JUAL DOC / BIBIT AYAM ARAB
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Terbit: 3 Mei 2019 • Update: 15 September 2026
DOC ayam Arab merupakan bibit ayam yang banyak dimanfaatkan untuk menghasilkan telur. Ayam Arab merupakan keturunan dari ayam Brakel Kriel-Silver yang berasal dari Belgia.
Di Indonesia, ayam ini dikenal dengan nama ayam Arab. Pada mulanya, ada seorang jamaah haji yang baru pulang dari Mekkah membawa telur ayam Arab.
Ayam Arab lebih banyak dimanfaatkan telurnya dibandingkan dagingnya. Produktivitas telur menjadi salah satu hal yang membuat ayam ini banyak dipelihara sebagai ayam petelur.
Sekilas Tentang Ayam Arab
Mengenal Ayam Arab
Ayam Arab memiliki ciri fisik yang cukup mudah dikenali, terutama dari warna dan pola bulunya.
Bulu bagian leher berwarna putih mengkilap. Bagian punggung berwarna putih dengan bintik-bintik hitam, sedangkan sayap berwarna hitam dengan garis putih. Bulu ekornya dominan hitam yang bercampur putih.
Jengger ayam Arab berukuran kecil dengan warna merah muda bercampur hitam dan dikelilingi warna kuning.
Dari segi ukuran, ayam Arab jantan dapat mencapai tinggi sekitar 35 cm, sedangkan betina sekitar 25 cm. Berat ayam Arab jantan sekitar 1,5–2 kg dan betina sekitar 1–1,5 kg.
Ayam Arab jantan juga memiliki tingkat seksualitas yang tinggi sehingga mudah dikawinkan dengan ayam lainnya. Ayam Arab jantan dapat melakukan tiga kali perkawinan dalam waktu 15 menit.
Melihat Bentuk Ayam Arab
Selain mengetahui ciri-cirinya melalui penjelasan di atas, melihat foto ayam Arab secara langsung juga dapat membantu mengenali bentuk, warna bulu, dan perbedaannya berdasarkan usia.
Berikut beberapa dokumentasi ayam Arab yang dapat menjadi gambaran bagi Anda sebelum memilih DOC maupun memeliharanya.
Ayam Arab Petelur dan Produktivitas Telur
Ayam Arab lebih banyak dipelihara sebagai ayam petelur. Produksi telurnya dapat mencapai 250–260 butir per tahun, dengan berat telur sekitar 40–45 gram. Selain dimanfaatkan sebagai bahan pangan, telur ayam Arab juga memiliki berbagai manfaat yang membuatnya banyak dikonsumsi.
Ayam Arab tidak memiliki sifat mengeram. Karena itu, jika telur ayam Arab ingin ditetaskan, proses penetasan perlu dilakukan menggunakan mesin penetas khusus telur.
Ayam Arab dapat bertelur sebanyak 20–25 butir per ekor dalam sekali bertelur.
Cara Memelihara Ayam Arab
Ayam Arab termasuk ayam yang cukup mudah dipelihara. Namun, perawatan tetap perlu diperhatikan, terutama dari sisi pakan dan kebutuhan nutrisi.
Pakan yang diberikan dapat berupa pakan yang dihasilkan pabrik seperti dedak dan dapat dicampur dengan pakan organik seperti kangkung, singkong, dan lainnya.
Asupan nutrisi perlu diperhatikan agar kebutuhan ayam terpenuhi. Pemberian vitamin juga dianjurkan dalam pemeliharaan ayam Arab.
Kualitas pakan dan nutrisi juga berkaitan dengan kualitas telur. Pada kondisi tertentu, telur dapat memiliki cangkang yang lembek atau mengalami penebalan pada bagian tertentu.
Pemeliharaan secara intensif diperlukan agar produksi ayam dapat berjalan sesuai dengan kemampuan genetiknya.
Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai ayam Arab, Anda dapat melihat informasi lengkap mengenai ayam Arab.
Harga DOC Ayam Arab Petelur
Bagi yang ingin memulai ternak ayam Arab dari usia DOC, mengetahui harga bibit menjadi salah satu hal yang penting.
Saat ini, harga DOC ayam Arab yang tersedia untuk wilayah Pulau Jawa dibedakan berdasarkan jenis DOC, yaitu DOC campuran dan DOC dengan dominan betina 90%.
Harga DOC Ayam Arab di Pulau Jawa
| Kota | DOC Ayam Arab Campuran | DOC Ayam Arab Dominan Betina 90% |
|---|---|---|
| Seluruh Kota di Pulau Jawa | Rp8.000/ekor | Rp15.700/ekor |
Jangan khawatir dengan lokasi tujuan Anda. Hobiternak melayani pengiriman DOC Ayam Arab ke berbagai wilayah. Segera hubungi kami untuk mendapatkan informasi pemesanan dan pengiriman.
Klik di Sini untuk Hubungi KamiFAQ Seputar DOC Ayam Arab
Harga DOC ayam Arab mengikuti jenis DOC yang dipilih. Daftar harga terbaru dapat dilihat pada bagian harga di atas dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Satu box berisi 100 ekor, dengan minimal pembelian sebanyak 1 box.
DOC campuran memiliki komposisi jantan dan betina, sedangkan DOC dominan betina memiliki komposisi sekitar 90% betina.
Ayam Arab tidak memiliki sifat mengeram. Jika telur ingin ditetaskan, diperlukan mesin penetas khusus.
Ayam Arab dapat menghasilkan sekitar 250–260 butir telur per tahun dengan berat telur sekitar 40–45 gram per butir.
Mau Pesan DOC Ayam Arab?
Kalau Anda sedang mencari DOC ayam Arab petelur untuk wilayah Pulau Jawa, langsung hubungi tim Hobiternak untuk mengecek stok, harga terbaru, dan informasi pengiriman.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.





