Apakah Pakan Broiler Boleh untuk Ayam Petelur? Ini Dampaknya

Banyak Peternak Masih Menggunakan Pakan Broiler untuk Ayam Petelur. Dalam praktik di lapangan, masih banyak peternak yang memberikan pakan broiler kepada ayam petelur.

Alasannya beragam, mulai dari stok pakan yang tersedia, harga yang dianggap lebih ekonomis, hingga anggapan bahwa kandungan protein yang tinggi dapat membantu mempercepat produksi telur.

Padahal, penggunaan pakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan ayam petelur justru dapat menimbulkan masalah, salah satunya adalah penurunan produksi telur.

Lalu, apakah pakan broiler sebenarnya boleh diberikan kepada ayam petelur?

JUAL Pullet Ayam Petelur

Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI

Pakan ayam petelur usia 0-6 minggu
Pakan ayam petelur usia 0-6 minggu

Dalam salah satu sesi tanya jawab, drh. Muhammad Zuhdi Irhamni memberikan evaluasi terhadap kasus peternak yang memelihara ayam petelur dengan komposisi pakan sebagai berikut:

  • BR 511/144 sebanyak 35%
  • Dedak 30%
  • Jagung pecah 35%

Ayam dipelihara dengan harapan segera berproduksi. Namun setelah sempat bertelur, produksi telur justru berhenti.

Berdasarkan evaluasi tersebut, drh. Zuhdi menjelaskan bahwa permasalahan utama bukan hanya terletak pada jenis pakannya, tetapi juga pada keseimbangan nutrisi yang diterima ayam.

Menurut drh. Muhammad Zuhdi Irhamni, penggunaan pakan broiler sebagai pakan utama ayam petelur kurang sesuai karena formulasi nutrisinya memang dirancang untuk menunjang pertumbuhan ayam pedaging, bukan produksi telur.

Beliau menjelaskan bahwa pada kasus tersebut, energi dari jagung masih kurang karena porsinya hanya sekitar 35%.

Di sisi lain, kandungan protein menjadi cukup tinggi akibat penggunaan pakan broiler, sedangkan dedak diberikan dalam jumlah yang relatif banyak sehingga kandungan serat juga meningkat.

Ketidakseimbangan antara energi, protein, dan serat inilah yang dapat memengaruhi performa produksi ayam petelur.

Telur ayam masuk dalam daftar jenis kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia
Telur ayam masuk dalam daftar jenis kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia

Pemberian pakan yang tidak sesuai kebutuhan ayam petelur dapat menyebabkan gangguan pada organ reproduksi.

Dalam evaluasinya, drh. Zuhdi menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat memicu perlemakan pada organ reproduksi, sehingga ayam mengalami gangguan produksi atau berhenti bertelur.

Hal ini menunjukkan bahwa ayam yang terlihat sehat atau memiliki bobot badan yang baik belum tentu memiliki sistem reproduksi yang optimal.

Karena itu, keberhasilan produksi telur tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah pakan, tetapi juga oleh keseimbangan kandungan nutrisi di dalamnya.

Untuk memastikan apakah terjadi perlemakan pada organ reproduksi, drh. Zuhdi menyarankan agar peternak melakukan pemeriksaan pada salah satu ayam sebagai sampel.

Menurut beliau, ayam dapat disembelih kemudian organ reproduksinya diperiksa secara langsung untuk melihat apakah terdapat penumpukan lemak yang berlebihan.

Melalui evaluasi tersebut, peternak dapat mengetahui apakah penyebab utama ayam berhenti bertelur berasal dari kesalahan komposisi pakan atau faktor lainnya.

DOC/ Bibit ayam petelur usia baru saja menetas
DOC/ Bibit ayam petelur usia baru saja menetas

Menurut drh. Muhammad Zuhdi Irhamni, ayam petelur sebaiknya menggunakan pakan yang memang diformulasikan khusus untuk kebutuhan produksi telur.

Beliau menyarankan penggunaan pakan konsentrat ayam petelur, bukan pakan jadi untuk ayam pedaging. Dengan menggunakan konsentrat, komposisi nutrisi dapat disesuaikan sehingga kebutuhan energi, protein, vitamin, mineral, dan kalsium menjadi lebih seimbang.

Keseimbangan nutrisi sangat penting untuk mendukung perkembangan organ reproduksi sekaligus menjaga produksi telur tetap optimal.

Berdasarkan kasus yang dievaluasi drh. Zuhdi, terdapat beberapa kesalahan yang cukup sering ditemukan dalam pemeliharaan ayam petelur, di antaranya:

  • Menggunakan pakan broiler sebagai pakan utama ayam petelur.
  • Komposisi energi, protein, dan serat yang tidak seimbang.
  • Menganggap ayam yang gemuk pasti siap berproduksi.
  • Tidak melakukan evaluasi terhadap penyebab ayam berhenti bertelur.

Dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi sejak awal, risiko gangguan produksi dapat diminimalkan.

Pakan broiler tidak dirancang sebagai pakan utama untuk ayam petelur karena kebutuhan nutrisi ayam pedaging dan ayam petelur berbeda.

Menurut drh. Muhammad Zuhdi Irhamni, penggunaan pakan yang tidak sesuai dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi yang berisiko memicu perlemakan pada organ reproduksi sehingga produksi telur terganggu.

Oleh karena itu, selain memilih jenis pakan yang tepat, peternak juga perlu memastikan komposisi energi, protein, serat, vitamin, dan mineral tetap seimbang agar ayam mampu berproduksi secara optimal.

Pakan merupakan faktor terpenting untuk kesehatan ayam
Pakan merupakan faktor terpenting untuk kesehatan ayam

Keberhasilan usaha ayam petelur tidak hanya ditentukan oleh kualitas pakan, tetapi juga diawali dari pemilihan bibit yang unggul dan penggunaan kandang yang sesuai.

Di Hobi Ternak, Anda dapat menemukan berbagai kebutuhan untuk memulai maupun mengembangkan usaha ayam petelur, mulai dari DOC ayam petelur, ayam pullet siap produksi, hingga kandang baterai ayam petelur yang dirancang untuk mendukung pemeliharaan yang lebih efisien.

Pilih bibit yang berkualitas, siapkan kandang yang tepat, dan terapkan manajemen pemeliharaan yang baik agar potensi produksi telur dapat dicapai secara optimal.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Rate this post

Tinggalkan komentar

WhatsApp Chat Sekarang via WA