5 Penyebab Telur Ayam Kecil & Cara Mengatasinya

JUAL PULLET AYAM PETELUR

Siap kirim ke seluruh Indonesia, BERGARANSI*

Terbit: 21 Desember 2022 • Update: 12 September 2026

Telur ayam merupakan salah satu bahan makanan yang banyak dikonsumsi dan dapat diolah menjadi berbagai macam masakan. Tingginya kebutuhan telur juga membuat usaha ayam petelur terus diminati. Bahkan, jika peternak tidak memiliki pelanggan tetap, telur dapat dijual kepada tetangga atau secara langsung kepada konsumen yang biasanya mencari harga lebih murah dibandingkan membeli di toko.

Namun, dalam menjalankan usaha ayam petelur, peternak perlu memahami proses pemeliharaan ayam dari awal hingga masa panen. Pasalnya, berbagai masalah dapat muncul selama pemeliharaan, salah satunya adalah ukuran telur ayam yang mengecil.

Telur ayam menjadi salah satu bahan masakan yang paling sering digunakan oleh masyarakat | image 1

5 Penyebab Telur Ayam Kecil

Ukuran telur pada ayam petelur bisa mengecil karena beberapa faktor. Berikut beberapa penyebab yang perlu diperhatikan peternak ketika menemukan telur ayam berukuran kecil.

Ukuran telur ayam kecil bisa disebabkan oleh berapa faktor | image 2
Ukuran telur ayam kecil bisa disebabkan oleh berapa faktor | image 2

1. Ayam Mengalami Stress

Ayam yang mengalami stress dapat mengalami penurunan produksi dan menghasilkan telur dengan ukuran yang lebih kecil.

Stress pada ayam dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti lingkungan sekitar kandang yang bising, perubahan cuaca, kesalahan dalam menangani ayam, maupun kondisi kandang yang tidak nyaman.

Karena itu, peternak perlu memastikan ayam berada dalam kondisi nyaman dan tidak mengalami stress agar produksi serta ukuran telur tetap normal. Kondisi kandang dan pemeliharaan juga menjadi bagian penting dalam ternak ayam petelur.

Jika sistem pemeliharaan yang digunakan berbeda dari kandang pada umumnya, misalnya ingin mencoba ternak ayam petelur tanpa kandang, kondisi lingkungan ayam tetap perlu menjadi perhatian.

2. Berat Ayam di Bawah Standar

Selain kondisi lingkungan, berat ayam juga perlu diperhatikan. Ayam petelur yang memiliki berat badan di bawah standar dapat menghasilkan telur yang abnormal atau berukuran kecil.

Apabila terdapat ayam dengan berat di bawah standar, ayam tersebut dapat dipisahkan ke kandang lain. Selanjutnya, peternak dapat memberikan pakan yang lebih banyak dan berkualitas, menyediakan air minum yang cukup, serta memberikan vitamin.

Peternak juga perlu memperhatikan perkembangan ayam menjelang masa produksi. Mengetahui ciri-ciri ayam petelur yang mau bertelur dapat membantu peternak mengamati perubahan ayam sebelum memasuki masa bertelur.

3. Tingkat Kematangan Seksual Ayam

Tingkat kematangan seksual ayam juga dapat memengaruhi ukuran telur.

Ayam yang mengalami kematangan seksual terlalu dini dapat menghasilkan telur yang abnormal atau berukuran kecil. Sebaliknya, kematangan seksual yang terlambat juga dapat membuat ukuran telur tidak normal dan biasanya lebih besar.

Oleh karena itu, ketika ukuran telur tidak sesuai, tingkat kematangan seksual ayam termasuk salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

4. Kualitas Pakan Ayam

Pakan merupakan bagian penting dalam pemeliharaan ayam petelur karena berkaitan dengan kualitas telur dan produktivitas ayam.

Peternak perlu memberikan pakan ayam petelur yang bernutrisi. Pemberian pakan yang tidak tepat dapat menyebabkan produktivitas telur menurun dan telur yang dihasilkan menjadi abnormal atau berukuran kecil.

Pemberian pakan juga perlu diperhatikan sejak ayam masih dalam tahap pertumbuhan hingga memasuki masa produksi. Karena itu, pengelolaan pakan ayam petelur dari menetas sampai produksi menjadi salah satu hal yang perlu dipahami peternak.

5. Kualitas Pullet

Kualitas pullet juga dapat menjadi penyebab telur ayam berukuran kecil.

Pullet yang berasal dari pembibitan dengan kualitas kurang baik dapat memengaruhi produktivitas telur dan ukuran telur yang dihasilkan. Oleh sebab itu, peternak perlu memilih pullet yang berkualitas dan sehat.

Selain kondisi ayam, tempat membeli pullet juga perlu diperhatikan. Sebaiknya pilih pullet dari sumber yang sudah terbukti memiliki kualitas yang baik.

Bagi peternak yang sedang mencari pullet ayam petelur, HobiTernak menyediakan pullet ayam petelur untuk kebutuhan pemeliharaan.

Selain pullet, peternak yang ingin memulai pemeliharaan dari usia lebih awal juga dapat mempertimbangkan bibit ayam petelur sesuai kebutuhan usaha.

Egg Stimulant untuk Produksi Telur

Untuk memperpanjang masa produksi telur dan meningkatkan produksi telur, peternak juga bisa memberikan egg stimulant.

Namun, egg stimulant jangan diberikan secara berlebihan.

Pemberian egg stimulant bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika ukuran telur mengecil. Kondisi ayam, berat badan, tingkat kematangan seksual, kualitas pakan, dan kualitas pullet tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan ayam petelur.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Telur Ayam Mengecil?

Ketika ukuran telur ayam mulai mengecil, peternak perlu melihat kondisi ayam dan pemeliharaannya secara keseluruhan.

Perhatikan apakah ayam mengalami stress, apakah berat badannya berada di bawah standar, bagaimana tingkat kematangan seksualnya, bagaimana kualitas pakan yang diberikan, serta bagaimana kualitas pullet yang digunakan.

Dengan memperhatikan beberapa faktor tersebut, peternak dapat mengetahui bagian pemeliharaan mana yang perlu mendapatkan perhatian.

Bagi peternak yang sedang mempersiapkan usaha ayam petelur, pemilihan bibit sejak awal juga perlu diperhitungkan. Selain kualitas ayam, harga DOC ayam petelur dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebutuhan dan modal awal usaha.

FAQ Seputar Telur Ayam Kecil

1. Apa penyebab telur ayam menjadi kecil?

Telur ayam dapat berukuran kecil karena beberapa faktor, seperti ayam mengalami stress, berat ayam di bawah standar, tingkat kematangan seksual, kualitas pakan, dan kualitas pullet.

2. Apakah stress bisa membuat telur ayam kecil?

Ya. Ayam yang mengalami stress dapat mengalami penurunan produksi dan ukuran telur yang dihasilkan juga dapat mengecil. Stress dapat disebabkan oleh lingkungan yang bising, perubahan cuaca, perlakuan yang salah, maupun kondisi kandang yang tidak nyaman.

3. Apa yang dilakukan jika berat ayam di bawah standar?

Ayam petelur yang memiliki berat di bawah standar dapat dipisahkan ke kandang lain. Peternak juga dapat memberikan pakan yang lebih banyak dan berkualitas, air minum yang cukup, serta vitamin.

4. Apakah kematangan seksual memengaruhi ukuran telur?

Ya. Kematangan seksual yang terlalu dini dapat menyebabkan telur abnormal atau berukuran kecil. Sementara kematangan seksual yang terlambat juga dapat membuat ukuran telur tidak normal dan biasanya lebih besar.

5. Apakah kualitas pullet berpengaruh terhadap ukuran telur?

Ya. Pullet yang berasal dari pembibitan dengan kualitas kurang baik dapat memengaruhi produktivitas dan ukuran telur. Karena itu, peternak perlu memilih pullet yang berkualitas dan sehat dari sumber yang sudah terbukti baik.

Butuh DOC atau Pullet Ayam Petelur?

Pemilihan ayam yang berkualitas menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan usaha ayam petelur. HobiTernak menyediakan DOC/bibit dan pullet ayam petelur.

Untuk DOC/bibit, pengiriman dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan pullet dapat dikirim ke seluruh wilayah di Pulau Jawa.

Jika sedang mencari DOC atau pullet ayam petelur, Anda dapat menghubungi tim HobiTernak untuk menanyakan jenis atau usia yang tersedia, harga terbaru, minimal pemesanan, serta pengiriman ke lokasi Anda.

Saat menghubungi CS, Anda bisa langsung menyampaikan kebutuhan seperti jenis ayam yang dicari dan lokasi pengiriman agar informasi yang diberikan lebih sesuai.

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Bantu menilai artikel ini

Klik bintang di bawah:

Rating: 5 / 5. Suara: 5

Belum ada nilai.

Tinggalkan komentar

WhatsApp Cek Stok & Harga via WA