Terbit: 25 Januari 2023 • Update: 27 Juli 2026
Beternak ayam petelur merupakan salah satu usaha di bidang peternakan yang banyak diminati karena permintaan telur ayam yang terus ada di masyarakat.
Namun, seperti jenis usaha lainnya, ternak ayam petelur juga memiliki keuntungan dan risiko yang perlu dipahami sejak awal.
Sebelum memulai usaha ternak ayam petelur, sebaiknya peternak mengetahui terlebih dahulu apa saja kelebihan dan kekurangan dari usaha ini.
JUAL PULLET AYAM PETELUR
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Dengan memahami keduanya, peternak dapat mempersiapkan strategi yang lebih baik untuk meminimalkan risiko serta meningkatkan peluang memperoleh keuntungan.
Bagi peternak pemula, mencari ilmu mengenai budidaya ayam petelur merupakan langkah yang sangat penting. Pengetahuan yang cukup akan membantu dalam menjalankan usaha ternak dengan lebih efektif serta menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian.
Ilmu tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, media sosial, webinar, maupun belajar langsung kepada peternak yang telah berpengalaman.
Nah, apa saja keuntungan dan kerugian beternak ayam petelur? Simak pembahasannya berikut ini.

Keuntungan Ternak Ayam Petelur
Usaha ternak ayam petelur memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya tetap menjadi pilihan banyak peternak di Indonesia. Berikut beberapa keuntungan yang dapat diperoleh.
1. Pangsa Pasar Sangat Luas
Salah satu keuntungan beternak ayam petelur adalah memiliki pangsa pasar yang sangat luas.
Telur ayam merupakan bahan pangan yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan, mulai dari rumah tangga, warung makan, toko sembako, hingga industri makanan dalam skala besar.
Karena permintaannya yang tinggi, telur ayam relatif lebih mudah dipasarkan sehingga peternak tidak perlu terlalu khawatir dalam mencari pembeli hasil produksinya.
2. Permintaan Telur Relatif Tinggi
Permintaan telur ayam terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sumber protein hewani.
Telur ayam juga menjadi salah satu bahan makanan yang paling sering dikonsumsi karena mudah diolah menjadi berbagai jenis masakan, mulai dari hidangan sederhana hingga olahan makanan yang lebih kompleks.
Kondisi tersebut menjadikan usaha ternak ayam petelur memiliki peluang pasar yang cukup baik.
3. Masa Produksi Telur Relatif Panjang
Ayam petelur memiliki masa produksi telur yang cukup panjang, yaitu sekitar 2 tahun.
Selama periode tersebut, ayam mampu menghasilkan telur secara optimal apabila dipelihara dengan manajemen yang baik.
Umumnya, peternak menggunakan kandang sistem baterai agar ayam tidak mengerami telurnya. Dengan demikian, ayam dapat terus memproduksi telur tanpa terganggu oleh proses mengeram sehingga produktivitas tetap terjaga.
4. Produktivitas Telur Cukup Tinggi
Keuntungan berikutnya dari beternak ayam petelur adalah tingkat produktivitas telurnya yang cukup tinggi.
Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, seekor ayam petelur mampu menghasilkan sekitar 240–260 butir telur per tahun.
Jumlah tersebut tergolong tinggi sehingga usaha ternak ayam petelur memiliki potensi memberikan hasil yang menjanjikan.
Semakin baik manajemen pemeliharaan yang diterapkan, peluang memperoleh produksi telur yang optimal juga akan semakin besar.
5. Ayam Afkir Masih Memiliki Nilai Jual
Selain memperoleh pendapatan dari hasil penjualan telur, peternak juga masih dapat memperoleh tambahan pemasukan dari ayam petelur yang sudah memasuki masa afkir.
Ayam afkir merupakan ayam yang produktivitas telurnya telah menurun sehingga tidak lagi dipelihara sebagai ayam petelur. Meskipun demikian, ayam tersebut masih memiliki nilai jual di pasaran.
Dengan demikian, peternak tetap dapat memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan ayam afkir.
6. Kotoran Ayam Dapat Dimanfaatkan Sebagai Pupuk
Kotoran ayam petelur tidak selalu menjadi limbah yang harus dibuang.
Kotoran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk membantu menyuburkan tanaman. Bahkan, cukup banyak petani yang memanfaatkan pupuk kandang dari kotoran ayam untuk kebutuhan pertanian.
Dengan pengelolaan yang tepat, kotoran ayam dapat memberikan nilai tambah bagi peternak.
Kerugian Ternak Ayam Petelur
Di balik berbagai keuntungan yang dimiliki, usaha ternak ayam petelur juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipahami oleh peternak sejak awal.
Dengan mengetahui potensi kerugian berikut, peternak dapat mempersiapkan langkah yang lebih baik dalam menjalankan usaha ternaknya.
1. Harga Telur Bersifat Fluktuatif
Salah satu tantangan dalam usaha ternak ayam petelur adalah harga telur yang dapat berubah-ubah mengikuti kondisi pasar.
Pada waktu tertentu, permintaan telur dapat menurun sehingga harga jual ikut mengalami penurunan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keuntungan yang diperoleh peternak.
Karena itu, perubahan harga telur menjadi salah satu risiko yang perlu diperhitungkan sebelum memulai usaha ternak ayam petelur.
2. Ayam Petelur Mudah Mengalami Stres
Ayam petelur termasuk jenis ayam yang cukup mudah mengalami stres.
Oleh sebab itu, banyak peternak membangun kandang di lokasi yang jauh dari keramaian, seperti jalan raya atau pemukiman padat, untuk mengurangi gangguan suara bising.
Apabila ayam mengalami stres, produksi telur dapat menurun bahkan berhenti, sehingga berpengaruh terhadap hasil usaha peternak.
3. Harga Pakan Juga Fluktuatif
Selain harga telur, biaya pakan juga dapat mengalami perubahan.
Dalam artikel sumber dijelaskan bahwa harga pakan biasanya meningkat saat musim kemarau. Kondisi tersebut dapat meningkatkan biaya produksi yang harus dikeluarkan peternak.
Sebagian peternak memanfaatkan pakan alternatif untuk membantu menekan biaya. Namun, pemberian pakan tetap harus memperhatikan komposisi yang tepat agar produktivitas ayam tetap terjaga.
4. Muncul Bau Tidak Sedap dari Kandang
Salah satu tantangan yang sering dihadapi dalam usaha ternak ayam petelur adalah munculnya bau dari area kandang.
Sebenarnya kondisi ini tidak hanya terjadi pada ayam petelur, tetapi juga pada jenis ayam lainnya.
Untuk membantu mengurangi bau, peternak biasanya melakukan beberapa upaya, seperti:
- Membangun kandang jauh dari permukiman.
- Memberikan EM4.
- Membersihkan kandang secara rutin.
Langkah-langkah tersebut dapat membantu menjaga kebersihan kandang ayam petelur sekaligus mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Ringkasan Keuntungan dan Kerugian Ternak Ayam Petelur
| Keuntungan | Kerugian |
|---|---|
| Pangsa pasar luas | Harga telur fluktuatif |
| Permintaan telur tinggi | Ayam mudah stres |
| Masa produksi hingga sekitar 2 tahun | Harga pakan fluktuatif |
| Produktivitas sekitar 240–260 butir/tahun | Muncul bau dari kandang |
| Ayam afkir masih memiliki nilai jual | |
| Kotoran dapat dimanfaatkan sebagai pupuk |
Kesimpulan
Beternak ayam petelur memiliki berbagai keuntungan yang menjadikannya sebagai salah satu usaha peternakan yang banyak diminati. Pangsa pasar yang luas, permintaan telur yang tinggi, masa produksi yang relatif panjang, serta produktivitas telur yang baik menjadi beberapa keunggulan dari usaha ini.
Di sisi lain, peternak juga perlu memahami berbagai tantangan yang mungkin dihadapi, seperti harga telur dan pakan yang dapat berubah, ayam yang mudah mengalami stres, serta pengelolaan bau kandang.
Dengan membekali diri dengan ilmu dan memahami keuntungan maupun kerugian sejak awal, peternak dapat lebih siap dalam menjalankan usaha ternak ayam petelur dan meminimalkan berbagai risiko yang mungkin terjadi.
FAQ Seputar Keuntungan dan Kerugian Ternak Ayam Petelur
Ya. Berdasarkan artikel ini, ternak ayam petelur memiliki beberapa keuntungan, seperti pangsa pasar yang luas, permintaan telur yang tinggi, masa produksi yang panjang, serta produktivitas telur yang cukup tinggi.
Ayam petelur memiliki masa produksi sekitar 2 tahun. Pada periode tersebut, ayam mampu menghasilkan telur secara optimal apabila dipelihara dengan baik.
Ya. Ayam petelur yang sudah memasuki masa afkir masih memiliki nilai jual sehingga dapat menjadi tambahan pemasukan bagi peternak.
Ingin Memulai Ternak Ayam Petelur?
Hobi Ternak menyediakan DOC Ayam Petelur maupun Pullet Ayam Petelur berkualitas yang siap dikirim ke berbagai wilayah Indonesia melalui jasa pengiriman hewan terpercaya.
Setiap pengiriman dilengkapi dengan garansi hidup sesuai syarat dan ketentuan, sehingga Anda dapat membeli bibit dengan lebih aman dan nyaman.
Apabila Anda ingin mengetahui stok terbaru, harga, maupun biaya pengiriman ke daerah Anda, silakan hubungi tim Customer Service Hobi Ternak.
Kami juga siap memberikan konsultasi sebelum pembelian agar Anda dapat memilih bibit ayam petelur yang sesuai dengan kebutuhan usaha ternak Anda.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.







