Terbit: 20 Mei 2022 • Update: 11 Agustus 2026
Ternak entok dapat dilakukan dalam skala kecil maupun dikembangkan menjadi usaha. Entok cukup banyak dipelihara karena dapat dimanfaatkan untuk tujuan pedaging maupun sebagai indukan dan petelur.
Meskipun masa pemeliharaannya cenderung lebih lama dibandingkan beberapa jenis unggas lainnya, ternak entok tetap memiliki peluang usaha apabila didukung dengan pemeliharaan yang baik dan pasar yang jelas.
JUAL BERBAGAI JENIS ENTOK
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP
Entok berbeda dengan bebek, entok dikenal memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat terhadap berbagai kondisi cuaca. Namun, kesehatan tetap perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan dan hasil ternak.
Bagi peternak pemula, cara ternak entok perlu dimulai dari persiapan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, perawatan kesehatan, hingga menentukan waktu panen.
Berikut langkah-langkah ternak entok yang dapat diterapkan:
1. Menyiapkan Kandang entok
Kandang perlu disiapkan sebelum bibit entok datang. Pastikan kandang memiliki ruang yang cukup, sirkulasi udara baik, mudah dibersihkan, serta terlindung dari panas dan hujan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan kandang entok:
- Lokasi kandang berjarak sekitar 10–20 meter dari rumah atau pemukiman agar tidak mengganggu lingkungan.
- Pagar dibuat cukup tinggi agar entok tidak mudah keluar.
- Dinding dapat menggunakan bahan yang mudah diperoleh, seperti bambu.
- Atap kandang entok bisa terbuat dari asbes.
- Menentukan ukuran atau luas kandang entok.
- Sediakan area untuk beraktivitas dan berjemur.
- Buat saluran drainase agar air tidak menggenang dan kondisi kandang tetap kering.
Kepadatan kandang entok perlu disesuaikan dengan pertumbuhan entok. Semakin bertambah umur dan ukuran tubuhnya, semakin luas ruang yang dibutuhkan agar entok dapat bergerak dengan nyaman.
| Usia | Jumlah Kapasitas/ m |
| 0 – 1 minggu | 50 ekor |
| 1 – 2 minggu | 25 ekor |
| 2 – 3 minggu | 15 ekor |
| 3 – 4 minggu | 12 ekor |
| 4 – 5 minggu | 10 ekor |
| 5 – 6 minggu | 8 ekor |
| 6 – 7 minggu | 6 ekor |
| 7 minggu hingga panen | 5 ekor |
Angka tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi kandang, ukuran entok, sirkulasi udara, dan sistem pemeliharaan yang digunakan.
Kandang pembesaran juga dapat dibuat dalam beberapa petak berukuran sekitar 2 × 3 meter. Pada sistem ini, entok dapat mulai dipindahkan ke kandang pembesaran sekitar usia 14 hari dengan jumlah yang disesuaikan dengan kapasitas kandang.

2. Memilih Bibit Entok yang Berkualitas
Pemilihan bibit menjadi salah satu faktor penting dalam ternak entok. Bibit yang sehat dan berkualitas lebih mudah dipelihara hingga mencapai target pertumbuhan.
Beberapa ciri bibit entok yang dapat dipilih antara lain:
- Bibit entok berasal dari indukan yang berkualitas dengan asal usul yang jelas
- Memiliki gerak yang aktif dan lincah
- Tidak menunjukkan tanda-tanda sakit
- Memiliki kondisi tubuh yang baik
- Umur ideal yaitu 6- 7 hari dengan bobot 100- 200 gram
- Bibit entok berasal dari peternak yang sudah terpercaya
- Proses pengangkutan dilakukan secara hati- hati

3. Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Kandang Entok
Menjaga kesehatan entok dilakukan dengan memberikan pakan yang sesuai, memantau kondisi ternak, melakukan vaksinasi, serta menjaga kebersihan kandang.
Saat bibit tiba, segera berikan air minum. Pada pemeliharaan ini, air gula merah diberikan selama kurang lebih 3 jam. Vitamin atau suplemen dapat diberikan sesuai kebutuhan dan petunjuk produk.
Vaksinasi ND Lasota dapat diberikan sekitar umur 24 hari melalui air minum sesuai petunjuk produk. Jika entok menunjukkan tanda-tanda sakit, segera lakukan penanganan yang tepat.

Kebersihan kandang juga perlu dijaga dengan membersihkan kandang, tempat pakan, tempat minum, dan saluran air secara rutin. Pastikan kandang tetap bersih, kering, dan memiliki drainase yang baik.

4. Menyiapkan Pakan Entok Sesuai Umur
Pemberian pakan perlu disesuaikan dengan umur dan pertumbuhan entok. Kebutuhan pakan pada fase starter berbeda dengan fase pertumbuhan.
Pakan untuk usia 1- 21 Hari
Usia 1–21 hari merupakan fase starter yang membutuhkan pakan dengan tekstur mudah dikonsumsi dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan.
Pakan dapat menggunakan pakan starter ayam pedaging seperti BR-1 atau 511 sesuai program pemeliharaan.
- Umur 1–3 hari: berikan pakan dalam bentuk lembek atau semi basah.
- Umur 4–21 hari: pakan dapat diberikan dalam bentuk kering.
Pastikan pakan dan air minum selalu tersedia serta diberikan secara rutin karena fase awal merupakan masa penting bagi pertumbuhan entok.
Pakan untuk usia 22-50 Hari
Memasuki usia 22–50 hari, kebutuhan pakan entok mulai menyesuaikan pertumbuhan.
- Umur 22–35 hari: gunakan pakan komplit atau finisher seperti BR-2 atau 512 sesuai kebutuhan pemeliharaan.
- Umur 36–50 hari: pakan konsentrat dapat dikombinasikan dengan bahan alternatif seperti bekatul halus. Pada pola pemeliharaan ini, konsentrat dan bekatul dicampurkan dengan perbandingan 2 kg : 8 kg.
Bahan alternatif lain seperti daun-daunan atau eceng gondok juga dapat digunakan apabila tersedia dan sesuai dengan kebutuhan ternak.

6. Masa Panen Entok Pedaging
Entok yang dipelihara untuk tujuan pedaging dapat dipanen ketika sudah mencapai umur dan bobot yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dalam pemeliharaan yang dibahas pada panduan ini, masa panen entok umumnya berada pada usia sekitar 3–4 bulan dengan bobot sekitar 3 kg.
Namun, pertumbuhan setiap entok dapat berbeda tergantung kualitas bibit, pakan, kesehatan, dan manajemen pemeliharaan.
Karena itu, peternak sebaiknya menentukan waktu panen berdasarkan kondisi dan bobot ternak serta permintaan pasar.
FAQ Cara Ternak Entok
Ya. Ternak entok dapat dilakukan dalam skala kecil sehingga dapat menjadi pilihan bagi peternak pemula.
Persiapkan kandang, bibit, pakan, tempat minum, serta kebutuhan kesehatan sebelum bibit entok datang.
Bibit entok dapat dipilih pada umur sekitar 6–7 hari dengan bobot sekitar 100–200 gram, dengan kondisi sehat dan aktif.
Pada fase starter, pakan dapat menggunakan pakan ayam pedaging seperti BR-1 atau 511 sesuai program pemeliharaan.
Jaga kebersihan kandang, berikan pakan dan air minum yang sesuai, pantau kondisi ternak, serta lakukan vaksinasi dan pemberian suplemen sesuai kebutuhan.
Ingin Memulai Ternak Entok?
Siapkan bibit entok yang sehat untuk memulai pemeliharaan. HobiTernak menyediakan bibit entok untuk kebutuhan peternak pemula maupun pengembangan usaha.
Hubungi HobiTernak untuk informasi ketersediaan bibit dan pemesanan.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.







Mohon arahan jika mau bikin kandang tapi dekat dengan pemukiman atau menempel dengan rumah, tp tidak bau dan tidak mengganggu lingkungan..
Terima kasih