Kelinci Hias

Kelinci sakit

10 Cara Mengenali Ciri-Ciri Kelinci yang Sedang Sakit

10 Cara Mengenali Ciri-Ciri Kelinci yang Sedang Sakit

Jenis Kelinci apapun suatu saat pasti akan mengalami sakit. Saat sakit sedang menyerang membuatnya merasa tidak nyaman bahkan aktivitas apapun yang sering ia lakukan pun terganggu. Pada saat seperti itu biasanya kelinci akan menunjukkan gerak-gerik yang membuat pemiliknya merasa kasihan dengan keadaan tersebut. Namun terkadang pemilik juga merasa bingung karena mereka sudah merasa melakukan perawatannya secara benar tetapi kelinci yang mereka tetap mengalami sakit.

Kelinci sakit

Kelinci sakit

Perlu diketahui jika semua penyakit tidak hanya dari faktor perawatannya, cuaca juga bisa menjadi penyebab kelinci kita menjadi sakit, bahkan dari teman sendiri pun kelinci bisa mengalami sakit seperti karena diinjak oleh temennya sendiri.

Lalu bagaimana supaya kita dapat mengenali ciri-ciri  kelinci yang sedang sakit?

Berikut cara mengenalinya:

  1. Nafsu Makan Menurun
Nafsu makan kelinci menurun

Nafsu makan kelinci menurun

Tidak hanya manusia saja, hewan pun seperti itu. Saat Kelinci akan mengalami sakit biasanya tingkat nafsu makannya pun akan menurun. Maka sebagai pemilik kita perlu mengetahui tingkat makannya. Bisa kita lakukan dengan cara mengamatinya saat kita memberikan kepadanya.

  1. Aktivitas Menurun

Kelinci sendiri dikenal sebagai hewan yang lincah, dia akan menikmati istirahatnya pada siang hari dan aktif di malam hari. saat kelinci sedang sakit maka aktifiitasnya pun akan menurun, hal itulah yang perlu kita ketahui agar kita tidak terlambat menanggapinya.

  1. Banyak Minum
Kelinci terlalu banyak minum

Kelinci terlalu banyak minum

Banyak yang beranggapan jika tingkat minumnya banyak, maka hewan kesayangan kita sehat. Anggapan itu ternyata tidak berlaku bagi Kelinci, pada saat tingkat minumnya lebih banyak itu merupakan tanda-tanda kelinci mengalami sakit.

  1. Tidak Menyukai Makanan Favoritnya

Yang umumnya Kelinci menyukai sayur-sayuran, bagi kelinci yang sedang sakit bila diberi pakan sayuran ia tidak akan semangat untuk memakannya.

  1. Bulunya Kusam dan Rontok

Tanda-tanda ini sebenarnya mudah untuk kita kenali, tetapi terkadang kita berfikir jika bulunya kusam itu karena kotor saja. untuk itu kita perlu mengamatinya saat bulu sudah kusam dan bersamaan dengan rontok itu berarti kelinci sedang mengalami sakit.

  1. Urine Terlihat Keruh dan Kental

Ciri ini termasuk yang susah kita ketahui, karena urine kelinci baunya menyengat banyak yang enggan untuk memperhatikan kelinci saat sedang kencing. Namun ini juga harus kita amati agar kita bisa segera menanganinya.

  1. Kuku Sudah Tidak Terlihat

Ini merupakan ciri-ciri yang sudah terlihat aneh untuk dialami oleh Kelinci yang sehat. Karena kelinci yang sehat kukunya akan terus tumbuh dan perlu dipotong oleh pemiliknya. Seharusnya saat kelinci mengalami keadaan seperti ini pemilik cepat untuk mengetahui apa yang sedang dirasakan oleh hewan kesayangannya.

  1. Mata Terlihat Tidak Cerah

Ini terjadi karena kurangnya nafsu makan kelinci, yang menyebabkan mata terlihat lelah dan tidak cerah.

  1. Kandang Lembab
kandang lembab

kandang lembab

Kandang lembab karena sudah banyak bakteri menempati kandang itu.

  1. Kandang Berbau Tidak Enak (Busuk)

Itulah ciri-ciri yang perlu kita kenali sejak awal masa pemeliharaannya, kita perlu menyadari bahwa penyakit itu akan menyerang hewan kesayangan kita kapan saja. meskipun sudah melakukan perawatannya yang benar akan tetapi suatu saat bisa saja terserang penyakit. Maka dari itu ciri-ciri tersebut perlu kita kenali, agar hal itu akan segera kita ketahui sehingga saat ciri-ciri itu muncul kita akan cepat menanganinya.

Kelinci memiliki berbagai jenisnya, dan di jualayamhias.com kami menyediakan berbagai jenis kelinci. untuk pemesanan silahkan hubungi kami segera di:

SMS/CALL/WHATSAPP
0812 2028 8686

Layanan Pelangan 2
0856-4772-3888 (Indosat)

Layanan Pelangan 3
0822-2123-5378 (Telkomsel)

Layanan Pelangan 4
0857-2932-3426 (Indosat)

Layanan Pelangan 5
0838-6918-5523 (AXIS)

Kata Terkait :

Kelinci Hias, Perawatan Kelinci, Kelinci Sakit, Perawatan Kelinci Sakit, Kelinci Hias, Kelinci Pedaging, Ternak Kelinci Hias, Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Hias, Usaha Ternak Kelinci Pedaging, Jual Kelinci, Harga Kelinci, ciri ciri kelinci stres, kelinci tidak mau makan dan diam saja, ciri ciri kelinci sehat, ciri ciri kelinci mati, kelinci lemas dan tidak mau makan, cara mengatasi kelinci sekarat, contoh ciri ciri kelinci yang sakit

 

Kelinci Rex Classic Betina

16 Ciri-Ciri Kelinci yang Sedang Hamil dan akan melahirkan

16 Ciri-Ciri Kelinci yang Sedang Hamil dan akan melahirkan

Di saat kita memelihara binatang, suatu saat pasti akan mengalami proses mengandung atau hamil. Saat mengalami kondisi seperti itu para peternak perlu mengenali ciri-cirinya saat hewan yang dipelihara sedang mengalami proses mengandung.

Sama halnya saat kita memelihara Kelinci, suatu saat kelinci juga pasti akan mengalami masa mengandung atau hamil. Proses ini tentunya tidak hanya terjadi begitu saja tetapi dimulai dari proses perkawinan antara Kelinci jantan dan Kelinci betina, setelah beberapa proses baru kelinci akan mengalami masa mengandung atau hamil. Pada saat mengalami kehamilan peternak harus mengetahui kondisi yang sedang dialami oleh kelinci. pada saat kelinci betina sedang hamil maka peternak harus segera memisahkan dengan kelinci jantannya.

Kelinci Rex Classic Betina

Kelinci Rex Classic Betina

Apa saja ciri-ciri kelinci yang sedang hamil dan akan melahirkan?

Berikut ciri-ciri kelinci yang sedang hamil dan akan melahirkan

  1. Setelah proses perkawinan pada usia 7 hari, janin sudah mulai tumbuh mulai saat itu kelinci sudah mulai mengandung
  2. Bentuk janin berbentuk bulatan kecil, kita bisa mengetahui dengan cara melalui bagian anusnya. Namun bentuknya memang mirip dengan kotoran bedanya yaitu janin terletak diperut bagian tengah dan lembut, namun saat janin sudah melewati usia 14 hari maka janin akan berada diperut bagian bawah
  3. Bagian mulut berwarna agak kemerah-merahan ketika janin memasuki usia 14 hari
  4. Kelinci saat masa mengandung akan lebih suka mengorek-orek tanah atau kandang.
  5. Nafsu makan meningkat
  6. Kelinci yang sedang mengalami masa kehamilan yang pertama akan lebih agresif dibandingkan dengan kelinci yang sudah hamil berkali-kali
  7. Kelinci yang sedang hamil biasanya akan menolak jika ada kelinci jantan yang datang mendekatinya
  8. Namun tipe-tipe kelinci berbeda, ada kelinci yang sedang hamil tetapi masih mau untuk didekati oleh kelinci jantan
  9. Saat usia kehamilan 17 hari, perut kelinci sudah bisa diraba jika buncit maka kelinci positif sedang mengandung
  10. Di usia kehamilan 23 sampai 29 hari kelinci akan sedikit gusar
  11. Mulut kelinci semakin merah
  12. Kelinci diusia kehamilannya yang sudah tua, perut akan semakin terlihat buncit tanpa perlu diraba oleh peternaknya
  13. Diusia kehamilannya yang sudah semakin tua dan akan melahirkan biasanya bulu-bulunya akan merontok
  14. Kelinci saat akan melahirkan biasanya cenderung untuk melubang-lubangi tanah. Perilaku ini bertujuan untuk membuat tempat untuk anak-anaknya yang akan dilahirkan
  15. Kelinci akan lebih agresif dengan kelinci lainnya, kelinci yang akan melahirkan menjaga penuh tempat yang sudah dibuat untuk tempat anak-anaknya yang akan dilahirkan
  16. Kelinci yang biasanya bersikap tenang, saat akan melahirkan cenderung banyak bertingkah
Kelinci Rex Broken Black

Kelinci Rex Broken Black

Itulah beberapa penjelasan agar dapat mengetahui ciri-ciri kelinci yang sedang hamil dan akan melahirkan. Semoga bisa membantu bagi anda yang memelihara kelinci tetapi belum bisa mengenali ciri-cirinya saat sedang hamil dan akan melahirkan.

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata Terkait :

Kelinci Indukan, Kelinci Hias, Kelinci Pedaging, Kelinci Hamil, Kelinci Melahirkan, Ciri-ciri Kelinci Hamil dan Melahirkan, Ternak Kelinci Hias, Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Pedaging, Jual Kelinci, Harga Kelinci

 

Kelinci Pedaging

Melihat Peluang Berbisnis Kelinci Pedaging

Melihat Peluang Berbisnis Kelinci Pedaging

Dapat kita lihat jika di Indonesia, para peternak daging kelinci masih jarang kita jumpai. banyak peternak yang lebih memilih berbisnis hewan lain, sehingga para pesaing pun lebih banyak. Padahal perlu kita ketahui bahwa di anggota tubuhnya ada beberapa yang bermanfaat bagi tubuh kita itulah yang menyebabkan daging kelinci banyak diburu oleh para pencinta kuliner di Indonesia.

Sebagian besar para peternak kelinci di Indonesia, memilih kelinci hias atau hasil persilangan mereka menganggap  bisnis kelinci tersebut lebih menguntungkan daripada bisnis kelinci pedaging, jadi semakin banyaknya para peternak kelinci hias, membuat peluang berbisnis kelinci pedaging semakin luas.

Akan tetapi perlu kita ketahui, Kelinci merupakan hewan yang tidak mengenal musim, setiap tahunnya tidak hanya satu atau dua kali bahkan lebih kelinci akan melahirkan. Perkembangbiakannya yang cepat ini membuat jumlah kelinci yang diternakkan akan lebih cepat bertambah.

Kelinci Pedaging

Kelinci Pedaging

Berdasarkan penjelasan diatas bisa dikatakan jika berbisnis kelinci pedaging memiliki peluang yang luas dan cukup menguntungkan. Apalagi sampai sekarang ini stok daging kelinci masih belum terpenuhi, sehingga masih membutuhkan pemasok daging kelinci yang lebih banyak lagi. Selain itu masyarakat sudah banyak yang paham kalau daging kelinci itu memiliki banyak manfaat sehingga permintaan akan daging kelinci pun terus meningkat.

