Mana Lebih Menguntungkan Ternak Ayam Petelur Merah atau Ayam Arab Petelur

Di Indonesia, kebutuhan konsumsi akan telur ayam sangatlah tinggi. Semakin bertambahnya penduduk baik itu orang yang lahir asli dari Indonesia maupun orang dari luar negeri, membuat salah satu faktor tingginya kebutuhan telur ayam. Siapa yang tidak suka telur ayam, pasti semua orang suka. Rasanya yang khas dan dapat dimasak dengan berbagai menu makanan yang lezat tentu menjadi daya tarik tersendiri. Bisa dikatakan telur ayam masuk dalam jenis lauk pokok yang kita konsumsi hampir setiap hari. Contoh yang pasti kita pernah lalui yaitu saat sekolah. Waktu yang singkat dan harus segera berangkat ke sekolah pasti orang tua akan mencari lauk yang mudah diolah dan cepat untuk diberikan ke anak saat sarapan pagi. Biasanya para orang tua akan membuat telur dadar atau telur ceplok karena mudah cara memasaknya.

Berbicara mengenai telur ayam, maka tidak akan jauh-jauh dari jenis ayam petelur. Ayam petelur adalah hewan atau unggas yang dipelihara untuk menghasilkan telur sehingga telur tersebut dapat dijual dan peternak akan mendapatkan keuntungan. Jenis ayam petelur yang saat ini terkenal yaitu ayam petelur merah atau biasa disebut ayam isa brown. Ayam ini masuk dalam daftar jenis ayam yang paling banyak peternak yang menggeluti. Namun apakah hanya ada jenis ayam petelur isa brownlah yang diternakan?

Telur ayam masuk dalam daftar jenis kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia | Image 1
Telur ayam masuk dalam daftar jenis kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia | Image 1

Ternyata tidak, baru-baru ini muncul jenis ayam petelur yang juga tak kalah bagus dari ayam isa brown. Ayam apakah itu? Ayam ini disebut dengan ayam arab. Ayam arab memiliki ciri khas berwarna hitam putih dan pada bagian kepala sampai leher berwarna putih mirip seperti orang arab yang sedang memakai surban. Warna telur ayam arab berbeda dengan ayam isa brown yaitu putih. Meskipun dari warna telur ayam arab dengan isa brown berbeda, keduanya memiliki keistimewaan masing-masing. Lalu, sebenarnya lebih menguntungkan mana ternak ayam petelur isa brown atau ayam arab??? Simak informasi dibawah ini…

Ayam Petelur Merah (Isa Brown)

Ayam petelur merah (isa brown), termasuk jenis ayam petelur yang memiliki produktivitas telur tinggi | Image 2
Ayam petelur merah (isa brown), termasuk jenis ayam petelur yang memiliki produktivitas telur tinggi | Image 2

Ayam petelur strain isa brown merupakan jenis ayam petelur tipe medium. Isa brown juga masuk dalam jenis ayam dwiguna, yaitu bisa dijadikan ayam petelur dan pedaging. Masa panen ayam isa brown yaitu usia 16 minggu. Pada waktu pemeliharaan 0 hari sampainya 16 minggu, ayam akan mulai menghasilkan telur. Saat usia DOC (day old chicken), warna ayam petelur isa brown coklat cerah, sedangkan saat dewasa warna bulunya merah pekat. Banyak peternak yang memelihara ayam merah menggunakan sistem intensif dengan tipe kandang baterai.

Karakteristik ayam petelur isa brown

  • Bulu ayam petelur isa brown berwarna coklat kemerahan
  • Warna kerabang telurnya coklat
  • Bobot ayam saat dewasa mirip seperti ayam broiler namun lebih tinggi sedikit
  • Ayam petelur saat usia 1 hari atau DOC berwarna coklat cerah
DOC Ayam petelur isa brown dalam 1 bok berisi 100 ekor | Image 3
DOC Ayam petelur isa brown dalam 1 bok berisi 100 ekor | Image 3

Kelebihan ayam petelur isa brown

  • Ayam merah ini dapat berproduksi telur sekitar 250-280 butir/tahun.
  • Di Indonesia peminat telur paling banyak yaitu telur ayam merah yang berkerabang coklat.
  • Selain bisa dijadikan ayam petelur, isa brown bisa dijadikan ayam pedaging jika sudah tidak berproduksi telur lagi.
  • Pertumbuhan ayam ras petelur terbilang sangat pesat. Pada usia 4,5 bulan – 5 bulan sudah mencapai kedewasaan kelamin.

Kelemahan ayam petelur merah :

  • Jika terjadi perubahan lingkungan, ayam petelur merah mudah mengalami stress.
  • Memiliki sifat kanibalisme yang tinggi dibandingkan ayam kampung.
  • Tuntutan hidup lebih tinggi, baik itu pakan maupun air minumnya.

Baca juga : 

Ayam Arab

Penampakan ayam arab yang mirip seperti sedang memakai sorban | Image 4
Penampakan ayam arab yang mirip seperti sedang memakai sorban | Image 4

Jenis ayam arab petelur adalah keturunan ayam Brakel Kriel-Silver dari Belgia. Cirikhas yang mencolok pada ayam ini yaitu berwarna putih kehitaman yang mirip sedang memakai sorban. Dengan warna bulunya yang mirip seperti sorban inilah mengapa ayam tersebut dinamai dengan ayam arab.

Ayam arab petelur sangat mudah dikenali dari warna bulunya. Ada 2 jenis ayam arab yang terkenal di Indonesia, yakni ayam arab silver dan gold. Warna telur ayam arab yaitu ada yang putih, kekuningan atau coklat. Sama seperti ayam petelur merah, ayam arab bisa dijadikan ayam petelur dan pedaging. Kalau dari sisi produktivitas telur, dalam setahun ayam arab dapat memproduksi telur sekitar 190-250 butir dengan berat perbutirnya sekitar 40 gram.

Saat ayam arab umur 2 bulan kita bisa memilah ayam tersebut menurut jenis kelamin nya. Untuk ayam arab betina kita bisa rawat sampai menjadi petelur dan ayam jantanya tetap bisa di besarkan untuk di ambil atau di panen dagingnya. Untuk kualitas daging ayam arab cukup bisa bersaing dengan kualitas ayam kampung.

DOC Ayam arab baru saja menetas cenderung berwarna coklat dan putih | Image 5
DOC Ayam arab baru saja menetas cenderung berwarna coklat dan putih | Image 5

Kelebihan ayam arab :

  • Harga DOC nya lebih terjangkau
  • Konsumsi pakanya relatif sedikit atau kecil
  • Bisa digunakan untuk perbaikan genetik ayam buras
  • Memiliki daya seksualitas yang tinggi

Kelemahan ayam arab :

  • Karena warna kulit dan daging ayam arab berwarna kehitaman, maka harga jual saat afkir relatif rendah.
  • Bobot ayam arab saat afkir hanya 1 – 1,2 kg
  • Tidak mempunyai sifat mengeram

Dari kedua jenis ayam tersebut, sebenarnya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu jika sesuai tema yang dibahas pada artikel ini, lebih menguntungkan mana ternak ayam petelur merah atau ayam arab? 

Kalau dari kami hobiternak.com menyarankan sebaiknya peternak harus meninjau dahulu pasaran wilayah yang akan dituju itu seperti apa. Karena kadang ditiap wilayah itu kebutuhan pasarnya berbeda-beda. Ada yang lebih suka telur ayam petelur merah dan ada juga yang suka dengan telur ayam arab. Dengan peninjauan tersebut diharapkan peternak bisa lebih pas dalam hal pemasaran telur ayam yang diternak. Analisa usaha juga sangat penting dilakukan untuk memperkirakan biaya dan kebutuhan yang perlu disediakan. Bagi pemula cara ternak ayam petelur skala kecil bisa dipelajari terlebih dahulu. Skala kecil bisa dilakukan dengan ternak ayam petelur 20 ekor atau 100 ekor. 

Bagaimana, di wilayah Anda peminat paling banyak telur ayam petelur merah atau telur ayam arab?

Jika Anda sudah menentukan ayam apa yang akan dikembangbiakan, maka bisa segera membeli ayamnya. Kami dari hobiternak.com menyediakan ayam petelur merah dan ayam arab, baik itu usia DOC (Day Old Chicken) maupun yang usia dewasa. Pengiriman ke seluruh Indonesia yang menjangkau kargo hewan. Untuk mengetahui harga ayam petelur dan cara pemesanan silahkan order sekarang juga di nomor telepon bawah ini : 

SMS/CALL/WHATSAPP
0812-2028-8686

Telkomsel:
0813-6330-7506
0812-4648-2525

Indosat
0857-2932-3426
0856-4772-3888

XL:
0819-3140-9353

Kata terkait : 
ayam petelur, cara ternak ayam petelur skala kecil, harga ayam petelur, jenis ayam petelur, resiko beternak ayam petelur, telur ayam petelur, ternak ayam petelur 20 ekor, gambar ayam petelur

Image Sources :

  • Image 1: extension.colostate.edu
  • Image 2: pixabay.com
  • Image 3: Owned by the author
  • Image 4: bukalapak.com
  • image 2: Owned by the author
  • thumbnail: pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP