Mengenal Jenis-Jenis Ayam Buras dan Karakteristiknya

JUAL DOC / BIBIT AYAM JOPER & KUB

Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*

Terbit: 19 Februari 2021 • Update: 09 September 2026

Ayam buras merupakan salah satu jenis ternak unggas yang telah tersebar di seluruh pelosok nusantara. Di Indonesia, ayam buras lebih populer dengan sebutan ayam kampung.

Padahal, ayam buras tidak hanya ayam kampung. Ada berbagai jenis ayam buras yang memiliki karakteristik berbeda dan dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, mulai dari penghasil daging dan telur hingga dipelihara sebagai ayam hobi.

Lalu, apa saja jenis-jenis ayam buras yang sering diternakkan masyarakat Indonesia?

Berikut pembahasannya, mulai dari ayam kampung, ayam Arab, ayam KUB, ayam Kedu, ayam Kate, ayam Joper, hingga ayam Pelung.

Ayam buras merupakan singkatan dari Bukan Ras.

Ayam buras tidak memiliki istilah ayam buras petelur maupun pedaging. Hal ini disebabkan ayam buras bertelur dan mempunyai daging selayaknya hewan pada umumnya.

Di Indonesia, jenis ayam buras lebih populer dengan sebutan ayam kampung. Sedangkan ayam buras tidak hanya ayam kampung, melainkan mencakup jenis yang jauh lebih beragam.

Ada banyak jenis ayam buras yang bisa ditemukan di Indonesia. Beberapa di antaranya cukup populer untuk diternakkan, sedangkan jenis lainnya lebih banyak dipelihara sebagai ayam hobi.

Jenis AyamPemanfaatan
Ayam KampungDaging dan telur
Ayam ArabPenghasil telur
Ayam KUBDaging dan telur
Ayam KeduDaging, telur, dan hobi
Ayam KateAyam hias
Ayam JoperPenghasil daging
Ayam PelungHobi

Berikut karakteristik masing-masing jenis ayam buras tersebut.

1. Ayam Kampung

Ayam kampung merupakan satu dari jenis ayam buras yang paling sering kita temui.

Ayam kampung biasa dipelihara untuk diambil daging dan telurnya. Pertumbuhan ayam kampung jika dibandingkan dengan ayam ras memang sedikit lebih lambat. Produksi telur ayam kampung bila dibandingkan dengan ayam petelur juga relatif lebih rendah.

Namun, tidak sedikit masyarakat lebih tertarik ternak ayam kampung karena tekstur dan rasa lebih lezat dibandingkan dengan ayam ras.

Pembuatan kandangnya tidak harus taat pada persyaratan tertentu dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Ayam kampung lebih tahan terhadap penyakit serta harga jual telur dan dagingnya lebih tinggi dibandingkan dengan ayam ras.

Oleh karena itu, ayam kampung banyak diminati di bidang usaha karena mudah beradaptasi terhadap kondisi lingkungan dengan cara perawatan dan pemeliharaan yang terbilang sangat mudah.

Ayam Kampung menjadi salah satu jenis ayam pedaging yang banyak diternakan oleh masyarakat di Indonesia | image 1
Ayam Kampung menjadi salah satu jenis ayam pedaging yang banyak diternakan oleh masyarakat di Indonesia | image 1

2. Ayam Arab

Ada beberapa pendapat tentang asal-usul ayam Arab.

Ada yang menyebutkan berasal dari jazirah Arab yang dibawa TKI lalu dikembangkan di Malang, tetapi ada juga yang mengatakan ayam ini bukan berasal dari Arab melainkan ayam kampung dari Belgia.

Terlepas dari itu, jika dilihat bulu bagian kepala hingga leher berwarna putih seperti kerudung “Pak Haji”. Dari situlah banyak yang menyebutnya sebagai ayam Arab.

Jika dilihat dari fisiknya, ayam Arab cenderung lebih kecil dibandingkan dengan ayam kampung.

Namun tidak diragukan lagi, ayam Arab memiliki kemampuan bertelur sangat menjanjikan yakni rata-rata bisa mencapai 225 per tahun.

Ayam Arab juga tidak memiliki naluri mengeram sekuat ayam kampung sehingga sangat cocok dikembangkan untuk usaha ternak.

Jika Anda sedang mencari informasi mengenai ayam Arab, Anda juga bisa melihat halaman ayam Arab untuk mengetahui informasi yang tersedia di HobiTernak.

Ayam Arab menjadi salah satau jenis ayam buras yang banyak dijadikan sebagai ayam penghasil telur. Produktifitas telurnya cukup banyak | image 2
Ayam Arab menjadi salah satau jenis ayam buras yang banyak dijadikan sebagai ayam penghasil telur. Produktifitas telurnya cukup banyak | image 2

3. Ayam KUB

Ayam Kampung Balitbangtan (KUB) merupakan ayam hasil persilangan antara sesama ayam kampung yang telah diseleksi dan memiliki beberapa keunggulan.

Jenis KUB ini merupakan hasil penelitian dari Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan).

KUB merupakan jenis ayam yang bisa dijadikan sebagai ayam pedaging dan petelur. Tidak kalah dengan ayam ras petelur dan ayam kampung, produktifitas telur KUB cukup tinggi bisa mencapai 2x lipat jenis ayam kampung biasa. Dalam satu tahunnya mampu menghasilkan sebanyak 160–180 butir.

Selain sebagai penghasil telur, ayam KUB bisa juga dijadikan ayam pedaging unggul yang mana dalam usia 70 hari bisa mencapai bobot 9 ons hingga 1 kg.

Tidak heran bila peternakan ayam di Indonesia tertarik untuk ternak ayam KUB.

Jika Anda tertarik mengetahui pilihan dan harga bibitnya, Anda bisa melihat daftar harga ayam KUB sebelum menentukan kebutuhan ternak.

Ayam KUB atau Ayam Unggulan Balitnak Bogor merupakan ayam buras yang banyak dijadikan sebagai sebagai ayam penghasil daging dan telur | image 3
Ayam KUB atau Ayam Unggulan Balitnak Bogor merupakan ayam buras yang banyak dijadikan sebagai sebagai ayam penghasil daging dan telur | image 3

4. Ayam Kedu

Ayam Kedu merupakan hasil persilangan antara jenis ayam buras asli Indonesia.

Pertumbuhan dan produksi telurnya cukup tinggi hampir sama seperti ayam lokal.

Jenis-jenis ayam Kedu banyak kita jumpai dengan beragam warna yaitu hitam, putih, lurik serta perpaduan hitam dan putih. Dari ketiga ragam warna Kedu ini paling sering kita jumpai yaitu warna hitam.

Ayam Kedu biasa diternakkan untuk diambil daging dan telurnya, namun karena memiliki bentuk dan warna yang khas sehingga banyak yang menjadikan sebagai hobi.

Harga jualnya juga terbilang cukup tinggi.

Ayam Kedu termasuk kedalam jenis ayam buras yang memiliki warna bulu hitam dengan jengger berwarna merah | image 4
Ayam Kedu termasuk kedalam jenis ayam buras yang memiliki warna bulu hitam dengan jengger berwarna merah | image 4

5. Ayam Kate

Bagi masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan ayam Kate.

Ayam yang terkenal dengan keunikannya dan menggemaskan tentunya.

Ayam Kate sangat populer karena tubuhnya yang mungil, ukuran tubuhnya ½ atau ¾ dari ayam biasa.

Dari postur tubuhnya yang unik dan mungil itulah yang menjadi daya tarik sendiri bagi penghobi ayam hias meskipun ayam Kate tidak memiliki kemampuan bertelur dan bukan merupakan jenis ayam pedaging unggul.

Ayam Kate banyak dijadikan oleh masyarakat sebagai ayam hias yang masuk dalam kategori ayam buras | image 5
Ayam Kate banyak dijadikan oleh masyarakat sebagai ayam hias yang masuk dalam kategori ayam buras | image 5

6. Ayam Joper

Ayam kampung super yang biasa kita kenal ayam Joper (Jowo Super) merupakan ayam persilangan antara ayam petelur dengan ayam kampung.

Ayam kampung ini relatif banyak dikembangkan oleh peternak karena masa pemeliharaannya yang singkat. Kurang lebih 60 hari sudah bisa dipanen. Berat ayam Joper bisa mencapai 8 ons–1 kg.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai budidaya ayam kampung, mulai dari cara dan persiapan kandang yang dibutuhkan.

Kandang ayam kampung bisa dengan sistem umbaran dan bisa juga dengan sistem semi intensif.

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan ternak Joper, informasi mengenai harga DOC Joper bisa menjadi langkah berikutnya untuk mengetahui harga bibit sebelum menentukan kebutuhan.

Ayam JOPER menjadi ayam buras penghasil daging dengan masa panen 60 hari serta pencapaian bobot mulai dari 0, 9 - 1,1 kg/ ekornya | image 6
Ayam JOPER menjadi ayam buras penghasil daging dengan masa panen 60 hari serta pencapaian bobot mulai dari 0, 9 – 1,1 kg/ ekornya | image 6

7. Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam buras lokal yang berasal dari daerah Cianjur, Jawa Barat.

Jenis ayam yang biasa di pelihara untuk tujuan hobi.

Yang mana memiliki postur tubuh besar tegap, kokok panjang, berirama dan sering dijadikan ajang kontes berkokok.

Ayam pelung juga memiliki pertumbuhan yang relatif cepat. Selain itu perawatannya juga mudah seperti jenis ayam pada umumnya.

Jadi, tidak heran bila pelung memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Ayam Pelung yang bagus dan berkualitas memiliki postur tubuh yang besar dan gagah | image 7
Ayam Pelung yang bagus dan berkualitas memiliki postur tubuh yang besar dan gagah | image 7

Selain jenis-jenis di atas, masih terdapat berbagai ayam buras lainnya yang dikenal di Indonesia, seperti ayam Ketawa, ayam Bali, ayam Kalosi, ayam Nunukan, dan ayam Merawang.

Beberapa jenis ayam buras lainnya juga memiliki populasi yang semakin terbatas atau bahkan sudah langka, seperti ayam Sentul, Kintanan, dan Ciparage. Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa ayam buras di Indonesia tidak hanya terdiri dari ayam kampung, tetapi memiliki banyak jenis dengan karakteristik yang berbeda.

1. Apa yang dimaksud dengan ayam buras?

Ayam buras adalah singkatan dari ayam bukan ras. Istilah ini digunakan untuk menyebut berbagai jenis ayam lokal yang bukan termasuk ayam ras.

2. Apa saja jenis ayam buras yang populer?

Beberapa jenis ayam buras yang cukup dikenal antara lain ayam kampung, ayam Arab, ayam KUB, ayam Kedu, ayam Kate, ayam Joper, dan ayam Pelung.

3. Apakah ayam buras bisa menghasilkan telur dan daging?

Bisa. Ayam buras secara umum dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan telur maupun daging. Namun, setiap jenis memiliki kemampuan produksi dan karakteristik yang berbeda.

4. Apa perbedaan ayam kampung dan ayam KUB?

Ayam kampung merupakan ayam lokal yang umum dipelihara masyarakat, sedangkan ayam KUB merupakan ayam kampung hasil pengembangan melalui penelitian dan seleksi. Ayam KUB memiliki produktivitas telur yang lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa.

5. Ayam buras mana yang cocok untuk usaha peternakan?

Pemilihannya tergantung tujuan usaha. Ayam Arab dan KUB dapat menjadi pilihan untuk produksi telur, sedangkan ayam Joper lebih cocok dipertimbangkan untuk usaha penghasil daging dengan masa pemeliharaan yang relatif singkat.

Apakah Anda tertarik untuk memelihara ayam buras tersebut?

Jika Anda tertarik, bisa juga pesan di tempat kami.

HobiTernak menyediakan ayam mulai dari usia baru saja menetas untuk jenis ayam produksi.

Untuk ayam hias, tersedia mulai dari usia 1 bulan hingga usia dewasa.

Sebelum melakukan pemesanan, Anda bisa menentukan terlebih dahulu jenis ayam yang dibutuhkan. Setelah itu, informasi mengenai daftar harga, cara pemesanan, cara pembayaran, cara pengiriman dan konsultasi GRATIS bisa diperoleh melalui layanan pelanggan HobiTernak.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Bantu menilai artikel ini

Klik bintang di bawah:

Rating: 5 / 5. Suara: 20

Belum ada nilai.

Tinggalkan komentar

WhatsApp Cek Stok & Harga via WA