Belajar Ternak Ayam Petelur Langsung dari Praktisinya
Pada Selasa, 2 Juni 2026, Hobiternak kembali menyelenggarakan Kelas Online Hobiternak #3 dengan tema “Strategi Jitu Ternak Ayam Petelur untuk Pemula”.
Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari calon peternak yang baru ingin memulai usaha ayam petelur hingga peternak yang sudah memiliki populasi ayam dan ingin meningkatkan produktivitas ternaknya.
Kegiatan berlangsung secara online melalui Zoom Meeting dan menghadirkan narasumber yang telah berpengalaman di bidang peternakan ayam petelur, yaitu drh. Muhammad Zuhdi Irhamni.
Belajar Langsung Bersama Praktisi Ayam Petelur
Pada webinar kali ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung bersama drh. Muhammad Zuhdi Irhamni, Owner Lisa Jaya Farm.
Dalam pemaparannya, drh. Zuhdi menjelaskan bahwa keberhasilan usaha ayam petelur tidak hanya ditentukan saat ayam mulai bertelur, tetapi sudah dimulai sejak fase DOC. Manajemen yang tepat sejak awal akan sangat menentukan performa ayam saat memasuki masa produksi.
Peserta diajak memahami berbagai aspek penting dalam usaha ayam petelur, mulai dari persiapan kandang, perawatan DOC, manajemen pakan, program kesehatan, hingga faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas telur.
Selain itu, drh. Zuhdi juga membagikan berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalankan usaha peternakan ayam petelur sehingga peserta dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai tantangan dan peluang dalam usaha ini.
Materi yang Dibahas dalam Webinar
Beberapa topik utama yang dibahas dalam webinar antara lain:
Persiapan memulai usaha ayam petelur
Perawatan DOC agar tumbuh optimal
Pentingnya keseragaman bobot ayam
Manajemen pakan ayam petelur
Sistem dan arah kandang ayam petelur
Faktor yang memengaruhi produktivitas telur
Kesalahan yang sering dilakukan peternak pemula
Melalui materi yang disampaikan, peserta mendapatkan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.
Proses penyampaian materi oleh narasumber
Sesi Tanya Jawab: Menjawab Berbagai Tantangan Ternak Ayam Petelur
Selain menyampaikan materi utama mengenai manajemen ayam petelur dari fase DOC hingga produksi, drh. Muhammad Zuhdi Irhamni juga menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan peserta webinar.
Pertanyaan yang muncul berasal dari pengalaman nyata peternak di lapangan, mulai dari vaksinasi, ayam yang belum bertelur, hingga manajemen kandang dan pakan.
Mbak Nabila: Ayam umur 19 minggu belum bertelur, apakah masih normal?
drh. Zuhdi: Ya itu tadi kita harus evaluasi apakah pencernaannya indikasi dia cacing atau kurang nutrisi. Jadi harus kita pacu dengan dikasih vitamin E dan protein tinggi. Kalau tumbuh bobotnya nggak optimal ya kita kasih obat cacing.
Mbak Nabila: Vaksin Ayam Petelur Berapa Kali Harus Diberikan?
drh. Zuhdi: Masih dari pertanyaan Mbak Nabila, drh. Zuhdi menjelaskan bahwa jadwal vaksinasi tidak bisa disamaratakan untuk semua daerah. Menurut beliau, program vaksin harus menyesuaikan dengan kondisi penyakit yang ada di wilayah masing-masing. “Vaksin itu biasanya sesuai dengan kasus penyakit di daerah ternaknya, jadi kemungkinan setiap daerah bakal beda. Karena di daerah Blitar penyakitnya lengkap, jadi setiap minggu harus vaksin. Kalau untuk daerah yang belum padat biasanya cukup vaksin ND, AI, dan Gumboro.”
Bapak Anwari: Bagaimana Mengatasi Ayam Petelur yang Kurang Produktif?
drh. Zuhdi: Menjawab pertanyaan dari Bapak Anwari, drh. Zuhdi menekankan pentingnya keseragaman bobot ayam sebelum memasuki masa produksi. “Sebelum produksi umur 18 minggu, bobot pullet ini kita harus kejar keseragaman bobotnya. Ketika bobot seragam maka start bertelurnya bareng-bareng. Kalau bobotnya nggak seragam nanti ayam produksi bisa tidak sampai puncak.” Menurut beliau, keseragaman bobot menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai produksi telur yang optimal.
Bapak Arif Hardiyanto: Mengapa Ayam Memakan Telurnya Sendiri?
drh. Zuhdi: Menurut drh. Zuhdi, kebiasaan ayam memakan telurnya sendiri umumnya berkaitan dengan stres dan kebutuhan mineral yang belum terpenuhi. “Biasanya ayam memakan telurnya sendiri itu karena stres. Jadi harus kita lihat ayam itu kebutuhan mineralnya terpenuhi atau tidak. Kalau tidak terpenuhi maka dia akan mengambil dari cangkangnya. Ketika bertelur dia merasa stres, karena telur ini aku jadi sakit, dan akhirnya dipatok.” Beliau juga menjelaskan salah satu cara yang biasa dilakukan peternak untuk mengurangi kebiasaan tersebut. “Biasanya peternak itu kasih paralon yang dibagi dua yang bisa ditaruh di bawah pakan. Jadi ketika ayam bertelur nanti otomatis telurnya menggelinding dan masuk ke paralon itu, dan ayamnya nggak bisa matok.” Selain itu, beliau mengingatkan bahwa kebutuhan mineral, pencahayaan, dan sirkulasi kandang juga harus diperhatikan.
drh. Zuhdi: Menjawab pertanyaan dari Bapak Andita Purwibowo mengenai komposisi pakan ayam petelur, drh. Zuhdi membagikan formulasi dasar yang biasa digunakan sebagai acuan. “Untuk pakemnya itu jagung 50%, bekatul 15%, dan konsentrat 35%.” Formulasi tersebut menjadi salah satu acuan yang dapat digunakan peternak saat menyusun pakan racikan untuk ayam petelur.
Apa Penyebab Kotoran Ayam Menjadi Encer?
drh. Zuhdi: Menjawab pertanyaan peserta mengenai kotoran ayam yang encer, drh. Zuhdi menjelaskan bahwa salah satu penyebab yang sering ditemukan adalah kadar protein pakan yang terlalu tinggi. “Biasanya protein tinggi, otomatis usus menyerap tidak optimal.” Beliau kemudian memberikan ilustrasi sederhana agar lebih mudah dipahami peserta. “Contoh mudah dalam manusia, ketika kita tidak pernah minum susu sapi dengan protein tinggi dan sebelumnya belum pernah adaptasi dengan makanan atau minuman berprotein tinggi, maka besoknya kita bisa diare.” Karena itu, peternak perlu mengevaluasi jenis pakan yang diberikan apabila menemukan kondisi kotoran ayam yang lebih encer dari biasanya.
Mengapa Kandang Ayam Umumnya Dibuat dari Barat ke Timur?
drh. Zuhdi: Dalam sesi materi, drh. Zuhdi juga mengajak peserta memahami alasan mengapa sebagian besar kandang ayam petelur dibuat memanjang dari arah barat ke timur. “Kalau kandang open house memang perlu memperhatikan arah kandang. Kalau close house tidak perlu mengatur itu karena semuanya tertutup dan sudah diatur sistemnya.” Beliau menjelaskan bahwa tujuan utama pengaturan arah kandang adalah untuk menghindari terik matahari langsung sekaligus mendukung sirkulasi udara yang lebih baik. “Kalau kandang dibuat dari barat ke timur, tujuannya untuk menghindari terik matahari langsung. Dari timur kan matahari terbit, sehingga ayam tidak terkena cahaya langsung. Selain itu, angin biasanya bergerak dari utara ke selatan sehingga sirkulasinya jadi lebih bagus.”
Melalui sesi tanya jawab ini, peserta mendapatkan banyak wawasan praktis yang langsung berasal dari pengalaman lapangan.
Mulai dari vaksinasi, manajemen pertumbuhan ayam, produktivitas telur, hingga pengelolaan kandang dan pakan, seluruh pembahasan berfokus pada permasalahan yang sering dihadapi peternak sehari-hari.
Sesi tanya jawab oleh peserta dan narasumber
Antusiasme Peserta Webinar
Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam webinar ini. Berbagai pertanyaan diajukan peserta berdasarkan kondisi nyata yang mereka hadapi di lapangan.
Mulai dari masalah ayam yang belum bertelur, produktivitas yang kurang optimal, hingga penyusunan pakan dan manajemen kandang menjadi topik yang banyak didiskusikan.
Melalui sesi tanya jawab ini, peserta mendapatkan banyak wawasan praktis yang langsung berasal dari pengalaman lapangan.
Mulai dari vaksinasi, manajemen pertumbuhan ayam, produktivitas telur, hingga pengelolaan kandang dan pakan, seluruh pembahasan berfokus pada permasalahan yang sering dihadapi peternak sehari-hari.
Penutup
Kelas Online Hobiternak #3 kembali menjadi wadah belajar dan berbagi pengalaman bagi para peternak maupun calon peternak ayam petelur dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan menghadirkan praktisi yang berpengalaman langsung di lapangan, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga solusi praktis yang dapat diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.
Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti webinar ini. Sampai bertemu di Kelas Online Hobiternak berikutnya.
Junior Content Production Specialist yang menyajikan artikel tentang ayam hias dan unggas unik dengan bahasa yang sederhana dan menarik, membantu pembaca dari kalangan pehobi hingga peternak pemula.