Apakah Kandang Ayam Petelur yang Anda Terapkan Sudah Benar?

JUAL PULLET AYAM PETELUR

Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*

Terbit: 18 Juli 2019 • Update: 28 September 2026

Kandang menjadi salah satu bagian penting dalam pemeliharaan ayam petelur. Pemilihan kandang yang tepat perlu disesuaikan dengan usia ayam, jumlah ayam yang dipelihara, serta sistem pemeliharaan yang digunakan.

Kebutuhan kandang pada ayam yang masih berada di periode indukan tentu berbeda dengan ayam yang sudah memasuki fase starter, grower, hingga produksi. Karena itu, sebelum membuat atau memilih kandang, peternak perlu memahami jenis kandang dan kebutuhan ayam pada setiap fase pemeliharaan.

Pertumbuhan ayam membuat kebutuhan ruang dan fasilitas kandang ikut berubah. Kandang yang digunakan untuk DOC tidak dapat disamakan dengan kandang ayam yang sudah memasuki masa produksi.

Selain berdasarkan usia, jenis kandang ayam petelur juga dapat dibedakan berdasarkan konstruksi dan tipe lantainya.

1. Jenis kandang Berdasarkan Konstruksi

A. Kandang Postal

Kandang postal digunakan untuk memelihara ayam secara bersama-sama dalam satu area. Jumlah ayam yang dipelihara dapat mencapai ribuan ekor sehingga kebutuhan ruang perlu diperhatikan.

Kebutuhan ruang pada kandang postal sekitar 250 cm² per ekor. Kandang postal terdiri dari dua jenis, yaitu postal litter dan postal panggung.

Ada dua jenis kandang postal yaitu kandang postal litter dan kandang postal panggung | Jenis kandang postal
Ada dua jenis kandang postal yaitu kandang postal litter dan kandang postal panggung | Jenis kandang postal

B. Kandang Baterai

Kandang baterai memiliki beberapa kompartemen untuk menempatkan ayam. Umumnya, satu ekor ayam ditempatkan dalam satu kompartemen.

Ukuran kandang baterai yang umum digunakan sekitar 40 cm panjang × 20 cm lebar × 30–40 cm tinggi. Kandang juga dapat dibuat untuk kelompok berisi 4–6 ekor ayam dengan luas yang disesuaikan.

Kandang baterai dapat dibuat menggunakan kawat maupun bambu.

Pembuatan kandang baterai bisa menggunakan bahan dasar kawat besi ataupun menggunakan bambu | Kandang Baterai (Kawat)
Pembuatan kandang baterai bisa menggunakan bahan dasar kawat besi ataupun menggunakan bambu | Kandang Baterai (Kawat)

2. Jenis Kandang Berdasarkan Tipe Lantai

Kandang ayam petelur juga dapat dibedakan berdasarkan tipe lantainya. Kandang postal umumnya menggunakan lantai tanah atau semen yang diberi litter, sedangkan kandang postal panggung menggunakan lantai yang dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah.

Pada kandang baterai, lantai kompartemen umumnya menggunakan kawat atau bahan lain sesuai konstruksi kandang.

A. Periode Indukan

Jenis kandang litter adalah jenis kandang yang cukup banyak digunakan di periode indukan yang berupa lantai semen atau kandang rak bertingkat yang di modifikasi sehingga terdapat lantai pada rak kandang.

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan seperti pemanas (brooder), sekat pembatas kandang, bahan litter, termometer, tempat pakan dan minum serta pencahayaan.

Pemanas

Ayam merupakan hewan homeothermic yang mampu mempertahankan suhu tubuhnya. Pada periode indukan, pemanas digunakan untuk membantu menjaga suhu sesuai kebutuhan ayam.

Jenis pemanas yang dapat digunakan antara lain listrik dengan lampu pijar 60–75 watt, gas, batu bara, dan minyak tanah.

Salah satu jenis pemanas yang digunakan adalah Indukan Gas (IG) yang memiliki karakteristik efisien, relatif tenang, tahan lama, dan lebih ramah lingkungan.

Pengatur Suhu (Termometer)

Termometer digunakan untuk mengukur suhu di dalam kandang. Dengan termometer, penggunaan pemanas dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan usia ayam.

Termometer sebagai  Pengatur Suhu di dalam Kandang | Termometer
Termometer sebagai Pengatur Suhu di dalam Kandang | Termometer

Chick Guard

Chick guard berfungsi membantu memusatkan panas sekaligus melindungi anak ayam dari angin dan gangguan hewan lain.

Bentuknya dapat dibuat bulat atau oval agar ayam tidak mudah berkumpul di salah satu sudut. Seiring bertambahnya usia ayam, area chick guard dapat diperluas.

Penggunaan chick guard ini agar ayam terhindar dari serangan hewan pemangsa serta dapat membuat ayam tidak terkena angin kencang | Chick Guard
Penggunaan chick guard ini agar ayam terhindar dari serangan hewan pemangsa serta dapat membuat ayam tidak terkena angin kencang | Chick Guard

Instalasi Tempat Pakan dan Minum

Tempat pakan dapat menggunakan galon atau tray, sedangkan tempat minum dapat menggunakan galon maupun nipple.

Jumlah dan penempatannya perlu disesuaikan dengan jumlah DOC. Peralatan sebaiknya disiapkan secara merata agar minimal 2/3 ayam dapat makan secara bersamaan.

Kardus bekas DOC sebaiknya tidak digunakan sebagai tempat pakan atau minum karena mudah lembap dan dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Sesuaikan tempat makan dan minum dengan jumlah ayam yang kita ternakan | Instalasi tempat makan
Sesuaikan tempat makan dan minum dengan jumlah ayam yang kita ternakan | Instalasi tempat makan

Alas Kandang

Litter membantu menjaga kehangatan kandang dan menyerap air dari kotoran ayam sehingga kotoran lebih cepat kering. Litter juga membantu meminimalkan breast blister dan mendukung perilaku ayam untuk mengais.

Bahan yang dapat digunakan antara lain sekam padi, serbuk gergaji, serutan kayu, dan jerami dengan ketebalan sekitar 5–10 cm.

B. Periode Starter – Grower

Pada periode starter–grower, ayam mulai membutuhkan ruang yang lebih besar seiring pertumbuhan tubuhnya. Ayam yang sebelumnya berada di box dapat dipindahkan ke kandang postal atau kandang baterai grower.

Kandang baterai grower berbentuk persegi panjang dan dapat disusun 2–4 tingkat. Kandang dua tingkat sering dipilih karena lebih memudahkan pemberian pakan, minum, dan pengambilan telur. Periode grower disebutkan berada pada usia 4–15 minggu dan 4–18 minggu.

Kandang baterai dengan tingkat 2 yang biasa peternak gunakan | Ayam makan
Kandang baterai dengan tingkat 2 yang biasa peternak gunakan | Ayam makan

C. Periode Produksi

Pada periode produksi, kandang perlu mendukung aktivitas ayam sekaligus memudahkan peternak dalam pemberian pakan, pengawasan, dan pengambilan telur.

Periode produksi ayam petelur berada pada usia sekitar 15–96 minggu. Sementara itu, ayam kampung sekitar 18–96 minggu, sedangkan ayam Arab sekitar 19–96 minggu.

Selain berdasarkan usia, kandang ayam petelur dapat dipilih berdasarkan sistem pemeliharaannya. Beberapa sistem yang digunakan antara lain baterai, umbaran, dan close house.

Sistem Baterai

Sistem baterai menggunakan kandang dengan beberapa kompartemen sehingga ayam lebih mudah dipantau dan dikelola.

Sistem ini memudahkan pengontrolan ayam, pengaturan pakan, pengamatan produksi, serta pengambilan telur. Sistem baterai juga dapat menghemat penggunaan ruang dan membantu mengurangi kanibalisme.

Kondisi kandang tetap perlu memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan. Atap dapat menggunakan genteng atau asbes.

Kandang ayam petelur menggunakan sistem baterai | Kandang sistem baterai
Kandang ayam petelur menggunakan sistem baterai | Kandang sistem baterai

Sistem Umbaran

Sistem umbaran memberikan ruang yang lebih luas bagi ayam untuk bergerak. Sistem ini membutuhkan lahan yang lebih luas dan tenaga kerja yang lebih banyak.

Biosekuriti juga perlu diperhatikan karena ayam memiliki kontak yang lebih luas dengan lingkungan sekitar. Setiap sistem kandang memiliki kelebihan dan tantangan sehingga penerapannya perlu disesuaikan dengan kondisi peternakan.

Sistem Kandang Close House

Close house merupakan sistem kandang tertutup yang dirancang untuk membantu mengendalikan kondisi lingkungan di dalam kandang.

Sistem ini dapat membantu mengurangi kontak ayam dengan organisme dari luar dan membutuhkan ventilasi yang baik. Namun, biaya penerapannya lebih besar sehingga umumnya digunakan pada peternakan skala besar.

Jika dikombinasikan dengan sistem baterai, close house dapat membantu menghemat ruang, mengurangi kanibalisme, dan memudahkan pengamatan produksi.

Kandang ayam petelur tipe modern atau closed house | Kandang closed house
Kandang ayam petelur tipe modern atau closed house | Kandang closed house
1. Apa saja jenis kandang ayam petelur berdasarkan konstruksinya?

Jenis kandang berdasarkan konstruksinya dapat dibedakan menjadi kandang postal dan kandang baterai.

2. Apa perbedaan kandang postal dan kandang baterai?

Kandang postal digunakan untuk memelihara ayam secara bersama-sama dalam satu area, sedangkan kandang baterai menggunakan beberapa kompartemen untuk menempatkan ayam.

3. Berapa ukuran kandang ayam petelur untuk 50 ekor?

Kebutuhan luas kandang untuk 50 ekor ayam sekitar 10 m² berdasarkan ukuran yang digunakan dalam artikel ini.

4. Berapa ukuran kandang ayam petelur untuk 100 ekor?

Kebutuhan luas kandang untuk 100 ekor ayam sekitar 20 m².

5. Apa saja sistem kandang yang dapat digunakan untuk ayam petelur?

Beberapa sistem yang dapat digunakan yaitu sistem baterai, sistem umbaran, dan sistem kandang close house.

Sedang mencari DOC atau bibit ayam petelur? HobiTernak siap membantu memberikan informasi mengenai ketersediaan dan kebutuhan pemeliharaan ayam petelur.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

*Hasti Nurcahyati*

Bantu menilai artikel ini

Klik bintang di bawah:

Rating: 4.7 / 5. Suara: 15

Belum ada nilai.

Tinggalkan komentar

WhatsApp Cek Stok & Harga via WA