Harga Pakan Ayam Petelur dan Macam Pakan Alternatif untuk Ransum – Telur merupakan salah satu jenis makanan pemenuh kebutuhan gizi masyarakat dalam konsumsi sehari-hari. Selain mudah didapat, kandungan gizi yang terdapat pada telur juga cukup tinggi terutama proteinnya. Untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, telur ayam masih menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia. Keberadaan telur ayam sendiri tidak bisa lepas dari adanya ayam petelur. Ayam petelur berperan sangat penting karena ayam petelurlah yang menghasilkan telur ayam yang menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari.

Dengan tingginya tingkat konsumsi masyarakat akan telur, membuat para peternak ayam tertarik untuk beternak ayam petelur. Namun sebelum beternak ayam petelur, sebaiknya anda memahami apa saja hal yang harus diperhatikan. Untuk menghasilkan telur yang berkualitas, harus diawali dengan kondisi ayam petelur yang berkualitas pula. Dalam beternak ayam petelur, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi suksesnya hasil panen. Lalu apa saja faktor-faktor yang harus anda perhatikan?

Ayam Petelur Layer
Ayam Petelur

1. Pemilihan Bibit

Sebelum memulai beternak, hal yang pasti dibutuhkan adalah adanya bibit yang akan diternakkan. Pastikan bahwa anda mendapatkan bibit atau DOC ayam petelur yang berkualitas.

Ciri-ciri DOC yang baik adalah :

  1. DOC memiliki berat atau bobot standar, yaitu antara 32 gram sampai 35 gram.
  2. Bibit atau DOC bergerak aktif , lincah, gesit, dan responsif apabila dipegang.
  3. Pada dubur DOC bersih, tidak ada kotoran, dan tidak lengket.
  4. Memiliki mata yang bulat cerah
  5. Apabila diletakkan dalam posisi berkelompok, ia akan aktif bergerak dan tidak berdiam diri.
Ciri-ciri DOC Ayam Petelur
Ciri-ciri DOC Ayam Petelur yang baik

Dikalangan para peternak, ayam petelur dikenal dalam 2 jenis yaitu ayam petelur tipe ringan dan ayam petelur tipe sedang atau medium. Anda juga harus memastikan jenis ayam petelur yang mana yang akan anda ternakkan. Berikut ini perbedaan ayam petelur tipe ringan dan ayam petelur tipe sedang.

Ayam Petelur Tipe Ringan

Jenis ayam petelur tipe ringan adalah ayam petelur yang memang difokuskan untuk memproduksi telur selama hidupnya. Jadi seluruh sumber daya yang dimiliki oleh ayam petelur tipe ringan ini dialokasikan atau dikerahkan untuk memproduksi telur. Contoh strain dari ayam petelur tipe ringan misalnya Babcock B – 300, Hisex white, Ross white, dan juga Hubbard leghorn. Untuk jenis ayam petelur tipe ringan yang terbaik biasanya dari ras Hubbard leghorn yang memiliki ciri ayamnya suka terbang dan lebih berisik. Lalu untuk  ciri-ciri umum dari ayam petelur tipe ringan adalah :

  1. Memiliki ukuran badan yang lebih kecil, ramping, bulunya berwarna putih, serta perilakunya lincah.
  2. Jenggernya tunggal dan besar, seolah-olah jengger tersebut akan jatuh ke samping.
  3. Kedua matanya bersinar cerah serta mudah terkejut.
  4. Proses pertumbuhan dan pematangan kelamin berada di awal usia, dan pada umur 4 bulan sudah mulai memproduksi telur.
  5. Tingkat produktivitas telurnya tinggi sekitar 260 – 280 per tahun dengan berat 55 – 65 gram, dan telurnya berwarna putih dengan kulit telur yang agak tipis.
Ayam Petelur Ringan

Ayam Petelur Tipe Sedang atau Medium.

Jenis ayam petelur tipe sedang adalah ayam petelur yang difokuskan untuk dua tujuan yaitu sebagai ayam petelur dan juga dimanfaatkan dagingya saat masa afkir. Maka dari itu ayam petelur jenis sedang ini juga disebut dengan ayam petelur dwiguna karena memiliki dua fungsi. Namun meski ayam petelur bisa ditujukan sebagai ayam pedaging saat di afkir, sumber daya yang dimilikinya tetap dititik beratkan untuk memproduksi telur. Strain dari ayam petelur tipe sedang contohnya adalah Isa brown, Lohman brown, Rosa brown, Hisex brown, Dekalb brown, dan juga Hubbard golden comet. Banyak dari kalangan peternak yang lebih memilih ayam petelur tipe sedang karena selain produktivitas telurnya yang lebih tinggi, saat memasuki masa afkir dagingnya pun bisa dimanfaatkan. Sehingga bisa menambah keuntungan yang lumayan. Untuk ayam petelur tipe sedang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Memiliki ukuran badan yang lebih besar dan kekar daripada ayam petelur tipe ringan. 
  2. Berat badannya juga lebih besar karena ayam petelur tipe sedang lebih banyak mengandung daging dan lemak.
  3. Memiliki otot kaki dan otot dada yang lebih tebal.
  4. Perilakunya lebih tenang daripada ayam petelur tipe ringan.
  5. Produktivitas telurnya juga cukup tinggi sekitar 270 – 290 per butir setiap tahunnya dengan berat telur 65 – 75 gram.
  6. Cangkang telurnya lebih tebal dan berwarna cokelat.
    Ayam Petelur Medium
    Ayam Petelur Medium (Sedang)

    Pastikan sebelum beternak anda telah paham mengenai ayam yang akan di ternakkan apakah ayam petelur khusus petelur atau tipe ringan atau ayam petelur tipe medium yang bisa anda manfaatkan dagingnya ketika telah memasuki masa afkir. Namun kami menyarankan untuk memilih ayam petelur tipe sedang karena selain produktivitas telurnya tinggi, saat masa afkir pun daging nya bisa dimanfaatkan.

    2. Kandang

    Faktor lainnya yang juga penting adalah adanya kandang untuk ayam petelur anda. Kandang berfungsi sebagai tempat tinggal dan perlindungan ayam dari panas, hujan, dingin, dan juga serangan hewan pemangsa. Syarat kandang yang baik setidaknya memenuhi tiga poin berikut. Poin pertama adalah kandang yang dibuat tidak merugikan pihak lain. Dimana kandang dibuat jauh dari pemukiman warga agar tidak mengganggu kenyamanan mereka karena bau yang ditimbulkan dari kandang. Poin kedua adalah kandang dibuat dengan tujuan memudahkan peternak untuk menjalankan aktivitasnya memelihara ayam peliharaannya. Kemudian poin ketiga adalah kandang harus memberikan kenyaman bagi ayam yang dipelihara.

    Kandang Ayam Petelur
    Kandang Ayam Petelur

    Jenis-jenis kandang sendiri ada bermacam-macam tergantung dengan usia ayam tersebut. Saat ayam masih berusia dibawah 18 minggu, ayam bisa diletakkan di kandang periode starter-grower dan setelah usia tersebut ayam bisa dipindahkan ke kandang sistem baterai atau umbaran.

    3. Pakan

    Hal yang tidak kalah pentingnya dengan dua faktor sebelumnya adalah perihal pakan. Agar ayam petelur memiliki produktivitas telur yang tinggi maka pakan yang diberikan harus mengandung banyak nutrisi dan juga vitamin dan mineral lainnya. Pakan bagi ayam petelur bisa berasal dari pakan pabrikan atau juga pakan tambahan / alternatif berupa ransum. Di pasaran daerah Indonesia, ada beberapa merk pakan pabrikan yang terkenal. Yaitu dari PT JAPFA, PT CHAROEN PHOKPHAND, dan juga dari PT WONOKOYO. 

    Contoh Pakan Pabrikan
    Contoh pakan pabrikan merk JAPFA

    Pakan yang bersumber dari pakan pabrikan telah mengandung nutrisi yang lengkap sehingga cocok sebagai pakan harian. Jenis pakan yang tersedia juga biasanya sudah dibagi berdasarkan umur ayam. Mengenai harga, setiap daerah dan setiap toko biasanya terdapat perbedaan. Harga pakan ayam petelur juga berbeda tergantung peruntukkan pakan tersebut untuk ayam sesuai usianya. Untuk mengatasi harga pakan yang terkadang tinggi, anda bisa juga memanfaatkan sumber pakan alternatif. Dengan sumber pakan alternatif yang mengandung sumber protein dan juga energi, anda bisa membuat ransum pakan untuk ayam anda. Berikut ini contoh dari sumber pakan alternatif ayam petelur yang dapat dibuat ransum.

    Jagung kuning

    Bagi ayam petelur, jagung kuning merupakan salah satu sumber energi utama. Biasanya jagung kuning yang diperuntukkan sebagai pakan ternak masih jagung impor walaupun jagung lokal juga tersedia. Namun kualitas dari jagung lokal berbeda beda tergantung umur pemanenan dan asal daerahnya. Karena jagung tidak mengandung senyawa antinutrisi yang membahayakan ternak, penggunaan nya pun tidak perlu dibatasi.

    Dedak padi

    Dedak merupakan limbah dari penggilingan padi. Kualitas dedak sendiri juga berbeda-beda. Karena dedak mengandung serat dan senyawa asam fitat yang tinggi, penggunaan dedak sebagai pakan ternak tidak boleh lebih dari 20%. Apabila berlebihan maka ayam petelur akan sulit mencerna pakan tersebut karena ayam petelur tidak memiliki kemampuan mencerna serat kasar dengan baik. Selain itu keberadaan ayam fitat yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada penyerapan mineral fosfor pada ayam dimana mineral fosfor lebih penting bagi ayam petelur.

    Pollard

    Pollard merupakan limbah hasil dari penggilingan gandum dimana saran penggunaanya tidak boleh banyak-banyak. Karena kandungan serat kasar nya yang cukup tinggi sama seperti pada dedak padi.

    Onggok

    Onggok merupakan limbah dari pabrik tapioka. Meskipun harganya murah, penggunaan onggok sebagai pakan ayam petelur tidak boleh lebih dari 5% karena onggok masih mengandung asam sianida.

    Bungkil kedelai

    Bungkil kedelai merupakan limbah dari pengolahan kedelai yang menjadi sumber protein utama pada pakan ternak ayam petelur. Kebanyakan bungkil kedelai masih berasal dari impor luar negeri. Namun penggunaan bungkil kedelai cukup dibatasi antara 20 – 25 % saja karena mengandung tripsin inhibitor. Tripsin inhibitor dapat mengganggu penyerapan asam amino tripsin.

    Fish Meal (Tepung Ikan)

    Tepung ikan memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu sekitar 40 – 65 % dan tepung juga masih diimpor dari luar negeri. Sedangkan kandungan protein dalam tepung ikan lokal bervariasi. Penggunaan tepung ikan dalam pakan ayam petelur sekitar 7 – 10% saja.

    Meat and Bone Meal (Tepung daging dan tulang)

    Tepung daging dan tulang merupakan limbah dari usaha rumah potong hewan. Meskipun kandungan proteinnya tinggi, penggunaannya untuk pakan ayam petelur cukup dibatasi sekitar 5 – 10 % saja.

    Corn Gluten Meal (Tepung lembaga / inti jagung)

    Biasa disebut juga sebagai corn gluten meal / CGM, yang merupakan limbah dari pengolahan minyak jagung. Penggunaan untuk pakan bisa mencapai 8% dan efeknya adalah memberikan warna kuning pada produk telur yang dihasilkan.

    Berbagai pakan alternatif tadi dapat anda gunakan sebagai bahan dalam membuat ransum pakan. Tentunya dengan perbandingan dan perhitungan yang matang dan dengan metode yang benar agar ransum pakan yang dibuat tidak berbahaya bagi ayam petelur anda.

    Setelah melihat beberapa ulasan mengenai ayam petelur di atas, apakah anda tertarik untuk memelihara ayam petelur? Kami dari hobiternak.com menyediakan DOC ayam petelur berkualitas. Yuk beternak ayam petelur !

    Hubungi kami di nomor layanan pelanggan kami untuk pemesanan. Kami siap mengirimkan DOC ayam petelur ke seluruh wilayah Indonesia yang terjangkau oleh kargo hewan. Berikut untuk nomor layanan pelanggan kami :

    SMS/CALL/WHATSAPP
    0856 4772 3888
    Telkomsel:
    0812-2028-8686
    0822-2123-5378
    Indosat:
    0856-4772-3888
    0857-2932-3426
    XL:
    0819-3140-9353

    Kata Terkait :
    nomor layanan pelanggan kami : harga pakan ayam petelur cargill, pakan ayam petelur pabrikan, pakan ayam petelur agar cepat bertelur, harga konsentrat ayam petelur 124, harga vitamin ayam petelur, harga pakan ayam broiler 2018, harga pakan ayam broiler 2019, pakan ayam pedaging terbaik

    <Karina Nur Arifah>


    0 Comments

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
    %d bloggers like this: