Bebek merupakan hewan yang penurut, bahkan mampu berbaris serta mudah digiring.
Banyak bebek yang dipelihara dengan sistem extensive (tradisional) harus mulai Anda tinggalkan.
Anda bisa memulai beternak bebek dengan sistem pemeliharaan secara intensif, karena pemeliharaan secara intensif dapat menghemat tenaga dan lebih menguntungkan.
JUAL DOD / BIBIT BEBEK PEDAGING
Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*
Tapi yang menjadi tantangan saat ini adalah lahan pembuatan kandang yang sangat minim.
Hal ini memang bukan tidak mungkin di saat laju pertumbuhan penduduk memang tentu saja berpengaruh dengan area lahan yaang tentu saja jadi ikut berkurang.
Semisal saja dengan di bangunya perumahan maka lahan untuk ternak bebek pun akan ikut berkurang.

Apakah berbudidaya Bebek dengan sistem intensif bisa diterapkan dilahan yang sempit?
Beternak Bebek dengan sistem intensif tentu tidak membutuhkan lahan yang luas.
Pemeliharaan bebek cukup dengan dikandangkan saja di lahan terbatas.
Peternak bebek cukup menyediakan kandang, pakan, peralatan pemeliharaan, vaksinasi dan obat penunjang kesehatannya.
Untuk vaksinasi memang sebaikanya di amati dulu apakah daerahdi sekitar kandang di temukan penyakit bebek yang di rasa bisa menjangkiti bebek kita.
Namun vaksinasi bisa juga tidak dilakukan saat memang di area kandang aman dan hal inilah perlunya pengamatan dari peternak bebek itu sendiri. Kini sudah banyak masyarakat yang beralih dari menggunakan sistem extensive menjadi sistem intensif. Mereka mampu menciptakan perekonomian yang mempunyai prospek ke depan yang baik dan dapat mengembangkan bebek dengan baik.
Saat Anda ingin memulai beternak Bebek dengan sistem intensif, tentu Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang besar.
Anda dapat mengembangbiakkan bebek sesuai dengan modal yang Anda miliki.
Lahan yang dibutuhkan tidak perlu berhektar-hektar, dekat dengan sungai dan tidak harus mewah.
Apabila Anda belum mempunyai pengalaman dalam beternak bebek,
Anda bisa memulai usaha ini dengan modal skala kecil. Dengan pengalaman yang ada di lapangan, Anda tentu dapat belajar banyak dan akan mulai mengembangkan usaha ternak bebek yang Anda miliki.
Misalkan saja Anda saat ini beternak 100 ekor bebek, ada kemungkin menjadi 1000 ekor bukan? Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan jumlah bebek yang sedikit.

Mengapa sebaiknya beternak bebek dengan sistem pemeliharaan intensif?
Dengan sistem insentif tentu tidak membutuhkan modal yang cukup besar, Anda juga dapat menghemat tenaga, ransum yang Anda berikan mudah didapat, perawatannya mudah, lebih tahan terhadap penyakit, harga dipasaran stabil, daging bebek cukup diminati oleh banyak orang dan memiliki pasar yang menjanjikan.
Tentu Anda tertarik untuk memulai beternak bebek bukan ? Jika Anda tertarik memulai usaha kecil menengah ini, yang perlu Anda lakukan adalah mempelajari bagaimana beternak Bebek dengan cara intensif di majalah, buku, internet atau orang yang sudah sukses beternak bebek, melakukan survey ke peternakan bebek, kemudian setelah itu mulai menyiapkan kandang, mencari bibit bebek yang unggul, pakan untuk menunjang pertumbuhannya, peralatan pemeliharaan, vaksinasi, obat yang dibutuhkan dan pemasaran hasil ternak bebek.

Apa saja pilihan pakan bebek alternatif untuk menekan biaya produksi ternak bebek?
Memang pakan bebek pabrikan seperti produknya JAPFA atau banyak perusahan lain yang biasanya telah mengandung protein yang cukup tinggi dan hal inilah yang mendukung pertumbuhan bagus untuk bebek kita.
Biasanya memang peternak di hadapkan dengan biaya pakan yang bisa menjadi tinggi bila teknik memberi pakanya pun tidak tepat.
Perlunya menejemen pengelolaan pemberian pakan bebek yang baik tentu saja akan berimbas terhadap biaya produksi ternak bebek kita.
Dan bilka biaya produksi bisa kita tekan sedemikian rupa hasilnya bisa di tebak, keuntungan yang di dapatkan pun akan lebih besar.
Berbicara mengenai pakan memang menjadi suatu topik yang menjadi perhatian tersendiri bagi pelaku usaha ternak bebek ini.
Dan perlu di pikirkan saat memilih untuk mebeli pakan/konsentrat hasil dari pabrik yang kadang memang membuat peternak bebek merasa cukup praktis dan terasa efisen.
Namun harga atau biaya yang muncul perlu untuk di pikirkan di balik kepraktisan tadi.
Pemilihan pakan alternatif sebaiknya dengan melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk area sekitar yang berjarak tidak begitu jauh dari kandang bebek itu sendiri.
Hal ini tentu saja akan menekan biaya transportasi dan memberi kemanfaatan untuk lingkungan sekitar kandang bebek.
Dalam pemilihan pakan alternatif ini ada dua hal penting yang sebaiknya tidak kita lewati.
Dua hal penting itu yakni kandungan proten yang ada dalam pakan alternatif untuk ternak bebek tersebut.
Kemudian yang kedua adalah harga dari pakan alternatif yang perlu di pertimbangkan.
Untuk harga pakan alternatif sebaiknya memang di hitung dengan cermat.
Dengan perhitungan yang tepat kita bisa menghindari kerugian yang bisa di timbulkan.
Jangan sampai saat sudah menggunakan pakan alternatif malah biaya pakan jadi lebih tinggi di banding menggunakan pakan pabrikan.
Padahal pakan alternatif untuk ternak bebek biasanya lebih ribet atau tidak sepraktis pakan bebek hasil dari pabrikan.
Baik mari kita bahas satu persatu untuk pakan alternatif dalam ternak bebek lahan sempit ini:
Pakan Alternatif Ternak Bebek : Tutut atau Keong

Kandungan keong atau juga terkenal dengan sebutan tutut ini memang tidak di pungkiri memiliki kadar protein yang cukup tinggi dan tentu saja bagus untuk mendukung tumbuh kembangnya bebek kita.
Kadar protein dalam keong ini sangat cocok untuk bebek jenis bebek petelur.
Karena memang protein ini sangat bagus dalam hal proses pembuatan telur dalam tubuh bebek.
Adapaun cara memperolehnya keong atau tutut ini dapat kita jumpai di sawah-sawah ataupun rawa rawa.
Dan saat keong berada di sawah, keong atau tutut ini menjadi musuh dari petani.
Dengan kita bisa memanfaat kan keong untuk pakan ternak bebek di sisi lain hal ini sebenarnya cukup membantu petani.
Pakan Alternatif Ternak Bebek : Hewan Kecil

Selain keong atau tutut kita juga bisa mengumpulkan hewan kecil-kecil yang ada di sekitar kandang bebek.
Sebagai contoh sumber protein alami ini bisa kita dapati di kodok atau katak, cacing,kepiting, dll.
Selain itu pun sebenarnya kita bisa memberikan bebek dengan hewan kecil lain.
Namun memang pemberian hewan kecil tersebut perlu kita pertimbangkan agar hewan tersebut tidak membahayakan bagi ternak bebek kita.
Pakan Alternatif Ternak Bebek : Ikan Rucah

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Limbah Pemotongan Ayam

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Biji-bijian atau kacang-kancangan

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Bungkil Kedelai

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Jagung

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Singkong atau Ketela

Pakan Alternatif Ternak Bebek : Cangkang Udang

Bagi Anda yang ingin beternak Bebek, hobiternak menyediakan Bibit Bebek Peking, Hibrida, Mojosari Jantan, Mojosari Betina Petelur, Khaki Campbell.
Siap kami kirim ke berbagai daerah di Indoensia.
Untuk pemesanan hubungi Customer Service Hobiternak di bawah ini:
FAQ
(Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Berikut adalah jawaban atas beberapa pertanyaan paling umum mengenai penerapan sistem ternak bebek intensif di lahan terbatas.
1 Apakah kandang sistem intensif di lahan sempit akan menimbulkan bau menyengat bagi tetangga?
Bau menyengat bisa diminimalkan, bahkan dihilangkan. Kuncinya adalah manajemen kebersihan yang disiplin. Sistem kandang panggung yang disarankan dalam artikel sangat membantu, karena kotoran akan jatuh ke bawah dan tidak terinjak-injak oleh bebek. Bersihkan kotoran di bawah kandang secara rutin (misalnya 2-3 hari sekali) sebelum amonia terbentuk, maka bau tidak akan menjadi masalah.
2 Apakah bebek tidak stres jika terus-menerus dikurung di dalam kandang?
Bebek tidak akan stres selama semua kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan baik. Kebutuhan tersebut meliputi: pakan dan air minum yang selalu tersedia (ad libitum), kandang yang kering dan bersih, serta kepadatan kandang yang tidak berlebihan. Sistem intensif yang terkelola baik justru melindungi bebek dari stres akibat predator, cuaca ekstrem, dan perebutan pakan.
3 Jadi, beternak dengan sistem ini sama sekali tidak perlu kolam untuk bebek berenang?
Benar sekali. Untuk tujuan pembesaran (pedaging) atau produksi telur, bebek tidak memerlukan kolam untuk berenang. Yang mutlak diperlukan adalah akses tak terbatas ke air minum yang bersih. Penggunaan tempat minum nipel atau otomatis sangat direkomendasikan karena memenuhi kebutuhan minum tanpa membasahi kandang.
4 Jika saya punya lahan kosong 3×3 meter, berapa ekor bebek yang bisa saya pelihara?
Sesuai panduan di artikel, kepadatan ideal adalah 8-10 ekor per meter persegi.
Luas lahan Anda: 3 m × 3 m = 9 m².
Maka, jumlah bebek yang bisa Anda pelihara adalah: 9 m² × 8–10 ekor = 72 hingga 90 ekor bebek.
5 Apa tantangan terbesar dalam beternak bebek dengan sistem intensif ini?
Tantangan terbesarnya adalah ketergantungan penuh pada peternak dan risiko penyebaran penyakit yang cepat. Karena bebek tidak bisa mencari makan sendiri, Anda harus disiplin menyediakan pakan dan minum setiap hari. Selain itu, karena mereka berada dalam satu area terkonsentrasi, jika satu bebek sakit, penyakit bisa menular dengan cepat. Oleh karena itu, kontrol kesehatan harian dan kebersihan kandang adalah kunci utama keberhasilan sistem ini.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Agus Harianto, S.Pt adalah alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan praktisi peternakan berpengalaman.
Bersama team hobiternak.com beliau berkontribusi membagikan panduan dan tips seputar peternakan ayam, bebek, dan hewan ternak lainnya, yang disusun praktis dan mudah dipahami untuk semua kalangan.





