Terbit: 20 Februari 2021 • Update: 12 Agustus 2026
Bebek yang akan bertelur biasanya menunjukkan beberapa perubahan yang bisa diamati oleh peternak. Perubahan tersebut dapat terlihat dari tingkah laku, kebiasaan, hingga cara bebek mencari tempat untuk bertelur.
Bagi peternak yang belum terbiasa, perubahan ini terkadang terlihat berbeda dari biasanya. Bisa jadi, bebek sedang memasuki masa sebelum bertelur.
Bebek merupakan salah satu unggas yang banyak diternakkan setelah ayam. Selain dimanfaatkan dagingnya, bebek juga banyak dipelihara untuk menghasilkan telur yang dapat dikonsumsi maupun diolah menjadi telur asin. Ada berbagai jenis bebek petelur yang dapat dipelihara sesuai kebutuhan.
JUAL DOD / BIBIT BEBEK PETELUR
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*

Bebek petelur dapat menunjukkan beberapa tanda sebelum bertelur, mulai dari perubahan perilaku hingga kebiasaan mencari tempat yang nyaman. Berikut 6 tanda bebek akan bertelur yang perlu diperhatikan.
1. Nafsu Makan Mengalami Perubahan
Salah satu perubahan yang dapat terlihat saat bebek mendekati masa bertelur adalah nafsu makan. Sebagian bebek dapat mengalami perubahan pola makan dan jumlah pakan yang dikonsumsi dibandingkan biasanya.
Meski begitu, perubahan nafsu makan tidak selalu menjadi tanda bahwa bebek akan bertelur. Peternak perlu melihat kondisi bebek secara keseluruhan. Jika bebek tetap aktif dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, perubahan tersebut dapat terus diamati.
2. Bulu Halus Mulai Rontok
Tanda berikutnya dapat dilihat dari kondisi bulu bebek. Menjelang bertelur, bulu-bulu halus atau bulu kapas pada tubuh bebek mulai rontok dan terlihat di sekitar kandang.
Bulu yang rontok tersebut juga dapat digunakan bebek untuk membantu membuat atau merapikan tempat bertelur. Namun, kerontokan bulu bisa disebabkan oleh berbagai faktor lain sehingga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan bahwa bebek akan bertelur.
3. Bebek Mulai Mencari Tempat untuk Bertelur
Menjelang bertelur, bebek biasanya mulai mencari tempat yang dirasa nyaman dan aman. Bebek dapat terlihat lebih sering berada di sudut kandang atau area tertentu yang dianggap cocok untuk bertelur.
Saat mencari tempat tersebut, bebek bisa mengorek tanah, sekam, atau alas kandang hingga membentuk cekungan kecil. Area tersebut kemudian dapat digunakan sebagai tempat untuk meletakkan telur.
Peternak dapat membantu dengan menyediakan tempat bertelur yang bersih, kering, dan nyaman agar bebek lebih mudah menemukan area yang sesuai.
4. Kotoran Bebek Mengalami Perubahan
Perubahan kotoran juga dapat terlihat pada bebek yang mengalami perubahan kondisi menjelang bertelur. Kotoran bisa tampak berbeda dari biasanya, baik dari warna maupun bentuknya.
Namun, perubahan kotoran tidak selalu berkaitan dengan masa bertelur. Pakan, kondisi tubuh, dan lingkungan juga dapat memengaruhinya. Karena itu, tanda ini sebaiknya diamati bersama perubahan perilaku lainnya.
Jika perubahan kotoran disertai bebek yang lemas, tidak mau makan, atau terlihat sakit, peternak perlu memperhatikan kondisinya lebih lanjut.
5. Bebek Mulai Menunjukkan Perilaku Kawin
Pada beberapa kondisi, bebek yang mulai memasuki masa dewasa dapat menunjukkan perilaku seperti menaiki bebek lain (mounting). Perilaku ini dapat terlihat pada bebek jantan maupun betina dan tidak selalu berarti bahwa bebek sedang melakukan perkawinan. Pada bebek betina, mounting terhadap betina lain juga dapat berkaitan dengan perilaku dominasi atau pembentukan hierarki dalam kelompok.
Karena itu, perilaku mounting sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya tanda bahwa bebek akan segera bertelur. Peternak perlu melihat tanda lain, seperti usia, perkembangan tubuh, kondisi bulu, serta perubahan perilaku menjelang masa produksi telur.
6. Bebek Tiba-Tiba Gaduh dan Berisik
Tanda lainnya dapat terlihat dari perubahan aktivitas dan suara bebek. Saat mulai mendekati masa produksi, bebek bisa menjadi lebih aktif dan lebih sering bersuara sehingga kondisi kandang terasa lebih ramai dari biasanya.
Pada malam hari, bebek terkadang tetap bersuara meskipun kondisi kandang sedang sepi. Ketika salah satu bebek mulai berbunyi, bebek lainnya juga bisa ikut bersuara sehingga suasana kandang menjadi semakin ramai.
Namun, bebek yang lebih sering bersuara tidak selalu berkaitan dengan masa bertelur. Kondisi lingkungan, keberadaan hewan lain, maupun suasana kandang juga dapat memengaruhi perilaku bebek.
Bebek Mulai Bertelur Umur Berapa?
Selain melihat perubahan tingkah laku, umur bebek juga perlu diperhatikan. Bebek petelur umumnya mulai bertelur pada usia sekitar 5–6 bulan, meskipun waktu mulai bertelur dapat berbeda pada setiap bebek.
Jenis bebek, kondisi tubuh, pakan, dan cara pemeliharaan dapat memengaruhi waktu mulai bertelur. Karena itu, usia sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan. Peternak juga perlu melihat kondisi tubuh dan tanda-tanda bebek yang mulai mendekati masa produksi.
Apa yang Perlu Disiapkan Saat Bebek Akan Bertelur?
Saat bebek mulai mendekati masa bertelur, peternak perlu memastikan kebutuhan dasar bebek tetap terpenuhi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Berikan pakan sesuai kebutuhan bebek petelur.
- Sediakan air minum yang bersih.
- Jaga kandang tetap bersih dan kering.
- Siapkan tempat bertelur yang nyaman.
- Amati kondisi bebek setiap hari.
Pakan juga menjadi bagian penting karena kebutuhan nutrisi perlu disesuaikan dengan kondisi dan masa produksi bebek.
Bagi peternak yang ingin mengembangkan usaha dari bebek petelur, memahami perawatan dan masa produksi menjadi hal penting. Kamu bisa membaca panduan Sukses Berbisnis dengan Usaha Bebek Petelur untuk mengetahui lebih lanjut mengenai usaha bebek petelur.
FAQ Tanda Bebek Akan Bertelur
Bebek petelur umumnya mulai bertelur sekitar usia 5–6 bulan. Namun, waktu mulai bertelur dapat berbeda tergantung jenis bebek, kondisi tubuh, pakan, dan cara pemeliharaan.
Beberapa tanda yang dapat diperhatikan yaitu perubahan nafsu makan, bulu halus mulai rontok, sering mengorek tanah atau alas kandang, perubahan kotoran, perubahan perilaku reproduksi, serta menjadi lebih gaduh dan berisik.
Tidak selalu. Penurunan nafsu makan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Karena itu, perhatikan juga kondisi tubuh, aktivitas, dan tanda lainnya.
Bebek memiliki naluri untuk mencari atau membuat tempat yang nyaman untuk bertelur. Karena itu, bebek dapat mengorek tanah, sekam, atau alas kandang hingga membentuk cekungan sebagai tempat meletakkan telur.
Peternak perlu menyiapkan tempat bertelur yang bersih dan nyaman, menyediakan pakan dan air minum yang cukup, menjaga kebersihan kandang, serta mengamati kondisi bebek secara rutin.
Ingin Ternak Bebek Petelur?
Jika Anda ingin memulai ternak bebek petelur, HobiTernak menyediakan bibit bebek maupun bebek usia dewasa.
Pengiriman dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia menggunakan kargo hewan terpercaya.
Silakan hubungi Customer Service HobiTernak untuk mendapatkan informasi mengenai ketersediaan dan pemesanan bebek.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.






