Kategori
Ayam Arab DOC Ayam Arab Harga Ayam Arab

Ternak Ayam Arab Petelur, Si Juara Petelur

Ayam Arab petelur masuk dalam Ayam Petelur unggul karena memiliki kemampuan bertelur yang cukup tinggi. Dalam produksi bertelur nya mampu menghasilkan sekitar 300 butir per tahun dengan berat rata-rata sekitar 40 gram. 

Warna kerabang pada telur ayam ini bervariasi misalkan saja putih, ke kuningan dan coklat sehingga kadang ada beberapa orang mengalami kesulitan dalam membedakan antara telur ayam arab dengan ayam kampung.

Dalam bertelur, persentase Ayam Arab Petelur lebih tinggi jika dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Untuk membudidayakan ayam jenis petelur ini, memiliki masa produktif untuk menghasilkan telur sekitar 2 tahun. Dalam 2 tahun, masa  produktif nya terbagi menjadi 4 kategori yaitu masa bertelur dalam jangka waktu 3 bulan lalu berhenti selama 15 hari. Setelah jeda tersebut akan kembali bertelur lagi. Sehingga tidak heran bila beberapa orang memilih berbisnis ternak atau budidaya Ayam Arab ini.

Selain dikenal atau di sebut dengan nama  ayam arab petelur, Ayam Arab Petelur juga dijadikan sebagai penghasil daging yang cukup baik, DOC atau bibit jantan yang dipelihara sekitar 2-3 bulan dengan diberikan pakan yang baik bobot tubuhnya bisa mencapai antara 4-5 ons.

Warna kulit Ayam Arab Petelur berwarna sedikit kehitaman, serta dagingnya lebih tipis jika dibandingkan dengan ayam kampung sehingga daging ayam arab ini mempunyai keunikan tersendiri. 

Bagaimana Cara Mengenali Ayam Arab Petelur ?

Dalam mengenali Ayam Arab Petelur bisa dilihat dari warna bulunya. Berdasarkan jenis bulunya, Ayam Arab dibedakan menjadi dua yaitu jenis silver (warna putih mengkilap atau biasa disebut perak) dan jenis gold (merah).

Ayam Arab jenis Silver memiliki bulu sepanjang leher yang berwarna putih mengkilap, bulu punggungnya berwarna putih dengan bintik hitam, bulu sayap hitam bergaris putih serta bulu ekor  hitam bercampur putih. Dan untuk jengger nya kecil berwarna merah serta mata hitam yang dilingkari warna kuning.

Yang menjadikan ciri lain dari ayam ini adalah ketika berumur satu minggu pejantan sudah mulai tumbuh jengger. Induk betina Ayam Arab tidak memiliki sifat mengeram dengan usia produktif sampai umur 1,5 tahun. Dengan cara pengelolaan yang baik, maka Ayam Arab bisa dipupuk untuk dijadikan sumber penghasilan yang menguntungkan.

Bisnis Ayam Arab Petelur Memiliki Peluang yang Besar

Usaha ternak Ayam Arab Petelur memiliki peluang dan potensi yang cukup baik. Alasannya, karena permintaan masyarakat terhadap telur ayam arab ini cukup tinggi. Sementara jumlah peternak ayam arab masih sedikit.

Jadi, jangan kaget apabila keuntungan yang kita peroleh dari usaha ternak ayam arab ini cukup menjanjikan. Hal ini bisa diketahui ketika menjelang hari libur nasional seperti acara hari besar maka kebutuhan telur di pasaran juga akan ikut mengalami kenaikan.

Bagaimana Perbedaan Ayam Arab Jantan dengan Ayam Arab Betina ? 

Ayam arab Jantan dan ayam arab betina memiliki rupa serta bentuk tubuh yang hampir sama. Perbedaannya hanya terdapat pada jengger dari kedua ayam tersebut. Ayam arab jantan memiliki jengger yang panjang serta bergerigi. Jengger ayam arab ini akan mulai tumbuh pada saat memasuki umur 1 minggu. Tinggi ayam arab jantan dapat mencapai 35 cm, memiliki bobot sekitar 1,5 – 2 kg.

Ayam arab jantan memiliki bulu yang tebal, badannya tegak serta ekornya menjulang keatas. Sisik pada kaki ayam arab berwarna gelap. Bulu yang terdapat disekitar leher berwarna putih kekuning – kuningan dan putih kehitaman.

Ayam arab jantan memiliki daya seksualitas yang tinggi, sifat ayam jantan ini lebih gesit, lincah dan bernafsu makan tinggi.

Ayam Arab Pedaging mengandung Gizi yang Baik bagi tubuh

Beternak ayam arab pedaging memang belum banyak dikembangkan oleh para peternak, sebab ayam arab ini memiliki warna kulit kehitaman serta tekstur daging yang lebih tipis dari pada ayam kampung. Banyak masyarakat memanfaatkan ayam arab ini sebagai ayam petelur, sebab produksi telurnya sangat tinggi. 

Daging ayam arab bila dilihat dari segi kualitas memiliki bentuk daging dan juga memiliki tekstur yang tidak jauh berbeda dengan ayam kampung lainnya. Namun, kandungan gizi dalam kandungan daging ayam arab cukup baik, kandungan nutrisi terutama protein ayam arab lebih tinggi dibanding dengan ayam ras. Serta, kandungan lemak pada ayam arab jauh lebih rendah juga dibanding ayam ras atau pun ayam buras, alhasil lebih aman dikonsumsi.

Keunggulan dalam beternak ayam arab pedaging adalah ayam ini sangat kuat dan tahan terhadap serangan penyakit dan dikenal tidak boros pakan alis tidak membutuhkan konsumsi pakan yang tinggi.

Ayam Arab Mengandung Gizi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

5 Hal yang Penting dalam Ternak Ayam Arab Petelur

1. Pakan

Pakan merupakan hal yang penting dalam beternak Ayam Arab Petelur. Ayam akan menghasilkan telur dengan kualitas baik apabila diberikan pakan yang baik dan bernutrisi juga. Karena pakan juga akan mempengaruhi kelancaran ayam dalam bertelur. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan mutu dan jumlah pakannya. Apabila dalam pemberian pakan tidak tepat, maka kemungkinan akan menurunkan produktivitas telur nya.

Dalam sehari, ayam bisa diberikan pakan sebanyak dua kali yaitu pada pagi hari dan siang hari. Untuk masing-masing ayam bisa diberikan setidaknya 80 sampai 90 gram dalam sehari. Selain itu, jenis pakan yang akan diberikan  untuk ayam arab petelur ini juga harus diperhatikan. Untuk  pakan ayam yang diberikan secara intensif adalah  memiliki kandungan protein sebesar 16 sampai 18 %.

Apa saja jenis pakan yang baik untuk Ayam Arab Petelur ?

Apabila kandungan protein tersebut sudah terpenuhi, maka ayam ini akan bertelur secara terus menerus. Telur ayam arab yang berkualitas bagus adalah memiliki kulit atau cangkang yang tebal dan keras. Sedangkan untuk  telur ayam arab yang memiliki kualitas kurang bagus adalah memiliki cangkang atau kulit tipis dan mudah pecah hal ini biasanya dikarenakan pakan yang diberikan tidak memiliki jumlah protein yang dibutuhkan ayam arab.

Untuk jenis pakan ayam arab ada dua jenis yaitu pakan organik, yang terbuat dari bahan-bahan sayuran dan umbi-umbian  serta pakan buatan pabrik berbentuk seperti dedak atau voer. Biasanya para pengusaha peternakan ayam arab  memilih pakan pabrik karena mudah dan praktis selain itu juga dipercaya sudah terpenuhi akan nutrisisnya.

2. Pemilihan Bibit

Dalam memulai budidaya ayam arab, peternak harus mengetahui bagaimana pemilihan anak ayam arab yang baik. Karena dengan mengetahui hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas serta hasil yang akan didapatkan oleh peternak. Untuk mengetahui anak ayam arab yang baik berikut poin – pointnya :

  • Pilihlah calon Anak ayam arab yang aktif bergerak
  • DOC ayam arab dalam keadan sehat, tidak sakit dan tidak cacat
  • Tidak terdapat kotoran ayam yang menempel pada area anus
  • Memiliki mata yang tajam dan hidung yang bersih
  • Bulu DOC ayam arab tidak kusam, sehat dan mengkilap
  • Memiliki bulu yang tumbuh penuh pada sekujur tubuh
DOC Ayam Arab termasuk dalam kategori ayam petelur

3. Kandang

Dalam pembuatan kandang ayam arab diusahakan posisinya menghadap ke arah barat atau timur. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara dalam kandang baik dan ayam juga memperoleh cahaya matahari. Karena cahaya matahari memiliki manfaat untuk melindungi ayam dari virus atau bakteri yang berkembang pada kotoran ayam. Dengan kandang yang bersih maka akan menghasilkan telur yang berkualitas juga.

Kandang Baterai cocok Ayam Arab Petelur

4. Produksi

Merupakan proses penentu pemeliharaan yang kita jalankan selama ini berhasil atau tidak. Usaha budidaya ternak ayam kita berhasil apabila ayam bisa menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak dan berkualitas. Begitu juga sebaliknya, apabila produksi sedikit maka yang harus kita lakukan adalah dengan lebih giat lagi dalam belajar dan mencari tahu apa saja yang menjadi penyebabnya.

Dengan menggunakan pola kandang baterai peternak bisa mengamati produksi setiap ayamnya. Hal ini tentu saja memudahkan dalam proses seleksi ayam yang tidak banyak memberikan telur sehingga kita bisa pisahkan atau ayam tersebut bisa kita afkir. 

Metode pengamatan yang tepat untuk meng afkir ayam yang kurang produktif ini tentu saja bermanfaat untuk menekan biaya pakan yang akhirnya keuntungan juga bisa di dapat lebih baik lagi.

Telur Ayam Arab Siap Distribusi

Meskipun ayam arab dapat bertelur hingga 80 sampai 90%  tetapi tidak suka mengerami. Ayam arab juga memiliki daya seksual yang tinggi karena dalam waktu 15 menit bisa kawin sebanyak 3 kali. Maka tidak heran apabila ayam arab bisa dibilang lancar dan banyak menghasilkan telur. 

Pengelolaan reproduksi ayam arab sangatlah penting dalam hal produksi telur.  Karena pengelolaan reproduksi ayam berhubungan dengan produksi telur. Apabila ingin berbisnis telur tetas maka perbandingan antara jantan dengan betina nya antara lain 1:8. Ketika ayam ini sudah berusia 5 bulan, maka sudah mampu menghasilkan telur.

Ketika ayam berumur 8 bulan merupakan puncak produksi  ayam arab. Jika dibandingkan ayam biasa, produksi ternak ayam arab petelur memiliki rata-rata lebih tinggi.

5. Penyakit Ternak

Ayam arab memiliki daya tahan terhadap penyakit yang lebih baik jika dibandingkan dengan ayam jenis buras lainnya. Meskipun begitu, ayam arab tetap saja bisa terserang penyakit.  Penyakit yang sering menyerang ayam arab antara lain Pesau samar dan Newcasteldesease (ND).  Penyakit ini disebabkan oleh virus dan untuk obatnya belum ditemukan.

Vaksinasi dengan cara meneteskan ke mata atau hidung membuat ayam arab semakin tahan dengan serangan penyakit yang muncul | Image 3

Apabila kita tidak menginginkan kerugian dalam beternak ayam arab ini maka pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi secara teratur.

Berapa hari ayam arab bertelur?

Selama usia produktif antara 6 bulan – 1,5 tahun, betina arab terus-menerus bertelur, sehingga hampir setiap hari menghasilkan telur. Secara genetik, ayam arab tergolong galur ayam buras yang unggul, karena memiliki kemampuan produksi telur yang tinggi.

Apakah ayam arab jantan bisa bertelur?

Hanya ayam arab betina yang bisa bertelur. Untuk ayam arab jantan biasanya peternak memfungsikan sebagai ayam pedaging yang di ternak dengan tujuan untuk di ambil daging nya. Selain itu ayam arab jantan juga agresif dalam mengawini betina sehingga cocok untuk produksi bibit atau DOC ayam arab.

Apakah ayam arab bisa dikonsumsi?

Daging ayam arab dapat di konsumsi dan justru lebih baik kualitasnya bila di bandingkan dengan daging ayam broiller atau ayam potong, Kandungan lemak yang lebih rendah merupakan keunggulan dari daging ayam arab.

Untuk harga ayam arab disesuaikan dengan daerah masing-masing antara lain sebagai berikut. Harga terbaru bisa di buka di DAFTAR HARGA DOC ATAU BIBIT AYAM ARAB TERBARU.

Untuk pembelian 1 Box berisi 100 ekor dan untuk Wilayah Luar Pulau Jawa Minimal pembelian 2 Box. Harga tersebut sudah termasuk ongkos kirim, tes laboratorium dan biaya dokumen lengkap

Demikian beberapa hal penting yang harus diketahui sebelum menjalankan ternak ayam arab. Semoga bermanfaat dan bisa digunakan sebagai bahan referensi dalam memulai berbisnis.

Kami dari hobiternak.com menyediakan berbagai jenis bibit unggas dan bisa mengirimkan ke seluruh Indonesia. Untuk itu jika mau memesan segera hubungi kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP
0812-2028-8686

Telkomsel:
0813-6330-7506
0812-4648-2525

Indosat
0857-2932-3426
0856-4772-3888

XL:
0819-3140-9353

Kata terkait :
harga ayam arab, ayam arab jantan, pakan ayam arab, kandang ayam arab, ayam arab petelur, ayam arab pedaging, anak ayam arab, telur ayam arab,

5 / 5 ( 16 votes )

Image Sources :

  • Image 5: Facebook.com
  • Image 2: python-belajar.github.io
  • Image 3: colabug.com
  • Daging ayam memiliki rasa yang enak dan lezat | Image 1: dargoo.sn

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.