Terbit: 12 Juli 2019 • Update: 16 Juli 2026
Ayam petelur merupakan jenis ayam yang dipelihara secara khusus untuk menghasilkan telur dalam jumlah tinggi.
Berkat produktivitasnya yang stabil, ayam petelur menjadi salah satu pilihan usaha ternak yang banyak diminati, baik oleh peternak pemula maupun peternak skala besar.
JUAL DOC / BIBIT AYAM PETELUR
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*
Saat ini terdapat berbagai jenis ayam petelur yang dibudidayakan di Indonesia. Masing-masing memiliki karakteristik, kemampuan produksi, serta keunggulan yang berbeda.
Dengan memilih bibit yang tepat dan menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik, usaha ternak ayam petelur dapat menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.
Apa Itu Ayam Petelur?
Ayam petelur adalah ayam betina yang dipelihara secara khusus untuk menghasilkan telur sebagai tujuan utama produksinya.
Berbeda dengan ayam pedaging yang dikembangkan untuk menghasilkan daging, ayam petelur dipilih melalui proses seleksi sehingga memiliki kemampuan bertelur yang tinggi dan konsisten.
Dalam dunia peternakan modern, ayam petelur menjadi salah satu komoditas unggas yang paling banyak dibudidayakan karena permintaan telur konsumsi terus meningkat setiap tahunnya.
Dengan manajemen pemeliharaan yang baik, ayam petelur mampu menghasilkan ratusan butir telur selama masa produksinya.
Sejarah Singkat Ayam Petelur
Ayam petelur yang kita kenal saat ini berasal dari proses seleksi dan pemuliaan ayam yang berlangsung dalam waktu yang panjang. Awalnya, masyarakat memelihara ayam hasil penjinakan ayam hutan yang mampu menghasilkan telur dalam jumlah cukup banyak.
Seiring berkembangnya ilmu peternakan, dilakukan proses seleksi terhadap ayam-ayam yang memiliki kemampuan produksi terbaik. Ayam yang lebih unggul dalam menghasilkan telur kemudian dikembangkan menjadi ayam petelur, sedangkan ayam dengan pertumbuhan daging yang lebih baik dikembangkan menjadi ayam pedaging (broiler).
Proses seleksi tersebut terus dilakukan hingga menghasilkan berbagai jenis ayam petelur yang dikenal saat ini, termasuk ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat yang banyak dipelihara di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Strain Ayam Petelur yang Beredar di Indonesia
Seiring berkembangnya industri peternakan, berbagai strain ayam petelur telah dikembangkan untuk menghasilkan produktivitas telur yang tinggi, pertumbuhan yang seragam, serta efisiensi pakan yang lebih baik.
Berikut beberapa strain ayam petelur yang pernah dan masih banyak dikenal di Indonesia:
| No | Strain Ayam Petelur | Asal |
|---|---|---|
| 1 | Dekalb Warren | Amerika Serikat |
| 2 | Arbor Acres | Amerika Serikat |
| 3 | Hubbard Golden Comet | Amerika Serikat |
| 4 | Hy-Line | Amerika Serikat |
| 5 | Harco | Amerika Serikat |
| 6 | Kimber Brown | Amerika Serikat |
| 7 | Hisex | Belanda |
| 8 | Shaver | Kanada |
| 9 | Hypeco | Belanda |
| 10 | Rosella | Belanda |
| 11 | Ross Brown | Inggris |
| 12 | ISA Brown | Inggris |
| 13 | Enya | Jepang |
| 14 | Lohmann | Jerman |
Masing-masing strain memiliki karakteristik tersendiri, baik dari sisi warna telur, kemampuan produksi, konsumsi pakan, maupun daya adaptasi terhadap lingkungan pemeliharaan.
Jenis Ayam Petelur
Secara umum, DOC atau bibit ayam ras petelur dibedakan menjadi dua tipe, yaitu ayam petelur tipe ringan dan ayam petelur tipe sedang (medium).
Kedua tipe tersebut memiliki karakteristik serta keunggulan yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan peternak.
1. Ayam Petelur Tipe Ringan
Ayam petelur tipe ringan merupakan jenis ayam yang dikembangkan secara khusus untuk menghasilkan telur dalam jumlah tinggi. Ayam ini dikenal memiliki tubuh yang relatif kecil, aktif, dan efisien dalam mengubah pakan menjadi produksi telur.
Ciri-ciri ayam petelur tipe ringan
- Memiliki mata yang cerah.
- Bentuk tubuh kecil, ramping, dan lincah.
- Jengger tunggal berukuran besar yang cenderung menjuntai ke samping.
- Produksi telur tinggi.
- Menghasilkan telur bercangkang putih dan relatif tipis.
- Mudah terkejut.
- Lebih peka terhadap perubahan lingkungan.
- Umumnya mulai bertelur pada umur sekitar 4 bulan.
Beberapa strain ayam petelur yang termasuk tipe ringan antara lain:
- Hubbard Leghorn
- Babcock B-300 V
- Ross White
- Hisex White

2. Ayam Petelur Tipe Sedang (Medium)
Ayam petelur tipe sedang atau medium merupakan jenis ayam yang dikembangkan tidak hanya untuk menghasilkan telur, tetapi juga memiliki bobot tubuh yang lebih besar sehingga ayam afkirnya masih memiliki nilai jual sebagai ayam pedaging.
Karena memiliki dua fungsi tersebut, ayam tipe sedang sering disebut sebagai ayam dwiguna. Meskipun demikian, tujuan utama pemeliharaannya tetap difokuskan untuk menghasilkan telur.
Ciri-ciri ayam petelur tipe sedang
- Memiliki produksi telur yang cukup tinggi.
- Menghasilkan telur dengan cangkang berwarna cokelat dan lebih tebal.
- Bobot tubuh lebih besar dibandingkan ayam petelur tipe ringan.
- Otot kaki dan dada lebih berkembang.
- Memiliki sifat yang lebih tenang sehingga lebih mudah dipelihara.
Beberapa strain ayam petelur yang termasuk tipe sedang antara lain:
- Hisex Brown
- Hubbard Golden Comet
- Lohmann Brown
- Ross Brown
- ISA Brown
- Dekalb Brown
Kelebihan Ayam Petelur
Ayam petelur menjadi pilihan banyak peternak karena memiliki produktivitas yang tinggi dan mampu menghasilkan telur secara konsisten apabila dipelihara dengan baik.
Beberapa kelebihan ayam petelur antara lain:
- Memiliki laju pertumbuhan yang cukup cepat.
- Mampu menghasilkan sekitar 250–280 butir telur per ekor per tahun.
- Masa produksi telur relatif panjang, yaitu sekitar 13–14 bulan atau hingga ayam berumur 19–20 bulan.
Produktivitas tersebut menjadikan ayam petelur sebagai salah satu komoditas unggas yang banyak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan telur konsumsi masyarakat.
Kekurangan Ayam Petelur
Selain memiliki banyak keunggulan, ayam petelur juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipahami sebelum memulai usaha ternak.
Beberapa kekurangan ayam petelur antara lain:
- Lebih peka terhadap perubahan lingkungan dibandingkan jenis ayam lainnya.
- Membutuhkan pakan berkualitas agar produksi telur tetap optimal.
- Memiliki risiko sifat kanibalisme yang lebih tinggi apabila manajemen kandang kurang baik.
Dengan manajemen pemeliharaan, pemberian pakan, serta kondisi kandang yang sesuai, kekurangan tersebut dapat diminimalkan sehingga produktivitas ayam tetap terjaga.
Harga Bibit Ayam Petelur Terbaru
Harga bibit ayam petelur dapat berbeda-beda tergantung jenis ayam, lokasi pengiriman, jumlah pembelian, serta kondisi pasar. Oleh karena itu, harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Berikut kisaran harga bibit ayam petelur terbaru di Hobi Ternak:
| Jenis Bibit Ayam Petelur | Harga |
|---|---|
| Petelur Super | Rp20.000/ekor |
| Petelur Polos | Rp15.000/ekor |
Catatan: Harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan ketersediaan stok. Untuk mendapatkan informasi harga terbaru, silakan hubungi Customer Service Hobi Ternak.
Cara Memulai Ternak Ayam Petelur Skala Kecil
Banyak orang ingin memulai usaha ternak ayam petelur, tetapi terkendala lahan yang terbatas. Padahal, usaha ayam petelur tetap bisa dijalankan dalam skala rumahan dengan manajemen pemeliharaan yang baik.
Bagi pemula, Anda dapat memulai usaha dengan memelihara sekitar 100 ekor ayam petelur terlebih dahulu. Skala ini lebih mudah dikelola sekaligus menjadi sarana untuk mempelajari teknik pemeliharaan, pemberian pakan, hingga manajemen produksi telur.
Apabila usaha sudah berjalan dengan baik dan permintaan telur terus meningkat, jumlah populasi ayam dapat ditambah secara bertahap sehingga usaha berkembang menjadi peternakan skala yang lebih besar.
Cara Membuat Kandang Ayam Petelur
Selain memilih bibit yang berkualitas, kandang ayam petelur juga menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan usaha ternak ayam petelur.
Sebelum membuat kandang, peternak perlu memperhatikan beberapa hal, seperti:
- Menentukan lokasi kandang yang sesuai.
- Memilih bahan kandang yang kuat dan tahan lama.
- Menyesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ayam yang dipelihara.
- Menghitung kebutuhan modal pembuatan kandang.
- Menyiapkan perlengkapan pendukung agar proses pemeliharaan berjalan lebih efektif.
Perencanaan kandang yang baik akan membantu menjaga kesehatan ayam, mempermudah perawatan, serta mendukung produksi telur yang optimal.
FAQ Seputar Ayam Petelur
Ayam petelur adalah ayam betina yang dipelihara secara khusus untuk menghasilkan telur dalam jumlah tinggi. Ayam ini telah melalui proses seleksi sehingga memiliki produktivitas telur yang lebih baik dibandingkan jenis ayam lainnya.
Ayam petelur tipe ringan memiliki tubuh yang lebih kecil dan umumnya menghasilkan telur bercangkang putih. Sementara itu, ayam petelur tipe sedang memiliki bobot tubuh lebih besar, menghasilkan telur bercangkang cokelat, dan ayam afkirnya masih memiliki nilai sebagai ayam pedaging.
Harga bibit ayam petelur berbeda-beda tergantung jenis dan ketersediaan stok. Saat ini, harga bibit ayam petelur di Hobi Ternak mulai dari Rp15.000 per ekor untuk Petelur Polos dan Rp20.000 per ekor untuk Petelur Super. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Secara umum, ayam petelur mulai memasuki masa produksi pada umur sekitar 4–5 bulan, tergantung strain, kualitas pakan, manajemen pemeliharaan, serta kondisi kesehatannya.
Ingin Memulai Usaha Ternak Ayam Petelur?
Hobi Ternak menyediakan DOC atau bibit ayam petelur berkualitas yang siap dikirim ke berbagai daerah di Indonesia menggunakan jasa kargo hewan terpercaya.
Kami menyediakan berbagai pilihan bibit ayam petelur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peternak, baik untuk skala rumahan maupun usaha komersial.
Apabila Anda membutuhkan informasi mengenai harga terbaru, ketersediaan stok, konsultasi pemilihan bibit, maupun pengiriman ke daerah Anda, silakan hubungi tim Customer Service Hobi Ternak melalui WhatsApp. Kami siap membantu Anda memilih bibit ayam petelur yang sesuai dengan kebutuhan usaha ternak Anda.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.








