Analisis Usaha Ayam KUB 1000 Ekor

Terbit: 24 Feb 2017 • Update: 10 April 2026

Analisis Usaha Ayam KUB 1000 Ekor – Prospek agribisnis ayam KUB bisa dikatakan memiliki potensi yang cukup baik untuk usaha saat ini.

Permintaan dan peluang pasarnya selalu meningkat.

Selain itu, didasari pula akan pentingnya gizi hewani untuk kesehatan tubuh manusia. Di sisi lain, ayam KUB memiliki pangsa pasar atau konsumen yang spesifik.

Hal ini dikarenakan ayam KUB memiliki keunggulan yang dapat dijadikan sebagai ayam penghasil daging sekaligus penghasil telur.

Agar peternak pemula memiliki gambaran bagaimana potensi dari usaha ini, maka perlu dilakukan analisis usaha ayam KUB secara menyeluruh.

Dalam artikel ini kami sajikan dua segmen sekaligus:

  • Analisis Usaha Ayam KUB Pedaging 1000 Ekor
  • Analisis Usaha Ayam KUB Petelur 1000 Ekor

Dengan begitu, kamu bisa memilih segmen usaha yang paling sesuai dengan modal, lahan, dan tujuan bisnismu.

JUAL DOC / BIBIT AYAM JOPER & KUB

Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*

Ayam Kampung Unggulan atau Ayam KUB menjadi salah satu jenis unggas yang saat ini menjadi favorit para peternak
Ayam Kampung Unggulan atau Ayam KUB menjadi salah satu jenis unggas yang saat ini menjadi favorit para peternak

Mengenal Ayam Unggulan KUB

Ayam KUB adalah ayam hasil penelitian Balai Penelitian Ternak, Badan Litbang Pertanian.

Ayam ini memiliki keunggulan berupa produktivitas telur yang bisa mencapai 160–180 butir per tahun (50% lebih tinggi dari ayam kampung biasa yang hanya berkisar 25%–30% per populasi).

Puncak bertelur mencapai 66,67% pada umur 27 minggu dan produksinya dapat bertahan selama 6 minggu dengan capaian >60%.

Meskipun dikenal dengan produktivitas cukup tinggi, sifat mengeramnya sangat rendah sekitar 10%, jauh di bawah ayam kampung biasa yang mencapai 100%.

Untuk bobot potong, ayam ini berkisar antara 800–1.000 gram dalam waktu pemeliharaan 10 minggu. Dibandingkan ayam kampung biasa, target bobot yang sama memerlukan 16–20 minggu pemeliharaan.

Asal usul ayam KUB dimulai pada tahun 1997–1998 di Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, Jawa Barat, dengan mendatangkan indukan dari beberapa daerah di Jawa Barat.

Baca juga: 8 Alasan Kenapa Anda Harus Ternak Ayam KUB

Faktor-Faktor dalam Analisis Usaha

Ketepatan dalam menentukan parameter berpengaruh terhadap kinerja yang nantinya akan menunjukkan hasil akhir suatu studi kelayakan usaha.

Pada peternakan ayam KUB, ada beberapa segmen usaha yang bisa dijalankan, yaitu pembesaran (pedaging), pembibitan, dan produksi telur.

1. Biaya

Biaya adalah segala sesuatu yang diinvestasikan dalam bentuk uang, tanah, bangunan, tenaga kerja, dan aset lainnya yang diperlukan selama proses produksi. Biaya tersebut bisa dikeluarkan secara kontan maupun kredit dan menjadi acuan dalam penentuan harga pokok penjualan.

2. Pendapatan

Pendapatan adalah semua penerimaan uang yang diperoleh dari penjualan produk suatu usaha, berupa penjualan ternak hidup, telur, dan produk lainnya.

3. Keuntungan

Keuntungan ialah selisih dari total pendapatan dengan total biaya yang diperlukan selama produksi dan pemasaran suatu produk.

4. Indikator Kelayakan Usaha

Indikator yang biasanya digunakan untuk mengetahui kelayakan usaha adalah Return Cost Ratio (R/C) dan Break Even Point (BEP).

a. Rasio R/C
Return Cost Ratio (R/C) yaitu perbandingan antara total penerimaan dengan total biaya yang dikeluarkan. Usaha dikatakan menguntungkan apabila R/C > 1.

R/C Rasio = Total Penerimaan : Total Biaya

b. Break Even Point (BEP)
BEP merupakan titik impas dari suatu usaha, yakni titik temu antara total input dengan total output. BEP bisa dihitung berdasarkan jumlah produksi (BEP produksi) atau harga (BEP harga).

BEP Produksi = Total Biaya : Harga Penjualan
BEP Harga = Total Biaya : Total Produksi

Agar mendapatkan bibit ayam KUB yang berkualitas maka perlu adanya pemilihan indukan yang berkulitas, sehat dan tidak cacat
Agar mendapatkan bibit ayam KUB yang berkualitas maka perlu adanya pemilihan indukan yang berkulitas, sehat dan tidak cacat

Berhubung ayam KUB bisa dijadikan ayam pedaging maupun petelur sehingga dalam perawatannya ada sedikit perbedaan.

Dan berikut untuk pemeliharaan ayam KUB yang dijadikan sebagai pedaging 

1. Pemberian Pakan

Di Awal pemeliharaan DOC diberikan pakan pabrikan yang mengandung protein 21%.

Untuk pakan bisa diberikan dengan sedikit demi sedikit 4 – 5 kali sehari di minggu pertama pemeliharaan.

Tekstur pakan DOC dipastikan yang lembut atau halus tetapi  jika dalam bentuk butiran kecil bisa dihaluskan dahulu hal ini bertujuan agar mudah dalam mengonsumsinya.

Selanjutnya dalam pemberian pakan bisa 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore.

Untuk kebutuhan pakan ayam KUB di awal pemeliharaan 5 gram / ekor/ sehari. 

Pakan yang dapat diberikan pada Ayam KUB yakni bisa diberikan jenis Voer atau Konsentrat
Pakan yang dapat diberikan pada Ayam KUB yakni bisa diberikan jenis Voer atau Konsentrat

Selanjutnya, dalam pemberian jumlah pakannya bisa ditambah 5 gram setiap minggunya hingga usia 5 minggu.

Dan saat memasuki umur 6 – 10 minggu bisa dilakukan penambahan sekitar 10 gram setiap minggunya.

Perhitungan pakan ayam KUB yang diberikan harus sesuai berdasarkan tingkatan umur sampai 10 bulan yang mana mencapai 75 gram per hari. 

2. Pemberian Minum

Dalam pemeliharaan ayam alangkah baiknya, air selalu tersedia secara terus -menerus dan dipastikan jumlah tempat minumnya mencukupi sesuai dengan populasi ayam.

Untuk ukuran 1 buah tempat minum bisa digunakan sekitar 25 – 40 ekor tergantung dari usia ayamnya.

Agar meminimalkan serangan jamur dan penyakit, alangkah baiknya jika tempat minum dibersihkan secara berkala dari kotoran serta sisa pakan yang terlarut di tempat minum tersebut. 

Air sangat penting dalam proses kegiatan beternak, adanya sumber air yang dekat dengan kandang maka akan memudahkan peternak dalam mengambil air untuk minum maupun untuk membersihkan kandang
Air sangat penting dalam proses kegiatan beternak, adanya sumber air yang dekat dengan kandang maka akan memudahkan peternak dalam mengambil air untuk minum maupun untuk membersihkan kandang

Fungsi penyediaan air tersebut untuk membantu dalam proses metabolisme, melunakkan pakan saat proses pencernaan, serta sebagai pendinginan tubuh.

Apabila pemberian air dalam pemeliharaan ayam kurang  maksimal atau  mengalami kekurangan maka, akan berakibat pertumbuhan yang tidak sempurna atau merata (kekerdilan) hingga kematian.   

3. Pemanas dan Tirai 

Di minggu – minggu awal pemeliharaan DOC membutuhkan suhu sekitar 37 °C.

Ketika ayam berusia di atas 4 minggu, suhu ideal yang dibutuhkan sejitar 21 – 24 °C. Suhu diturunkan sesuai dengan pertumbuhan ayam.

Suhu bisa dikatakan sebagai salah satu faktor terpenting dalam pemeliharaan ayam KUB. 

Untuk suhu kandang ayam KUB dikatakan nyaman apabila memiliki salah satu ciri, yakni jika DOC menyebar merata di dalam kandang dan tidak bergerombol dari salah satu brooder.

Karena apabila DOC bergerombol maka terindikasi kedinginan. Sedangkan jika DOC menjauh terindikasi kepanasan.

Dari kondisi tersebutlah yang menjadi patokan peternak untuk mengetahui suhu ideal. 

Agar ayam tidak terluhat bedesak - besakan, maka perlu adanya pengaturan jumlah populasi ayam di dalam kandang | image 6
Agar ayam tidak terlihat bedesak – besakan, maka perlu adanya pengaturan jumlah populasi ayam di dalam kandang

4. Mengatur Kepadatan Kandang

Untuk patokan kepadatan ayam yang dipelihara bisa ditentukan berdasarkan luas kandang.

Dalam mengatur kepadatan ayam KUB dari usia 10 – 12 minggu bisa menggunakan ukuran 10 ekor per m2.

Tujuan dari mengatur kepadatan kandang ayam kub untuk menjaga kenyamanan selama pemeliharaan.

Sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan menghindari kanibalisme akibat dari kandang yang terlalu padat.

5. Pengaturan Alas Kandang

Untuk alas kandang saat pemeliharaan DOC Ayam KUB pedaging saat usia 1 – 7 hari dapat menggunakan alas koran.

Usahakan agar alas koran berlapis dua, hal ini dilakukan agar alas tidak mudah sobek atau pun basah terkena air minum si ayam.

Pemberian pakan pada alas koran ini berlangsung selama 7 hari, dan untuk pakan bisa langsung ditebar di lantai kandang.

Tetapi alangkah baiknya jika pemberian pakan tetap menggunakan wadah pakan khusus untuk ayam. 

Salah satu contoh alas koran di dalam kandang ayam
Salah satu contoh alas koran di dalam kandang ayam

Setelah ayam berusia diatas 7 hari peternak dapat mengganti alas koran tersebut dengan alas sekam.

Tentu pada setiap alas sekam yang sudah basah atau kotor tetap harus diganti secara rutin.

Hal ini dilakukan agar ayam terhindar dari serangan penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri. 

Apabila kandang jenis postal maka lantai bisa menggunakan sekam selama pemeliharaan dan dibersihkan atau dikeluarkan setelah panen total sekaligus cuci kandang.

Sementara jika kandang jenis panggung alas sekam biasanya digunakan selama masa brooding (pemanas).

Ketika ayam di atas usia 21 hari alas sekam bisa diangkat sedikit demi sedikit tujuannya agar ayam tidak kaget sehingga semua bisa terangkat.

Dan untuk kotoran bisa langsung jatuh ke kolong kandang. Ketika masa brooding lantai kandang panggung dihamparkan terpal lalu ditaburi sekam atasnya.

Hal tersebut bertujuan supaya tidak berjatuhan ke kolong kandang. 

Setelah mempelajari dari cara manajemen pemeliharaan ayam KUB pedaging.

Berikut ini mari kita melangkah ke pembahasan selanjutnya yakni, analisis usaha ayam KUB 1000 Ekor.

Tujuan dilakukan analisis usaha ini yakni untuk mengevaluasi apakah usaha tersebut menguntungkan atau tidak. Suatu analisis ekonomi di dalam perhitungannya selalu melibatkan antara biaya dan penerimaan.

Baca juga: Bagaimana Manajemen Pemeliharaan Ayam KUB yang Benar?

Tujuan lain dilakukan analisis usaha ayam KUB ini yakni, untuk mengevaluasi usahanya tersebut menguntungkan atau tidak.

Karena diharapkan, pada setiap tindakan dalam melakukan usaha diharapkan mampu memberikan imbal balik dari pengorbanan yang telah dikeluarkan minimal sama atau impas.

Sebelum penternak memutuskan untuk beternak ayam kub, alangkah baiknya jika peternak melaukan anlisa usaha ayam kub terlebih dahulu. Agar peternak mempersiapkan berapa modal dan pengeluaran yang dibutuhkan selama beternak.
Sebelum penternak memutuskan untuk beternak ayam kub, alangkah baiknya jika peternak melaukan anlisa usaha ayam kub terlebih dahulu. Agar peternak mempersiapkan berapa modal dan pengeluaran yang dibutuhkan selama beternak.

Untuk mendapatkan nilai lebih diperlukannya efisiensi yang mana prinsipnya menekan usaha dengan biaya sekecil mungkin.

Karena pada tingkat hasil yang tetap atau menggunakan biaya tetap diperoleh hasil yang lebih banyak.

Suatu analisis ekonomi di dalam perhitungannya selalu melibatkan antara biaya dan penerimaan.

Baca juga : Bagaimana Manajemen Pemeliharaan Ayam KUB yang Benar?

Biaya merupakan jumlah modal yang harus dikeluarkan untuk melakukan pembayaran sumber daya.

Sedangkan penerimaan adalah pemasukan uang yang diterima dari hasil penjualan produksi.

1. Asumsi

  1. Usaha dimulai dengan pemesanan DOC KUB sejumlah 1000 ekor.
  2. Untuk luas kandang yang dibutuhkan berukuran 100 m2 (Lebar kandang 5 – 7, dengan panjang menyesuaikan kondisi lahan )
  3. Harga ayam kub per ekor usia panen Rp 40.000.
  4. Satu periode pembesaran KUB Pedaging membutuhkan  waktu sekitar 70 – 75 hari (2,5 bulan).
  5. Satu siklus pembudidayaan selama 90 hari atau 3 bulan termasuk dalam pengosongan kandang, dan penyiapan masuk DOC selanjutnya sehingga dalam satu tahun ada 4 periode.   
  6. Mortalitas atau tingkat kematian sekitar  5 %.
  7. Berat panen rata – rata 830 gram /ekor dengan FCR 2,7. Sehingga dalam pencapaian berat panen 830 gram /ekor membutuhkan pakan 2,3 kg /ekor.
  8. Pakan yang digunakan dalam ternak tersebut jenis pabrikan dan racikan sendiri.
  9. Lahan milik pribadi  dan peternakan dikelola sendiri.

2. Biaya

a. Biaya Tetap

No.Jenis BiayaHarga (Rp)Umur Ekonomi (Tahunan)PenyusutanPeriode
1 Tahun (Rp)1 Periode (Rp)
1Kandang Pembesaran ukuran 100 m²15.000.000151.000.000250.000
2Feeder troy 15 buah @14.000210.000542.00010.500
3.Tempat pakan kapasitas 5 kg 40 buah @20.000800.0005160.00040.000
4.Tempat minum kapasitas dua galon 40 buah @22.000880.0005176.00044.000
5.Pemanas Semawar500.0005100.00025.000
6.Terpal 1 rol1.000.0005200.00050.000
Jumlah18.390.0001.678.000419.500

b. Biaya Variabel per Periode

No.Jenis BiayaSatuanJumlahHarga Satuan (Rp)Total Biaya (Rp)
1.DOC KUBEkor1.0008.0008.000.000
2.Complete Feedkarung/50 kg x 12 bulan450.0005.400.000
3.Pakan Finisherkarung/50 kg x 34 karung400.00013.600.000
4.Vaksin, vitamin, obat – obatan, sekam, gas elpijiper ekor700700.000
Jumlah27.700.000

Catatan:
– Kebutuhan 12 karung starter: konsumsi DOC bulan pertama 0,6 kg/ekor × 1.000 ekor = 600 kg = 12 karung.
– Kebutuhan 34 karung finisher: konsumsi usia 1 bulan–panen 1,7 kg/ekor × 1.000 ekor = 1.700 kg = 34 karung.
– Angka 1,7 kg diperoleh dari kebutuhan pakan 2,3 kg/ekor dikurangi konsumsi bulan pertama 0,6 kg.

c. Biaya Total

Biaya Total = Biaya Tetap + Biaya Variabel
= Rp 419.500 + Rp 27.700.000
= Rp 28.119.500

3. Penerimaan

Penerimaan = Volume produksi × Harga jual
= 788,5 kg × Rp 40.000/kg
= Rp 31.540.000

4. Laba

Laba per periode = Penerimaan – Biaya Total
= Rp 31.540.000 – Rp 28.119.500
= Rp 3.420.500

Laba per tahun = Laba per periode × 4 periode
= Rp 3.420.500 × 4
= Rp 13.682.000

5. Kelayakan Usaha KUB Pedaging

a. R/C Ratio
R/C = Total Penerimaan : Total Biaya
= Rp 31.540.000 : Rp 28.119.500
= 1,12

Nilai 1,12 menunjukkan bahwa setiap rupiah biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,12.

b. BEP Harga Produksi
BEP Harga = Biaya Total : Jumlah Produksi
= Rp 28.119.500 : 788,5 kg
= Rp 35.662/kg

Titik impas tercapai apabila harga jual ayam KUB minimal Rp 35.662/kg.

c. BEP Volume Produksi
BEP Volume = Biaya Total : Harga Jual per Unit
= Rp 28.119.500 : Rp 40.000
= 703 kg

Titik impas tercapai saat jumlah ayam KUB yang terjual sebanyak 703 kg.

Seputar info tentang ayam KUB

Analisis Usaha Ayam KUB Petelur 1000 Ekor

Selain dijadikan pedaging, ayam KUB juga sangat potensial sebagai ayam petelur. Berikut analisis usaha untuk segmen KUB Petelur dengan populasi 1.000 ekor.

1. Asumsi

  • Usaha dimulai dengan pembelian ayam KUB dara (pullet) calon petelur sejumlah 1.000 ekor.
  • Satu periode produksi atau masa produktif ayam KUB petelur kurang lebih 1,5 tahun.
  • Rata-rata produktivitas bertelur sekitar 50%.
  • Tingkat kematian (mortalitas) 10%.
  • Lahan milik sendiri. Kandang yang digunakan sistem baterai.
  • Usaha dijalankan langsung oleh pemilik. Sebagai patokan, satu orang bisa merawat hingga 2.000 ekor ayam petelur.

2. Biaya

a. Biaya Tetap

No. Jenis Biaya Harga (Rp) Umur Ekonomi (Tahun) Penyusutan 1 Tahun (Rp) Penyusutan 1 Periode (Rp)
1 Kandang KUB Baterai 19.000.000 10 1.900.000 2.850.000
2 Kandang Penaungan 100.000.000 10 10.000.000 15.000.000
3 Egg tray 10 buah 1.000.000 10 100.000 150.000
4 Perlengkapan lain-lain 2.000.000 10 200.000 300.000
Jumlah 122.000.000 10 12.200.000 18.300.000

b. Biaya Variabel per Periode

No. Jenis Biaya Satuan Jumlah Harga Satuan (Rp) Total Biaya (Rp)
1 Ayam KUB Dara (Pullet) Ekor 1.000 100.000 100.000.000
2 Kebutuhan pakan ayam KUB petelur karung 50 kg* 1.080 300.000 324.000.000
3 Vaksin, vitamin, dan obat-obatan Ekor 1.000 3.000 3.000.000
Jumlah 427.000.000

*) Kebutuhan 1.080 karung diperoleh dari: total konsumsi selama masa produksi 1,5 tahun (540 hari) × kebutuhan pakan 100 g/ekor/hari = 54 kg × 1.000 ekor = 54.000 kg = 1.080 karung kemasan 50 kg.

c. Biaya Total

Biaya Total = Biaya Tetap + Biaya Variabel
= Rp 18.300.000 + Rp 427.000.000
= Rp 445.300.000

3. Penerimaan

Penerimaan dari penjualan telur:
= 170.000 butir × Rp 3.000/butir
= Rp 510.000.000

Penjualan indukan afkir:
= 900 ekor × Rp 49.000/ekor
= Rp 44.100.000

Total Penerimaan = Rp 510.000.000 + Rp 44.100.000 = Rp 554.100.000

4. Laba

Laba per periode = Penerimaan – Biaya Total
= Rp 554.100.000 – Rp 445.300.000
= Rp 108.800.000

Laba per tahun = Laba per periode × 0,75
= Rp 108.800.000 × 0,75
= Rp 81.600.000

5. Kelayakan Usaha KUB Petelur

a. R/C Ratio
R/C = Total Penerimaan : Total Biaya
= Rp 554.100.000 : Rp 445.300.000
= 1,24

Nilai 1,24 menunjukkan bahwa setiap rupiah biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,24.

b. BEP Harga Produksi
BEP Harga = Biaya Total : Jumlah Produksi
= Rp 445.300.000 : 170.000 butir
= Rp 2.619/butir

Titik impas tercapai apabila harga jual telur minimal Rp 2.619/butir.

c. BEP Volume Produksi
BEP Volume = Biaya Total : Harga Jual per Butir
= Rp 445.300.000 : Rp 3.000
= 148.433 butir

Titik impas tercapai saat jumlah telur yang terjual sebanyak 148.433 butir.

Perbandingan Dua Segmen Usaha Ayam KUB

Berikut ringkasan perbandingan antara usaha KUB Pedaging dan KUB Petelur untuk 1.000 ekor, agar kamu lebih mudah memilih:

Aspek KUB Pedaging KUB Petelur
Modal Awal ± Rp 28,1 juta/periode ± Rp 445,3 juta/periode
Durasi Periode 2,5 bulan (4× setahun) 1,5 tahun
Laba per Periode Rp 3.420.500 Rp 108.800.000
Laba per Tahun Rp 13.682.000 Rp 81.600.000
R/C Ratio 1,12 1,24
Cocok untuk Modal kecil, perputaran cepat Modal besar, hasil lebih stabil

Segala sesuatunya mampu berjalan sesuai yang diharapkan melalui kerja keras, strategi budi daya, dan pemasaran yang benar. Angka di atas merupakan simulasi dan bisa bervariasi sesuai perkembangan harga input produksi dan harga jual di daerahmu masing-masing.

FAQ Usaha Ayam KUB | Untuk Pemula & Peternak

FAQ – Analisa Usaha Ayam KUB

Untuk Pemula & Peternak

Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk beternak ayam KUB?

Tergantung skala usaha. Misalnya, untuk 100 ekor bisa dimulai dengan modal Rp 3–5 juta, termasuk kandang, pakan, dan DOC. Artikel menyajikan simulasi lengkapnya.

Berapa lama ayam KUB mulai bertelur?

Rata-rata ayam KUB mulai produksi telur pada usia 4,5–5 bulan. Ini lebih cepat dibandingkan ayam kampung biasa, sehingga perputaran modal bisa lebih cepat.

Apakah ayam KUB cocok dipelihara di pekarangan rumah?

Sangat cocok! Ayam KUB bisa dipelihara dalam skala rumahan dengan sistem semi-intensif, baik di kandang postal maupun ren.

Bagaimana proyeksi keuntungan dari usaha ayam KUB?

Dengan manajemen baik, peternak bisa balik modal dalam 4–6 bulan. Artikel memuat analisa laba dari penjualan telur dan potensi indukan.

Apa tantangan terbesar dalam beternak ayam KUB?

Beberapa tantangan mencakup:

  • Pemilihan bibit berkualitas
  • Pengaturan pakan seimbang
  • Pengendalian penyakit

Namun, ayam KUB tergolong tahan penyakit dan adaptif terhadap lingkungan tropis.

Di mana bisa membeli bibit ayam KUB yang terpercaya?

Bibit ayam KUB bisa dipesan di hobiternak.com, tersedia dalam jumlah kecil hingga besar, dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia dengan garansi pengiriman.

Informasi lebih lengkap terkait harga, pemesanan, pengiriman, dan lainnya silakan hubungi Customer Service hobiternak.com di bawah ini:

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

4.7/5 - (18 votes)

Tinggalkan komentar

WhatsApp Chat Sekarang via WA