Terbit: 24 Feb 2017 • Update: 26 Juni 2026
Ayam kampung petelur menjadi pilihan banyak peternak karena mampu menghasilkan telur yang disukai konsumen sekaligus memiliki daya tahan tubuh yang baik.
Saat ini terdapat beberapa jenis ayam kampung petelur unggul di Indonesia, mulai dari Ayam Kampung Asli, Ayam KUB, Ayam Arab, hingga Ayam Elba.
Masing-masing memiliki produktivitas dan karakteristik yang berbeda. Pada artikel ini kami membahas 4 jenis ayam kampung petelur terbaik beserta kelebihan dan rekomendasinya.
JUAL DOC/ BIBIT AYAM KUB
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*
Jenis Ayam Kampung Petelur Terkenal di Indonesia
1. Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)
Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) adalah jenis ayam kampung galur baru hasil dari seleksi genetik oleh team Balitbangtan (Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian) di wilayah Bogor.
Awal mula penelitian tersebut terjadi karena dahulu permintaan telur ayam kampung cukup tinggi dan para peternak belum bisa memenuhi permintaan tersebut secara maksimal.
Jadi mereka menyeleksi dari beberapa jenis ayam kampung lalu disilangkan dan jadilah ayam KUB dengan produktivitas telur yang lebih tinggi ketimbang ayam kampung dan sifat mengeramnya lebih rendah sehingga ayam bisa lebih cepat bertelur kembali.
Ayam KUB ini juga masuk dalam kategori jenis ayam dwiguna jadi bisa dijadikan pedaging dan petelur. Untuk masa panen ayam KUB pedaging yaitu pada usia 70 – 75 hari.
Sedangkan ayam KUB yang diperuntukkan untuk diambil telur masa panennya yaitu pada usia ayam memasuki 20 – 22 minggu
Produktivitas telur ayam KUB per ekornya yaitu sekitar 160 – 180 butir per ekor dalam setahun. Ayam KUB dapat dijadikan indukan lagi karena ayam tersebut termasuk dalam jenis ayam Parent Stock (PS).
2. Ayam Arab
Kebanyakan masyarakat mengira bahwa ayam arab ini berasal dari negara Arab. Padahal ternyata ayam arab yaitu jenis ayam lokal yang berasal dari wilayah Eropa.
Diberi nama ayam arab konon karena bentuk fisiknya seperti sedang memakai jilbab/kerudung putih, tidak hanya itu konon karena ayam arab memiliki sifat suka kawin jadi ada yang menghubungkan dengan orang Timur Tengah yang memiliki beberapa istri.
Asal dari ayam arab yaitu dari keturunan ayam braekles yang memiliki sifat aktif, daya tahan kuat, dan gesit.
Ayam arab termasuk jenis ayam buras yang memiliki produktivitas telur yang lumayan tinggi. Pada usia 20-22 minggu ayam arab ini mulai bertelur.
Di Indonesia sendiri ada 2 jenis ayam arab yaitu ayam arab silver dan ayam arab merah golden red.
Produktivitas telur ayam arab silver yaitu sekitar 250-260 butir pertahunnya, sedangkan produktivitas telur ayam arab merah golden red yaitu sekitar 187 butir pertahunnya.
3. Ayam Elba
Asal dari ayam elba ini yaitu dari dusun Batikan, Temanggung, Jawa tengah. Ayam inimuncul pada tahun 2019
Sejarah awal munculnya ayam elba ini di Indonesia yaitu ada seseorang yang bernama Lala Setiawan sedang menunaikan ibadah haji ke Mekanh membawa telur tetas dari rekannya ke Indonesia.
Lala Setiawan menyerahkan sekitar 60 butir telur tetas kepada beberapa koleganya di Dusun Batikan, dan hanya Yap Tjie Tiong yang berhasil menetaskannya.
Nah sampai sekarang ayam elba sudah beribu-ribu populasinya. Ayam elba masuk jenis ayam kampung petelur baru dengan produktivitas lebih tinggi dari ayam arab.
Masa panen ayam elba yaitu pada usia 18-20 minggu. Dalam satu tahun ayam elba bisa menghasilkan telur sekitar 300 butir per ekornya.
4. Ayam Kampung Asli (AKA)
Ayam Kampung Asli (AKA) merupakan salah satu jenis ayam lokal yang telah lama dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Ayam ini dikenal memiliki daya tahan tubuh yang baik serta mampu beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.
Sebagian besar peternak memelihara Ayam Kampung Asli sebagai ayam pedaging karena dagingnya memiliki cita rasa khas dan banyak diminati konsumen.
Namun, ayam ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam petelur, meskipun produktivitas telurnya lebih rendah dibandingkan ayam kampung unggul seperti Ayam KUB, Ayam Arab, maupun Ayam Elba.
Ayam Kampung Asli umumnya mulai bertelur pada usia sekitar 24–25 minggu, sedangkan apabila dipelihara sebagai ayam pedaging dapat dipanen pada usia sekitar 70 hari, tergantung sistem pemeliharaan dan kualitas pakan.
Dalam satu tahun, Ayam Kampung Asli mampu menghasilkan sekitar 60–80 butir telur. Telurnya berukuran lebih kecil dibanding telur ayam ras, memiliki kulit berwarna putih hingga krem, serta kuning telur yang cenderung lebih oranye sehingga banyak disukai konsumen.
Dahulu Ayam Kampung Asli lebih banyak dipelihara dengan sistem umbaran. Namun, saat ini banyak peternak mulai menerapkan sistem pemeliharaan semi intensif maupun intensif untuk meningkatkan pertumbuhan dan mempermudah pengelolaan ternak.
Jenis Ayam Kampung Petelur Mana yang Terbaik?
Banyak calon peternak bertanya, jenis ayam kampung petelur mana yang terbaik untuk diternakkan? Jawabannya bergantung pada tujuan usaha, apakah ingin mengejar produksi telur yang tinggi, memilih ayam yang mudah dipelihara, atau mencari ayam kampung dengan karakteristik tertentu.
Agar lebih mudah membandingkan, berikut perbandingan beberapa jenis ayam kampung petelur yang populer di Indonesia.
Perbandingan Jenis Ayam Kampung Petelur
| Jenis Ayam | Produksi Telur/Tahun | Mulai Bertelur | Cocok Untuk | Keunggulan |
| Ayam KUB | 160–180 butir | 5–6 bulan | Pemula & usaha telur | Produktif, tidak mudah mengeram |
| Ayam Arab | 250–260 butir | 4,5–5 bulan | Produksi telur tinggi | Hemat pakan, telur banyak |
| Ayam Elba | Sekitar 300 butir | 5–6 bulan | Usaha telur intensif | Produksi tinggi, pakan efisien |
| Ayam AKA | 60–80 butir | 24–25 minggu | Pedaging & ternak tradisional | Daging dan telur disukai pasar |
Cara Memilih Ayam Kampung Petelur
Memilih ayam kampung petelur yang tepat merupakan langkah penting untuk mendapatkan hasil ternak yang optimal. Setiap jenis ayam memiliki karakteristik, produktivitas, dan kebutuhan pemeliharaan yang berbeda sehingga sebaiknya disesuaikan dengan tujuan usaha.
Jika Anda mengutamakan produksi telur yang tinggi, Ayam Elba dan Ayam Arab dapat menjadi pilihan. Sementara itu, Ayam KUB cocok bagi peternak yang menginginkan ayam kampung unggul dengan produktivitas yang baik dan mudah dipelihara. Adapun Ayam Kampung Asli (AKA) lebih banyak dipilih untuk usaha pedaging, meskipun tetap dapat dimanfaatkan sebagai ayam petelur.
Selain memilih jenis ayam, pastikan bibit berasal dari breeder atau penjual terpercaya, memiliki kondisi tubuh yang sehat, aktif bergerak, dan bebas dari cacat fisik. Dengan memilih bibit yang berkualitas sejak awal, peluang memperoleh produksi telur yang maksimal akan semakin besar.
Faktor Produksi Telur Ayam Kampung
Produktivitas telur ayam kampung tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi juga oleh manajemen pemeliharaan yang diterapkan. Meskipun menggunakan bibit unggul, hasil produksi tetap bisa menurun apabila kebutuhan ayam tidak terpenuhi.
Beberapa faktor yang memengaruhi produksi telur antara lain kualitas pakan, kebersihan dan kenyamanan kandang, program vaksinasi, serta ketersediaan air minum yang cukup. Selain itu, stres akibat perpindahan kandang, cuaca ekstrem, atau kepadatan kandang yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan produksi telur menurun.
Oleh karena itu, selain memilih jenis ayam kampung petelur yang sesuai, peternak juga perlu menerapkan pemeliharaan yang baik agar ayam tetap sehat dan mampu menghasilkan telur secara optimal.
FAQ Ayam Kampung Petelur
Ayam Elba dan Ayam Arab termasuk jenis ayam kampung petelur dengan produktivitas tinggi. Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, keduanya mampu menghasilkan telur lebih banyak dibanding ayam kampung biasa.
Sebagian besar ayam kampung petelur mulai bertelur pada usia sekitar 5–6 bulan tergantung jenis ayam dan kualitas pemeliharaan.
Ayam KUB merupakan ayam kampung unggul hasil pemuliaan yang memiliki produktivitas telur lebih tinggi dibanding ayam kampung biasa. Sementara Ayam Elba dikembangkan dengan fokus pada produksi telur yang lebih tinggi dan konsumsi pakan yang efisien.
Ya. Ayam KUB dan Ayam Elba termasuk jenis yang banyak dipilih peternak pemula karena relatif mudah dipelihara.
Produksi telur berbeda pada setiap jenis. Ayam Kampung Asli umumnya menghasilkan sekitar 80–120 butir per tahun, sedangkan Ayam KUB, Ayam Arab, dan Ayam Elba dapat menghasilkan lebih banyak dengan pemeliharaan yang baik.
Siap Memulai Ternak Ayam Kampung Petelur?
Jangan sampai salah memilih jenis ayam. Tim Hobi Ternak siap membantu Anda memilih bibit ayam kampung petelur yang paling sesuai dengan tujuan usaha, anggaran, dan sistem pemeliharaan yang Anda miliki.
Kami menyediakan bibit ayam kampung petelur berkualitas dengan garansi hidup sesuai syarat dan ketentuan, sehingga Anda dapat berbelanja dengan lebih aman dan nyaman.
Klik WhatsApp sekarang untuk konsultasi gratis, cek ketersediaan stok, informasi harga terbaru, serta dapatkan rekomendasi jenis ayam yang paling sesuai untuk usaha Anda.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Content Production yang menulis sekaligus mengelola konten seputar dunia peternakan. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, informasi yang dibagikan ditujukan untuk membantu para pemula yang baru memulai usaha ternak.











