JUAL DOC / BIBIT AYAM ELBA
Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*
Memulai ternak ayam elba tidak selalu harus langsung dalam jumlah banyak. Bapak Mohamad Ilham dari Malang membuktikannya dengan memulai dari hanya 3 ekor ayam elba yang dibeli dari hobiternak pada Juni 2025.
Saat itu, beliau membeli ayam elba berusia sekitar 3 bulan. Kini, setelah lebih dari satu tahun berjalan, populasi ternaknya telah berkembang menjadi 15 ekor.
Perkembangan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari merawat indukan, menetaskan anakan dengan mesin tetas pinjaman, hingga menyiapkan kandang baru untuk ayam-ayam yang terus bertambah.
Berawal dari 3 Ekor Ayam Elba
Pada Juni 2025, Bapak Mohamad Ilham membeli 3 ekor ayam elba dari hobiternak.
Saat itu, beliau mendapatkan 3 ekor ayam dengan usia sekitar 3 bulan. Setelah dipelihara, ternyata komposisi jenis kelaminnya berbeda dari perkiraan awal.
Bapak Ilham kemudian menjalani proses beternak secara bertahap dan mulai mendapatkan anakan dari indukan yang dimiliki.
Ketika hobiternak kembali menghubungi beliau untuk menanyakan kabar dan perkembangan ternaknya, jumlah ayam elba yang dimiliki sudah mencapai 15 ekor.
“Alhamdulillah masih, dari 3 ekor indukan dari HobiTernak sekarang menjadi 15 ekor.”
Perkembangan tersebut menjadi cerita menarik dari perjalanan Bapak Ilham dalam mengembangkan ternaknya dari skala kecil.

Dari 3 Indukan Ayam Elba, Ternyata 2 Jantan dan 1 Betina
Dalam perjalanan beternaknya, Bapak Ilham juga menceritakan bahwa dari 3 ekor ayam Elba yang dibeli dari HobiTernak, ternyata komposisinya menjadi 2 jantan dan 1 betina.
Pada usia sekitar 1–3 bulan, jenis kelamin ayam memang terkadang belum dapat dipastikan secara akurat. Bagi Bapak Ilham, kondisi tersebut bukan menjadi masalah dan justru menjadi bagian dari pengalaman selama beternak.
Beliau tetap melanjutkan pemeliharaan hingga ayam-ayam tersebut berkembang dan menghasilkan anakan.

Mulai Menetaskan Anakan dengan Mesin Tetas Pinjaman
Untuk mendapatkan anakan, Bapak Ilham belum menggunakan mesin tetas sendiri.
Beliau memanfaatkan mesin tetas milik teman dan melakukan proses penetasan secara bertahap.
Saat ini, anakan yang dihasilkan sudah memiliki rentang usia yang berbeda. Anakan pertama telah berusia sekitar 4,5 bulan, sedangkan anakan terakhir berusia sekitar 1 bulan.
Bahkan, saat HobiTernak melakukan follow-up, Bapak Ilham mengatakan bahwa ada 6 ekor anakan yang sudah berusia 4,5 bulan.
Setelah mesin tetas milik temannya diambil kembali sekitar satu bulan sebelumnya, proses penetasan pun untuk sementara tidak dilakukan menggunakan mesin tersebut.
Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi perkembangan ternaknya.
Bapak Ilham memilih menjalani prosesnya secara perlahan sesuai dengan fasilitas yang tersedia.

Belajar Mengenali Jenis Kelamin Anakan
Bertambahnya anakan juga membuat Bapak Ilham mendapatkan pengalaman baru dalam beternak.
Beliau mulai belajar menebak jenis kelamin ayam berdasarkan ciri-ciri yang terlihat ketika ayam semakin bertambah usia.
Hal tersebut menjadi bagian dari proses belajar selama menjalankan ternak.
Pengalaman seperti ini menunjukkan bahwa beternak tidak hanya tentang memelihara ayam, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pemilik untuk terus belajar dari perkembangan ternak yang dimiliki.
Beternak Ayam Elba Menjadi Kegiatan Keluarga
Ada hal menarik lain dari cerita Bapak Ilham.
Ternak ayam elba yang dimilikinya ternyata tidak hanya menjadi aktivitas pribadi, tetapi juga menjadi hiburan bagi keluarga.
Bapak Ilham bercerita bahwa anaknya ikut membantu memberikan pakan ayam sebelum berangkat kuliah.
“Alhamdulillah jadi hiburan keluarga, anak saya dapat tugas ngasih makan siang sebelum berangkat kuliah.”
Aktivitas sederhana tersebut kemudian menjadi rutinitas yang dilakukan bersama keluarga.
Dengan begitu, kegiatan beternak ayam elba tidak hanya berkaitan dengan perkembangan populasi, tetapi juga menjadi aktivitas yang dapat melibatkan anggota keluarga di rumah.

Siapkan Kandang Dua Lantai untuk Anakan
Populasi ayam yang semakin bertambah tentu membutuhkan tempat yang lebih memadai.
Bapak Ilham pun sudah menyiapkan kandang khusus untuk anakan ayam elba yang dimilikinya.
Beliau menyebutnya sebagai kandang apartemen dua lantai.
Persiapan kandang tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan jumlah anakan yang terus bertambah.
Dari sini terlihat bahwa perkembangan ternak Bapak Ilham dilakukan secara bertahap. Ketika populasi bertambah, fasilitas pemeliharaan juga ikut dipersiapkan.
Bapak Ilham: Support dan Ilmu dari hobiternak Ikut Membantu
Dalam percakapan dengan hobiternak, Bapak Ilham juga menyampaikan apresiasinya terhadap support dan ilmu yang diperoleh selama menjadi pelanggan.
“Karena support dan ilmu dari HobiTernak juga.”
Bagi hobiternak, hubungan dengan pelanggan tidak berhenti setelah ayam sampai di tangan pembeli.
Komunikasi setelah pembelian juga menjadi bagian dari upaya untuk tetap menjalin silaturahmi dan mengetahui bagaimana perkembangan ayam yang telah dibeli.
Karena itu, hobiternak senang ketika dapat kembali terhubung dengan pelanggan dan mendengar langsung cerita perkembangan ternaknya.
Bukan Hanya Membeli, Bapak Ilham Juga Merekomendasikan HobiTernak
Hal yang semakin berkesan dalam cerita ini adalah Bapak Ilham ternyata sudah merekomendasikan hobiternak kepada teman-temannya.
Beliau mengatakan bahwa beberapa teman sempat bertanya mengenai tempat membeli ayam. Bapak Ilham kemudian memberikan informasi bahwa ayam yang beliau miliki dibeli dari hobiternak.
Menurut Bapak Ilham, terdapat sejumlah peternak ayam sejenis di wilayah Malang, Blitar, Batu, Sidoarjo, hingga Pasuruan.
Namun berdasarkan pengalamannya, beliau menilai ciri fisik ayam dari hobiternak masih lebih bagus.
Rekomendasi tersebut tentu menjadi bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi hobiternak.
Dari 3 Ekor Menjadi 15 Ekor, Semua Berawal dari Proses Bertahap
Perjalanan Bapak Mohamad Ilham menjadi salah satu cerita pelanggan yang menunjukkan bahwa perkembangan ternak dapat dimulai dari jumlah yang sederhana.
Dari awalnya hanya memiliki 3 ekor ayam elba, kini jumlahnya telah berkembang menjadi 15 ekor.
Proses tersebut dilalui secara bertahap dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mulai dari menggunakan mesin tetas pinjaman hingga menyiapkan kandang dua lantai untuk anakan.
Yang tidak kalah menarik, kegiatan beternak tersebut juga menjadi aktivitas keluarga dan memberikan pengalaman baru bagi Bapak Ilham untuk belajar mengenali perkembangan ayam elba.
HobiTernak mengucapkan terima kasih kepada Bapak Mohamad Ilham atas kepercayaan, cerita, dan rekomendasi yang telah diberikan.
Semoga ternaknya semakin berkembang, ayam-ayamnya sehat, dan terus memberikan manfaat bagi keluarga. Aamiin.
Ingin Memulai Ternak Ayam Elba?
Kalau Anda juga ingin memulai ternak ayam elba seperti Bapak Ilham, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai pilihan ayam, usia bibit, kebutuhan pemeliharaan, hingga pengiriman.
Cek harga dan stok ayam elba yang tersedia di hobiternak dan konsultasikan kebutuhan Anda melalui WhatsApp.
Mulai dari jumlah yang sesuai dengan kemampuan, kemudian kembangkan secara bertahap sesuai pengalaman dan kondisi ternak.
Hubungi hobiternak untuk cek harga, stok, dan informasi pengiriman.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Content Production yang menulis sekaligus mengelola konten seputar dunia peternakan. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, informasi yang dibagikan ditujukan untuk membantu para pemula yang baru memulai usaha ternak.









