JUAL DOC / BIBIT AYAM JOPER & KUB
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Terbit: 28 Maret 2021• Update: 27 Agustus 2026
Bungkil kedelai merupakan salah satu bahan pakan yang dapat digunakan sebagai sumber protein untuk ternak, terutama ayam dan bebek. Bahan ini berasal dari kedelai yang telah melalui proses pengolahan dan pemisahan minyak.
Bungkil kedelai juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan penyusun ransum ternak.
Kandungan Gizi Bungkil Kedelai
Bungkil kedelai dikenal sebagai bahan pakan dengan kandungan protein yang tinggi. Selain protein, bungkil kedelai juga mengandung serat, energi, mineral, dan beberapa vitamin.
Karena kandungan nutrisinya tersebut, bungkil kedelai dapat digunakan dalam pakan unggas seperti ayam pedaging, ayam petelur, dan bebek.
Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ternak dan bahan pakan lainnya.
Cara Membuat Bungkil Kedelai
Untuk mendapatkan bungkil kedelai yang berkualitas, bahan baku dan proses pengolahannya perlu diperhatikan. Berikut tahapan yang dapat dilakukan.

1. Pilih Kedelai yang Berkualitas
Gunakan biji kedelai yang masih baik, utuh, tidak berjamur, dan tidak rusak. Bersihkan kedelai dari kotoran atau benda asing sebelum masuk ke proses pengolahan.
Kualitas bahan baku akan memengaruhi kualitas bungkil kedelai yang dihasilkan.
2. Rendam dan Panaskan Kedelai
Kedelai dapat direndam dalam air bersih hingga teksturnya lebih lunak. Setelah itu, kedelai perlu melalui proses pemanasan yang sesuai dengan metode pengolahan yang digunakan.
Proses pemanasan penting untuk membantu mengurangi faktor antinutrisi pada kedelai.
Pastikan proses pemanasan dilakukan dengan baik dan tidak berlebihan agar kualitas nutrisi kedelai tetap terjaga.
3. Kupas Kulit Kedelai
Setelah proses pengolahan, kulit kedelai dapat dipisahkan dari bijinya. Pengupasan dapat dilakukan menggunakan mesin agar lebih cepat dan hasilnya lebih seragam.
Untuk skala kecil, pengupasan juga dapat dilakukan secara manual.
4. Ekstrasi dan Pengeringan
Kedelai kemudian diproses untuk memisahkan minyak dari bagian padatnya. Bagian padat yang tersisa inilah yang menjadi bahan dasar bungkil kedelai.
Setelah itu, bungkil perlu dikeringkan hingga cukup kering sebelum disimpan atau digunakan sebagai bahan pakan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan memanfaatkan panas matahari atau menggunakan alat pengering sesuai kebutuhan.
5. Giling dan Simpan Bungkil Kedelai
Bungkil yang sudah kering dapat digiling sesuai kebutuhan. Setelah digiling, simpan di tempat yang kering, bersih, dan terlindung dari air agar tidak mudah berjamur.
Bungkil kedelai yang sudah siap dapat digunakan sebagai salah satu bahan campuran dalam pakan ayam maupun ternak lainnya.
Takaran Bungkil Kedelai untuk Pakan Ayam Pedaging
Bungkil kedelai dapat digunakan sebagai sumber protein dalam ransum ayam pedaging. Namun, pemberiannya tidak sebaiknya dilakukan sebagai pakan tunggal.
Jumlah bungkil kedelai perlu disesuaikan dengan umur ayam, kebutuhan nutrisi, serta kandungan bahan pakan lainnya.
Dengan formulasi yang tepat, bungkil kedelai dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dalam ransum ayam.

Hal yang Perlu Diperhatikan
Sebelum menggunakan bungkil kedelai sebagai bahan pakan ternak, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan kedelai yang berkualitas dan tidak berjamur.
- Pastikan proses pengolahan dilakukan dengan baik.
- Jangan menggunakan kedelai mentah sebagai pengganti bungkil kedelai.
- Pastikan bungkil sudah cukup kering sebelum disimpan.
- Simpan di tempat yang kering dan bersih.
- Sesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan ransum ternak.
FAQ Seputar Bungkin Kedelai
Bungkil kedelai adalah bagian padat dari kedelai yang tersisa setelah proses pemisahan minyak dan kemudian dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak.
Bisa. Bungkil kedelai dapat digunakan sebagai salah satu sumber protein dalam ransum ayam, baik ayam pedaging maupun ayam petelur.
Sebaiknya tidak. Kedelai mentah mengandung faktor antinutrisi sehingga perlu melalui proses pengolahan yang tepat sebelum digunakan sebagai bahan pakan.
Takaran bungkil kedelai perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi ayam dan komposisi bahan pakan lainnya. Karena itu, penggunaannya sebaiknya menjadi bagian dari formulasi ransum, bukan ditentukan hanya berdasarkan satu persentase.
Bisa. Bungkil kedelai dapat digunakan sebagai salah satu sumber protein dalam ransum bebek. Pemberiannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan komposisi bahan pakan lainnya.
Butuh Bibit Ayam Pedaging?
Sedang menyiapkan usaha ternak ayam pedaging? Hobi Ternak menyediakan berbagai pilihan bibit ayam untuk kebutuhan peternakan.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.








