Di sebuah peternakan Ayam Kampung Super terdapat sekumpulan lalat yang sedang bergerombol, dan hal ini terlebih saat musim hujan. Banyak peternak yang mengeluhkan serangan lalat yang menyerang peternakannya. Para peternak mengeluhkan serangan lalat yang umumnya karena keluhan warga sekitar yang merasa risih karena banyak lalat dari peternakan juga menyerang rumah mereka. Selain lalat menyebabkan warga sekitar terganggu, ternyata lalat juga dapat mengakibatkan ayam mati. Hal ini dikarenakan lalat adalah hewan yang menyebarkan penyakit Leucocytozoonosis.

Lalat adalah sejenis serangga yang sering ditemukan beterbangan di dalam kandang. Kita semua juga tahu bahwa lalat bukan penyebab penyakit pada ayam karena tidak ada penyakit lalat. Namun lalat adalah hewan yang menyebarkan berbagai jenis penyakit.

Lalat merupakan jenis serangga yang banyak ditemukan di area kandang/ tempat kotor dan di dekat sumber makanan. Lalat tersebut merupakan hewan pembawa penyakit karena lalat hinggap pada tempat – tempat yang kotor bahkan dapat hinggap pada makanan juga. Sehingga lalat banyak dimusuhi karena membawa virus dan bakteri yang berasal dari tempat kotor

Penyakit yang di sebabkan oleh Leucocytozoonosis menyebabkan kematian terhadap ayam yang cukup tinggi yaitu sekitar 80 %. Pada kejadian tertentu, penyakit ini dapat berlangsung secara mendadak dan sangat cepat dan diikuti dengan kekurangan darah atau anemia, ayam lemah dan lesu, demam, nafsu makan berkurang, ayam tidak aktif bergerak dan terkadang juga terjadi kelumpuhan.

Ayam jawa super, DOC ayam jawa super, jual DOC ayam jawa super, Harga DOC joper, pengendalian lalat, cara membasmi lalat secara tradisional, cara mengatasi lalat pada kandang
Ayam Jawa Super Terkena Penyakit Lumpuh
Ayam kampung yang terserang penyakit Leucocytozoonosis menunjukkan gejala sebagai berikut :
  • Ayam menjadi muntah
  • Mengeluarkan feses yang berwarna hijau
  • Mengakibatkan kematian karena pendarahan yang hebat

Terkadang penyakit ini dikira keracunan atau gumboro dan saat penyakit ini menyerang terkadang ditemukan bersamaan dengan penyakit gumboro. Penyakit Leucocytozoonosis umumnya terjadi di daerah yang mempunyai populasi unggas yang cukup padat seperti pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, NTT, NTB dan Bali.

Penyakit Leucocytozoonosis cenderung terjadi musiman karena kejadiannya sangat erat hubungannya dengan perkembangan lalat terutama saat peralihan musim (musim panas ke hujan dan musim hujan ke panas) namun lebih banyak lalat yang menyerang saat peralihan musim panas ke musim hujan.

Siklus Kehidupan Lalat

Lalat sangat berperan dalam penularan penyakit ini karena lalat adalah perantara utama dalam penularan penyakit. Terdapat 2 jenis lalat yang menjadi perantara penyakit Leucocytozoonosis yaitu lalat hitam (simulium sp) dan lalat penggigit (culicoides sp). Lalat hitam pada umumnya berkembang biak di air yang mengalir dan mencari makan di siang hari. Sedangkan lalat penggigit berkembangbiak di lumpur atau kotoran ayam dan menggigit pada malam hari.

Bagaimana Pengendalian Lalat pada Kandang Ayam

Menurut penelitian pengobatan dengan obat- obatan tidak terlalu efektif. Pengobatan yang dilakukan hanya akan mencegah agar penyakit ini tidak bertambah parah yaitu dengan memberikan preparat sulfa, dan antibiotik serta larvatox untuk mencegah infeksi penyakit lain yang sering menyertai dengan penyakit ini.

Pemberian Larvatox tersebut bertujuan untuk mematikan lalat saat stadium larva sehingga pupa dan lalat tidak akan terbentuk. Kandungan zat aktif (cyromazine)yang terdapat pada obat latvatok ampuh dan efektif untuk membunuh lalat. Penerapan obat tersebut dapat dicampur kedalam rasum, dalam pencampurannya pada rasum ayam tidak akan menyebabkan gangguan produksi/ menurunkan produksi. Selain tidak menurunkan produksi pemberian larvatox dapat membuat fases lebih kering.

Untuk menuntaskan penyakit akibat penyebaran lalat ini tidak ada cara lain selain membasmiya. Pemberantasan bisa dengan menggunakan obat lalat yang telah terbukti ampuh dan aman bagi lingkungan sekitar. Jangan sampai Anda salah menggunakan obat yang justru tidak ampuh membunuh lalat namun dapat membuat ayam terserang penyakit, bahkan kita dan keluarga juga bisa terserang penyakit akibat pembasmian terhadap lalat dengan obat yang salah.

Cara pengendalian lalat dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut :
  • Membersihkan fases minimal setiap minggu sekali
  • Memberikan rasum dengan kandungan zat nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam
  • Menambahkan batu kapur/abu pada litter hal ini bertujuan agar kemampuan tanah menyerap air menjadi lebih baik
  • Hindari banyaknya genangan air yang disebabkan oleh atap bocor
  • Kondisi ventilasi kandang yang baik dapat mempercepat proses pengeringan fases
  • Pastikan instalasi saluran pembuangan air berfungsi dengan baik, jangan sampai air pada saluran mnejadi mengendap

Pengendalian lalat harus dilakukan dengan segera, terlebih jika peternak sudah mengerti tentang akibat yang ditimbulkan lalat. Agar lalat dapat terbasmi dengan baik maka pengendalian harus dilakukan secara sinergi dan komprehensif menerapkan sistem yang ada dan mengontrol kebersihan kandang secara teratur.

Ayam Jawa Super
Ayam Jawa Super

Kata terkait :
Ayam kampung super, DOC ayam kampung super, jual DOC ayam kampung super, Harga DOC ayam kampung super, pengendalian lalat, cara membasmi lalat secara tradisional, cara mengatasi lalat pada kandang, ternak ayam kampung super


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: