Tips Membuat Tempat Mengeram dalam Ternak Ayam Kalkun

Ayam Kalkun adalah satu jenis unggas yang mempunyai postur tubuh yang besar dan bisa diternakkan untuk tujuan konsumsi atau untuk di gunakan sebagai koleksi ayam hias.

Dari tahun ke tahun permintaan Ayam Kalkun dan dagingnya memang meningkat.

Maka dari itu budidaya  ternak Ayam Kalkun memang dirasa cukup menguntungkan untuk dijalankan.

Dalam perawatannya pun cukup mudah dan cukup mirip dengan memelihara ayam pada umumnya.

Nah, sampai di sini kami rasa Anda sudah bisa melihat prospek usaha ternak ayam kalkun, betul?

Ayam Kalkun Mengeram
Ayam Kalkun Mengeram di atas ban mobil bekas.

Dalam cara ternak kalkun pedaging maupun cara ternak kalkun hias sebenarnya hampir sama.

Pilihan kandang umbaran memang paling cocok menurut kami. 

Namun Anda perlu memberikan pagar disekelilingnya agar Ayam Kalkun tidak terlepas.

Pembuatan pagar bisa dengan bilah bambu atau menggunakan jaring paranet.

Baca juga:
JUAL PARANET ATAU JARING UNTUK KANDANG AYAM, PAGAR MAUPUN PEMBATAS TANAMAN

Untuk anakan Ayam Kalkun yang masih kecil bisa Anda pelihara dengan menggunakan box pemanas.

Apabila Anda sudah memulai beternak Ayam Kalkun, Anda harus mempersiapkan tempat telur kalkun agar nanti tidak pecah.

Ayam Kalkun yang sudah berumur 8 bulan ke atas sudah siap produksi.

Hal ini ditandai ayam kalkun jantan mulai mengembangkan ekornya dan ini merupakan tanda bahwa ayam kalkun jantan sedang menarik simpati ayam kalkun betina dan sedang mengalami birahi.

Indukan dan Anakan Ayam Kalkun
Indukan dan Anakan Ayam Kalkun

Dalam masa Ayam Kalkun akan kawin sebaiknya Anda mempersiapkan tempat untuk meletakkan telur agar kalkun betina dapat bertelur dengan nyaman dan meneruskan untuk mengerami telurnya tersebut.

Bagaimana cara membuat tempat mengeram Ayam Kalkun yang praktis ?

Berikut tahapan membuat tempat mengeram untuk ayam kalkun :

Baca Juga!  Kenali Makanan Khusus Ayam Cemani untuk Menghasilkan Ternak yang Berkualitas dan Menguntungkan

1. Menyiapkan ban bekas

Anda perlu mengecek kondisi ban utuh dan bebas dari kotoran.

Sebaiknya terlebih dahulu Anda cuci dan semprot dengan desinfektan agar ban terbebas dari bakteri.

Kami memilih ban mobil bekas karena tidak perlu membuatnya tinggal pasang saja.

Namun bila Anda kesulitan Anda cukup menggunakan kotakan kayu.

2. Lokasi Tempat Mengeram

Sebaiknya Anda memilih tempat untuk mengeram Ayam Kalkun yang terbebas dari gangguan binatang lain atau binatang predator seperti musang, ular dan tikus.

Kalkun Bourbon Red Dewasa Jantan
Kalkun Bourbon Red Dewasa Jantan

3. Menyiapkan jerami

Jerami memang harganya murah dan nyaman untuk mengeram ayam kalkun.

Hal ini dikarenakan jerami memiliki sifat bisa menyerap kandungan air dan dapat menjaga kehangatan. 

Jika Anda kesulitan mendapatkan jerami Anda bisa gunakan kertas koran, kardus bekas, atau kain yang tidak terpakai.

Yang perlu menjadi catatan barang-barang tersebut dalam kondisi kering.

4. Mengatur ban bekas dan jerami

Letakkan ban bekas di tempat yang sudah Anda sediakan bebas dari binatang pengganggu.

Kemudian masukkan jerami kering secukupnya sehingga Ayam Kalkun dapat bertelur dengan nyaman dan dapat meneruskan mengeram di tempat tersebut.

Masa pengeraman ayam kalkun adalah 28 hari.

Namun terkadang ada juga Ayam Kalkun yang bertelur disembarang tempat.

Sebaiknya Anda ambil telurnya dan letakkan kembali di tempat yang sudah Anda sediakan.

Pengalaman dari kami, ayam kalkun yang diarahkan ke tempat pengeraman yang sudah disediakan, ia akan berpindah tempat.

Kalkun White Holland
Kalkun White Holland
Berapa hari telur kalkun menetas?

Telur kalkun akan menetas setelah di erami indukannya selama 28 hari. Bila menggunakan mesin penetas juga sama, dalam 28 hari telur akan menetas.

Apakah cara menetaskan telur ayam kalkun dengan lampu efektif?

Bisa efektif bila memang ada komponen lain seperti thermostat, air untuk menjaga kelembaban, proses memutar telur yang tepat dan kwalitas telur kalkun yang fertil yang di tetaskan.

Ayam kalkun bertelur berapa butir?

Dalam semusim ayam kalkun akan bertelur sekitar 7 sampai 15 butir. Bila jumlah telur kalkun semakin banyak biasanya potensi menetasnya berkurang.

Apakah kalkun jantan mengerami telur?

Betul, kalkun jantan akan ikut berbagi dengan kalkun betina untuk bergantian dalam mengerami telurnya.

Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan telur ayam kalkun untuk di tetaskan maupun bibit atau anakan ayam kalkun sampai indukan ayam kalkun. Untuk harga terbaru silahkan buka di daftar harga ayam kalkun. Dan silahkan hubungi kami kapan saja, kami akan senang sekali jika bisa membantu.

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS 1
0812-2028-8686

CS 2
0895-6124-93491

CS 3
0898-9274-749

Promo DOC KUB
5/5 - (10 votes)
Pak Agus dan hobiternak.com

Agus Harianto S.Pt & Hobi Ternak Team 9

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya. Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat.

Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

2 pemikiran pada “Tips Membuat Tempat Mengeram dalam Ternak Ayam Kalkun”

  1. Bro kalau kalkun jantan mengerami telurnya wajar gak? Apa bisa menetas krn saya ngecek kandang kalkun saya kok yg jantan duduk diatas telur spt mengerami

    Balas
    • Sebaiknya kalkun jantan tdk boleh ngerami, karena:
      1. Nanti betina yang lain tidak berkesempatan di buahi karena jantan nya mengeram
      2. Ada kemungkinn telur nya pada pecah karena jantan lebih berat bobotnya
      3. Betina yang nelur tadi kemungkinan bisa stres
      4. Kalkun jantan ngeramnya biasanya tidak rutin dan tidak terampil membalik telur sehingga kemungkinan gagal tinggi.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

× GRATIS Konsultasi atau order via WA