Makanan Ayam Cemani

Bagaimana Asal-usul atau Sejarah Ayam Cemani?

Sejarah Ayam Cemani? Bagaimana asal usul Ayam Cemani? Baiklah, daripada kita tanya jawab di sini, langsung saja berikut penjelasannya. Ayam Cemani merupakan salah satu jenis ayam hias yang berasal dari Indonesia yang mempunyai warna hitam. Lebih tepatnya, asal daerah ayam cemani ini berasal dari Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dan sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pemilik pertama ayam ini adalah seorang petapa sakti yang gemar memelihara ayam yang berwarna hitam yaitu Ki Ageng Mangkuhan. Namun, saat itu ayam hitam milik Ki Ageng Mangkuhan memiliki paruh berwarna putih, jadi tidak sekujur tubuh berwarna hitam.

Suatu hari, Ki Ageng Mangkuhan sedang bertapa di makam keramat. Lalu beliau mendapat wangsit untuk mengobati penyakit putra semata wayang Panembahan Hargo  Pikukuh yang bernama Lintang Katon dengan memakai ayam hitam miliknya. Entah bagaimana cara mengobatinya, ternyata penyakit Lintang Katon sembuh. Sejak saat itulah ayam hitam tersebut dijadikan lambang kesembuhan.

Setelah berhasil mengobati, ayam hitam tersebut dikawinkan dengan ayam lainnya yang sama sama memiliki warna hitam. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelestariannya dan bisa digunakan untuk mengobati penyakit di masa mendatang. Dari hasil perkawinan tersebut, ayam yang menetas justru berwarna hitam legam, termasuk paruhnya juga berwarna hitam. Oleh karena itu ayam tersebut diberi nama ayam cemani, yang diambil dari bahasa sansekerta yang artinya hitam legam. Hal inilah yang menjadikan semakin berkembangnya isu mengenai misteri ayam cemani.

Saat ini jumlah ayam cemani semakin berkurang, karena sedikit sekali yang beternak dan terlalu banyak yang membunuh ayam cemani entah digunakan untuk sesajen, tumbal, upacara dan lainnya. Oleh karena itu tidak heran jika harganya sangat mahal. Hal itu disebabkan karena perkembang biakkannya cukup terbatas dan hanya di beberapa wilayah Indonesia dan Eropa saja.

Daging ayam cemani sebenarnya bisa dikonsumsi. Menurut sebagian orang, mereka mempercayai banyak sekali manfaat daging ayam cemani untuk kesehatan tubuh. Rasa daging ayam cemani hampir sama dengan daging ayam kampung pada umumnya. Mungkin banyak yang menolak, entah karena harganya yang mahal atau karena warna dagingnya yang hitam legam memberikan kesan menjijikkan atau menakutkan jika dimakan. Meskipun manfaat ayam cemani sangat banyak, namun rasa dagingnya tidak aneh atau pahit seperti obat.

Sejarah Ayam Cemani
Ayam Cemani Dewasa

Mengapa warnanya hitam sedangkan telur ayam cemani berwarna putih ?

Mungkin sebagian orang masih bertanya-tanya, mengapa dan bagaimana warna ayam cemani bisa hitam? Secara ilmiah, warna hitam pada ayam cemani terjadi akibat dari bermutasinya gen ‘endothelian-3’ (EDN-3). Gen inilah yang membuat lapisan sel epidermis di seluruh bagian tubuh ayam cemani menghasilkan pigmen hitam yang dominan. Ayam cemani menghasilkan EDN-3 dengan jumlah 10 kali dari ayam pada umumnya. Hal inilah yang menjadikannya hitam legam.

Dan yang paling mengherankan dari ayam cemani adalah telurnya yang berwarna putih. Telur ayam cemani memiliki warna sama dengan telur ayam pada umumnya, yaitu berwarna putih tulang atau krem dengan bintik merah muda. Ketika diteliti lebih lanjut dengan cara melihat bagian dalamnya pun tetap sama dengan telur ayam pada umumnya. Warna hitam baru muncul setelah embrio ayam cemani muncul.

Menurut penelitian warna telur putih disebabkan karena proses fibromelanosis yang terjadi pada sel ayam dan tidak menular ke cangkang telur. Hal ini disebabkan cangkang telur terdiri dari kristal kalsium karbonat yang pada dasarnya sama di semua jenis ayam.

Selain itu juga sudah beredar mengenai warna darah ayam cemani juga hitam. Hal itu hanya mitos, karena sebenarnya warna darah ayam cemani adalah merah tua, sama dengan warna darah pada umumnya.

Harga ayam cemani yang biasa ditawarkan sangat mahal, hanya orang tertentu saja yang bisa membelinya. Sejak dahulu, ayam cemani digemari atau dipelihara oleh kaum bangsawan atau kerajaan. Oleh karena itu ayam cemani membawa keberuntungan. Hal ini juga merupakan salah satu mitos ayam cemanikarena masalah rezeki sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Jadi, sebagai calon pembeli Anda harus hati-hati ketika ada seseorang yang menawarkan ayam cemani yang memiliki 100% warna hitam pada sekujur tubuhnya dan dengan harga yang sangat mahal, sebaiknya Anda hindari. Begitu pula dengan calon peternak, apabila ada konsumen yang memesan ayam cemani dengan darah atau lidah hitam, sebaiknya Anda tolak, meskipun akan dibayar dengan harga yang mahal. Karena hal tersebut dapat menjerumuskan penjual dan pembeli masuk ke jurang kesesatan.

Dilihat kondisi sekarang, permintaan ayam cemani yang tinggi dan tidak diimbangi dengan penawaran menjadikan hal ini peluang bagi Anda untuk memulai bisnis beternak ayam cemani. Ayam cemani merupakan salah satu aset asli Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Cara merawat ayam cemani cukup mudah. Tidak ada makanan khusus ayam cemani seperti beras ketan hitam, cumi-cumi, atau kluwak.  Kami sebagai peternak ayam cemani hanya memberikan pakan voer atau BR atau biasa disebut kosentrat ayam dan kami tidak memberikan pakan khusus. Meskipun demikian, hasil ternak ayam cemani kami juga bagus, sehat, dan tumbuh dengan baik. Ketika masih DOC atau anakan, pakan ayam cemani yaitu kosentrat murni. Ketika sudah memasuki usia tiga minggu lebih, barulah pakan ayam cemani bisa dicampur dengan pakan tambahan seperti jagung giling, bekatul, dan lain-lain.

Selain itu, ketika beternak juga harus memperhatikan kandang. Kandang tidak harus mahal dan mewah. Anda bisa membuat kandang sederhana namun berkualitas. Maksud berkualitas disini yaitu memenuhi persyaratan kandang yang baik bagi hewan ternak. Kandang bagi hewan ternak diibaratkan rumah bagi manusia. Semakin nyaman kandang, maka semakin bagus pula pertumbahannya. Kandang ayam cemani juga harus memperhatikan umur ayam cemani tersebut. Apabila masih DOC maka anakan tersebut harus diletakkan dalam kandang box yang telah diberi lampu sebagai penghangat. Hal tersebut dilakukan karena anakan ayam cemani sangat rentan dengan suhu rendah.

Setelah berumur sekitar 3 bulan, ayam cemani dipindahkan di kandang umbaran, yaitu kandang yang memuat lebih banyak lagi. Ketika ayam akan dikawinkan, maka ayam cemani dipindah ke kandang yang lebih kecil  lagi, yaitu cukup untuk ditempati 6 ekor ayam dengan 1 ekor jantan dan 5 ekor betina. Mengawinkan ayam cemani pada umumnya terdapat dua cara, yaitu inseminasi buatan atau secara alami.

Sejarah Ayam Cemani
Ayam Cemani Dewasa

Dan jika Anda ingin mencoba menetaskan telur ayam cemani, kami menyediakan telur ayam cemani yang siap di tetaskan baik dengan indukan ayam lain maupun dengan mesin penetas telur. Bagi anda yang lebih memilih bibit atau anakan ayam cemani kami juga bisa mengirimkan ke seluruh daerah di Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Untuk ayam cemani dewasa juga bisa Anda pesan di jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam cemani terbaru dan hubungi kami sekarang di:

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812-2028-8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

Kata terkait:
misteri ayam cemani, asal daerah ayam cemani, cara merawat ayam cemani, daftar harga ayam cemani, manfaat daging ayam cemani, darah ayam cemani, manfaat ayam cemani, telur ayam cemani,

<Duwi Kristinawati>

Ringkasan Produk
product image
Peringkat
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
5 based on 1 votes
Produsen
hobiternak.com
Nama Produk
Jual Telur, Anakan, Remaja hingga usia Dewasa Ayam Cemani
No HP
0856 4772 3888
Metode Pemesanan
Pre-Order Only

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: