan mereka. Sebaiknya luas minimal kandang sekitar 2m x2m dengan ketinggian minimal 2 m. Lantai kandang bisa menggunakan pasir putih atau berlantaikan tanah biasa. Didalam kandang terdapat tempat bertengger ayam.

Sebaiknya kandang bertipe setengah terbuka dimana ada tempat berteduh namun air hujan dapat masuk. Perlu diketahui bahwa mereka sangat menyukai air sehingga pada saat hujan turun, mereka hujan-hujanan sambil bermain air.

Ayam Yellow Pheasent Dewasa

Ayam Yellow Pheasent Dewasa

Setelah kita mengetahui sedikit seluk beluk tentang pegar kuning, kini anda sudah tidak ragu untuk memeliharanya di rumah bukan? Ayam pegar kuning dapat menjadi ayam hias favorit keluarga dan disayang seluruh anggota keluarga di rumah.

Kami dari jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis ayam pheasant dewasa siap produksi. Bagi anda yang lebih memilih bibit atau anakan ayam pheasent , untuk jenis lainnya tersedia indukan. kami juga bisa mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Untuk ayam pheasent dewasa juga bisa  Anda pesan di jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam hias terbaru di DAFTAR HARGA dan hubungi kami sekarangdi:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata  terkait:
makanan ayam pegar kuning, jenis-jenis ayam pheasant, harga ayam yellow pheasant, kandang ayam yellow pheasant, sejarah ayam pheasent

Leave a Reply