6 Tips Ternak Bebek Petelur Agar Bertelur Setiap Hari

Terbit: 20 Februari 2018 • Update: 8 Juli 2026

Ternak bebek petelur menjadi salah satu kegiatan yang banyak dikembangkan oleh masyarakat di Indonesia. Selain cara pemeliharaannya yang relatif mudah, usaha ternak bebek petelur juga memiliki peluang keuntungan dari produktivitas telur maupun penjualan daging ketika bebek memasuki masa afkir.

Permintaan terhadap DOD atau bibit bebek petelur juga terus mengalami peningkatan. Hasil dari usaha ternak bebek tidak hanya berupa telur dan daging, tetapi juga dapat dimanfaatkan dari bulu bebek maupun kotorannya yang berfungsi sebagai pupuk tanaman.

JUAL DOD / BIBIT BEBEK PETELUR

Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*

Salah satu jenis bebek petelur yang memiliki produktivitas tinggi adalah Bebek Mojosari. Jenis bebek ini banyak dipelihara untuk menghasilkan telur.

Saat ini, ternak bebek petelur cukup diminati oleh peternak di Indonesia, baik peternak pemula maupun peternak yang sudah berpengalaman.

Dalam pemeliharaannya, terdapat beberapa sistem yang dapat diterapkan, mulai dari ternak bebek petelur modern, sistem tradisional, hingga cara ternak bebek petelur kering. Perbedaan sistem pemeliharaan tersebut tentu dapat memengaruhi hasil telur yang diperoleh.

Bebek Mojosari merupakan jenis bebek petelur yang memiliki jumlah produktifitas tinggi
Bebek Mojosari merupakan jenis bebek petelur yang memiliki jumlah produktifitas tinggi

Apakah Bebek Petelur Bisa Bertelur Setiap Hari?

Ternak bebek petelur memang dapat dijadikan sebagai mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Namun, sebelum memulai usaha ternak, peternak sebaiknya menyiapkan segala sesuatunya dengan perencanaan yang terperinci.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain pembuatan kandang, sarana dan prasarana kandang, manajemen pakan, serta pengendalian terhadap bebek yang terserang penyakit.

Pada umumnya, bebek petelur dapat menghasilkan satu butir telur dalam sehari. Agar jumlah telur yang dihasilkan tetap stabil, peternak perlu memperhatikan jenis pakan serta kandungan nutrisi yang diberikan.

Kebutuhan pakan bebek petelur perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi bebek. Pakan menjadi salah satu faktor yang menunjang pertumbuhan dan produktivitas bebek agar dapat bertelur.

Pada usia produksi atau fase layer, bebek petelur membutuhkan sekitar 18% protein dan jumlah kebutuhan pakan sekitar 150 gram per ekor.

Sistem Pemeliharaan Bebek Petelur

Pola pemeliharaan bebek petelur dapat dibagi menjadi dua, yaitu pemeliharaan secara intensif dan ekstensif.

Jika tujuan pemeliharaan adalah memfokuskan pada produktivitas telur, peternak dapat menerapkan sistem pemeliharaan intensif.

Cara ternak bebek petelur modern atau sistem intensif juga dapat diaplikasikan pada lahan yang sempit di daerah perkotaan. Dengan sistem intensif, pertumbuhan dan pemeliharaan bebek akan lebih terkontrol oleh peternak, termasuk dalam pemberian pakan dan minum.

Sementara itu, pemeliharaan bebek dengan sistem angon biasanya dilakukan oleh peternak tradisional yang berada di daerah pedesaan.

Bagaimana Cara Agar Bebek Cepat Bertelur?

Pada umumnya, bebek akan mulai bertelur ketika menginjak usia 6 bulan. Sedangkan puncak bertelur terjadi pada usia sekitar 12 bulan.

Setelah itu, bebek akan mengalami moulting atau rontok bulu. Pada saat bebek mengalami rontok bulu, peternak tidak perlu khawatir karena setelah proses tersebut bebek akan memproduksi telur seperti biasanya.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung bebek agar cepat bertelur adalah pemberian pakan yang mengandung gizi dan protein tinggi. Pemberian pakan juga perlu disesuaikan dengan usia bebek.

Pada umumnya, bebek akan mulai bertelur ketika menginjak usia 6 bulan. Sedangkan puncak bertelur terjadi pada usia sekitar 12 bulan.

Setelah itu, bebek akan mengalami moulting atau rontok bulu. Pada saat bebek mengalami rontok bulu, peternak tidak perlu khawatir karena setelah proses tersebut bebek akan memproduksi telur seperti biasanya.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung bebek agar cepat bertelur adalah pemberian pakan yang mengandung gizi dan protein tinggi. Pemberian pakan juga perlu disesuaikan dengan usia bebek.

Fase Pemeliharaan Bebek

FaseUsia
Starter (anakan bebek)1–4 minggu
Grower (bebek dara/remaja)5–22 minggu
Layer (bebek petelur dewasa)24–144 minggu

Namun, cara ternak bebek petelur agar menghasilkan telur bukan hanya dipengaruhi oleh pemberian pakan. Ada beberapa faktor lain yang juga perlu diperhatikan dalam pemeliharaan.

Berikutnya, kita akan membahas 6 tips ternak bebek petelur agar cepat bertelur yang dapat diterapkan dalam pemeliharaan.

Bebek Mojosari merupakan bebek petelur unggul yang berasal dari esa Mondopuro, Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur
Bebek Mojosari merupakan bebek petelur unggul yang berasal dari esa Mondopuro, Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur

6 Tips Ternak Bebek Petelur Agar Cepat Bertelur

1. Usahakan Bebek Selalu di Dalam Kandang

Dalam menerapkan pola pemeliharaan, sebaiknya bebek tetap dipelihara di dalam kandang. Peternak tidak perlu mengumbar atau meliarkan bebek.

Hal ini bertujuan agar bebek lebih fokus dalam produktivitas telurnya.

2. Berikan Pakan Berupa Ransum

Ransum merupakan salah satu hal penting dalam pertumbuhan bebek. Dalam pembuatannya, peternak dapat memilih formula yang sesuai dengan potensi bahan pakan yang tersedia di sekitar lokasi peternakan.

Usahakan formula ransum pakan ternak bebek petelur sesuai dengan takaran gizi dan nutrisi yang dibutuhkan bebek.

Pembuatan formula pakan ternak bebek petelur tidak lepas dari campuran konsentrat bebek petelur. Gizi yang terkandung dalam konsentrat dapat menunjang produktivitas telur bebek.

3. Atur Jadwal Pemberian Pakan

Dalam pemberian pakan, sebaiknya dilakukan secara teratur sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pada waktu pagi, siang atau malam.

Pemberian pakan dapat berupa konsentrat ataupun ransum makanan yang telah disusun dengan baik.

4. Berikan Pakan Ransum Tepat pada Waktunya

Dalam memberikan pakan bebek, usahakan ransum tidak dibiarkan terlalu lama, terutama apabila diberikan dalam bentuk ransum.

Ransum yang terlalu lama dapat menjadi basi. Selain itu, ransum yang tidak habis atau terlalu lama dibiarkan juga dapat menimbulkan jamur sehingga dapat memberikan efek buruk bagi bebek.

5. Pastikan Ketersediaan Minum

Jangan lupa menyediakan minum untuk bebek. Dalam memberikan minum, sebaiknya jangan berlebihan karena dapat menyebabkan kandang bebek menjadi becek.

Air sangat penting dalam proses kegiatan beternak. Adanya sumber air yang dekat dengan kandang akan memudahkan peternak dalam mengambil air untuk minum maupun untuk membersihkan kandang.

Usahakan air minum bebek selalu dalam keadaan bersih sehingga tetap higienis.

Selain itu, peternak juga dapat menambahkan vitamin ke dalam air minum. Hal ini dilakukan agar daya tahan bebek tetap kuat di segala kondisi.

6. Buang Pakan Sisa Bebek

Jika pakan ternak bebek petelur yang diberikan masih tersisa atau tidak habis, sebaiknya segera dibuang atau dapat diberikan kepada hewan ternak lain.

Pakan yang terlalu lama akan menjadi basi sehingga dapat mengurangi kadar nutrisi yang ada di dalam pakan. Selain itu, pakan yang terlalu lama juga dapat menimbulkan bibit penyakit.

DOD Bebek Mojosari yang dipelihara dengan baik menggunakan lampu bohlam sebagai penghangat
DOD Bebek Mojosari yang dipelihara dengan baik menggunakan lampu bohlam sebagai penghangat

Pentingnya Mempersiapkan Skala Ternak

Sebelum memutuskan untuk beternak bebek petelur, peternak sebaiknya mempersiapkan perencanaan usaha terlebih dahulu.

Salah satunya adalah dengan melakukan analisa ternak bebek petelur 100 ekor. Apabila jumlah tersebut dirasa terlalu tinggi, peternak dapat memulai ternak bebek petelur skala rumahan dengan jumlah 50 ekor.

Dengan melakukan perencanaan terlebih dahulu, peternak dapat menyesuaikan jumlah bebek yang dipelihara dengan kemampuan dan kondisi yang dimiliki.

Kandang Bebek Petelur Juga Perlu Diperhatikan

Pakan memang menjadi salah satu faktor dalam perkembangan bebek yang akan bertelur. Namun, peternak juga harus memperhatikan tipe kandang bebek petelur yang baik.

Kandang bebek petelur yang baik akan menunjang produktivitas telur yang dihasilkan bebek.

Usahakan kandang memiliki tempat yang memberikan kenyamanan, jauh dari pemukiman penduduk, aman dari serangan binatang buas, serta cukup mendapatkan sinar matahari.

Kesimpulan

Beternak bebek petelur membutuhkan persiapan dan manajemen pemeliharaan yang baik agar produktivitas telur dapat berjalan dengan optimal.

Bebek petelur pada umumnya dapat menghasilkan sekitar satu butir telur dalam sehari. Untuk mendukung produktivitas tersebut, peternak perlu memperhatikan pemberian pakan, jadwal pemberian pakan, ketersediaan air minum, kondisi kandang, serta kebersihan pakan.

Enam tips yang dapat diterapkan yaitu:

  1. Usahakan bebek selalu berada di dalam kandang.
  2. Berikan pakan berupa ransum.
  3. Atur jadwal pemberian pakan.
  4. Berikan pakan ransum tepat pada waktunya.
  5. Pastikan ketersediaan minum.
  6. Buang pakan yang tersisa.

Selain manajemen pakan, peternak juga perlu memperhatikan kondisi kandang. Kandang sebaiknya memberikan kenyamanan, jauh dari pemukiman penduduk, aman dari serangan binatang buas, dan cukup mendapatkan sinar matahari.

Bekatul merupakan limbah atau ampas kulit padi yang telah diproses/ digiling menjadi butiran-butiran halus dan kegunaannya sebagai pakan hewan ternak seperti Bebek Petelur.
Bekatul merupakan limbah atau ampas kulit padi yang telah diproses/ digiling menjadi butiran-butiran halus dan kegunaannya sebagai pakan hewan ternak seperti Bebek Petelur.

FAQ Seputar Bebek Petelur Agar Bertelur Setiap Hari

1. Apakah bebek petelur bisa bertelur setiap hari?

Pada umumnya, bebek petelur dapat menghasilkan sekitar satu butir telur dalam sehari. Namun, produktivitas tidak selalu sama pada setiap bebek karena dapat dipengaruhi oleh usia, pakan, nutrisi, kondisi kesehatan, sistem pemeliharaan, dan kondisi kandang.

2. Umur berapa bebek mulai bertelur?

Pada umumnya, bebek mulai bertelur ketika memasuki usia sekitar 6 bulan. Puncak produksi telur terjadi sekitar usia 12 bulan.

3. Berapa kebutuhan pakan bebek petelur usia produksi?

Pada usia produksi atau fase layer, kebutuhan pakan yang disebutkan dalam artikel ini sekitar 150 gram per ekor per hari dengan kebutuhan protein sekitar 18%.

4. Apakah pakan menjadi faktor utama agar bebek cepat bertelur?

Pakan merupakan salah satu faktor penting karena nutrisi yang diberikan berhubungan dengan pertumbuhan dan produktivitas bebek. Namun, produktivitas telur tidak hanya dipengaruhi pakan. Sistem pemeliharaan, air minum, kondisi kandang, kesehatan, dan manajemen harian juga perlu diperhatikan.

5. Lebih baik bebek petelur dipelihara di dalam kandang atau diumbar?

Jika tujuan utama adalah memfokuskan pemeliharaan pada produktivitas telur, sistem intensif dengan bebek tetap berada di dalam kandang dapat diterapkan. Dengan sistem tersebut, pemberian pakan dan minum dapat lebih mudah dikontrol.

Ingin Memulai Ternak Bebek?

Bagi Anda yang ingin mulai beternak bebek, Hobi Ternak menyediakan DOD Bebek Peking, Hibrida, Lokal Jantan Mojosari, dan Bebek Betina Mojosari.

Pesanan DOD dapat dikirim ke berbagai wilayah Indonesia melalui kargo hewan terpercaya dengan garansi hidup. Untuk informasi harga, pemesanan, maupun konsultasi pemeliharaan DOD bebek, silakan hubungi tim Hobi Ternak.

Siap mulai beternak bebek? Hubungi Hobi Ternak untuk mendapatkan informasi DOD dan konsultasi sesuai kebutuhan Anda.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

4.2/5 - (26 votes)

Tinggalkan komentar

WhatsApp Cek Stok & Harga via WA