Terbit: 20 Februari 2018 • Update: 18 Juli 2026
Keberhasilan dalam beternak bebek tidak hanya ditentukan oleh kualitas bibit, tetapi juga oleh cara pemeliharaan sejak bebek masih berumur satu hari (DOD) hingga memasuki masa produksi telur.
Kesalahan dalam pemberian nutrisi maupun manajemen pemeliharaan pada masa pertumbuhan dapat menyebabkan bebek terlambat mencapai kematangan kelamin sehingga produksi telur tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Oleh karena itu, peternak perlu memahami setiap tahapan pemeliharaan agar pertumbuhan bebek berlangsung optimal.
JUAL DOD / BIBIT BEBEK PETELUR
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Tiga Faktor Penentu Keberhasilan Ternak Bebek
Dalam usaha ternak bebek secara intensif, terdapat tiga faktor utama yang sangat menentukan keberhasilan pemeliharaan, yaitu:
- Pakan berkontribusi sekitar 30% terhadap keberhasilan usaha.
- Bibit bebek berkontribusi sekitar 20%.
- Manajemen pemeliharaan, termasuk kandang, teknik pemeliharaan, dan keterampilan peternak, berkontribusi sekitar 50%.
Ketiga faktor tersebut saling berkaitan. Bibit yang baik tidak akan menghasilkan performa maksimal tanpa pemberian pakan dan manajemen pemeliharaan yang tepat.
Tahapan Pemeliharaan Bebek dari DOD hingga Bertelur
Secara umum, pemeliharaan bebek dibagi menjadi tiga fase, yaitu:
- Pemeliharaan bebek saat masih DOD (Day Old Duck).
- Pemeliharaan bebek pada masa pertumbuhan.
- Pemeliharaan bebek pada masa produksi telur.
Setiap fase memiliki kebutuhan kandang, pakan, dan perawatan yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan umur bebek.
1. Pemeliharaan Bebek Saat Masih DOD (Day Old Duck)
Fase DOD merupakan masa awal yang sangat menentukan keberhasilan ternak bebek. Anak bebek yang baru menetas membutuhkan penanganan khusus agar dapat tumbuh sehat dan memiliki perkembangan yang optimal.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada masa DOD meliputi suhu kandang, kondisi lingkungan, ventilasi, serta luas kandang.
Pada fase ini, DOD sebaiknya dipelihara di dalam box pemanas yang dilengkapi lampu sebagai sumber penghangat.
Pemanas digunakan hingga bebek berumur sekitar 3 minggu, sedangkan setelah memasuki usia 4 minggu, lampu cukup digunakan sebagai penerangan.
Selain itu, kepadatan kandang juga perlu diperhatikan. Untuk DOD berusia 1 hari hingga 4 minggu, luas kandang yang disarankan adalah sekitar 1 meter persegi untuk 10 ekor bebek agar pertumbuhan tidak terganggu.
Cara Menangani DOD Bebek Setelah Tiba di Lokasi
Apabila DOD dibeli dari daerah yang cukup jauh, sebaiknya jangan langsung diberikan pakan setelah tiba di lokasi.
Langkah pertama yang disarankan adalah memberikan air minum segar yang dicampur gula jawa. Cara ini bertujuan membantu mengurangi stres akibat perjalanan dan perpindahan lingkungan.
Setelah sekitar 1 jam, barulah DOD dapat diberikan pakan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhannya.
Perlakuan sederhana ini dapat membantu DOD beradaptasi dengan lingkungan baru sebelum memasuki masa pemeliharaan berikutnya.
2. Pemeliharaan Bebek pada Masa Pertumbuhan (Usia 5–22 Minggu)
Setelah melewati fase DOD, bebek memasuki masa pertumbuhan yang berlangsung pada usia 5 hingga 22 minggu.
Pada fase ini, bebek tidak lagi dipelihara di dalam box pemanas, melainkan dipindahkan ke kandang berlantai yang menggunakan alas dengan daya serap yang baik.
Alas kandang dapat menggunakan sekam, kemudian dikombinasikan dengan pasir dan kapur. Penggunaan pasir bertujuan agar alas kandang tidak mudah menggumpal, sedangkan kapur berfungsi membantu mengurangi kadar amonia yang berasal dari kotoran bebek.
Komposisi alas kandang yang digunakan yaitu:
- Pasir
- Kapur
- Sekam
dengan perbandingan 1 : 2 : 5 serta ketebalan minimal 20 cm.
Gunakan Kandang yang Nyaman
Pada masa pertumbuhan, kandang bebek petelur sebaiknya hanya digunakan pada malam hari. Sementara itu, pada siang hari bebek dapat diumbar agar dapat bergerak bebas dan bermain di kolam.
Cara ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kandang sehingga bebek tetap merasa nyaman selama masa pertumbuhan.
Luas kandang yang disarankan pada fase ini adalah sekitar 1 meter persegi untuk 6 ekor bebek.
Apabila menyediakan kolam, idealnya 1 meter persegi kolam digunakan untuk sekitar 12 ekor bebek.
Selain itu, usahakan kolam tidak dibuat terlalu dalam agar bebek tidak mengeluarkan energi secara berlebihan saat berenang.
Atur Pemberian Pakan Selama Masa Pertumbuhan
Memasuki fase pertumbuhan, pemberian pakan mulai perlu diatur dan dibatasi sesuai kebutuhan.
Sebagai acuan, berat standar bebek pada usia 20 minggu berkisar antara 1,350–1,400 kg.
Usahakan bebek mencapai bobot standar tersebut agar tidak mengalami keterlambatan memasuki masa produksi telur.
Dengan manajemen kandang yang baik serta pemberian pakan bebek petelur yang sesuai, pertumbuhan bebek akan lebih optimal sebelum memasuki fase bertelur.

3. Pemeliharaan Bebek pada Masa Produksi (Usia 22 Minggu ke Atas)
Bebek yang telah berusia 22 minggu ke atas mulai memasuki masa produksi. Umumnya, bebek akan mulai bertelur pada usia sekitar 23 minggu apabila pertumbuhan dan pemeliharaannya berjalan dengan baik.
Pada fase ini, peternak perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kandang dan pemberian pakan agar produksi telur tetap optimal.
Siapkan Sarang untuk Bertelur
Kandang bebek yang sudah memasuki masa produksi sebaiknya dilengkapi dengan sarang bertelur.
Ukuran sarang yang disarankan adalah sekitar 40 × 40 × 30 cm dengan kapasitas 1 sarang untuk 6 ekor bebek.
Usahakan bebek tetap menggunakan sarang yang sama sejak awal hingga akhir masa bertelur. Hal ini karena bebek termasuk unggas yang cukup peka dan mudah mengalami stres apabila terlalu sering dipindahkan ke sarang yang berbeda.
Atur Pemberian Pakan Selama Masa Produksi
Selain kandang, pemberian pakan juga menjadi salah satu faktor penting pada masa produksi telur.
Pemberian pakan yang dilakukan secara teratur membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan nutrisi dengan produksi telur yang dihasilkan.
Bebek yang sedang aktif bertelur juga memerlukan asupan kalsium dan fosfor dalam jumlah yang cukup. Kekurangan kedua mineral tersebut dapat menyebabkan bebek mengalami gangguan kesehatan, bahkan kelumpuhan.
Selain itu, bebek juga membutuhkan mineral untuk membantu proses pembentukan kulit telur sehingga kualitas telur yang dihasilkan tetap baik.
Apabila dipelihara dengan sistem intensif, bebek petelur dapat berproduksi hingga usia sekitar 74 minggu. Bahkan, apabila manajemen pemeliharaan dilakukan dengan baik, masa produksi tersebut dapat dipertahankan hingga sekitar 144 minggu.
Kesimpulan
Keberhasilan beternak bebek sangat dipengaruhi oleh cara pemeliharaan sejak bebek masih berusia DOD hingga memasuki masa produksi telur.
Setiap fase memiliki kebutuhan yang berbeda, baik dari segi kandang, pemberian pakan, maupun manajemen pemeliharaan.
Apabila pemeliharaan dilakukan dengan sistem intensif, kondisi kesehatan bebek, konsumsi pakan, dan kebutuhan air minum akan lebih mudah dipantau sehingga produktivitas dapat terjaga dengan lebih baik.
Dengan memahami setiap tahapan pemeliharaan, peternak dapat mempersiapkan bebek agar tumbuh optimal dan siap memasuki masa produksi sesuai dengan umur yang diharapkan.
FAQ Seputar Cara Ternak dan Pemeliharaan Bebek
DOD bebek membutuhkan pemanas hingga berusia sekitar 3 minggu. Setelah memasuki usia 4 minggu, lampu umumnya hanya digunakan sebagai penerangan kandang.
Bebek umumnya mulai memasuki masa produksi pada usia sekitar 23 minggu setelah melalui masa pertumbuhan dengan pemeliharaan yang baik.
Pada fase DOD, luas kandang yang disarankan adalah sekitar 1 meter persegi untuk 10 ekor bebek. Sementara pada masa pertumbuhan, luas kandang yang dianjurkan sekitar 1 meter persegi untuk 6 ekor bebek.
Pengaturan pakan bertujuan agar bobot bebek mencapai standar pertumbuhan. Bebek yang memiliki bobot sesuai standar akan lebih siap memasuki masa produksi dan tidak terlambat bertelur.
Ingin Memulai Usaha Ternak Bebek?
Hobi Ternak menyediakan berbagai jenis DOD bebek berkualitas, mulai dari Bebek Peking, Bebek Hibrida, Bebek Lokal Jantan, DOD Lokal Betina Campbell, hingga DOD Lokal Betina Mojosari yang siap dikirim ke berbagai wilayah Indonesia melalui jasa kargo hewan terpercaya dengan garansi hidup sesuai syarat dan ketentuan.
Apabila Anda membutuhkan informasi mengenai stok terbaru, harga DOD bebek, konsultasi pemeliharaan, maupun pengiriman ke daerah Anda, silakan hubungi tim Customer Service Hobi Ternak. Kami siap membantu Anda memilih bibit bebek yang sesuai dengan kebutuhan usaha ternak Anda.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.








