Pemberian Pakan Ayam Petelur Berkualitas Penunjang Produktifitas Telur Berkali lipat – Pemberian pakan yang tepat merupakan faktor terpenting untuk menentukan usaha budidaya ayam peterlur. Pakan yang memiliki kualitas tinggi dan diberikan kepada ayam secara tepat dapat menghasilkan produksi ayam peterlu menjadi optimal.

Dalam menjalankan usaha biasanya peternak dihadapkan dengan harga pakan yang tinggi, dan sebagian besar biaya pengeluaran digunakan untuk memberi bahan baku pakan. Hal inilah yang sering menjadi persoalan kebanyakan peternak dan pada akhirnya akan mengalami kegagalan dalam beternak akibat kenaikan harga biaya pakan yang tidak sebanding dengan produksi telur pada ayam petelur.

Untuk menekan biaya pengeluaran yang tidak sedikit, maka peternak memerlukan inovasi baru yang dapat mengurangi biaya pengeluaran untuk membeli pakan tersebut. Biasanya pakan ayam petelur yang digunakan berupa voer yang dicampur derngan dedak maupun konsentrat lainnya. Pakan ayam yang baik adalah pakan yang berkualitas dan mengandung unsur protein, mineral, karbohidrat, lemak dan juga vitamin.

Pemberian pakan berkualitas berpengaruh terhadap pertumbuhan Ayam Petelur

Pemberian pakan yang berlebihan juga akan berpengaruh buruk pada ayam petelur, ayam akan menjadi kurang produktif akibat pertumbuhan lemak yang tidak sebanding dengan pembentukan telur pada ayam. Pemberian pakan pada ayam harus disesuaikan dengan kebutuhan pada ayam agar pertumbuhan dapat seimbang dengan usia pada ayam tersebut. Lalu jenis pakan ayam petelur apakah yang berkulitas ? Berikut ini adalah jenis – jenis pakan ayam peterlur yang berkulaitas :

1. Pakan Ayam Petelur Pabrikan

Jenis pakan pabrikan merupakan pakan yang dibuat oleh pabrik dengan takaran gizi yang pas dan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh ayam petelur. Pakan ayam petelur pabrikan tersedia dalam bentuk komplit dan konsentrat dengan formulasi yang tepat untuk setiap pertumbuhan pada ayam peterlur. Pakan pabrikan ini dibuat dalam ukuran bermacam – macam tersedia dengan ukuran kecil dan sedang. Nutrisi lengkap dan seimbang pada pakan ayam berguna untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan ayam petelur usia muda. Pada jenis – jenis pakan pada ayam petelur harus disesuaikan berdasarkan umur, adapun umur pada ayam adalah sebagai berikut :

Pakan Ayam Pabrikan
  • Strater ayam umur 0 – 4 minggu (anak ayam )
  • Grower ayam umur 4 – 16 minggu (masa pertumbuhan)
  • Layer adalah ayam umur 16 – sampai akhir masa panen (masa produksi telur)

Keunggulan pemberian pakan ayam petelur pabrikan dapat berfungsi sebagai tingkat ketahanan tubuh yang lebih tinggi, tingkat keseragaman yang lebih baik guna menunjang produktifitas telur ayam menjadi unggul dan terbaik. Nama pakan ayam petelur sangat banyak dan terbagi menjadi beberapa merk terkenal dan sering digunakan oleh peternak nusantara untuk melengkapi gizi ternaknya.

Ternak Ayam Petelur
Ternak Ayam Petelur

Adapun merk pakan ayam petelur yang sering digunakan peternak nusantara adalah sebagai berikut :

EH 510, 512, 818, dan 811 A

Broiler 1, 1SP, dan 2

511, dan 511 Bravo

NB101, 101B, 7582

611, 611 B, NHK 35

BRO 1 MASTER, BR1, BR1 SUPER

9901

8202 SE

Pakan ayam tersebut tersedia dengan harga yang bervariasi, harga pakan ayam petelur yang baik kulitasnya dan unggul biasanya berdasarkan komposisi pada pakan, aroma, kemasan dan jangka waktu kadaluarsa. Harga pakan ayam petelur terkadang mengalami kenaikan dan penurunanya yang rekatif sedikit. Pakan ayam petelur murah biasayan dijual dengan harga Rp. 200.000 – 300.000 per karungnya. Sedangkan untuk harga pakan ayam petelur yang mempunyai kulitas lebih unggul berkisar Rp. 300.000 – 400.000 per karung.

Dalam pemberian takaran pakan untuk ayam petelur biasanya peternak memberikan takaran tersendiri untuk setiap usia pada ayam petelur dan disesuaikan dengan kebutuhan pada ayam serta jumlah ayam yang terdapat dalam kandang.

2. Pakan Campuran berbahan alternatif

Campuran pakan ayam petelur sangat baik untuk pertumbuhan pada ayam petelur. Bahkan nutrisinya lebih baik dan lebih terjaga keasliannya dibanding dengan pemberian pakan pabrik. Pakan campuran ini biasanya berasal dari hewani dan berasal dari nabati, dan pakan ayam petelur agar cepat bertelur tersebut akan menjadi sumber energi yang baik bagi pertumbuhan ayam untuk menunjang produktifitas telur menjadi lebih unggul dan banyak.

Bahan pakan tersebut terdiri dari bahan pakan sumber energi, bahan pakan sumber protein, bahan pakan sumber mineral dan bahan pakan adiktif. Bahan pakan ini dapat diberikan kepada ayam petelur saat ayam memasuki usia dewasa, dan dapat diberikan setiap hari guna pengganti bahan baku utama pada pakan pabrikan. Biasanya bahan pakan ini sudah tersedia di lingkungan sekitar, peternak pun tidak perlu bersusah payah dalam mencari bahan paku tersebut.

Adapun macam – macam bahan pakan yang terdapat didalamnya adalah sebagai berkut :

1. Bahan Pakan Sumber Energi

Sumber bahan pakan energi ini sangat baik diberikan kepada ayam, khususnya ayam petelur. Gizi yang terkandung dalam bahan pakan ini sangat menunjang produktifitas telur menjadi lebih baik dan energi pada ayam serta stamina dapat tercukupi dengan seimbang. Contoh bahan pakan sumber energi adalah sebagai berikut : jagung kuning, dedak padi, pollard dan minyak kelapa sawit.

  • Jagung Kuning

Jagung merupakan sumber energi utama bagi ternak unggas khususnya ayam petelur. Kualitas jagung lokal sangat bervariasi, ini tergantung pada daerah pemanenannya. Penggunaan jagung untuk pakan ayam petelur tidak perlu dibatasi karena pada jagung kuning tidak mengandung senyawa antinutrisi yang membahayakan bagi hewan ternak khususnya ayam petelur.

Jagung
Jagung Kuning
  • Dedak Padi

Dedak padi merupakan limbah dari hasil penggilingan padi yang kulitnya sudah tidak digunakan lagi untuk dikonsumsi. Pada dedak padi ini memeiliki serat yang kasar sehingga dalam pemberiannya perlu dibatasi sekitar 20 % saja karena ayam petelur tidak memiliki kemampuan mencerna serat kasar dengan baik. Dedak padi juga sangat bermanfaat bagi ayam petelur hanya saja dedak padi bersifat mudah bau dan kandungan asam fitatnya yang tinggi. Kandungan tersebut dapat mengganggu penyerapan mineral fosfor yang sangat penting bagi pertumbuhan telur.

Dedak Padi
Dedak Padi
  • Pollard

Polar merupakan limbah penggilingan dari bahan pangan gandum. Dalam memberikan pakan ayam berupa pollard ini penggunaannya juga harus dibatasi karena pollard mengandung serat kasar yang cukup tinggi.

  • Onggok

Onggok juga merupakan limbah yang sudah tidak terpakai yang berasal dari bahan pangan pembuatan tepung tapioka. Jenis pakan ini dapat menjadi sumber energi yang murah dan mudah untuk didapatkan disekitar rumah. Dalam pemberiannya onggok tersebut kepada ayam harus dibatasi karen onggok masih mengandung asam sianida (HCN) dan pemberiannya hanya dibatasi dengan takaran 5 %.

  • Minyak Kelapa Sawit   

Mengapa disarankan untuk menggunakan minyak kelapa sawit ? Karena di dalam minyak kelapa sawit mengandung energi CPO sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi ayam petelur. Tetapi dalam pemakaiannya harus dibatasi maksimal 5% karena dapat mengakibatkan ketengikan.

Minyak Kelapa Sawit
Minyak Kelapa Sawit

2. Bahan Pakan Sumber Protein

Pemberian pakan sumber protein berasal dari tanaman maupun hewan yang mengandung sumber protein yang relatif tinggi. Kandungan protein ini sangat dibutuhkan oleh ayam khususnya ayam petelur guna merangsang produktifitas telur menjadi lebih cepat bertelur. Bahan pakan sumber energi ini terdiri dari bungkil kedelai, tepung ikan, meat bone meal (MBM), corn gluten meal (CGM), bungkil kacang tanah, tepung bulu dan tepung bekicot. Adapun jenis – jenis pakan yang terdapat didalammnya adalah sebagai berikut :

  • Bungkil Kedelai

Bungkil kedelai merupakan limbah dari hasil pengelolaan kedelai. Pakan ini memiliki sumber protein utama pada ternak ayam petelur. Tetapi dalam pemberian bungkil kedelai pada ayam petelur harus dibatasi sekitar 20 – 25 %, karena kandungan tripsin inhibitor dapat menganggu penyerapan asam amino tripsin pada ayam.

Bungkil Kedelai
Bungkil Kedelai
  • Tepung Ikan

Tepung ikan merupakan sumber pakan utama penghasil protein yang sangat tinggi berkisar 40 – 65%. Kandungan dalam tepung ikan lokal sangat bervariasi dan biasanya mengandung kadar garam yang tinggi. Sebaiknya dalam memberikan pakan berupa campuran yang dicampur dengan tepung ikan diberikan sekitar 7 – 10 %.

  • Meat Bone Meal (MBM) atau Tepung Daging dan Tulang

Tepung tersebut berasal dari limbah tulang – tulang hewan yang sudah tidak digunakan lagi. Kandungan protein dalam tepung daging dan tulang tersebut sangat tinggi. Penggunaan bahan tersebut disarankan hanya 5 – 10 %.

Tepung Tulang dan Daging
Tepung Tulang dan Daging
  • Corn Gluten Meal (CGM) Tepung Lembaga atau Inti Jagung

Tepung lembaga atau inti jagung merupakam limbah pengelolaan minyak jagung dengan kandungan protein yang tinggi. Dalam pemberian pakan ini disarankan hanya 8 % saja karena penggunaan tepung daging dan tulang untuk pakan ayam secara berlebihan dapat membuat produktifitas telur menjadi berwarna kuning.

  • Tepung Bulu

Tepung bulu merupakan limbah dari pemotongan ayam yang setiap harinya mengalami kenaikan secara terus menerus dan bertambah seiring meningkatnya populasi ayam dan tingkat pemotongan sebagai akibat meningkatnya permintaan daging ayam di pasaran. Kini inovasi baru telah merubah bulu ayam yang biasanya banyak digunakan sebagai kemoceng, pengisi jok, pupuk tanaman dan kerajinan tangan. Kandungan protein kasar pada bulu ayam sangat tinggi yaitu 80 – 90 % tetapi rendah asam amino. Tepung bulu juga mengandung keratin yang dapat menurunkan kecernaan dan efisiensi penggunaan zat makanan.

  • Tepung Bekicot

Kandungan sumber protein yang ada pada bekicot sangat baik untuk keberlangsungan pertumbuhan pada hewan ternak unggas. Kandungan protein didalamnnya tinggi dan kaya akan mineral kalsium dan fosfor. Penggunaannya dalam ransum ayam petelur hanya dibatasi sekitar 10 % saja.

3. Bahan Pakan Sumber Mineral

Mineral yang terkandung dalam bahan pakan pada ayam petelur sangat diperlukan dalam proses pembentukan cangkang telur terutama kandungan fosfor (P) dan kalsium (Ca). Beberapa bahan yang biasanya digunakan sebagai sumber mineral, antara lain kapur (CaCO3), Dicalcium phospat(DCP) dan limestone. Penggunaan bahan tesebut untuk sumber mineral ayam petelur dibatasi mencapai 3 – 4 %.

DOC atau Bibit Ayam Petelur Layer
DOC atau Bibit Ayam Petelur Layer

4. Bahan Pakan Aditif

Bahan pakan tersebut merupakan bahan yang sering diberikan dan ditambhkan kepada ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan nutrien mikro atau sebagai antibakteri dan pemacu pertumbuhan . Jenis bahan aditif ini terdiri dari vitamin mix, meneral mix, premix, dan antibiotik, penggunaan bahan aditif dalam ransum dibatasi hanya 0,5 – 1% saja.

Apabila Anda tertarik untuk beternak ayam petelur ini kami dari hobiternak.com menyediakan bibitnya atau DOC usia baru saja menetas. Kami siap mengirimkan ke seluruh wilayah di Indonesia yang terjangkau dengan kargo hewan. Silahkan hubungi no whatsapp kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812-2028-8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

Email :hobiternakmail@gmail.com

Kata terkait :
pakan ayam petelur pabrikan, nama pakan ayam petelur, pakan ayam petelur murah, merk pakan ayam petelur, pakan ayam petelur agar cepat bertelur, campuran pakan ayam petelur, harga pakan ayam petelur, takaran pakan ayam petelur

Nurasikin:)



2 Comments

Ayam Petelur adalah Salah Satu Bisnis yang Cukup Banyak di Lirik Oleh Peternak · December 21, 2018 at 4:02 am

[…] Pemberian Pakan Ayam Petelur Berkualitas Penunjang Produktifitas Telur Berkali lipat […]

6 Pertanyaan Mengenai Ayam Petelur yang Dapat Anda Ketahui · December 6, 2018 at 6:32 am

[…] Pemberian Pakan Ayam Petelur Berkualitas Penunjang Produktifitas Telur Berkali – lipat  […]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: