Perbedaan Antara Bebek Peking dan Bebek Hibrida

Perbedaan Antara bebek Peking dan Bebek hibrida

Saat ini populasi bebek yang ada di Indonesia semakin semarak dengan kehadiran bebek impor dan bebek hasil persilangan antara bebek impor dan bebek lokal Indonesia. Salah satu bebek impor unggulan yang bisa direkomendasikan adalah bebek peking. Bebek peking merupakan bebek pedaging yang berasal dari negeri Tirai bambu China. Bebek peking mulai dikenal di Indonesia belum begitu lama. Pada awal kemunculannya, bebek peking dianggap bebek yang harganya cukup mahal dan hanya untuk kalangan menengah ke atas.  Bebek peking mempunyai perbedaan dengan bebek hibrida.

Perbedaan antara bebek peking dan bebek hibrida adalah bebek peking berasal dari impor sedangkan bebek hibrida merupakan hasil persilangan. Ciri-ciri bebek peking adalah berwarna putih dengan postur yang besar, mempunyai dada yang membusung dan besar, paruh dan kakinya kuning orange, telur berwarna putih kotor dan bentuk bulat, ekor dan sayap pendek.  Sedangkan bebek hibrida mempunyai ciri DOD berwarna hitam yang berubah menjadi coklat kehitaman, paruh dan kaki berwarna hitam serta badan terlihat seperti botol.

perbedaan bebek peking dan hibrida
Bebek Peking Dewasa

Saat ini harga bebek hibrida umur 45 hari dengan bobot sekitar 1,5- 1,5 kg per ekor mempunyai harga berkisar 30-35 ribu per ekor.  Dengan harga yang stabil dan permintaan yang terus meningkat, peternak dapat mengetahui harga pasaran dan mengetahui perkiraan keuntungan dalam ternak bebek hibrida. Ternak bebek hibrida petelur dapat dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Jadi ternak bebek peking pedaging dapat dilakukan untuk peternak pemula.

Saat ini ada jenis bebek hibrida yang mempunyai postur yang sangat besar. Bebek hibrida super jumbo tersebut dapat dipanen pada umur 45 hari, jadi kurang lebih sama seperti bebek hibrida. Bebek hibrida super jumbo tersebut belum diproduksi secara massal di Indonesia. Saat ini  bebek yang potensi besar untuk dijadikan pedaging adalah bebek peking, bebek hibrida dan bebek lokal jantan.

perbedaan bebek peking dan hibrida
Bebek Hibrida

Telur bebek hibrida biasanya berwarna putih kotor. Untuk itu telur bebek hibrida biasanya dijadikan telur tetas karena warnanya yang kurang menarik dijadikan telur asin. Telur bebek hibrida dengan tujuan ditetaskan perlu mendapat penanganan yang optimal agar dapat ditetaskan. Sebelum dimasukkan ke dalam mesin penetas telur terlebih dahulu di sortir dengan memisahkan telur yang pecah, retak, terlalu bulat atau cangkangnya terlalu tebal disisihkan. Telur yang terlalu tipis cangkangnya juga hanya bisa dijadikan telur konsumsi.

Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan DOD bebek peking, bebek hibrida dan bebek mojosari baik untuk wilayah Pulau Jawa maupun wilayah luar Pulau Jawa. Untuk pemesanan hubungi kami segera di:

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

Telkomsel:
0812-2028-8686
0822-2123-5378

AXIS

0838-6918-5523

kata terkait:
kandang bebek petelur, ternak bebek pedaging, budidaya bebek peking, jenis bebek pedaging lokal, kandang untuk bebek petelur tujuan ditetaskan, jenis bebek pedaging unggulan lokal untuk, pengaruh kandang terhadap perkembangan bebek petelur, harga DOD atau bibit bebek pedaging hibrida

**Yuni Ambarwati**

Ringkasan Produk
product image
Peringkat
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
5 based on 1 votes
Produsen
hobiternak.com
Nama Produk
Jual DOD atau Bibit Bebek Peking, Hibrida, Lokal Jantan Mojosari & Lokal Betina Mojosari
No HP
0812 2028 8686
Metode Pemesanan
Pre-Order Only

Leave a Reply

%d bloggers like this: