Ayam Joper vs Ayam KUB: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Terbit: 24 Februari 2017 • Update: 19 Juni 2026

Bagi calon peternak pemula, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah lebih baik memilih ayam Joper atau ayam KUB untuk usaha ternak.

Kedua jenis ayam ini sama-sama populer di Indonesia dan memiliki keunggulan masing-masing. Keunggulan Ayam Joper dikenal sebagai ayam pedaging dengan masa panen cepat, sedangkan keunggulan ayam KUB terkenal sebagai ayam kampung unggul dengan produktivitas telur yang tinggi.

Lalu, mana yang lebih menguntungkan untuk diternakkan?

Artikel ini akan membahas perbedaan ayam Joper dan ayam KUB mulai dari tujuan pemeliharaan, masa panen, produksi telur, konsumsi pakan, hingga potensi keuntungan usahanya.

JUAL DOC/ BIBIT AYAM JOPER & KUB

Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI

Dengan masa panen yang hanya membutuhkan waktu 60 hari, tentunya perputaran modal bisa lebih cepat
Dengan masa panen yang hanya membutuhkan waktu 60 hari, tentunya perputaran modal bisa lebih cepat

Secara sederhana, ayam Joper lebih banyak dipelihara untuk tujuan produksi daging karena pertumbuhannya cepat dan masa panennya singkat.

Sementara itu, ayam KUB atau Kampung Unggul Balitnak merupakan ayam hasil seleksi genetik yang dikembangkan untuk meningkatkan produksi telur ayam kampung. Meski demikian, ayam KUB juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.

Jika tujuan utama Anda adalah panen daging dalam waktu cepat, ayam Joper biasanya menjadi pilihan yang lebih tepat. Namun jika ingin fokus pada usaha telur ayam kampung, ayam KUB lebih unggul.

Tabel perbedaan ayam joper dan KUB
Ayam JOPER dan Ayam KUB memiliki manfaat yang berbeda-beda. Tentukan pilihan Anda sekarang juga.
Ayam JOPER dan Ayam KUB memiliki manfaat yang berbeda-beda. Tentukan pilihan Anda sekarang juga.

Ayam Joper atau Jowo Super merupakan hasil persilangan antara ayam Bangkok jantan dan ayam petelur betina.

Di beberapa daerah ayam ini juga dikenal dengan nama ayam kampung super atau ayam jawa super.

Popularitas ayam Joper meningkat karena mampu menghasilkan daging dengan cita rasa yang mirip ayam kampung, namun memiliki pertumbuhan yang jauh lebih cepat.

Kelebihan Ayam Joper

1. Masa Panen Lebih Cepat

Salah satu keunggulan utama ayam Joper adalah masa panennya yang relatif singkat.

Dalam pemeliharaan yang baik, ayam Joper sudah dapat dipanen pada usia sekitar 50–60 hari dengan bobot berkisar 0,8 hingga 1 kilogram.

Hal ini membuat perputaran modal menjadi lebih cepat dibanding ayam kampung biasa.

2. Permintaan Pasar Tinggi

Permintaan daging ayam kampung terus meningkat sehingga ayam Joper menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih peternak untuk memenuhi kebutuhan pasar.

3. Daya Tahan Tubuh Baik

Ayam Joper dikenal memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik apabila didukung manajemen kandang dan pakan yang tepat.

4. Pemeliharaan Relatif Mudah

Pemeliharaan ayam Joper cukup sederhana sehingga banyak dipilih oleh peternak pemula.

Kekurangan Ayam Joper

Meski memiliki banyak keunggulan, ayam Joper juga memiliki beberapa kekurangan.

  • Konsumsi pakan relatif lebih tinggi.
  • Tidak cocok dijadikan indukan karena termasuk final stock.
  • Fokus utama hanya pada produksi daging.
Ayam JOPER atau biasa disebut ayam kampung super ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak rentan terhadap serangan penyakit
Ayam JOPER atau biasa disebut ayam kampung super ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak rentan terhadap serangan penyakit

Ayam KUB merupakan singkatan dari Kampung Unggul Balitnak.

Ayam ini dikembangkan melalui proses seleksi genetik oleh Badan Litbang Pertanian untuk menghasilkan ayam kampung dengan produktivitas telur yang lebih tinggi.

Saat ini ayam KUB menjadi salah satu jenis ayam kampung unggulan yang banyak dipelihara sebagai ayam petelur maupun pedaging.

Kelebihan Ayam KUB

1. Produktivitas Telur Tinggi

Ayam KUB mampu menghasilkan sekitar 160–180 butir telur per tahun. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding ayam kampung biasa.

Ayam KUB mulai bertelur pada usia sekitar 20–22 minggu dengan berat telur sekitar 35–45 gram per butir.

2. Dapat Dijadikan Ayam Pedaging dan Petelur

Selain menghasilkan telur, ayam KUB juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging. Pada usia sekitar 70 hari, bobot ayam KUB dapat mencapai sekitar 0,9–1 kilogram.

3. Sifat Mengeram Rendah

Sifat mengeram ayam KUB hanya sekitar 10%. Hal ini menguntungkan bagi peternak telur karena ayam lebih cepat kembali berproduksi.

4. Konsumsi Pakan Lebih Efisien

Ayam KUB memiliki konsumsi pakan yang relatif rendah sehingga biaya pemeliharaan lebih terkendali.

5. Dapat Dijadikan Indukan

Salah satu keunggulan ayam KUB yang tidak dimiliki ayam Joper adalah dapat dijadikan indukan untuk menghasilkan keturunan berikutnya.

Kekurangan Ayam KUB

  • Masa panen lebih lama dibanding ayam Joper.
  • Bibit ayam KUB belum tersedia merata di semua daerah.
  • Pertumbuhan tidak secepat ayam Joper.
Ayam KUB atau Ayam Unggulan Balitnak Bogor merupakan ayam buras yang banyak dijadikan sebagai sebagai ayam penghasil daging dan telur.
Ayam KUB atau Ayam Unggulan Balitnak Bogor merupakan ayam buras yang banyak dijadikan sebagai sebagai ayam penghasil daging dan telur.

Jika tujuan Anda adalah memulai usaha pedaging dengan modal yang cepat berputar, ayam Joper biasanya lebih cocok karena masa panennya singkat.

Namun jika ingin memiliki usaha yang berfokus pada produksi telur ayam kampung dan pembibitan, ayam KUB menjadi pilihan yang lebih menarik.

Keuntungan usaha sangat bergantung pada target bisnis yang dijalankan.

Ayam Joper lebih unggul untuk usaha pedaging karena masa panennya cepat sehingga perputaran modal lebih singkat.

Sementara itu, ayam KUB lebih unggul untuk usaha telur karena mampu menghasilkan hingga 180 butir telur per tahun dan masih dapat dimanfaatkan sebagai indukan.

Karena itu tidak ada jawaban mutlak mana yang paling menguntungkan. Pilihan terbaik tetap bergantung pada tujuan usaha dan kebutuhan pasar di wilayah masing-masing.

Ayam KUB atau Ayam Kampung Unggulan ini mampu menghasilkan telur dengan jumlah 2x lipat dari jenis ayam kampung biasa.
Ayam KUB atau Ayam Kampung Unggulan ini mampu menghasilkan telur dengan jumlah 2x lipat dari jenis ayam kampung biasa.
Apa perbedaan ayam Joper dan ayam KUB?

Ayam Joper lebih difokuskan sebagai ayam pedaging dengan masa panen cepat, sedangkan ayam KUB lebih unggul sebagai ayam petelur meskipun tetap dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging.

Mana yang lebih cepat panen, ayam Joper atau ayam KUB?

Ayam Joper umumnya dapat dipanen pada usia 50–60 hari, sedangkan ayam KUB sekitar 70–75 hari.

Mana yang lebih banyak menghasilkan telur?

Ayam KUB lebih unggul dalam produksi telur dengan potensi mencapai 160–180 butir per tahun.

Apakah ayam KUB bisa dijadikan indukan?

Ya. Ayam KUB dapat dijadikan indukan dan menghasilkan keturunan kembali, berbeda dengan ayam Joper yang umumnya tidak digunakan sebagai indukan.

Ayam Joper dan ayam KUB memiliki keunggulan yang berbeda.

Jika fokus utama Anda adalah usaha pedaging dengan masa panen cepat, ayam Joper menjadi pilihan yang lebih tepat.

Namun jika ingin fokus pada produksi telur ayam kampung dengan produktivitas tinggi serta peluang pembibitan, ayam KUB merupakan pilihan yang sangat menarik.

Sebelum memulai usaha, pastikan Anda menyesuaikan pilihan jenis ayam dengan tujuan usaha, modal, dan kebutuhan pasar di daerah masing-masing.

Hobiternak menyediakan bibit ayam Joper dan ayam KUB untuk berbagai kebutuhan peternakan, baik untuk usaha pedaging maupun petelur.

Tersedia pilihan DOC dan berbagai umur dengan pengiriman ke berbagai wilayah Indonesia serta garansi hidup saat pengiriman sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Untuk informasi stok, harga terbaru, dan konsultasi gratis sebelum pemesanan, silakan hubungi Customer Service Hobiternak melalui WhatsApp.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

4.6/5 - (31 votes)

2 pemikiran pada “Ayam Joper vs Ayam KUB: Mana yang Lebih Menguntungkan?”

Tinggalkan komentar

WhatsApp Chat Sekarang via WA