Ayam Arab merupakan salah satu jenis ayam yang banyak dipelihara sebagai ayam petelur. Ayam ini bisa dipelihara sejak DOC hingga dewasa dan mulai menghasilkan telur.
Bagi yang baru ingin beternak, penting untuk mengenal karakteristik Ayam Arab terlebih dahulu, mulai dari ciri fisik, keunggulan, umur mulai bertelur, hingga pilihan bibit yang tersedia.
Mengenal Ayam Arab Petelur
Ayam Arab merupakan ayam buras asal Belgia yang memiliki ciri khas bulu putih di bagian kepala menyerupai sorban. Ayam ini banyak dimanfaatkan sebagai ayam petelur dan dapat dipelihara dengan sistem umbaran maupun kandang intensif.
Ayam Arab mulai bertelur sekitar usia 5 bulan, tergantung perawatan dan pola makan. Dalam setahun, ayam ini dapat menghasilkan sekitar 250–260 butir telur dengan berat rata-rata 40–45 gram. Karena kemampuan produksinya, Ayam Arab menjadi salah satu pilihan untuk usaha ternak ayam petelur.
Galeri Ayam Arab
Ayam Arab memiliki tampilan yang berbeda antara fase bibit dan dewasa. Berikut gambaran Ayam Arab mulai dari DOC hingga ayam dewasa.
Keunggulan Ayam Arab Petelur
Ayam Arab memiliki beberapa karakteristik yang menjadi pertimbangan dalam pemeliharaannya sebagai ayam petelur.
Produksi Telur Tinggi
Menghasilkan sekitar 250–260 butir telur per tahun dengan berat rata-rata 40–45 gram.
Pakan Relatif Rendah
Konsumsi pakan relatif rendah karena tubuh Ayam Arab ringan.
Mudah Dipelihara
Bisa dipelihara dengan sistem umbaran maupun kandang intensif.
Mulai Bertelur Sekitar 5 Bulan
Mulai bertelur sekitar usia 5 bulan, tergantung perawatan dan pola makan.
Tahapan Ayam Arab dari Bibit sampai Siap Telur
1. DOC Ayam Arab
DOC merupakan tahap awal pemeliharaan Ayam Arab setelah menetas. Pada fase ini, ayam masih berukuran kecil sehingga membutuhkan perhatian dalam pemeliharaan, terutama tempat, pakan, minum, dan kondisi lingkungan.
2. Fase Pertumbuhan
Setelah melewati fase DOC, ayam memasuki masa pertumbuhan. Tubuh dan bulu mulai berkembang hingga ayam menjadi lebih besar dan siap memasuki fase berikutnya.
3. Pullet Ayam Arab
Pullet merupakan Ayam Arab yang sudah memasuki usia lebih besar dan dipelihara menuju masa produksi. Pada tahap ini, ayam mulai dipersiapkan untuk memasuki masa bertelur.
4. Ayam Dewasa dan Mulai Bertelur
Setelah melalui fase pertumbuhan, Ayam Arab memasuki fase dewasa. Ayam mulai bertelur sekitar usia 5 bulan, tergantung pada perawatan dan pola makan.
Tahapan Ayam Arab dari Bibit sampai Siap Telur
Pilih DOC atau Pullet Ayam Arab?
Pilihan bibit bisa disesuaikan dengan kebutuhan peternak.
DOC Ayam Arab cocok bagi yang ingin memulai pemeliharaan sejak usia awal dan merawat ayam hingga dewasa.
Pullet Ayam Arab cocok bagi yang ingin memulai dari ayam yang sudah lebih besar dan mendekati masa produksi.
Untuk mengetahui pilihan bibit dan informasi harga terbaru, lihat daftar harga DOC dan bibit Ayam Arab.
FAQ Ayam Arab Petelur
Ayam Arab mulai bertelur sekitar usia 5 bulan, tergantung perawatan dan pola makan.
Ayam Arab dapat menghasilkan sekitar 250–260 butir telur per tahun dengan berat rata-rata 40–45 gram.
Keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. DOC dimulai dari usia awal, sedangkan pullet sudah berada pada usia yang lebih besar dan mendekati masa produksi.
Pengiriman tersedia melalui jalur udara, darat, dan kereta api, dengan menyesuaikan tujuan dan kondisi pengiriman.
Sedang Mencari Bibit Ayam Arab?
Mau mulai ternak dari DOC atau pullet? Hubungi admin Hobiternak untuk mengetahui ketersediaan bibit, pilihan usia, dan jadwal pengiriman.
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Dalam aktivitas sehari-hari, ia fokus menulis sekaligus mengelola konten seputar dunia peternakan. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, informasi yang dibagikan ditujukan untuk membantu para pemula yang baru memulai usaha ternak.





