Melonjaknya Harga Ayam Broiler atau Ayam Pedaging di Gorontalo

Pada saat ini masyarakat semakin menyadari akan kebutuhan protein dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Terdapat banyak jenis sumber protein yang tersedia di pasaran, seperti daging mulai dari daging sapi, ayam, maupun ikan. Namun pilihan masyarakat biasanya terdapat pada daging ayam dan ikan karena harganya lebih terjangkau. Berbicara mengenai daging ayam, salah satu jenis daging ayam yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat adalah jenis ayam pedaging atau ayam broiler. 

Ayam Pedaging atau Ayam Broiler
Ayam Pedaging atau Ayam Broiler

Menjelang bulan Ramadahan dan Idul Fitri seperti saat ini, penjualan ayam pedaging atau ayam broiler biasanya akan meningkat. Seperti yang saat ini sedang terjadi di daerah Gorontalo. Mengutip dari cendananews.com, tepatnya di Pasar Tradisional Gorontalo Utara, harga ayam potong mengalami kenaikan. Jenis ayam potong yang harganya meningkat adalah jenis ayam pedaging atau ayam broiler. 

Penyebab Melonjaknya Harga Ayam Pedaging

Oyis Monoarfa, salah seorang penjual ayam pedaging di Pasar Tradisioal Moluo, Kwandang, Jum’at (29/03/2019) mengatakan, bahwa telah terjadi peningkatan harga pada ayam pedaging. Sejak seminggu terakhir, tingkat permintaan masyarakat terhadap ayam pedaging bertambah banyak. Hal itulah yang menyebabkan naiknya harga ayam pedaging. 

Ayam Broiler di Pasar Tradisional
Ayam Broiler di Pasar Tradisional

Beliau menuturkan, biasanya dalam satu hari beliau membawa stok sekitar 100 ekor ayam pedaging. Dari 100 ekor ayam yang dipasarkan tersebut biasanya akan habis terjual pada siang hari. Sedangkan satu minggu terakhir ini, stok ayam pedaging milik beliau lebih cepat habis bahkan sejak pukul 09.00 pagi. Hal itu karena banyaknya masyarakat yang berebut dalam membeli ayam potong jenis ayam pedaging ini jadi stok ayam pedagingnya cepat habis.

Harga Ayam Pedaging di Pasaran

Beliau juga memaparkan mengenai harga awal dan kenaikan harga dari ayam pedaging. Menurut pengakuan beliau, harga ayam pedaging dari pengepul atau pemasok biasanya sekitar Rp.18.000,00 per kilogram. Namun akhir-akhir ini harga ayam pedaging tersebut mengalami kenaikan, yaitu menjadi Rp.23.000,00 per kilogramnya. Karena di tingkat pengepul sudah mengalami kenaikan harga, otomatis harga di pasaran pun ikut naik. Saat ini harga ayam pedaging di pasaran menduduki angka Rp.25.000,00 sampai Rp.32.000,00 per kilogramnya. 

Lalu, Bagaimana dengan Ayam Kampung ?

Selain ayam pedaging, masyarakat juga biasa mengonsumsi daging ayam kampung atau ayam bukan ras (buras). Kenaikan harga pun tidak hanya terjadi pada jenis ayam pedaging saja, tetapi untuk jenis ayam kampung juga ikut mengalami kenaikan harga. Hal tersebut diakui oleh salah seorang penjual ayam kampung atau buras di daerah Kecamatan Kwandang yang bernama Yoni. Beliau mengaku jika harga ayam kampung mengalami kenaikan harga dari Rp.50.000,00 per 2 kilogramnya, menjadi Rp. 75.000,00 – Rp.80.000,00 per satu kilogramnya. 

Daging Ayam Kampung
Daging Ayam Kampung

Menurut pengakuan beliau, kenaikan harga ayam kampung tersebut disebabkan oleh naiknya tingkat permintaan masyarakat sedangkan stok dari ayam kampung tersebut terbatas. Terlebih disaat menjelang bulan Ramadhan seperti saat ini, pasti harga ayam kampung mengalami kenaikan seperti pada tahun-tahun sebelumya. 

Bapak Yoni memasarkan ayam kampung yang ia beli dari peternak lokal di berbagai desa di kecamatan untuk menyiasati kenaikan permintaan pasar dan pelanggan.

Ayam Broiler
Ayam Broiler

Nah daritadi kita sudah membicarakan tentang ayam pedaging atau ayam broiler. Sebenarnya, apa sih ayam broiler itu ? Untuk penjelasannya, simak ulasan dibawah ini ya.

Ayam Pedaging atau Ayam Broiler

Ayam broiler atau yang disebut juga dengan ayam ras pedaging, merupakan salah satu dari jenis ayam pedaging yang memiliki produktivitas yang tinggi. Maknanya, ayam broiler memiliki masa pertumbuhan yang cukup pesat. Para peternak sudah bisa memanen ayam broiler dalam waktu 40 hari saja. Ayam broiler merupakan ayam pedaging hasil persilangan dari berbagai jenis ayam yang memiliki produktivitas tinggi. Ayam broiler sendiri juga terdiri dari berbagai jenis

Daging Ayam Broiler
Daging Ayam Broiler

Para peternak biasa membudidayakan ayam broiler sebagai ayam pedaging. Hasil dari panen bisa dijual kepada para tengkulak bisnis jual ayam potong atau para pedagang ayam potong. Masa panen ayam broiler jantan maupun betina membutuhkan waktu sekitar 5-6 minggu dengan berat 1,3 sampai 1,6 kilogram. Untuk mencapai hasil panen dengan bobot tersebut tentunya harus dengan manajemen pemeliharaan yang baik pula. Termasuk di dalamnya adalah mengenai pakan ayam broiler. Disamping itu, pemilihan DOC broiler yang terbaik juga berpengaruh dengan hasil panen. 

Pakan Ayam Broiler

Pakan merupakan faktor penting dalam beternak ayam broiler untuk menghasilkan ayam dengan bobot daging yang maksimal. Untuk itu, anda harus memberikan pakan yang berkualitas pada ternak ayam broiler anda. Anda bisa memberikan konsentrat atau voer pada ayam broiler. Pemberian pakan dilakukan 2 sampai 3 kali dalam sehari. Sebaiknya anda tidak sembarangan memberi pakan pada ayam broiler karena akan berpengaruh pada kualitas ayam tersebut. 

Konsentrat BR1 untuk Pakan Ayam Broiler
Konsentrat BR1 untuk Pakan Ayam Broiler

Pemberian pakan juga harus sesuai dengan kebutuhan ayam broiler tersebut. Karena manajemen pakan yang baik akan berimbas pada hasil panen yang berkualitas.

Kandang Ayam Broiler

Selain manajemen pakan, keberadaan kandang ayam pedaging atau broiler juga mempengaruhi. Saat ayam broiler masih kecil atau dalam bentuk DOC, sebaiknya tempatkan DOC ayam broiler tersebut di tempat yang berventilasi kecil. Karena DOC ayam broiler belum terlalu bisa beradaptasi dengan kondisi udara yang terlalu kencang. Pemberian lampu juga bermanfaat sebagai penghangat bagi DOC ayam broiler.

Contoh Kandang Kosong
Contoh Kandang Kandang Ayam Broiler

Setelah ayam broiler beranjak besar, tempatkan pada kandang dengan ventilasi yang cukup agar ayam selalu mendapat sirkulasi udara bersih dan segar. Pemberian lampu juga diperlukan karena untuk membantu penglihatan ayam broiler yang rabun senja. 

Apakah Bisa Ayam Broiler / Pedaging Memproduksi Telur?

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan masyarakat, apakah ayam broiler bisa bertelur? Pada dasarnya ayam broiler tetap bisa bertelur meskipun termasuk ke dalam kategori ayam pedaging. Tetapi ayam broiler baru akan memproduksi telur setelah berumur 8 bulan. Dalam sekali periode bertelur, ayam broiler bisa memproduksi sekitar 30 telur. Hmm.. banyak juga yaa. Tetapi ayam broiler tidak bisa mengerami telurnya karena memang ayam broiler termasuk ayam pedaging bukan ayam petelur. Telur ayam broiler biasanya tidak untuk ditetaskan melainkan hanya untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. 

Telur Ayam Broiler
Telur Ayam Broiler

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk beternak ayam broiler? Melihat waktu saat ini  yang mendekati bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dimana permintaan akan ayam pedaging biasanya meningkat. Hal ini bisa anda manfaatkan untuk berbisnis atau usaha ayam potong kemitraan.

Apabila Anda tertarik untuk beternak ayam broiler kami hobiternak.com menyediakan DOC ayam broiler. Kami siap mengirimkan ke seluruh pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Silahkan hubungi nomor layanan pelanggan kami di :

Konsultasi Hobi Ternak HOBI TERNAK Ayam Broiler atau Pedaging word3

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS Admin Umum
0812-2028-8686

VERA
Joper & Ayam Kampung Asli
0895-6124-93491

YAYUK
Ayam Hias Ekslusif

0812-2028-8686

HASTI
Ayam Hias & Merpati Hias

0856-4772-3888

KARIN
Bebek Petelur & Pedaging

0812-4648-2525

MEILANI
Broiler & Petelur

0819-3140-9353

YUNI
Ayam Petelur & Ayam Arab

0813-6330-7506

Kata Terkait :
apakah ayam broiler bisa bertelur, ayam broiler, ayam broiler adalah, bisnis jual ayam potong, harga ayam potong, jenis ayam broiler, jenis ayam pedaging, jenis doc broiler terbaik, kandang ayam pedaging, telur ayam broiler, usaha ayam potong kemitraan,

Pesan Sekarang via whastapp hobi ternak

<Karina Nur Arifah>

Sumber artikel : cendananews.com

Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya.

Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat. Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • Image 2: pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA