5 Penyebab Munculnya Reaksi Lebih Setelah Vaksinasi Gumboro

Penyakit gumboro (Infectious Bursal Disease) atau biasa di singkat dengan IBD adalah salah satu penyakit unggas yang telah tersebar di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia.

Penyakit gumboro bisa menyerang unggas yang dipelihara khususnya ayam. Ayam yang terserang penyakit gumboro dan tidak segera di tangani akan mengalami kematian secara cepat.

Persentase kematian akibat penyakit gumboro ini masih terbilang cukup tinggi untuk saat ini. Penyakit gumboro bisa menyerang ayam pada waktu usia induk bahkan pada saat usia anakan atau DOC.

Ayam yang sedang menderita penyakit gumboro I image 1
Ayam yang sedang menderita penyakit gumboro I image 1

Tak heran jika peternak banyak yang khawatir jika ayam yang diternak terserang penyakit gumboro.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini ada vaksin yang bisa digunakan untuk mengurangi atau mencegah penyakit gumboro menyerang unggas yang kita ternakan.

Kebanyakan peternak menggnakan vaksin jenis intermediate plus untuk mencegah penyakit gumboro.

Vaksin jenis intermediate plus mempunyai kemampuan untuk menembus kekebalan antibodi indukan lebih awal sehingga ayam bisa kebal terhadap penyakit gumboro.

Peternak/pekerja kandang sedang melakukan pemberian vaksin ke ayam I image 2
Peternak/pekerja kandang sedang melakukan pemberian vaksin ke ayam I image 2

Tidak bisa dipungkiri bahwa, saat setelah dilakukannya vaksin untuk mencegah penyakit gumboro, ayam akan menunjukkan reaksi yang tidak biasa layaknya sebelum ayam di vaksin.

Tidak perlu khawatir karena terjadinya reaksi setelah ayam divaksin itu memang cukup wajar.

Malahan ini bisa menjadi tolak ukur bahwa vaksin sudah mulai bereaksi dan ayam menunjukkan sistem pertahanan tubuh yang baik serta siap untuk membentuk kekebalan.

Tetapi perlu diketahui bahwa, kadang ada muncul reaksi yang berlebihan sehingga mengganggu pertumbuhan ayam.

Ada beberapa penyebab reaksi lebih setelah dilakukan pemberian vaksin ke ayam I image 3
Ada beberapa penyebab reaksi lebih setelah dilakukan pemberian vaksin ke ayam I image 3

Beberapa ciri ayam yang menunjukkan reaksi berlebihan yaitu nafsu makan ayam akan menurun, ayam menjadi lemah dan lesu, pertumbuhan terhambat.

Reaksi berlebihan akibat vaksin yang diberikan tidak muncul begitu saja, namun ada beberapa penyebabnya.

Berikut 5 penyebab munculnya reaksi setelah vaksin gumboro :

1. Performa ayam kurang optimal

Munculnya reaksi post yang berlebihan setelah pemberian vaksin ke ayam bisa disebabkan karena pada masa itu ayam kurang begitu fit atau sehat.

Ayam yang kurang sehat disarankan untuk tidak diberikan vaksin. Dikarenakan bisa membuat ayam malah menjadi drop.

Salah satu syarat pemberian vaksin ke  ayam yaitu ayam dalam kondisi sehat dan aktif.

2. Jenis vaksin yang digunakan

Pemberian vaksin intermediate plus dengan vaksin intermediate memberikan efek yang berbeda. Vaksin intermediate plus lebih memberikan efek reaksi yang lebih besar.

Baca juga : 6 Trik Jitu Ternak Ayam Saat Musim Hujan Tiba

3. Indukan ayam yang tidak berkualitas

Indukan ayam yang tidak berkualitas akan turun juga ke DOC (Day Old Chicken). Sehingga DOC yang berkualitas jika diberikan vaksin gumboro akan menimbulkan reaksi post yang berlebihan.

Karena sejak awal memang DOC (Day Old Chicken) tersebut sudah tidak berkualitas.

Ciri-ciri doc yang berkualitas yaitu bergerak lincah, aktif, tidak ada bagian tubuh yang cacat, bulu bersih, berasal dari indukan yang berkualitas.

Anda bisa juga baca artikel kami tentang : Sebelum Membeli DOC Ayam, Lihat Dulu Ciri-ciri DOC yang Baik & Berkualitas

4. Ayam stress

Ayam yang sedang stress juga bisa menyebabkan reaksi vaksinasi yang berlebihan.

Dalam hal ini peternak harus selalu memastikan bahwa ayam yang dipelihara tetap merasa nyaman di dalam kandang dan tidak akan stress.

Baca Juga!  6 Tanda Saat Bebek Akan Bertelur

Ayam stress bisa disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Faktor internalnya diantaranya yaitu kandang yang terlalu sempit, pemberian pakan yang asal-asalan, pencahayaan atau pemanas yang tidak sesuai dan lain-lain.

Faktor eksternalnya yaitu kandang berada di dekat keramaian atau banyak suara bising yang menyebabkan ayam merasa terganggu dan akhirnya menjadi stress.

5. Prosedur vaksinasi yang salah

Prosedur vaksinasi yang salah juga bisa menyebabkan reaksi vaksinasi yang berlebih.

Peternak atau pekerja kandang perlu mengetahui dahulu tata cara pemberian vaksin yang benar.

Biasanya di dalam kemasan vaksin terdapat tata caranya. Peternak atau pekerja kandang bisa menerapkan tata cara tersebut untuk menghindari reaksi vaksinasi yang berlebihan.

Vaksin sangat penting dilakukan untuk ayam yang diternak untuk mencegah penyakit mendekat I image 4
Vaksin sangat penting dilakukan untuk ayam yang diternak untuk mencegah penyakit mendekat I image 4

Baca juga : 5 Cara Mengurangi Reaksi Post Vaksinasi Ayam yang Berlebihan

Vaksin memang sangat penting bagi ayam untuk mencegah berbagai serangan penyakit yang mendekat.

Selain vaksin, pemberian vitamin ayam dan manajemen pemeliharaan yang benar sangat mempengaruhi kesehatan ayam. 

Semoga bermanfaat….

Bagi Anda yang sedang mencari DOC ayam hobiternak.com menyediakan DOC ayam joper, ayam petelur, ayam kub, ayam arab, ayam broiler, ayam pejantan dan ayam elba. 

Pengiriman dapat menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia

Untuk pemesanan silahkan bisa hubungi nomor layanan pelanggan kami dibawah ini : 

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS 1
0856-4772-3888

CS 2
0812-4648-2525

CS 3
0813-6330-7506

Promo DOC KUB
Rate this post

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA