Pakan merupakan salah satu faktor yang paling menentukan produktivitas indukan Ayam KUB. Banyak peternak ingin memanfaatkan bahan pakan lokal seperti dedak, jagung, dan hijauan untuk menekan biaya produksi. Namun, tidak sedikit yang masih bingung bagaimana menyusun racikan pakan yang tetap memenuhi kebutuhan nutrisi ayam.
Melalui seri Dr. Tike Menjawab, Hobi Ternak merangkum jawaban Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si. terhadap pertanyaan peserta Webinar HobiTernak #4: 5 Kunci Sukses Ternak Ayam KUB untuk Pemula agar dapat menjadi referensi bagi peternak Ayam KUB di seluruh Indonesia.
Pertanyaan Peserta Webinar
“Mohon contoh perbandingan racikan pakan lokal menggunakan dedak, hijauan, dan jagung untuk indukan KUB.”
Jawaban Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si.
“Harus diketahui hijauannya jenis apa? Saya belum melihat sumber proteinnya dari mana. Dedak kualitas bagus proteinnya hanya sekitar 12%, jagung sekitar 8% dan merupakan sumber energi, hijauan merupakan sumber serat dan vitamin. Kebutuhan protein untuk ayam petelur minimal 16–17%, jadi harus ada sumber proteinnya terlebih dahulu.”
Mengapa Dr. Tike Tidak Langsung Memberikan Formula?
Berdasarkan penjelasan Dr. Tike, tidak ada satu formula racikan pakan yang bisa diterapkan untuk semua kondisi. Hal pertama yang perlu diketahui adalah jenis bahan pakan yang tersedia, terutama jenis hijauan dan sumber protein yang akan digunakan.
Setiap bahan memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum menyusun racikan pakan, peternak perlu memahami fungsi masing-masing bahan agar kebutuhan nutrisi indukan tetap terpenuhi.
Fungsi Bahan Pakan yang Dijelaskan Dr. Tike
Dalam jawabannya, Dr. Tike menjelaskan peran beberapa bahan pakan yang umum digunakan.
| Bahan Pakan | Fungsi |
|---|---|
| Dedak berkualitas baik | Sumber energi dan protein sekitar 12% |
| Jagung | Sumber energi dengan kandungan protein sekitar 8% |
| Hijauan | Sumber serat dan vitamin |
| Sumber protein | Dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan protein indukan |
Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa dedak, jagung, dan hijauan saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi indukan Ayam KUB.
Mengapa Sumber Protein Sangat Penting?
Menurut Dr. Tike, kebutuhan protein untuk Ayam KUB yang sedang berproduksi sebagai petelur berada pada kisaran 16–17%.
Sementara itu, dedak dan jagung memiliki kandungan protein yang relatif rendah. Karena itu, apabila hanya menggunakan kedua bahan tersebut tanpa tambahan sumber protein, kebutuhan nutrisi ayam belum tercukupi.
Inilah alasan mengapa Dr. Tike menekankan pentingnya mengetahui terlebih dahulu dari mana sumber protein akan diperoleh sebelum menyusun racikan pakan.

Hal yang Perlu Diperhatikan
Sebelum membuat racikan pakan lokal untuk indukan Ayam KUB, beberapa hal berikut perlu diperhatikan.
- Kenali kandungan nutrisi setiap bahan pakan yang digunakan.
- Pastikan terdapat sumber protein yang cukup dalam ransum.
- Jangan hanya mengandalkan dedak, jagung, dan hijauan.
- Sesuaikan komposisi pakan dengan kebutuhan ayam pada fase produksi.
- Gunakan bahan pakan yang berkualitas baik dan masih layak digunakan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si., racikan pakan lokal untuk indukan Ayam KUB tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan perbandingan dedak, jagung, dan hijauan. Peternak juga harus memastikan adanya sumber protein agar kebutuhan protein minimal 16–17% dapat terpenuhi.
Dengan memahami fungsi setiap bahan pakan, peternak dapat menyusun ransum yang lebih seimbang dan sesuai dengan kebutuhan indukan Ayam KUB.
Dapatkan DOC Ayam KUB Berkualitas
Sedang mencari DOC Ayam KUB untuk memulai atau mengembangkan usaha ternak? Hobi Ternak menyediakan DOC Ayam KUB berkualitas dengan pengiriman ke berbagai wilayah di Indonesia.
Hubungi tim kami untuk mengetahui ketersediaan stok, harga terbaru, dan jadwal pengiriman sesuai lokasi Anda. Cek Harga & Stok DOC Ayam KUB
HUBUNGI KAMI
WhatsApp & Telepon
Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Content Production yang menulis sekaligus mengelola konten seputar dunia peternakan. Dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, informasi yang dibagikan ditujukan untuk membantu para pemula yang baru memulai usaha ternak.






