Cara Menghitung Persentase Kematian/Mortalitas Ternak Ayam

Berikut cara mudah dalam menghitung persentase kematian atau mortalitas ternak ayam Anda.

Anda tinggal masukan jumlah nya di kolom di bawah ini:


%

Catatan:
*Ayam Mati : Jumlah ayam yang mati
*Ayam Masuk : Jumlah ayam yang masuk saat datang


Kematian ayam akan terjadi bila terdapat masalah pada kondisi kandang, pakan, perawatan atau dari kualitas ayam tersebut | image 1
Kematian ayam akan terjadi bila terdapat masalah pada kondisi kandang, pakan, perawatan atau dari kualitas ayam tersebut | image 1

Dalam beternak tentu saja sangat diperlukan perhitungan yang tepat.  Hal ini tentu saja berlaku untuk ternak apa saja.

Dalam hal ini kita akan membahas tentang ternak ayam. Memang ternak ayam ada aneka jenis nya dari ternak ayam broiler/potong, ayam kampung, ayam arab dan aneka jenis ayam yang lainya.

Perhitungan ayam yang mati ini akan lebih cocok untuk menghitung ternak ayam yang diperuntukan sebagai ayam pedaging.

Beberapa jenis ayam untuk ayam pedaging di antaranya:

  1. Ayam broiler/potong.
  2. Ayam kampung asli atau AKA.
  3. Ayam Joper atau ayam kampung super.
  4. Ayam pejantan.
  5. Ayam KUB.

Kematian dalam proses ternak memang suatu hal yang tidak diinginkan oleh setiap peternak ayam. Tetapi mari kita ambil hikmah dari setiap kejadian.

Bila peternak mendapati ayam nya mati disitulah kesempatan untuk menganalisa penyebab dari kematian tersebut.

Anda bisa menemukan ilmu dan wawasan baru sehingga bisa mengambil langkah antisipasi agar kedepanya kejadian itu tidak terulang kembali.

Baca juga : Biosecurity, Penting Dilakukan Untuk Pencegahan Penyakit pada Ayam

Ayam kampung super (JOPER) termasuk jenis ayam pedaging yang memiliki daya tahan tubuh yang bagus | image 2
Ayam kampung super (JOPER) termasuk jenis ayam pedaging yang memiliki daya tahan tubuh yang bagus | image 2

Dan masih ada juga peternak yang tidak menghitung dengan tidak teliti setiap kematian ayam nya. Hasil nya bisa di tebak, dalam menentukan untung atau profit usaha pun akan bisa meleset atau bahkan salah.

Penyebab kematian ayam memang beraneka ragam. Serangan wabah penyakit yang menyebar dengan cepat ke seluruh kandang merupakan sesuatu yang menghantui para peternak.

Untuk kandang close house yang memiliki kapasitas populasi ayam broiler puluhan ribu kematian ayam bisa jadi karena hanya hal sepele.

Misal nya saja saat listrik PLN mati dan anak buah kandang kelewatan menghidupkan genset generator listrik cadangan. Maka saat tindakan ini tidak dilakukan resiko ayam mati akan sangat besar. 

Kejadian kematian ayam broiler dalam jumlah yang banyak sudah seringkali kita dapati. Maka dari itu antisipasi kejadian tersebut menimpa kandang ayam kita perlu di lakukan dengan sungguh-sungguh.

Kematian ayam juga sering di dapati dari usia ayam yang masih sangat kecil. Saat ayam baru datang beberapa kejadian dengan penanganan yang salah ayam akan lebih cepat mati.

Ayam yang dehidrasi misal nya bisa menjadi pemicu DOC atau bibit ayam mengalami kematian. Atau mungkin malah sebaliknya yakni saat ayam kedinginan atau kurang nya penghangat.

Saat ayam usia awal ini lah penghangat yang cukup akan membuat proses tumbuh nya saluran pencernaan di dalam tubuh nya berkembang dengan baik.

Sehingga serapan nutrisi makanan yang masuk bisa terserap dengan sempurna dan hasil nya ayam akan tumbuh dan besar optimal.

Pada usia DOC, lampu sangat penting sebagai penghangat ayam agar tidak kedinginan | image 3
Pada usia DOC, lampu sangat penting sebagai penghangat ayam agar tidak kedinginan | image 3

Rumus Kematian/Mortalitas Ayam

 

Mortalitas (%) = Jumlah Ayam yang Mati / Jumlah Ayam Masuk x 100%

 

Dalam membuat rumus nya sebenarnya sangatlah mudah. Anda tinggal mencatat jumlah ayam yang masuk kandang saat awal memulai ternak dan jumlah ayam yang mati.

Jumlah ayam yang mati tentu saja bisa dihitung dari jumlah ayam masuk awal dikurangi dengan yang masih hidup saat panen.

Dan rumus nya kami bantu menjadi lebih mudah lagi. Anda tinggal masukan di kolom yang sudah kami siapkan di bagian atas artikel ini. 

Jumlah ayam mati dan jumlah ayam masuk cukup Anda masukan di kolom tersebut dan otomatis Anda akan mendapatkan persentase dari kematian ternak Anda.

Rumus mortalitas ayam ini bisa digunakan untuk hampir semua jenis ternak unggas terutama unggas pedaging.

Baca juga : 4 Jenis Kandang Ayam Broiler, Anda Bisa Pilih Mau yang Mana

DOC ayam broiler, waktu masa panen yaitu 35 hari | image 4
DOC ayam broiler, waktu masa panen yaitu 35 hari | image 4

Dan  bila Anda ingin mendapatkan DOC atau bibit ayam broiler silahkan bisa hubungi layanan kami kapan saja.

Anda juga bisa mendapatkan aneka ragam bibit unggas maupun bebek. Dari DOC ayam joper, ayam kampung, ayam arab serta aneka jenis lainya dapat Anda beli di tempat kami.

Di hobiternak.com mampu mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia. Hubungi layanan pelanggan kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut.

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS 1
0856-4772-3888

CS 2
0812-4648-2525

CS 3
0813-6330-7506

Kata terkait : cara menghitung mortalitas ayam petelur, standar mortalitas ayam broiler, rumus mortalitas ayam broiler, ayam broiler, ayam pedaging

Rate this post
Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya.

Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat. Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • image 1: independent.co.uk
  • image 2: Owned by the author
  • Image 3: Owned by the author
  • Image 4: Owned by the author
  • cover: animalequality.org

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA