analisis usaha ternak bebek petelur lengkap

Analisis usaha ternak bebek petelur lengkap – Bebek merupakan salah satu unggas yang saat ini bisa dibilang memiliki cukup banyak peminat. Alasan banyak orang memelihara bebek karena telur dan dagingnya sebagai sumber protein hewani. Akibat dari kandungan yang terdapat pada bebek tersebut  menyebabkan peningkatan masyarakat dalam mengkonsumsi bebek. Dari meningkatnya kegemaran tersebut menunjang maraknya usaha peternakan bebek pedaging dan petelur. Tetapi sebelum membahas tentang analisis usaha ternak bebek petelur lengkap tersebut mari kita bahas mulai dari sejarah perkembangan, jenis, dan resiko dari beternak bebek tersebut.

Sejarah Perkembangan Bebek

Itik atau biasa dikenal dengan nama bebek adalah salah satu unggas yang berasal dari Amerika Utara. Jika dibandingkan dengan jenis unggas yang lainnya, penyebaran bebek tergolong begitu luas karena bebek dapat hidup normal pada lingkungan subtropis dan tropis. Tentu tidak heran jika sering kali ditemui didaerah Asia misalkan saja Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam.

Di Indonesia sendiri bebek mulai dikenalkan oleh orang India pada abad VII. Dahulu orang Indonesia mengembangkan bebek ini sebagai motivasi ritual dalam acara keagamaan. Hal ini bisa dilihat di daerah Bali yang mana menggunakan bebek sebagai salah satu bahan dalam perlengkapan dalam ritual keagamaan.

Penyebaran dan pengembangan ternak bebek dalam sejarah bisa di bilang sangat pesat pada masa jaman keemasan Kerajaan majapahit. Di Indonesia sendiri penyebaran ternak bebek dimulai dari Kalimantan Selatan, Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Pemerintah Belanda juga bisa dibilang ikut berperan dalam penyebaran bebek di Indonesia. Penyebaran tersebut melalui kuli-kuli kontrak yang tinggal disumatra khususnya di daerah lampung dan deli pada tahun 1920.

Di indonesia sendiri saat ini sudah banyak yang membudidayakan bebek ini seperti di daerah sumatra (NAD), sumatra utara, kalimantan, sulawesi selatan, bali dan beberapa pulau jawa misalkan saja cirebon, jawa barat, brebes, tegal, jawa timur.

analisis usaha ternak bebek petelur lengkap

Bebek Lokal Mojosari

Jenis – jenis bebek

Berdasarkan golongan nya  bebek ada beberapa jenis, antara lain:

  1. Bebek pedaging
    Adalah bebek yang memiliki pertumbuhan yang  cepat, diantaranya aylesbury, cayuga, orpington, muskovi, peking dsn rouen.
  2. Bebek petelur
    Bebek yang termasuk jenis petelur memiliki postur tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan bebek pedaging. Contohnya saja : campbell dan indian runnur.
  3. Bebek hias
    Bebek hias adalah jenis bebek yang memiliki warna bulu dan bentuk tubuh yang menarik. Misalkan saja calls, East india, mallard, mandarin dan wood duck.

Cara ternak bebek petelur kering

Cara ternak bebek petelur kering juga bisa dibilang dengan metode beternak bebek tanpa menggunakan air. Metode ini dilakukan dengan cara mengandangkan bebek selama pemeliharaan (bebek tidak diumbar). Penyediaan pakan dalam beternak bebek ini didalam kandang. Pakan disediakan berdasarkan dengan formulasi  kandungan yang disesuaikan kebutuhan bebek dan tujuan produksinya. Apakah tujuannya untuk dijadikan bebek petelur atau pedaging.

Dengan cara ini, mungkin biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup besar. Tetapi hal tersebut akan sebanding dengan hasil yang akan didapatkan dengan cara tersebut. Menurut penelitian pemeliharaan satu ekor Bebek yang di pelihara secara tradisional menghasilkan telur kurang lebih 130 butir  sedangkan dengan menggunakan cara ini bisa menghasilkan 200-250 butir per tahunnya. Selain itu dengan cara ini bisa menghemat waktu dan tenaga.

Analisis usaha ternak bebek petelur lengkap

Baca juga :

Berikut ini yang harus dilakukan dalam beternak bebek petelur :

1. Persiapan Untuk Kandang

Hal utama yang harus di persiapkan dalam memulai beternak bebek adalah persiapan kandangnya. Untuk letak kandang diusahakan yang jauh dari tempat tinggal. Hal ini bertujuan untuk menghindari bau yang dihasilkan dari kotoran bebek tersebut. Selain dijauhkan dari lokasi tempat pemukiman penduduk, kandang juga harus dekat dari sumber air. Kandang model ren biasanya yang sering di pilih oleh peternak bebek petelur. Alasan mereka menggunakan kandang jenis ren ini karena dinilai sangat cocok untuk ternak bebek petelur modern. Dalam pembuatan kandang ren terbagi menjadi 2 ruangan, yaitu ruang istirahat (tempat bertelur) dan tempat playangan. Ruang istirahat dibuat seperti rumah menggunakan atap, tinggi atap kisaran 2,5-3 meter. Lantainya dari tanah yang dilapisi alas empuk misalkan saja jerami, sekam, serbuk gergaji atau bisa juga rumput kering. Tujuan dari lantai yang empuk dan kering supaya merangsang bebek cepat bertelur dan telur tidak mudah pecah.

2. Pemilihan Bibit Bebek

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah kandang selesai adalah pemilihan bibit untuk beternak bebek petelur. Jika dijadikan sebagai bebek petelur maka yang diperlukan adalah bebek betinanya. Untuk menghasilkan bebek yang berkualitas sebaiknya membeli bibit dari anakannya atau day old duck (DOD).Berikut ini ciri-ciri bibit bebek yang unggul :
– Badannya tegak dengan kaki yang lurus (tidak bengkok).
– Memiliki mata bulat jernih dan bersinar, mata sedikit cembung, dan tidak mengeluarkan cairan.
– Jika ditekan pada rongga perut terasa kenyal.
– Pada bulu dod harus kering, halus, dan menutup rata.
– Pada hidung tidak mengeluarkan cairan.
– Dubur harus kering.

3. Perawatan Bebek dan Kandang

Area kandang adalah salah satu yang harus diperhatikan dalam beternak bebek petelur. Untuk bebek petelur membutuhkan tempat yang leluasa untuk bergerak. Jadi apabila memiliki kandang yang terlalu padat/ sempit sebaiknya jumlah bebek dikurangi agar dalam produksi telur bisa maksimal.

4. Pemberian Pakan Pada Bebek Petelur

Pakan ternak bebek petelur yang bagus adalah pakan buatan pabrik. Karena pakan buatan pabrik sudah teruji dan terbukti kualitas dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh bebek. Namun, untuk harga kualitas pabrikan ini sangat mahal. Untuk mengakali kita bisa mencampurnya dengan jagung atau bekatul.Namun, untuk bebek berusia baru saja menetas sampai 2 minggu sebaiknya full konsentrat. Setelah diatas 2 minggu bisa dicampur.Untuk mencampur dengan jagung atau bekatul sebaiknya harus di pantau hasil produksinya. Karena apabila pemberian pakan campuran tersebut membuat hasil produksi bebek menurun, maka pemberian pakan tersebut sebaiknya dihentikan.Selain memberikan pakan dari kualitas pabrikan kita juga bisa menambahkan pakan dari hewan misalkan keong,cacing,ikan kecil dan masih banyak lagi. Pakan dari hewan ini di ketahui memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Dari kandungan protein yang tinggi tersebut sehingga cocok dalam pemenuhan gizi bebek.
Analisis usaha ternak bebek petelur lengkap

5. Masa panen bebek petelur

Bebek jenis petelur ini mulai bertelur usia 6 bulan dan untuk waktu bertelurnya lebih suka pagi hari. Apabila bebek sudah bertelur sebaiknya segera diambil hal ini supaya telur tidak pecah atau tertimbun.Dengan beberapa uraian tersebut kita bisa memulai menganalisis usaha untuk mengetahui modal awal ternak bebek petelur tersebut yang harus kita persiapkan. Dengan kita menganalisis kita bisa mempertimbangkan usaha yang kita jalankan tersebut. Analisis usaha ini terdiri dari berbagai macam komponen antara lain : Biaya pakan, Biaya perawatan bebek, Biaya kesehatan dan obat, Biaya peralatan kandang dan biaya karyawan.

Dibawah ini merupakan contoh analisa bebek petelur 100 ekor. Alasan kenapa memulai hanya dengan analisa usaha bebek petelur 100 ekor  karena sebagai pemula dalam menjalankan bisnis ternak bebek ini. Selain itu dengan memulai menganalisa usaha bebek petelur 100 ekor ini kita bisa mencoba menghitungkan berapa untung yang kita peroleh. Disisi lain, setelah mendapatkan hasil dari ternak yang pertama tadi kita juga bisa memutuskan apakah mau menambahkan dalam beternak bebek ini atau berhenti beternak.

Analisa ternak bebek petelur 100 ekor untuk daerah jawa

Asumsi-asumsi

Harga bebek Rp 10.100/ekor

Tanah yang digunakan milik sendiri seluas 200 m2

Masa panen 12 bulan

Harga telur konsumsi Rp 1.800/butir

Pakan hasil racikan 2.500/kg

Tingkat kematian ternak bebek 3 %

Produktivitas rata-rata 70 %

Masa pakai kandang 5 tahun

Penggunaan pakan per 100 ekor sebanyak 16 kg

Gaji pegawai untuk 1 orang Rp 1.400.000

Harga ternak bebek afkir Rp 48.000/ekor

Investasi :

Kandang dan peralatan daya tahan 5 tahun= Rp 6.000.000

Ternak bebek  100 @ 10.100                          = Rp 1.010.000 +

Total Investasi                                                   = Rp 7.010.000

Biaya Operasional

Penyusutan kandang Rp 6.000.000/60        = Rp   100.000

Penyusutan ternak bebek

100 @ (Rp. 48.000-10.100)/12                      = Rp    315.833,3

Biaya Pakan 1x 16 kg @2.500 x 30               = Rp 1.200.000

Listrik dan Air per Bulan                                 = Rp     200.000

Gaji Pegawai                                                    = Rp 1. 400.000+

Total Biaya Operasional                                 = Rp 3.215.833,3

 

Pendapatan per Bulan

Telur 70% x 100 x 30 x 1.800                       = Rp  3.780.000

Ternak bebek Afkir 97 @ Rp 48.000/12     = Rp     388.000+

Total Pendapatan                                          = Rp   4.168.000

Keuntungan per bulan

Total Pendapatan                                          = Rp  4.168.000

Total biaya Operasional                               = Rp  3.215.833,3 –

Keuntungan ternak bebek petelur             = Rp     952.166,7

Dari analisis usaha ternak bebek petelur lengkap diatas selain keuntungan yang di peroleh dalam beternak, tentu ada beberapa resiko ternak bebek yang dialami salah satunya bebek terkena penyakit yang kemudian bisa menyebabkan kematian. Penyakit pada bebek tersebut bisa disebabkan dari virus, bakteri, jamur dan parasit. Penyakit yang disebabkan oleh virus antara lain hepatitis, enteritis, newcastle disease atau ND, influenza. Sedangkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri misalkan saja septicaemia, escherichia coli septicaemia, pasteurellosis, coccidiosis atau berak darah, salmonellosis, botulism. Namun, untuk penyakit bisa kita cegah salah satunya dengan menjaga kebersihan kandang agar tetap bersih dan selalu dalam keadaan kering. Selain itu juga bisa dicegah dengan pemberian vaksin.

Analisis usaha ternak bebek petelur lengkap

Vaksinasi bebek

Kami dari hobiternak.com menyediakan bebek dengan 3 jenis antara lain: Peking KW, Hibrida dan Betina Mojosari yang siap dikirimkan ke seluruh wilayah Indonesia. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami sekarang di:

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812-2028-8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

 

Kata terkait :
Ternak bebek petelur modern, analisa usaha bebek petelur 100 ekor, modal awal ternak bebek petelur, analisa ternak bebek petelur 100 ekor, resiko ternak bebek, analisa bebek petelur 100 ekor, cara ternak bebek petelur kering, pakan ternak bebek petelur

*Krisna Verawati*


1 Comment

Mari Kita Analisa Ternak Bebek Petelur 100 Ekor - hobiternak.com · October 21, 2018 at 10:16 pm

[…] Beternak bebek memiliki kelebihan dibandingkan dengan ayam karena bebek lebih memiliki daya tahan tubuh yang bagus dibandingkan jenis ayam. Selain memiliki daya tahan tubuh yang bagus, cara pemeliharaan bebek juga cukup mudah. Apabila Anda tertarik untuk beternak bebek sebaiknya harus membuat perencanaan yang matang. Anda harus menganalisa apa saja yang harus dibutuhkan, berapa modalnya dan apa saja resikonya. Ada dua macam beternak bebek yaitu beternak dengan memanfaatkan telurnya dan beternak dengan memanfaatkan dagingnya. Anda juga bisa menyimak artikel kami tentang analisa usaha ternak bebek petelur lengkap. […]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: