
Kelas online edukatif yang diselenggarakan oleh Hobiternak.com dengan tema “Pemeliharaan dan Perawatan Ayam Petelur” resmi berlangsung sukses pada Selasa, 22 Oktober 2025.
Acara ini menghadirkan Abdul Ghofur dari Gopur Farm, seorang praktisi berpengalaman lebih dari 15 tahun di dunia perunggasan.
Antusiasme peserta begitu terasa sejak awal acara dimulai. Ini terlihat dari banyak peserta sudah mulai stand by bahkan sebelum acara di buka. Kebanyakan memeng peternak pemula yang menjadi peserta di acara ini.
Beberapa peserta bahkan aktif menyalakan kamera, berdiskusi, serta membagikan pengalaman pribadi seputar pemeliharaan ayam petelur.
Tim hobiternak.com menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk menambah wawasan dan ikut menjaga semangat belajar di bidang peternakan unggas khusus nya ayam petelur ini.
Bahasan Daging Banget: Dari Nutrisi, Kesehatan, hingga Lingkungan Kandang
Dalam sesi yang berlangsung dari setelah Isya’ sampai jam 9 malam lebih ini, Mas Ghofur membahas berbagai hal penting yang sering jadi tantangan di lapangan mulai dari kebutuhan nutrisi ayam sejak usia 1 hari sampai afkir, penyakit umum yang sering muncul, pentingnya vaksinasi, hingga pengelolaan kebersihan lingkungan kandang.
Menurutnya, kunci keberhasilan peternak ayam petelur tidak hanya terletak pada pakan atau vitamin, tetapi juga pada konsistensi dalam menjaga kondisi kandang agar tetap bersih, kering, dan nyaman.
“Kalau kandang sehat, ayam pun lebih mudah mencapai performa produksi yang maksimal,” jelasnya.
Dengan gaya penyampaian yang santai dan penuh pengalaman nyata, materi terasa padat namun mudah dipahami.
Banyak peserta yang mengaku mendapatkan insight baru dari contoh kasus lapangan yang dibagikan Mas Ghofur.

Beberapa Pertanyaan Menarik dari Peserta
Mas Ghofur: Berdasarkan pengalaman, angka kematian di bawah 10% per siklus masih tergolong aman. Kalau sudah di atas itu, perlu dilakukan evaluasi karena biasanya setiap peternak punya pola kerja tersendiri agar angka kematian tetap stabil di kisaran tersebut.
Mas Ghofur: Idealnya mulai dari ayam usia 13 minggu. Memang butuh waktu sekitar 1,5 sampai 2 bulan sebelum produksi, tapi di usia ini risikonya lebih kecil dan biayanya lebih hemat dibanding usia 16 minggu.
Mas Ghofur: Kasus seperti itu sering terjadi. Di peternakan saya pun, dari 1000 ekor bisa ada 3–4 ekor yang seperti itu. Solusinya, ayam dipisahkan dan telurnya segera diambil. Atau bisa juga dengan mengakali alas kandang agar telur menggelinding lebih jauh, supaya tidak terjangkau ayam. Karena kalau ayam sudah sekali mematuk telur, itu bisa jadi kebiasaan.
Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Banyak peserta merasa mendapatkan ilmu praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan.
Tidak sedikit yang menantikan seri kelas online berikutnya, karena menurut mereka, pembahasan seperti ini sangat membantu peternak kecil maupun besar.

Terus Belajar, Terus Berkembang Bersama Hobiternak
Melalui kelas online ini, Hobiternak.com berharap semakin banyak peternak ayam petelur yang memahami cara memelihara ayam petelur dengan baik dan efisien. Sehingga kita bisa tumbuh bersama dan sukses bersama.
Keseruan belajar langsung dari praktisi seperti Mas Ghofur membuktikan bahwa dunia peternakan bisa dikemas dengan cara yang modern, ringan, dan tetap penuh ilmu.
Hobiternak juga terus berkomitmen menjadi wadah edukasi dan inspirasi bagi para peternak Indonesia melalui program webinar rutin, artikel edukatif, dan pembinaan peternak di berbagai daerah.
Kalau mau lihat konten edukasi seputar ternak ayam petelur, bisa kunjungi sosial media Mas Ghofur di:
Instagram: @gopur_goplem
YouTube: Gopur Goplem
Jangan lewatkan webinar selanjutnya dari Hobiternak.com dengan topik-topik menarik seputar dunia unggas.
Kelewatan acara? Jangan khawatir!
Dapatkan rekaman video + bonus e-book panduan ternak ayam petelur sekarang juga.
Klik tombol di bawah atau WA ke +62 856-4112-5171
Chat via WhatsApp
Junior Content Production Specialist yang menyajikan artikel tentang ayam hias dan unggas unik dengan bahasa yang sederhana dan menarik, membantu pembaca dari kalangan pehobi hingga peternak pemula.





