Dalam membangun bisnis usaha peternakan unggas, diperlukan adanya kerja keras dan meminimalkan terjadinya suatu kesalahan. Untuk itu diperlukan suatu evaluasi. Tujuan dilakukan evaluasi yaitu untuk meninjau ulang semua kegiatan yang telah dilakukan dan hasil yang telah diraih.

Dalam menjalankan suatu usaha/wirausaha evaluasi merupakan proses pengukuran akan evektifitas strategi yang digunakan sebagai analisis situasi progam berikutnya. Evalusi dilakukan baik secara harian, mingguan, bulanan atau tahunan tergantung dari jenis evaluasinya.

Usaha Peternakan Unggas

Evaluasi adalah proses menetukan nilai untuk suatu hal atau objek yang berdasarkan pada acuan – acuan tertentu untuk menentukan tujuan tertentu.

Tahapan Sebelum Mengadakan Evaluasi

Untuk melakukan evaluasi sebuah usaha terdapat urutas atau proses yang mendasari sebelum melakukan evaluasi, yakni :

1.Peternak dapat mengembangkan konsep dan mengadakan penelitian awal.Dalam hal tersebut peternak harus terlebih dahulu merencakan konsep secara matang sebelum diadakannya eksekusi pesan

2.Dengan uji coba yang akan dilakukan oleh peternak , peternak juga harus mencoba mencari tanggapan dari sebagian masyarakat. Karena tanggapan tersebut sangat penting untuk mengukur efektifitas pesan yang disampaikan. dan perlu adanya uji coba untuk mengetahui kesesuaian antara draft yang akan dibuat dengan eksekusi pesannya

Kegiatan Evaluasi Secara Berkelanjutan Bertujuan Untuk ?

1.Evaluasi harian berhubungan dengan aktivitas sehari-hari

2.Evaluasi mingguan merupakan kelanjutan dari evaluasi harian. Di samping itu perlu disertai dengan kegiatan terhadap perkembangan ternak seperti :

  • konsumsi pakan
  • pertambahan berat badan
  • tingkat kematian unggas
  • tingkat produktivitas unggas (bagi unggas yang sudah memasuki masa produktif)

3.Evaluasi tahunan biasanya mengarah pada masalah keuangan dan tindak lanjut dari usaha. Dengan melihat faktor keuangan maka bisa diputuskan untuk :

  • meningkatkan usaha peternakan
  • melanjutkan usaha
  • menghentikan usaha

Beberapa Indikator yang Dijadikan Tolak Ukur Dalam Keberhasilan Usaha Peternakan diantaranya:

1. Tingkat Pertumbuhan Unggas yang Optimal

Unggas yang mempunyai pertumbuhan cukup baik dipengaruhi beberapa sebab diantaranya asupan pakan yang bernutrisi, komposisi gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan dan umur unggas serta jumlah atau takaran yang tepat. Kualitas DOC (anakan ayam) dan DOD (anakan bebek) harus disertai dengan tingkat pertumbuhan yang baik sehingga ayam atau bebek mampu tumbuh dengan seragam dan dapat dipanen pada waktu yang bersamaan.

Pertumbuhan hewan ternak akan kurang optimal jika :

1.Kandang terlalu sempit sehingga jumlah populasi melebihi kapasitas kandang. Jika hal tersebut terjadi, peternak bisa memindahkan sebagian unggas ke blok kandang yang lain atau cukup menggeser sekat yang membatasi antar blok kandang sehingga populasi seimbang.

2.Tempat pakan dan minum kurang sehingga unggas berebut dalam mendapatkan pakan dan minum. Untuk mengatasinya dengan memberikan tempat pakan dan minum yang memadai sehingga unggas tidak berebutan. Biasanya unggas apabila berebut makanan akan berpostur lebih kecil karena kekurangan nutrisi pakan. Hal tersebut perlu mendapatkan perhatian dari peternak.

3.Ventilasi kurang lancar sehingga udara pengap dan mengganggu kesehatan unggas. Kandang yang terlalu pengap akan mengakibatkan suhu udara meningkat sehingga kepanasan. Jika tidak segera mendapat penanganan yang optimal , unggas bisa menurun staminanya dan menderita sakit.

4.Kandang kurang mendapat penerangan. Kandang yang terlalu gelap menyulitkan peternak dalam mengontrol kondisi unggasnya. Tempat yang gelap juga membuat unggas banyak tidur dan tidak mengkonsumsi pakan.

Usaha Peternakan Unggas
Kandang boks

2. Efisiensi Pakan Ternak

Efisiensi pakan ternak terjadi jika semua pakan yang tersedia dapat dikonsumsi dan dicerna dengan baik tanpa terbuang atau tumpah. Di dalam manajemen atau tata laksana pemeliharaan unggas, pakan yang tumpah atau terbuang sia-sia perlu dihindari. Untuk mengetahui tolak ukur efisiensi pakan dapat diukur dengan konversi pakan atau Feed Consumtion Rate (FCR).

Konversi pakan adalah perbandingan jumlah pakan yang dikonsumsi dengan pertambahan berat badan dalam waktu tertentu. Makin kecil angka konversi berarti makin efisien pakan yang kita berikan.

Di dalam dunia peternakan, hal tersebut juga berlaku untuk unggas yang memproduksi telur.

Usaha Peternakan Unggas

3. Tingkat Produktivitas Unggas

Dengan bertambahnya umur maka tingkat produktivitas akan meningkat. Produktivitas unggas berbeda-beda tergantung jenis unggas. Untuk ayam kampung super mulai berproduksi menghasilkan pedaging pada umur 45 hingga 60 hari. Sedangkan untuk bebek petelur akan meningkat produktivitas telurnya setelah umur 6 bulan keatas. Produktivitas sangat dipengaruhi dari kualitas bibit, pola pakan yang baik dan pemeliharaan. Masing-masing peternak melakukan pola pemeliharaan yang berbeda-beda dan akan menghasilkan unggas yang berbeda pula dalam hal produktivitasnya.

Dengan mengetahui tolak ukur tersebut, kita akan mengetahui gambaran keberhasilan dari usaha peternakan unggas kita. Dampak dari evaluasi bernilai positif bila kita terapkan dan menjadikan manajemen usaha kita menjadi lebih baik lagi.

Kami dari hobiternak.com menyediakan berbagai jenis bibit (DOD) bebek dan bisa mengirimkan ke seluruh wilayah Indonesia yang terjangkau dengan kargo hewan.
Untuk itu jika mau memesan segera hubungi kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812 2028 8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

Kata terkait :
bisnis peternakan yang paling menguntungkan, usaha ternak ayam bangkok, analisa peluang usaha peternakan unggas, peluang usaha budidaya unggas petelur, usaha ternak ayam broiler, ternak unggas yang menguntungkan, ternak paling cepat,

**Yuni Ambarwati**
*.


Summary
Perlunya Evaluasi Terhadap Keberhasilan Usaha Peternakan Unggas
Article Name
Perlunya Evaluasi Terhadap Keberhasilan Usaha Peternakan Unggas
Description
Dalam membangun bisnis usaha peternakan unggas, diperlukan adanya kerja keras dan meminimalkan terjadinya suatu kesalahan. Untuk itu diperlukan suatu evaluasi. Tujuan dilakukan evaluasi yaitu untuk meninjau ulang semua kegiatan yang telah dilakukan dan hasil yang telah diraih.
Author
Publisher Name
Hobiternak.com
Publisher Logo

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: