Mengenal drh. Muhammad Zuhdi Irhamni, Direktur Lisa Jaya Group Blitar
Di balik kesibukan pasar telur di Jawa Timur, ada satu nama yang kian dikenal di kalangan peternak dan pelaku bisnis perunggasan: drh. Muhammad Zuhdi Irhamni.
Lahir di Blitar pada 27 Mei 1993, pria yang akrab disapa Zuhdi ini telah menorehkan perjalanan luar biasa dari seorang dokter hewan muda hingga menjadi Direktur sebuah holding bisnis peternakan yang beroperasi di lima wilayah sekaligus.
Perjalanannya bukan tanpa rintangan. Ia pernah merasakan getirnya kebangkrutan di tahun – tahun awal merintis usaha, namun justru dari titik itulah semangat bangkit dan inovasi tumbuh.
Hari ini, Lisa Jaya Group berdiri sebagai bukti nyata bahwa kombinasi ilmu kedokteran hewan, kepekaan bisnis, dan adopsi teknologi digital bisa mengubah sebuah usaha peternakan konvensional menjadi ekosistem bisnis modern.
Latar Belakang Pendidikan: FondasiIlmiah di Balik Kesuksesan Bisnis
drh. Zuhdi menempuh pendidikan profesi Dokter Hewan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, salah satu kampus veteriner terbaik dan paling prestisius di Indonesia. Ia menyelesaikan studi pada tahun 2016.
Gelar drh. (dokter hewan) yang ia sandang bukan sekadar formalitas akademik. Keahlian ini menjadi keunggulan kompetitif nyata dalam bisnisnya: drh. Zuhdi mampu mendiagnosis penyakit unggas secara mandiri, merancang program biosekuriti kandang, mengontrol efisiensi pakan, serta mengambil keputusan teknis dengan dasar ilmiah yang kuat hal-hal yang biasanya harus dibayar mahal oleh peternak lain untuk mendatangkan konsultan dari luar.
Spesialisasi utamanya adalah kesehatan dan produksi ayam petelur (layer), menjadikannya salah satu narasumber otoritatif di bidang perunggasan Jawa Timur.
Perjalanan Bisnis: Dari Kolaps hingga Membangun Holding
2016 — Awal yang Sulit
Tepat di tahun kelulusannya, drh. Zuhdi langsung terjun ke dunia usaha dengan mendirikan Lisa Jaya Telur. Namun, merintis usaha peternakan bukan perkara mudah.
Di tahun yang sama, bisnis perdananya mengalami kolaps hantaman keras bagi siapa pun, apalagi fresh graduate yang baru memulai karier.
Bagi sebagian orang, kegagalan ini mungkin menjadi akhir. Bagi drh. Zuhdi, ini adalah awal sesungguhnya dari pembelajaran bisnis yang paling berharga dalam hidupnya.
2020–2021 — Melewati Krisis COVID-19
Saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia, industri peternakan ayam petelur termasuk yang paling terpukul. Harga telur anjlok, permintaan dari sektor horeka (hotel, restoran, katering) ambruk, sementara biaya operasional tetap berjalan. drh. Zuhdi berhasil menavigasi krisis ini dan keluar dalam kondisi yang lebih kuat.
Pengalaman pahit tahun 2016 telah melatihnya memiliki ketahanan mental dan fleksibilitas strategi yang dibutuhkan untuk bertahan di masa-masa paling sulit sekalipun.
2021 — Lisa Jaya Farm: Ekspansi Strategis
Memasuki era pasca-pandemi, drh. Zuhdi tidak sekadar bertahan ia melakukan ekspansi. Lisa Jaya Farm didirikan pada 2021 sebagai unit produksi utama yang memperkuat kapasitas budidaya ayam petelur Lisa Jaya Group secara signifikan.
2026 — Lisa Jaya Group: Holding Bisnis Peternakan Terintegras
Puncak perjalanan hingga saat ini adalah terbentuknya Lisa Jaya Group pada 2026 sebuah holding bisnis keluarga yang menyatukan seluruh lini usaha peternakan di bawah satu manajemen strategis.
drh. Zuhdi kini menjabat sebagai Direktur, didampingi istri yang memegang kendali keuangan dan adik yang mengelola administrasi.
Lisa Jaya Group: Ekosistem Bisnis Peternakan Terpadu
Apa yang membedakan Lisa Jaya Group dari peternakan ayam petelur pada umumnya? Jawabannya ada pada integrasi vertikal model bisnis di mana satu perusahaan menguasai seluruh rantai nilai dari hulu ke hilir.
Unit-Unit Bisnis Lisa Jaya Group
| Unit Bisnis | Fokus Usaha |
|---|---|
| Lisa Jaya Telur | Produksi dan penjualan telur ayam petelur (berdiri 2016) |
| Lisa Jaya Farm | Budidaya ayam layer skala menengah-besar (berdiri 2021) |
| Lisa Jaya PS | Parent stock / pembibitan unggas |
| Lisa Jaya Trans | Distribusi dan logistik produk peternakan |
| Lisa Jaya Trading | Perdagangan produk peternakan (DOC, pakan, dll.) |
| Lisa Kapsul Protein | Produk olahan berbasis protein unggas |
Dengan model ini, Lisa Jaya Group tidak lagi bergantung pada pihak ketiga untuk proses kritis seperti pengiriman produk atau pasokan bibit sebuah keunggulan besar dalam efisiensi biaya dan kontrol kualitas.
Cakupan Operasional
Bermula dari Kanigoro, Blitar, operasional Lisa Jaya Group kini telah meluas ke Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Madura, dan bahkan hingga Kalimantan.
Ekspansi lintas provinsi ini mencerminkan ambisi dan kapasitas manajemen yang jauh melampaui skala usaha peternakan lokal biasa.
Inovasi Digital: Peternak yang Melek Teknologi
Salah satu keunggulan drh. Zuhdi yang membedakannya dari kebanyakan pelaku usaha peternakan adalah penguasaan teknologi digital sebagai alat manajemen bisnis.
Ia secara aktif mengimplementasikan sistem otomatisasi bisnis berbasis n8n platform workflow automation open-source yang memungkinkan integrasi berbagai aplikasi bisnis secara otomatis tanpa coding yang kompleks.
Dengan pendekatan ini, proses-proses yang sebelumnya memakan waktu seperti pelaporan stok, notifikasi pemesanan, dan rekap data produksi bisa berjalan secara otomatis.
Selain itu, drh. Zuhdi mengandalkan perangkat lunak berbasis data untuk pengambilan keputusan operasional mulai dari monitoring performa kandang hingga analisis tren harga telur di pasar.
Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci efisiensi Lisa Jaya Group dalam mengelola operasi multi-lokasi.
Peran Sosial dan Organisasi
Kesuksesan bisnis tidak membuat drh. Zuhdi absen dari tanggung jawab sosial. Ia aktif berkontribusi dalam dua peran organisasi yang signifikan:
Bendahara Nahdlatul Ulama Ranting Kanigoro, Kabupaten Blitar
Sebagai Bendahara NU Ranting Kanigoro, drh. Zuhdi terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan organisasi Islam terbesar di Indonesia di tingkat akar rumput. Peran ini mencerminkan kepercayaan komunitas lokal terhadap integritas dan kompetensi manajerialnya.
Ketua Chapter Sukses Berkah Community (SBC) Blitar
Sukses Berkah Community (SBC) adalah komunitas pengusaha Muslim yang berfokus pada pengembangan bisnis berdasarkan nilai-nilai Islami.
Sebagai Ketua Chapter Blitar, drh. Zuhdi aktif mendampingi dan menginspirasi pengusaha-pengusaha muda di wilayahnya untuk membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara materi, tetapi juga berkah.
Keahlian Utama drh. Zuhdi
Sebagai narasumber dan praktisi, drh. Muhammad Zuhdi Irhamni memiliki keahlian yang mencakup beberapa bidang strategis:
1. Kedokteran Hewan Spesialis Ayam Petelur Dengan latar belakang profesi drh. dari Unair, beliau memiliki kompetensi teknis mendalam dalam kesehatan, nutrisi, biosekuriti, dan manajemen produksi ayam layer.
2. Pengembangan dan Skalabilitas Bisnis Peternakan Pengalaman nyata membangun Lisa Jaya Group dari nol termasuk melewati dua krisis besar memberikan drh. Zuhdi pemahaman praktis yang sulit didapatkan dari buku teks manapun.
3. Marketing Produk Peternakan Mulai dari strategi penetrasi pasar lokal hingga ekspansi distribusi lintas provinsi, drh. Zuhdi memiliki rekam jejak nyata dalam memasarkan produk – produk peternakan secara kompetitif.
4. Otomatisasi dan Digitalisasi Usaha Implementasi n8n dan sistem data-driven menjadikan drh. Zuhdi sebagai pionir digitalisasi di komunitas peternak Jawa Timur.
5.Integrasi Rantai Pasok Unggas Keberhasilan membangun holding dengan lini produksi, distribusi, dan ritel yang terintegrasi menjadi bukti kemampuannya dalam merancang dan mengelola supply chain yang kompleks.
Pencapaian Terpilih
- Membangun bisnis peternakan terintegrasi vertikal — mencakup produksi DOC, budidaya layer, distribusi, hingga ritel telur dalam satu ekosistem bisnis keluarga.
- Bangkit dari kebangkrutan 2016 dan bertahan melewati krisis COVID-19 (2020–2021) — menjadikan kisah drh. Zuhdi sebagai contoh nyata resiliensi wirausaha.
- Mendirikan Lisa Jaya Group sebagai holding bisnis keluarga pada 2026, mengintegrasikan enam unit bisnis di bawah satu manajemen strategis.
- Ekspansi lintas provinsi — dari Kanigoro Blitar hingga menjangkau Kalimantan.
Visi: Peternakan Unggas yang Modern, Efisien, dan Bermartabat
drh. Muhammad Zuhdi Irhamni mewakili generasi baru pelaku usaha peternakan Indonesia: berpendidikan tinggi, melek digital, berani mengambil risiko terukur, dan memiliki komitmen sosial yang kuat.
Kisah Lisa Jaya Group adalah bukti bahwa industri peternakan ayam petelur yang sering dipandang sebagai usaha tradisional bisa bertransformasi menjadi bisnis modern yang terstruktur, skalabel, dan berkelanjutan.
Dengan kepemimpinan drh. Zuhdi yang memadukan keahlian ilmiah, ketangguhan mental, dan inovasi teknologi, Lisa Jaya Group terus melangkah maju sebagai salah satu pemain peternakan terpadu yang diperhitungkan di Jawa Timur dan sekitarnya.
Profil Singkat drh. Muhammad Zuhdi Irhamni
| Nama Lengkap | drh. Muhammad Zuhdi Irhamni |
| Tempat, Tanggal Lahir | Blitar, 27 Mei 1993 |
| Domisili | Blitar, Jawa Timur |
| Pendidikan | Profesi Dokter Hewan — Universitas Airlangga (2016) |
| Jabatan | Direktur Lisa Jaya Group |
| Fokus Bisnis | Peternakan ayam petelur terintegrasi (produksi, distribusi, dan ritel) |
| Wilayah Operasional | Blitar, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Madura, dan Kalimantan |
| Organisasi | Bendahara NU Ranting Kanigoro · Ketua SBC Chapter Blitar |
Media Sosial
Untuk mengikuti aktivitas dan perkembangan terbaru dari Lisa Jaya Group, Anda dapat mengunjungi media sosial berikut:
- Instagram: @lisajaya_group
- Facebook: Lisa Jaya Telur
Artikel ini merupakan profil narasumber yang disusun untuk keperluan publikasi dan referensi komunitas peternak unggas Indonesia.

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.











