Ayam Arab Petelur

Ayam Arab merupakan jenis ayam kampung, ayam arab tercipta dari persilangan antara ayam dari Belgia dengan ayam Jawa. Asal mula ayam arab berasal dari Eropa atau Belgia. Ayam arab mulai berkembang pada tahun 1990 di Jawa Timur. Disebut sebagai ayam arab karena memiliki sisi yang mencolok. Motif yang ada pada tubuh ayam arab hampir sama dengan sorban, yaitu pola warna putih kehitam – hitaman yang terdapat pada bulunya.

Bibit Ayam Arab

Bibit Ayam Arab

 

Pemanfaatan ayam arab terdapat pada telurnya. Sebagian masyarakat lebih memanfaatkan telur ayam arab, karena telur ayam arab mengandung nutrisi dan protein yang tinggi serta kandungan lemaknya lebih rendah dengan kandungan lemak yang terdapat pada ayam lain. Kualitas yang dihasilkan telur ayam arab terdapat pada kulit cangkang yang tebal, ukuran kuning telur yang lebih besar, rasa yang gurih, dan tidak amis

Keungulan dalam beternak ayam arab terdapat pada efisiensi pemberian pakan. Ayam Arab termasuk tipe ayam kecil, sehingaa konsumsi pakan relatif lebih sedikit sehingga lebih efisien. Ayam Arab hanya membutuhkan 80 gram pakan per ekornya dalam sehari. Jenis ayam arab ini mampu memproduksi telur sebanyak 80 – 90%. Berat telur Ayam Arab sekitar 40 – 45 gram. Ayam arab dapat menghasilkan telur sekitar 250 – 260 butir setiap tahunnya.

Ayam arab dikategorikan sebagai ayam petelur dikarenakan ayam arab tidak mempunyai sifat mengeram.Tetapi ayam arab tetap dapat dipelihara dengan sistem baterai agar telur ayam arab dapat menetas. Jenis ayam arab relatif mampu beradaptasi dengan lingkungan serta tahan terhadap penyakit

Ayam Arab mempunyai daya seksualitas yang tinggi, dalam waktu 15 menit ayam arab dapat kawin sebanyak 3 kali. Hal ini dapat memacu prodiktifitas telur agar menghasilkan telur yang banyak. Dalam pemeliharaan ayam arab harus dilakukan secara intensif agar mendapatkan produksi yang tinggi.

Ayam Arab Jantan

"<yoastmark

Ayam Arab Jantan dewasa dapat mencapai tinggi sekitar 35 cm, dengan bobot 1,5 – 2 kg per ekornya. Ciri khusus ayam arab jantan terdapat pada bulu kepala dan lehernya yang berwarna putih. Bulu dada dan sebagian ekornya berwarna hitam. Saat masih berumur anakan jenger ayam arab jantan sudah tumbuh dalam waktu seminggu. Ketika sudah tumbuh dewasa jenggernya tebal, berdiri tegak, berwarna merah dan bergerigi. Postur badanya kekar, dengan dada tegak dan lebar. Ayam arab betina sekilas bentuknya hampir sama dengan ayam arab jantan, yang membedakan terdapat pada jenggernya yang berbeda.

Baca juga !

Harga Telur Ayam Arab

Telur Ayam Arab

Telur Ayam Arab

Telur ayam arab dibandrol dengan harga kisaran Rp.3.500 – 5.000 perbutirnya.Ini akan membuat para produksi telur ayam arab semakin gencar menekan laju pertumbuhan ayam arab di peternakannya. Karena hal ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi peternak ayam arab.

Telur ayam arab mengandug non kolestrol , omega 3 yang baik untuk meningkatkan kecerdasan otak dan meningkkan stamina tubuh orang dewasa. Telur ayam tidak hanya dikonsumsi sebagi makanan sehari – hari, ternyata dapat digunakan sebagi campuran pada jamu.

Nutrisi – nutrisi yang terkandung dalam telur ayam arab antara lain : protein, karbohidrat, omega 3, vitamin kompleks, kolin, kalsium, fosfor, dan karotenoid. Memang harga telur ayam arab terbilang cukup mahal, dikarenakan kandungan manfaat yang begitu banyak. Tetapi siapa sih yang tidak mau sehat dengan mengkonsumsi telur ayam ini ? Tentunya kita menginginkan yang terbaik untuk tubuh kita. Jadi dengan harga yang tinggi, tidak akan mengurangi pembeli telur ayam arab menjadi surut melihat banyak manfaat yang terkandung dalam telur ayam ini.

Jual Ayam Arab

Penyebaran ayam arab ini memang berkembang sangat pesat. Bahkan penyebarannya pun sudah mencapai daerah barat seperti jual ayam arab di Bandung, Malang dan sekitarnya. Peternak ayam arab memiliki pasaran di daerahnya sendiri seperti jual ayam arab Jawa Timur, jual ayam arab surabaya, jual ayam arab Bandung dan berbagai daerah lainnya dengan nama yang berbeda.

Harga Ayam Arab Petelur

Harga merupakan pokok permasalahan ekonomi yang terjadi di dunia jual – beli. Dengan harga yang tinggi tentu akan mempengaruhi kualitas barang yang kita beli. Semakin tinggi harga yang ditawarkan maka semakin baik pula kualitas sproduk yang kita dapatkan menjadi jauh lebih baik. Sebalinya, jika kita membeli dengan harga yang murah maka kita akan mendapatkan kualitas produk yang rendah.

Seperti ayam arab petelur, harga ayam arab petelur yang di pasaran relatif cukup mahal, sekitar 65.000 per ekornya. Dengan tingginya harga ayam arab banyak masyarakat yang menangkap peluang untuk melakukan usaha dibidang ternak ayam arab ini. Selain mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi, permintaan masyarakat akan telur arab juga sangatlah tinggi.

Harga Ayam Arab Siap Telur

Harga ayam arab dibandrol dengan harga yang berbeda beda, ini bergantung pada ukuran, bobot dan usia ayam arab itu sendiri. Untuk harg ayam arab pejantan kisaran Rp. 65.000 ribu per ekornya. Biasanya harga ayam pejantan dihargai lebih mahal dibandingkan ayam betina. Untuk harga ayam arab betina kisaran Rp. 40.000 – 50.000 ribu. Jika ayam arab betina sudah memasuki masa bertelur harga yang ditawarkan akan menjadi lebih mahal kisaran Rp. 45.000 – 60.000. Biasanya ayam arab akan mulai bertelur pada usia 5 bulan.

Bagi Anda yang ingin mencoba menternakan bibit Ayam Arab di tempat kami menyediakan bibit Ayam Arab. Kami siap mengirimkan pesanan ke seluruh wilayah Indonesia yang terjangkau kargo hewan.
Untuk pemesanan hubungi kami segera di :

SMS/CALL/WHATSAPP

0856 4772 3888

Telkomsel:
0812-2028-8686
0822-2123-5378

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

XL:
0819-3140-9353

 

Kata terkait :
bibit ayam arab, jual ayam arab, ayam arab petelur, harga telur ayam arab, jual ayam arab di bandung, harga ayam arab petelur, harga ayam arab siap telur, ayam arab jantan

 

^_^Nuraaasikin^_^


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: