Ayam Petelur merupakan ayam betina dewasa yang dipelihara khusus dijadikan sebagai ayam petelur untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas tersebut berasal dari ayam liar yang berada di hutan, kemudian oleh beberapa pakar ayam tersebut diseleksi secara ketat.

Ayam yang telah terseleksi untuk ditujukan sebagai produksi daging disebut sebagai ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal sebagaia ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur sehingga dapat dikenal sebagai ayam petelur putih dan ayam petelur coklat. 

Saat ini, ayam petelur coklat mulai dikenal sebagaia ayam yang unggul dan sudah terkenal akan produksi telur yang sangat tinggi. Ayam kampung yang dulunya diandalkan oleh masyarakat sebagai bahan kebutuhan sehari hari kini mulai jarang digunakan. Tetapi penggunaan ayam kampung pada dasarnya tidak ditinggalkan, hanya saja pengguna ayam petelur mulai berkurang, ayam kampung kini banyak digunakan sebagai bahan makanan tradisional dan telurnya banyak digunakan sebagai campuran pada jamu dan berkasiat sebagai obat. Ayam kampung memang bertelur serta dagingnya dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi tetapi ayam kampung tidak diklasifikasikan sebagai ayam dwi guna secara komersial unggul.

Kini, ayam telah berkembang pesat pada setiap negara, terutama pada wilayah Asia dan Afrika serta sebagaian Eropa. Sentral – sentral peternakan ayam petelur di Indonesia dapat dijumpai di pelosok daerah Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. 

Mari Mengenal Jenis Bibit Ayam Petelur yang Bagus dan Berkualitas

Strain merupakan klasifikasi ayam berdasarkan garis keturunan tertentu melalui persilangan dari berbagai kelas, bangsa atau varietas sehingga dari persilangan tersebut menghasilkan ayam petelur dengan bentuk tubuh yang baik, sifat dan tipe sehingga menghasilkan kualitas ayam yang unggul.

Jenis bibit ayam yang bagus dihasilkan oleh jenis ayam itu sendiri serta pemilihan DOC ayam yang berkualitas. DOC ayam yang berkualitas merupakan keinginan setiap sentral peternakan. Karena, DOC ayam yang baik tentunya akan menghasilkan ayam dewasa dengan kualitas yang lebih baik pula. 

Ayam Petelur terbagi atas beberapa jenis, yang membedakan dari beberapa jenis tersebut adalah kualitas ayam serta banyaknya jumlah produktifitas telur pada setiap jenis ayam. Adapu jenis – jenis ayam petelur di Indonesia yang memiliki kualitas unggul adaklah sebagai berikut : 

1.Ayam Ras Petelur Coklat (Hibrida)

Ayam Hibrida terbagi menjadi beberapa jenis tetapi ayam hibrida yang banyak dikenal adalah jenis Golden Comet yang dikenal sebagai ayam negeri atau ayam ras petelur. Bobot ayam poetelu dapat mencapai sekitar 2 kg, meskipun tidak seberat dengan ayam broiler tetapi daging yang dihasilakan oleh ayam petelur memiliki rasa daging yang lebih enak dibanding dengan daging ayam pedaging broiler. Oleh karena itu, ayam petelur tersebut juga termasuk dalam jenis ayam pedaging dan disebut dengan tipe ayam dwiguna atau yang dapat menghasilkan telur serta daging.

Jenis ayam hibrida tersebut memiliki sifat mengkonsumsi pakannya yang sedikit, tetapi dengan dayam konsumsi pakan yang sedikit ayam petelur hibrida ini dapat menghasilkan telur dengan jumlah yang banyak. Oleh karena itu, ayam ini terbilang memiliki harga lebih murah dibanding dengan breed lain. 

Di wilayah Indonesia sendiri, para peternak banyak memilih ayam petelur hibrida untuk dibudidayakan. Tubuh ayam hibrida memiliki warna emas dan coklat dengan ekornya yang berwarna putih. Ayam petelur hibrida dapat bertelur sebanyak 280 an butir setiap tahunnya dengan warna telur cokelat dan ukurannya yang sedang. 

