Cara Mengatasi Ayam yang Suka Mematuk Telur?

Ayam yang suka mematuk telur merupakan salah satu masalah yang cukup sering dialami peternak, baik dalam skala rumahan maupun usaha.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan banyak telur pecah, menurunkan hasil produksi, bahkan menjadi perilaku yang ditiru oleh ayam lainnya apabila tidak segera ditangani.

Selain mematuk telur, tidak jarang ayam juga menunjukkan perilaku agresif dengan mematuk sesama ayam di dalam kandang.

JUAL DOC/ BIBIT AYAM KUB

Siap kirim ke seluruh Indonesia, GARANSI HIDUP*

Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebiasaan, lingkungan kandang, hingga kurangnya aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian ayam.

Melalui seri Dr. Tike Menjawab, Hobi Ternak merangkum jawaban Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si. terhadap pertanyaan peserta Webinar HobiTernak #4: 5 Kunci Sukses Ternak Ayam KUB untuk Pemula agar dapat menjadi referensi bagi peternak Ayam KUB di seluruh Indonesia.

Ini adalah bentuk fisik dari telur ayam KUB
Ini adalah bentuk fisik dari telur ayam KUB

Pertanyaan Peserta Webinar

“Bu, saya punya ayam 3 betina dan 1 jantan. Namun ayam betinanya suka mematuk betina yang lain dan mematuk telur sampai pecah. Solusinya bagaimana ya, Bu, supaya telurnya aman sampai menetas?”

Jawaban Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si.

“Pisahkan saja betina yang suka mematuk itu, berikan grit/bata merah untuk bisa dipatuk-patuk sama ayam atau gantungkan hijauan daun pepaya atau gedebog pisang. Ini hanya solusi sementara supaya ayam tidak terlalu fokus untuk mematuk temannya, tetapi ada mainan lain yang bisa dipatuk.”

Mengapa Ayam Suka Mematuk Telur?

Perilaku mematuk telur dapat menjadi kebiasaan yang merugikan apabila dibiarkan. Ayam yang sudah terbiasa memecahkan telur berpotensi mengulangi perilaku tersebut, bahkan dapat diikuti oleh ayam lain dalam satu kandang.

Selain itu, ayam yang agresif terhadap sesamanya juga dapat menyebabkan stres dan mengganggu kenyamanan di dalam kandang.

Karena itu, penting bagi peternak untuk segera mengidentifikasi ayam yang menjadi penyebab dan melakukan penanganan sedini mungkin.

Solusi Menurut Dr. Tike

Berdasarkan penjelasan Dr. Tike, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memisahkan ayam betina yang memiliki kebiasaan mematuk dari kelompoknya.

Selanjutnya, ayam dapat diberikan media untuk mengalihkan perilaku mematuk, seperti:

  • Grit atau pecahan bata merah.
  • Daun pepaya yang digantung di dalam kandang.
  • Gedebog pisang sebagai media patukan.

Menurut Dr. Tike, cara ini merupakan solusi sementara agar ayam tidak terus-menerus mematuk telur maupun ayam lainnya karena memiliki objek lain untuk dipatuk.

Ayam KUB adalah jenis ayam dwiguna yang bisa diternak untuk dimanfaatkan dagingnya maupun telurnya
Ayam KUB adalah jenis ayam dwiguna yang bisa diternak untuk dimanfaatkan dagingnya maupun telurnya

Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar kebiasaan mematuk telur tidak semakin berkembang, beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan.

  • Segera ambil telur setelah ayam bertelur.
  • Pisahkan ayam yang memiliki perilaku agresif.
  • Sediakan media agar ayam tetap aktif dan tidak bosan.
  • Jaga kebersihan serta kenyamanan kandang.
  • Lakukan pemantauan secara rutin terhadap perilaku ayam.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan Dr. Ir. Tike Sartika, M.Si., ayam yang suka mematuk telur sebaiknya dipisahkan dari kelompoknya. Sebagai pengalihan, peternak dapat memberikan grit, bata merah, daun pepaya, atau gedebog pisang agar ayam memiliki objek lain untuk dipatuk.

Penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi kebiasaan mematuk telur sehingga risiko kerusakan telur dan gangguan pada ayam lainnya dapat diminimalkan.

Dapatkan DOC Ayam KUB Berkualitas

Sedang mencari DOC Ayam KUB untuk memulai atau mengembangkan usaha ternak? Hobi Ternak menyediakan DOC Ayam KUB berkualitas dengan pengiriman ke berbagai wilayah di Indonesia.

Hubungi tim kami untuk mengetahui ketersediaan stok, harga terbaru, dan jadwal pengiriman sesuai lokasi Anda. Cek Harga & Stok DOC Ayam KUB

HUBUNGI KAMI

WhatsApp & Telepon

Klik nomor untuk langsung chat otomatis!

Rate this post

Tinggalkan komentar

WhatsApp Cek Stok & Harga via WA