Pemanfaatan daging kelinci sekarang ini juga lebih luas, banyak olahan atau masakan berbagai macam yang berbahan dasar dari daging kelinci. diantaranya seperti bakso kelinci, nugget, sossis, dendeng dan sate menjadi resep baru yang banyak dicari oleh para penggemar daging di Indonesia. Dari beberapa resep baru tersebut, banyak tempat-tempat makan yang berlomba-lomba menyediakan menu-menu makanan yang berasal dari daging kelinci.

Lalu bagaimana langkah awal untuk beternak kelinci pedaging?

Berikut beberapa langkahnya

  1. Bibit

Bibit merupakan kebutuhan utama jika ingin beternak. Ada beberapa syarat untuk menentukan bibit kelinci pedaging diantaranya:

  1. Bisa menghasilkan anak yang banyak saat melahirkan
  2. Memiliki 6 puting susu yang tumbuh normal
  3. Untuk indukan memiliki bobot 4,5 kg
  4. Untuk pejantan memiliki bobot 4 kg
  5. Mampu merawat anaknya sampai 5 ekor hingga masa sapih

Untuk kelinci pedaging biasanya yang dipilih adalah kelinci putih

  1. Kandang

Secara umum kandang untuk kelinci biasanya luas, akan tetapi untuk kelinci pedaging ukuran kandang lebih kecil lagi. Kelinci pedaging umumnya dipanen pada saat usia 3,5 bulan

Kelinci Pedaging

Kelinci Pedaging

  1. Pakan

Untuk jenis pakannya sebenarnya sama dengan kelinci pada umumnya, tetapi karena ditujukan sebagai pedaging, maka untuk pemenuhan pakannya diberikan tambahan dari protein hewani kedalam pakannya

  1. Pemeliharaan

Dalam pemeliharaannya kita perlu menentukan waktu perkawinannya. Sebaiknya pola perkawinan diatur hal ini untuk menstabilkan produksi yang dihasilkan bisa satu minggu sekali atau satu bulan sekali. Selain itu kita juga perlu mengetahui bibit-bibit unggul yang kita miliki, agar kelinci yang dihasilkan pun berkualitas.

Itulah sedikit penjelasan tentang peluang berbisnis daging kelinci di Indonesia, peternakan yang dikelola dengan baik dan benar tentu akan mendapatkan hasil yang baik. Maka dari itu jika kita ingin berbisnis kelinci pedaging, kita harus mengelolanya secara baik.

Jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis kelinci, untuk pemesanan silahkan hubungi kami segera di:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888 

Kata Terkait :

Kelinci Hias, Kelinci Pedaging, Peluang Bisnis, Bisnis Kelinci Pedaging, Ternak Kelinci Pedaging, Ternak Kelinci Hias, Jual Kelinci, Harga Kelinci, Usaha Ternak  Kelinci Hias, Usaha Ternak Kelinci Pedaging

Holland Lop Jantan

6 Hal yang Perlu di Ketahui Dalam Merawat Kelinci

6 Hal yang Perlu di Ketahui Dalam Merawat Kelinci

Kelinci merupakan tipe hewan yang ingin disayang dan selalu diperhatikan oleh pemiliknya. Dalam pemeliharaannya peternak perlu mengetahui cara perawatannya. karena kelinci merupakan hewan yang jinak maka sudah sepantasnya jika peternak harus selalu merawatnya. Perawatannya tersebut bisa meliputi dari pemberian kandang, pemberian pakan, mengecek kondisi hewan, hingga pembersihan kandang.

Holland Lop Jantan

Holland Lop Jantan

Hal-hal apa sajakah yang perlu diketahui dalam merawat kelinci?

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui dalam merawat kelinci

  1. Mengecek Kondisi

Saat kita ingin memulai beternak kelinci, pilihlah kelinci yang sudah tahan terhadap penyakit. Pilihlah kelinci yang berusia 4 bulan. Namun jika ingin memulainya dengan yang lebih mudah pilihlah kelinci yang masih berusia 2 bulan.

  1. Pemberian Kandang

Buatlah kandang yang lokasinya jauh dari keramaian, karena kelinci menyukai tempat yang nyaman dan tenang. Usahakan alas dibuat yang berlubang supaya kotoran kelinci akan langsung jatuh ketanah. Pilihlah lokasi kandang yang jauh dari gangguan hewan lain seperti anjing dan kucing.

Flemish Giant

Flemish Giant

  1. Pembersihan Kandang

Agar kelinci tidak terserang penyakit, kandang sebaiknya dibersihkan secara rutin. Kandang bisa dibersihkan menggunakan sapu lidi,dan usahakan alat untuk membersihkan bisa menjangkau ke bagian dalam kandang.

  1. Pembersihan Peralatan Kandang

Peralatan yang ada didalam kandang seperti tempat makan dan tempat minum sebaiknya juga dibersihkan secara rutin.

  1. Pemberian Pakan

Pakan merupakan kebutuhan penting yang harus selalu disediakan oleh peternak, maka dari itu setiap harinya peternak harus memberikan pakan sebanyak dua kali dalam sehari. Berikan pakan berupa sayuran hijau dan buah-buahan. Setiap ingin memberikan pakan, tempat pakan harus dibersihkan terlebih dahulu hal ini untuk menghindari tercampurnya bakteri kedalam makanan tersebut.

Flemish Giant

Flemish Giant

  1. Perawatan Kelinci

Karena kelinci tipe hewan yang ingin selalu diperhatikan, maka pemilik harus selalu merawatnya dengan cara, saat bulu sudah mulai panjang dan tidak rapi pangkas bulu agar terlihat indah kembali. Selain itu kuku juga selalu dibersihkan apabila sudah panjang potonglah agar rapi kembali. Saat jenis kelamin sudah mulai terlihat segera pisahkan antara kelinci jantan dan betina hal ini untuk menghindari pendewasaan dini.

Kelinci Tan

Kelinci Tan

Merawat hewan peliharaan merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan bagi pemilikinya. Maka dari itu kita perlu mengetahui perawatan secara benar agar langkah yang kita lakukan tidak salah.

Jualayamhias.com menyediakan kelinci dengan berbagai jenisnya. Untuk pemesanan segera hubungi kami sekarang di:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

Kata Terkait :

Kelinci Hias, Merawat Kelinci, Kebersihan Kelinci, Ternak Kelinci Hias, Ternak kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Pedaging,  Jual Kelinci, Harga Kelinci

 

 

Kelinci Jawa

Perlu Kita Ketahui 2 Jenis Kelinci Asli Indonesia

Perlu Kita Ketahui 2 Jenis Kelinci Asli Indonesia

Indonesia memiliki beragam fauna yang memang berasal asli dari Indonesia, akan tetapi ada juga beberapa fauna yang memang sengaja di import dari manca negara, meskipun begitu fauna asli Indonesia juga tidak kalah indahnya dan harus kita lestarikan jangan sampai punah.

Pada awalnya kelinci memang pertama kali  muncul di negara Belanda dan jumlah populasi terbanyak pun memang berasal dari luar negeri akan tetapi di Indonesia  juga ditemukan beberapa kelinci yang asli berasal dari Indonesia. Kelinci tersebut berasal dari 2 pulau berbeda yang ada di Indonesia.

Kelinci Polish

Kelinci Polish

Jenis kelinci apa saja yang terdapat di Indonesia?

Berikut 2 jenis kelinci asli Indonesia

  1. Kelinci Jawa

Kelinci jawa adalah kelinci lokal yang berasal dari daerah Jawa Barat. Habitatnya berada di dataran tinggi berbatu. Untuk beratnya kelinci jawa bisa mencapai 6 kg, panjangnya sekitar 4o cm. Pada umumnya kelinci jawa memiliki warna bulu coklat kekuningan seperti kelabu. Kelinci ini dapat bertahan hidup 5-10 tahun. Dalam setahun kelinci jawa ini bisa hamil sampai 7 kali, dengan jumlah anak sekitar 6-8 ekor.

Kelinci Jawa

Kelinci Jawa

  1. Kelinci Sumatera

Kelinci sumatera juga banyak dikenal dengan sebutan kelinci belang sumatera. Kelinci ini adalah jenis kelinci liar yang hanya dapat ditemukan di hutan tropis di pegunungan Bukit Barisan di pulau Sumatera. Karena biasa hidup secara liar kelinci sumatera makanannya yaitu dedaunan yang biasa berasal dari tanaman pendek yang mudah dijangkau, namun ada juga memeliharanya biasanya para peternak akan memberikan pakan berupa buah-buahan atau biji-bijian. Tipe hewan ini suka menempati tempat yang biasanya bekas dari hewan lain. Memiliki cirikhas bulu yang bergaris-garis coklat dengan kaki berwarna merah dan pada perut bagian bawah berwarna, panjang kelinci sumatera ini bisa mencapai 40 cm.

Itulah dua jenis kelinci yang memang asli berasal dari Indonesia, keindahannya juga tidak kalah dengan kelinci-kelinci yang berasal dari manca negara. Namun keberadaan kelinci Indonesia ini sudah semakin punah akibat perburuan liar ataupun penyalahgunaan hutan untuk keperluan individu, tentunya hal itu akan mengganggu kelangsungan hidupnya yang mengakibatkan populasinya semakin menurun. Sudah seharusnya kita menjaga kelestariannya, jangan sampai ulah kita sendiri akan merugikan berbagai pihak.

Fuzzy Lop Albino

Fuzzy Lop Albino

Di jualayamhias.com menyediakan kelinci dengan berbagai jenisnya, untuk pemesanan silahkan hubungi kami segera di:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888 

 

Kata Terkait :

Kelinci Hias, Kelinci Indonesia, Kelinci Lokal, Populasi Kelinci, Jenis Kelinci Indonesia , Ternak Kelinci Hias, Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak  Kelinci Hias, Jual Kelinci, Harga Kelinci

 

 

Kelinci Flemish Giant

Mengenal Lebih Dekat Dengan Kelinci Flemish Giant

Mengenal Lebih Dekat Dengan Kelinci Flemish Giant

Diantara jenis kelinci, Kelinci Flemish Giant merupakan kelinci yang postur tubuhnya paling besar. Kelinci ini bila mendapatkan makanan yang bagus bisa mencapai berat 13 kg per ekor. Bahkan bila diberikan makanan khusus bisa mencapai lebih dari 20 kg. Maka banyak yang menjadikan kelinci ini sebagai pedaging yang berpotensial.

Kelinci ini pada mulanya hanya berkembang liar dialam bebas. Namun dengan perantara pedagang Belanda, maka kelinci ini dibawa ke Eropa dan dibudidayakan sehingga mampu berkembang biak dengan baik. Apalagi tingkat konsumsi daging masyarakat Inggris di Eropa makin meningkat, maka kelinci ini bisa dijadikan sebagai sumber protein yang baik. Bulunya dapat dijadikan bahan baku pembuatan baju wol.

Kelinci Flemish Giant

Kelinci Flemish Giant

Ciri-ciri Kelinci Flemish Giant antara lain:

  • Kelinci dewasa mempunyai panjang badan sekitar 50 cm lebih (lebih dari 20 inch)
  • Panjang telinga sekitar 15 cm, berkaki besar, panjang dan kuat. Jenis telinga tegak berdiri
  • Tulang tebal dengan dada penuh berisi
  • Warna hitam, abu-abu, biru, coklat kuning muda (fawn) dan putih. Keistimewaannya tidak mempunyai warna bulu yang kombinasi dari berbagai warna. Jadi hanya mempunyai warna tunggal.
  • Mulai masuk masa produksi sekitar umur 8 bulanan. Dalam sekali produksi bisa menghasilkan 6-10 anakan.

Jika pada kelinci lain, warna bulunya bisa bervariasi, maka pada kelinci flemish giant warnanya tunggal. Bisa berwarna putih, hitam, biru, abu-abu, coklat kuning muda (fawn), abu-abu terang, abu-abu besi (sandy). Jadi berbeda dengan jenis kelinci lain yang berwarna kombinasi antara beberapa warna sekaligus.

Flemish Giant

Flemish Giant

Kelinci jenis ini selain cocok dijadikan pedaging, juga bisa dijadikan kelinci hias. Sekarang banyak yang menyilangkan dengan kelinci lokal. Untuk anakan akan mengalami penurunan dalam produktivitas dagingnya. Pada umumnya kelinci hasil silangan impor dan lokal postur tubuhnya lebih kecil dibandingkan kelinci asli impor. Untuk itu jika menjadikan kelinci pedaging, bisa dari peranakan kelinci flemish giant.

Sekarang ini permintaan akan daging kelinci semakin meningkat, banyaknya restoran dan rumah makan yang menyediakan menu dengan bahan utama kelinci. Daging kelinci dapat dibuat seperti sate dan beberapa menu lainnya. hal itu jelas merupakan peluang bisnis yang bagus.

Silver Blue Flemish Giant

Silver Blue Flemish Giant

Kami dari Jualayamhias.com disamping menyediakan berbagai jenis ayam hias dari berupa telur siap tetas, anakan, remaja dan dewasa kini menyediakan berbagai hewan hias lainnya seperti burung unta, burung merak, bebek mandarin, jenis burung merpati dan kelinci dengan berbagai variasi umur dan jenis yang beraneka macam. Kami juga bisa mengirimkan ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia menggunakan jasa kargo hewan yang telah dipercaya selama bertahun-tahun.

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata terkait:
Kelinci hias, harga kelinci, makanan kelinci, kelinci pedaging, kandang kelinci, kelinci pedaging, kelinci hias, ternak kelinci pedaging, ternak kelinci hias, usaha ternak kelinci pedaging, usaha ternak kelinci hias, jual kelinci pedaging, jual kelinci hias

 

Kelinci Dutch

Langkah-langkah Berbudidaya Kelinci Hias

Langkah-langkah Berbudidaya Kelinci Hias

Pada awalnya Kelinci memang hewan liar, dahulu kelinci hidupnya di hutan-hutan. Namun karena kelinci termasuk hewan lucu dan sangat jinak maka ada beberapa masyarakat yang ingin memeliharanya. Akan tetapi ada juga yang enggan untuk mememeliharanya karena memang air seninya itu baunya menyengat.

Dalam budidayanya kelinci bisa dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi dan bulunya juga bisa sebagai hiasan. Daging kelinci memang terkenal enak dan lezat, mungkin sebagian ada yang belum pernah merasakan daging Kelinci, karena memang pemasok daging kelinci masih jarang.

Karena masih jarangnya para peternak hewan yang berbudidaya Kelinci, maka berbudidaya kelinci pun masih memiliki kesempatan yang luas. untuk itu kita perlu mengetahui langkah-langkah dalam budidayanya.

Kelinci Dutch

Kelinci Dutch

Apa sajakah langkah-langkah yang diperlukan untuk berbudidaya Kelinci?

Berikut langkah-langkah berbudidaya Kelinci

  1. Memilih lokasi

Karena Kelinci termasuk hewan yang tidak menyukai keramaian, pilihlah lokasi yang nyaman, tenang dan jauh dari keramaian, dekat dengan sumber air dan aman dari gangguan manusia maupun binatang

  1. Pemilihan Kandang

Pada pemeliharaan awal buatlah kandang baterai atau kandang bersusun, kandang baterai yang baik yaitu hanya memiliki 2 tingkat. Pada tahap selanjutnya saat masa pembesaran buatlah kandang dengan tipe kandang koloni, yaitu kandang yang ukurannya lebih besar.

  1. Pemilihan Indukan

Pemilihan indukan yang baik yaitu Kelinci yang sudah berumur 6-9 bulan, berbobot, berbadan sehat, lincah dan tidak memiliki penyakit, pilihlah indukan sepasang yaitu jantan dan betina

  1. Masa Perkawinan

Saat kelinci berusia 6-9 bulan, tandanya kelinci tersebut sudah dewasa dan siap dikawinkan. Satukan antara indukan jantan dan betina tersebut kedalam satu kandang, waktu yang baik untuk mengawinkan kelinci yaitu pada saat pagi hari dan malam hari, lakukan hal tersebut sampai 7 hari, setelah itu pisahkan antara indukan jantan dan betina, tunggu sampai 12-14 hari dari masa perkawinan biasanya dalam jangka waktu tersebut kelinci betina sudah mulai mengandung, dan pada saat usia kehamilan berumur 31-34 hari kelinci akan melahirkan anaknya.

Kelinci Holland Lop Jantan

Kelinci Holland Lop Jantan

  1. Masa Menyusui

Saat kelinci sudah melahirkan anaknya, maka indukan akan segera menyusui anaknya kurang lebih sampai 8 minggu, setelah 7 hari masa menyusui anak kelinci sudah bisa dipisahkan dari indukannya .

Setelah langkah tersebut sudah dilalui, maka langkah selanjutnya yaitu langkah-langkah pemeliharaannya.

  1. Pembersihan Kandang dan Peralatannya

Lakukan pembersihan kandang secara rutin, selain itu juga bersihkan lakukan pembersihan rutin  peralatannya seperti tempat makan dan minumnya

  1. Pemberian pakan

Dalam satu hari berikan pakan sebanyak 2 kali, berikan makanan berupa sayuran hijau dan buah-buahan. Sayuran hijau seperti sawi, lobak hijau, ketumbar dan seledri menjadi makanan yang disukai kelinci, untuk buah-buahan pilihlah buah seperti pisang atau apel. Untuk kelinci yang masih berumur 2 minggu keatas berikan pakan berupa sayuran sebanyak 1 kali dalam seminggu

Kelinci Holland Lop Betina

Kelinci Holland Lop Betina

  1. Penempatan Kelinci dalam Kandang

Setiap satu kandang hanya diisi oleh 3 ekor saja, jangan campurkan antara kelinci jantan dan betina karena hal ini akan mengakibatkan pendewasaan dini.

  1. Mengetahui Keadaan Kelinci

Saat kondisi lesu, tidak semangat apalagi sampai menjerit itu merupakan tanda-tanda kelinci mengalami penyakit. Segera pisahkan kelinci yang sedang sakit hal ini untuk menghindari penularan penyakit.

  1. Masa Panen

Apabila tujuan budidayanya itu untuk diambil dagingnya maka pada usia 5 bulan, biasanya kelinci sudah bisa dipanen. Namun jika ingin memperbanyak jumlahnya, pada saat kelinci sudah dewasa segera dipasangkan agar dapat melakukan proses perkawinannya lagi.

Flemish Giant Anakan

Flemish Giant Anakan

Itulah beberapa langkah untuk berbudidaya Kelinci semoga bermanfaat

Dan jika anda ingin memelihara Kelinci, di jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis kelinci. untuk pemesanan silahkan hubungi kami segera di :

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata Terkait :

Kelinci Hias, Kelinci Pedaging, Ternak Kelinci Hias, Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Pedaging, Usaha Ternak Kelinci Hias, Budidaya Kelinci, Cara Budidaya Kelinci, Jual Kelinci