2.Ayam Petelur Putih (White Leghorn) 

Ayam White Leghorn atau biasa disebut ayam Petelur Putih merupakan ayam ras petelur yang memiliki warna bulu putih bersih dan telu ryang dihasilkanpun juga berwarna putih bersih, dan pada jengger ayam ini berwarna merah. Ayam jenis ini merupakan ayam yang dimafaatkan hanya pada telur nya saja dan tidak untuk memproduksi dagingnya. Selain itu ayam petelur putih ini mampu memproduksi telur mencapai 260 butir pertahunnya. 

Ayam Petelur Ringan

Disamping itu ayam petelur putih juga memiliki kelemahan yaitu sangat sensitif terhadap cuaca panas dan suasana keributan yang membuata ayam ras ini mudah terkejut sehingga dapat berdampak pada jumlah produksi telur yang menurun. 

3.Ayam Ancona 

Ayam ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dan ramping. Persebaran ayam ancona tersebut sudah tersebar hingga Amerika Serikat dan Inggris. Penampilan dari ayam ancona ini lebih mirip dengan plymouth rock, tetapi ayam plymouth rock memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil. Ayam ancona memiliki karakter lebih liar dibanding ayam lainnya dan dapat terbang ke luar dari kandangnya. 

Ayam Ancona dapat memproduksi telur sekitar 200 butir pertahunnya, Dan warna dari ayam petelur tersebut berwarna putih dengan bentuk telur yang cenderung kecil dan mungil. 

4.Ayam Plymouth Rock (Barred Rock)

Jenis ayam ini merupakan jenis ayam petelur yang sangat cocok dikembangkan sebagai bisnis ayam petelur bagi peternak pemula. Mengapa demikian ? Karena ayam plymouth rock merupakan ayam yang cenderung lebih mudah untuk diternakan dan dipelihara serta ayam tersebut memiliki daya tahan tubuh yang kebih kuat.

Ayam Plymouth Rock emmiliki badan yang lebih kecil dibanding dengan ayam lainnya. Ayam tersebut memiliki bulu yang didominasi oleh warna abu – abu dengan garis putis diseluruh tubuhnya. Serta ayam plymouth rock dapat memproduksi 200 butir per tahunnya. 

5.Ayam Ross Brown 

Ross Brown merupakan klasifikasi ayam petelur yang diciptakan di Inggris pada tahun 1972, sedangkan di Indonesia sendiri pengembang ayam Petelur Ross Brown yaitu PT.Cibadak Indah Sari Fram. Ayam Petelur Ross Brown memiliki ciri – ciri warna tubuh coklat dengan produktifitas telur mencapai 270 an setiap tahunya. 

6. Ayam Lohman Brown 

Jenis ayam petelur lohman merupakan klasifikasi ayam yang diproduksi oleh perusahan Miltibreeder Adirama Indonesia. Ayam tersebut memiliki warna bulu cokelat seperti karamel dengan warna bulu putih di sekitar leher dan diujung ekor.

Menginjak umur ayam 8 minggu ayam lohman broen dapat memproduksi telur hingga 300 butir pertahunnya. Ayam jenis ini sangat cocok dijadikan sebagai ayam petelur karena produksi telurnya yang lebih banyaj dibanding dengan jenis ayam petelur lainnya. Para peternak ayam petelur akan memelihara ayam jenis lohman brown ini pada umur fase grower atau fase ayam sudah mulai berpoduksi. 

7.Ayam Sussex

Ayam jenis sussex banyak dipelihara oleh peternak karena ayam jenis ini dapat dimanfaatkan sebagai ayam yang menghasilkan telur dan daging. Ayam Sussex mampu bertelur hingga 250 butir per tahunnya, warna telur ayam ini berwarna krem dan cokelat. 

Ayam petelu jenis sussex in imemiliki sifat yang tenang dan suka berkeliaran tanpa merusak lingkungan.

8.Ayam Hamburg 

Ayam petelur dengan nama sebutan ayam Hamburg merupakan merupakan ayam asli yang berasalk dari Jerman. Ayam tersebut merupakan ayam yang paling indah bilan dipandang, karena ayam ini memiliki bulu yang berwarna putih dengan bintik – bintik bewarna hitam. 

Ayam petelur hamburg dapat menghasilakan telur sekitar 200 butir per tahunnya.

9. Ayam Ras Rhode Island Red 

Ayam Rhode Island Red merupakan yangbiasa diternakakn atau dipelihara untuk kebutuhan daging dan telur. Ayam tersebut berasal dari Negara Amerika Serikat  yang merupakan keturunan ayam yang mampu beradaptasi serta kuat pada cuaca ekstrim. Ayam ini mampu memproduksi telur hingga 250 butir per ekornya.


Ayam Ras Rhode Island Red

Ayam jenis Rhode Island Red memiliki bulu yang berwarna coklat kehitaman sehingga penampilan ayam ini menjadi lebih gelap.

Kandang Ayam Petelur dengan Sistem Baterai 

Kandang merupakan tempat tinggal bagi ayam. Pembuatan kandang harus memberikan rasa yang nyaman dan aman bagi ayam. Kenyaman pada ayam tersebuta akan mempengaruhi produktifitas ayam, terutama ayam petelur. Hal – hal yang harus diperhatikan adalah jenis akandang yang akan digunakan, pencahayaan yang sesuai, manajemen pindah kandang, jumlah ayam yang digunakan, jumlah kandang, dan tenaga kerja yang diperlukan. 

Berdasarkan jenis konstruksi atau model kandang, kandang ayam petelur terbagi menjadi 2 model yaitu kandang koloni (postal) dan kandang baterai. Model kandang postal merupakan model kandang dengan sistem pemeliharan ayam yang disatukan secara berkelomook dalam satu kandang. Sedangkan untuk kandang baterai, ayam dipelihara secara individu pada setiap ruangan ditempati oleh satu ekor ayam. Pada umumnya kandang baterai ini lah yang menjadi pilihan para peternak, karena dengan model kandang baterai perawatan ayam, pemberian pakan dan minum serta pemanenan telur dapat menjadi lebih mudah.  Berikut merupakan macam – macam kandang berdasarkan kegunaanya :

1.Kandang Indukan 

Pada kandang indukan digunakan untuk pemeliharaan ayam dari umur 1 hari hingga 4 minggu. Di dalam kandang tersebut dilengkapi dengan lampu pemanas atau lampu penerang, tempat makan, serta air minum. Model lantai pada kandang indukan ini berlantaikan litter. 

2.Kandang Grower 

Kandang pembesaran grower digunakan oleh para peternak untuk memelihara ayam dari umur 8 minggu hingga menjelang bertelur atau 18 minggu. Pada kandang fase ayam grower penerangan lampu, tempat makan dan minum harus tetap diberikan agar ayam teetap terjaga kesehatannya serta kualitas bertelur menjadi lebih baik. Untuk lantai fase ayam grower tetap sama dengan kadang indukan yakni lantai litter atau dapat juga dengan lantai celah. 

3. Kandang Layer (Usia Ayam Dewasa) 

Tipe kandang layer merupakan kandang yang digunakan untuk memlihara ayam petelur dewasa yang siap untuk bertelur. Pada kandang tersebut juga disedikaan tempat pakan dan minum dengan penerangan yang secukupnya. Pada usia ayam siap telur tersebut ayam sudah siap dipindakan pada kandang dengan tipe kandang baterai. Kandang tipe baterai merupakan kadang yang berbentuk seperti sangkar dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 20 cm, pada setiap bagian ditata secara bersambungan satu sama lain sehingga membentuk unit – unit yang memanjang dan mampu menampung ayam berjumlah ratusan hingga ribuan ekor.

Pada kandang tipe baterai memiliki ventilasi yang sangat baik, karena udara dapat dengan leluasa masuk ke dalam kandang disetiap sangkar. Kondisi ventilasi kandang yang baik akan membuat ayam menjadi sehat dan terhindar dari serangan virus dan penyakit. Di samping itu keuntungan dari kandang sistem baterai cuku banyak, diantaranya sebagai berikut :

Keuntungan Kandang Sistem Baterai

  • Sirkulasi udara berjalan dengan lancar sehingga akan emmbuat ayam menjadi lebih nyaman
  • Meminimalisir terjadinya kanibalisme saling mematuk karena di dalam satu unit kandang hanya terdapat satu ekor ayam
  • Pengawasan dan pengontrolan ayam yang sedang sakit menjadi lebih mudah
  • Ayam tidak banyak kehilangan energi sehingga produktifitas telur ayam dapat meningkat setiap harinya
  • Produksi telur ayam menjadi lebih bersih karena telur ayam tidak terkena sisa makanan atau kotoran ayam
Ternak Ayam Petelur
Ternak Ayam Petelur

Disamping memiliki keuntungan tentunya pada kandang sistem baterai ini memiliki kelemahan juga, kelemahan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

Kelemahan Kandang Sistem Baterai

  • Biaya pembuatan kandang menjadi lebih tinggi
  • Jika pembersihan tidak dilakukan secara rutin hingga menimbulkan kotoran ayam yang menumpuk akan mengundang banyak lalat sehingga menimbulkan bau yang sangat tajam
  • Jika pemberian rasum ayam kurang baik akan membuat ayam mudah menderita penyakit defisiensi
  • Ayam mudah terserang kelumpuhan, jika ayam yang dimasukan ke dalam kandang belum masuk waktu produksi hal ini disebabkan karena uratnya masih lemah

Pakan Alternatif untuk Ayam Petelur

Pakan merupakan bahan pangan yang dibutuhkan oleh hewan ternak, terutama untuk ayam petelur. Jenis – jenis pakan dapat berasal dari tumbuh – tumbuhan, hewan atau bahan lain yang memiliki kandungan gizi tinggi untuk pertumbuhan hewan ternak. Pakan tersebut dapat diberikan pada hewan ternak dalam bentuk butiran dan dapat berupa rasum. Rasum tersebut dapat dibuat dari berbagai bahan baku yang bersumber dari lingkungan sekitar sehingga dapat menekan biaya pakan. Dalam menyusun rasum pakan pada ayam petelur kandungan nutrisi setiap bahan pakan harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrsi yang dibutuhkan oleh ayam petelur. Hal ini dilakukan agar produktifitas telur pada ayam petelur menjadi lebih maksimkal sehingga setaip harinya ayam petelur dapat menghasilkan telur dengan jumlah yang relatif tinggi .

Berdasarkan dari tempat asalnya bahan baku pakan yang biasa digunakan untuk membuat rasum menurut asalnya dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu bahan baku asal tumbuhan (nabati) dan bahan baku asal hewan (hewani). Selain gizinya yang cukup banyak bahan tersebut juga mudah ditemukan serta harganya yang cukup terjangkau dapat membuat peternak menjadi lebih menghemat biaya pengeluaran untuk pembelian pakan. Adapun penjelasan adalah sebagai berikut :

1.Bahan baku yang berasal dari Tumbuh – tumbuhan

a.Jagung Kuning

Jagung
Jagung

Pakan Jagung kuning merupakan bahan baku yang banyak digunakan sebagai bahan campuran rasum untuk ternak ayam. Kandungan sumber enerigi yang ada pada biji jagung juga cukup tinggi sekitar 3360 kcal/kg, serta kandungan protein sebanyak 9% dan kurang akan asam amino terutama lysine dan tryptophan. Maka, jika dalam menggunakan biji jagung terlalu berlebihan akan emmbuat kandungan asam amino yang ada pada jagung berkurang. Pemakaian biji jagung yang dianjurkan hanya sebesar 30 – 40% saja.

b.Dedak Padi

Dedak Padi
Dedak Padi

Dedak padi merupakan bahan pakan yang berasal dari limbah pengelolaan padi yang kulitnya kemudia diolah dan digiling menjadi lebih halus. Dedak padi merupakan bahan pakan ternak yang memiliki harga yang murah serta kandungan nutrisinya yang cukup banyak.

c.Bungkil Kacang Kedelai

Bungkil Kedelai
Bungkil Kedelai

Bungkil kacang kedelai memiliki kandungan nutrisi yang baik, terutama pada protein dan energi. Sebagai unsur pembentuk rasum sebaiknya bungkil kedelai jangan dicampur dengan bungkil kacang tanah karena kedua bahan tersebut sama smaa kurang akan asam amino khususnya methionine

d.Bungkil Kelapa

Bungkil Kelapa
Bungkil Kelapa

Jenis bahan tersebut merupakan limbah yang berasal dari proses minyak kopra. Bungkil kelapa ini banyak digunakan oleh peternak dalam campuran rasum karena memiliki harga yang relatif terjangkau serta kandungan nutrisi yang cukup melimpah. Tetapi bungkil kelapa juga memiliki kelemahan pada kandngan minyaknya yang terlalu tinggi, sehingga dapat menyebabkan rasum emnjadi mudah tengik.

e. Hijauan

Tepung hijauan merupakan olahan dari tumbuhan hijau yang kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan hewan ternak terutama pada ayam petelur. Olahan tepung hijauan ini biasaya dicampurkan pada rasum pakan sebanyak 4 – 5 %.

  • Tepung Daun Lamtoro
  • Tepung Daun Turi
  • Tepung Daun Singkong
  • Tepung Daun Pepaya
  • dll..

f.Sorgum

Sorgum
Sorgum

Sebagai bahan baku atau tambahan rasum sorgum merupakan abahan pakan yang kualitasnya serta kandungan vitamin dan gizi lebih tinggi dibanding dengan dedak padi dan bungkil kelapa. Kandungan protein yang tinggi serta serat kasarnya yang rendah dan dapat memberikan energi tinggi merupakan pakan yang sangat baik digunakan untuk ternak ayam petelur.

2.Bahan baku yang berasal dari Hewan

a. Tepung Ikan

ternak bebek petelur
Tepung ikan

Tepung ikan merupakan olahan dari ikan teri, tepung ikan yang baik adalah tepung yang memiliki warna putih yang kandungan garam serta lemaknya yang rendah.Dalam pemakaiannya sebagai bahan tambahan pada pakan ayam petelur sebaiknya peternak memberikan tepung ikan dengan takaran sekitar 5 – 10%.

b. Tepung Tulang

Tepung Tulang
Tepung Tulang

Tepung tulang diperoleh dari olahan tulang tulang hewan yang sudah tidak terpakai lagi, terutama tulang sapi, tulang kerbau dan tulang kambing. Tepung tersebut banyak digunakan oleh peternak dalam capuran pakan berupa rasum karena kandungan gizinya yang masih tinggi. Tetapi dalam pemakaiannya hanya dibatasi sebanyak 1 – 3%

c.Tepung Kerang

ternak bebek petelur
Tepung Kerang Putih

Tepung kerang sebenarnya sama halnya juga dengan tepung tulang, tepung kerang ini berasal dari kerang yang berukuran besar hingga kecil. Kandungan yang terdapat dalam tepung kerang juga cukup tinggi sehingga sangat baik jika diberikan pada hewan ternak ayam petelur. Penggunaan tepung kerang juga harus dibatasi sama hal nya dengan tepung tulang hanya sekitar 1 – 2 % saja.

Apabila Anda tertarik untuk beternak ayam ras petelur ini kami menyediakan. Kami menyediakan dan jual ayam petelur dengan usia DOC atau bibit ayam petelur baru saja menetas atau usia 1 hari. Kami bisa mengirimkan ke seluruh wilayah Indonesia yang terjangkau dengan kargo hewan. Silahkan hubungi layanan pelanggan kami untuk informasi secara detailnya baik via whatsapp atau telepon :

SMS/CALL/WHATSAPP
0812 2028 8686

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

Telkomsel:
0812-2028-8686
0822-2123-5378

XL:
0819-3140-9353


Kata terkait :
jenis ayam petelur lohman, jenis bibit ayam petelur yang bagus, jenis ayam pedaging, kandang ayam petelur, ayam hibrida, ayam rhode island red, jual ayam petelur, pakan ayam petelur

Nuraaasikin:)


0 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: