Ikan Lele Jawa, Ikan Lele yang Mungil dan Asli Nusantara

Ikan Lele Jawa, siapa yang belum mengenal ikan lele ? Hewan nan lincah, memiliki patil, dan berkulit licin ini sering kita temukan di sekitar kita. Ya, siapa lagi kalau bukan ikan lele. Ikan yang memiliki nama latin Clarias sp. Ini memang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Budidaya ikan lele banyak dipilih peternak karena ikan lele sendiri merupakan hewan yang daya tahan hidupnya tinggi. Ikan lele juga bisa hidup di dalam kolam dengan tingkat kepadatan yang tinggi pula. Jenis dari ikan lele ini pun bermacam-macam. Nah kali ini kita akan membahas mengenai jenis lele jawa atau yang biasa disebut dengan lele lokal. Simak ulasan di bawah ini ya.

LELE JAWA

Lele jawa atau lele lokal yang dalam bahasa latinnya adalah Clarias batrachus, merupakan ikan lele yang asli berasal dari perairan Indonesia. Disebut juga sebagai walking catfish karena lele jawa punya kebiasaan berjalan di daratan untuk mencari daerah yang lebih banyak airnya. Lele jawa sendiri terdapat 3 jenis yaitu :

1. Lele jawa hitam

Lele jawa jenis ini dahulunya banyak dikembangkan oleh para peternak sebagai lele konsumsi. Warna kulitnya hitam dengan patil yang keras dan beracun bagi mangsa ataupun musuhnya. Lele jawa memiliki 4 pasang sungut di ujung mulutnya dan moncongnya mulutnya membulat.

2. Lele jawa merah

Untuk lele jawa yang berwarna merah ini biasanya dikembangbiakkan sebagai lele hias.

3. Lele jawa putih atau belang-belang putih

Lele jawa putih atau belang-belang putih ini juga sama seperti lele jawa merah yang dibudidayakan sebagai lele hias.

Ikan Lele Jawa / Lokal
Ikan Lele Jawa / Lokal

Budidaya Ikan Lele Jawa

Sebelum muncul jenis ikan lele yang lain seperti lele dumbo, lele sangkuriang, dan lainnya, lele jawa telah populer di kalangan peternak. Dahulu para peternak banyak yang membudidayakan lele jawa. Namun setelah kedatangan jenis ikan lele dumbo pada tahun 1985, peternak lele jawa banyak yang beralih untuk membudidayakan lele dumbo. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa faktor, diantaranya :

  1. Pertumbuhan lele jawa kalah cepat dengan lele dumbo. Ya, seperti yang telah kita ketahui, lele dumbo merupakan salah satu spesies ikan lele dengan laju pertumbuhan yang cepat. Tentunya lele jawa akan kalah jika dibandingkan dengan lele dumbo. Lele jawa memerlukan waktu sekitar 1 tahun untuk menyamai besar lele dumbo yang baru berumur beberapa bulan saja.
  2. Tingkat FCR (Food Convertion Ratio) dari lele jawa cukup tinggi. Maknanya, rasio pakan yang diberikan terhadap berat daging dari lele jawa cukup tinggi. Dalam satu siklus budaya, untuk menghasilkan berat daging 1 kg dari lele jawa peternak harus memberikan pakan dengan jumlah lebih dari 1 kg. Jika dihitung-hitung tentunya tidak efisien. Maka dari itu, banyak peternak yang beralih kepada lele dumbo.
Seekor lele jawa
Lele Jawa

Ciri-Ciri Lele Jawa

Bagi masyarakat awam, mungkin akan sulit untuk membedakan antara lele jawa dan lele dumbo. Jika dilihat secara sekilas, fisik mereka memang sama karena mereka pun memiliki organ tubuh yang sama pula. Tetapi, apabila dilihat dari jarak dekat, maka akan tampak perbedaan dari kedua jenis lele tersebut. Mulai dari warna kulit, untuk lele jawa berwana hitam atau terkadang abu-abu, dan juga ada yang berwarna putih dengan bintik kecil putih. Sedangkan untuk lele dumbo memiliki warna kulit yang sedikit keunguan atau kemerahan. Pada lele dumbo, terdapat seperti bercak atau bintik-bintik besar yang mirip dengan doreng pada baju tentara. Lele jawa pun gerakannya tidak selincah lele dumbo. Saat sedang stess, warna kulit dari lele jawa tidak berubah. Berbeda dengan lele dumbo yang akan muncul bercak putih dan warnanya menjadi lebih terang ketika sedang stress.

Ikan Lele Jawa yang berukuran kecil
Ikan Lele Jawa

Tetapi untuk citarasa daging, banyak orang yang menilai bahwa rasa daging ikan lele jawa lebih nikmat daripada daging lele dumbo. Daging lele jawa tidak lembek dan lebih gurih. Sedangkan pada lele dumbo dagingnya sedikit lembek. Tetapi banyak juga yang menjadikan lele dumbo sebagai lele konsumsi walaupun rasanya tidak selezat daging lele jawa. Karena kandungan gizi pada daging lele dumbo juga cukup banyak.

Selain lele jawa, masih banyak macam ikan lele yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Misalnya adalah ikan lele dumbo, lele sangkuriang, lele phyton, ataupun lele masamo.

1. Lele Dumbo

Jenis ikan lele yang satu ini sekarang banyak dibudidayakan oleh peternak lele. Nama latin dari ikan dumbo adalah Clarias gariepinus. Lele dumbo merupakan lele hasil persilangan antara lele betina jenis Clarias fuscus yang berasal dari Taiwan dan dengan lele pejantan Clarias gariepinus yang berasal dari Afrika. Tahun 1985 adalah tahun dimana lele dumbo pertama kali didatangkan di Indonesia. Nama latin dari lele dumbo adalah Clarias gariepinus.

Kedatangan lele dumbo disambut baik oleh masyarakat Indonesia terutama kalangan peternak. Banyak peternak yang tertarik untuk membudidayakan lele dumbo. Pertumbuhannya yang cepat membuat jenis lele ini disukai oleh para peternak. Tingkat FCR nya juga tidak setinggi lele jawa, karena lele dumbo bisa mencapai berat satu kilo hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Jadi dalam hal pemberian pakan pun lebih efisien dari lele jawa.

Ikan Lele Dumbo
Ikan Lele Dumbo

Lele dumbo memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari lele jawa. Warna kulitnya keunguan dan apabila sedang mengalami stress warna kulitnya akan lebih terang. Tetapi jika sudah kembali tenang, warna kulitnya akan kembali seperti semula. Mata dari lele dumbo kecil sehingga kurang berfungsi. Jadi ia mengandalkan sungutnya sebagai indera peraba. Patil pada lele dumbo tidak beracun seperti pada lele jawa. Gerakannya juga lebih lincah karena lele dumbo memiliki kemampuan melompat hingga jarak setengah meter.

2. Lele Sangkuriang

Lele sangkuriang merupakan jenis lele hasil persilangan balik yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Para peneliti di BBPBAT Sukabumi mulai meneliti mengenai lele sangkuriang sejak tahun 2002. Lele sangkuriang sendiri adalah hasil persilangan dari bibit betina F2 (keturunan kedua dari lele dumbo asli yang pertama kali di datangkan di Indonesia) yang merupakan koleksi dari BBPBAT sendiri. Sedangkan untuk pejantan adalah F6 (keturuan ke enam dari induk F2 tadi).

Lele Sangkuriang
Lele Sangkuriang

Mengapa diberi nama sangkuriang? Karena lele tersebut mirip dengan cerita legenda Jawa Barat yaitu Sangkuriang yang menikahi atau mengawini ibunya sendiri. Sama halnya dengan lele sangkuriang yang dihasilkan dari persilangan balik, induk lele dumbo dengan keturuan lele dumbo dari induk yang tadi. Lele sangkuriang juga memiliki banyak keunggulan dari lele lainnya. Salah satunya adalah lebih banyak menghasilkan telur dan lebih tahan terhadap penyakit.

3. Lele Masamo

Lele masamo merupakan lele hasil dari pengumpulan sifat plasma nutfah lele dumbo dengan lele jenis Clarias macrocephalus. Spesies lele Clarias macrocephalus itu sendiri dikenal sebagai ikan lele kepala lebar atau besar.

Warna dari lele masamo memiliki warna kulit kehitaman, dan pada saat stress akan muncul bercak warna putih atau keabuan. Patilnya tajam dan tubuhnya memanjang. Lele masamo tahan penyakit dan tidak mudah stress. Dalam hal pakan memang lebih rakus tetapi tetap masih efisien. Terdapat ciri khusus pada lele masamo ini, yakni adanya tonjolan di kepalanya.

Ikan Lele Masamo Dewasa
Ikan Lele Masamo Dewasa

Apabila Anda tertarik untuk membudidayakan lele kami hobiternak.com menyediakan. Untuk pemesanan silahkan hubungi layanan pelanggan kami di nomor : 

Konsultasi Hobi Ternak HOBI TERNAK Ikan Lele Jawa word2

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS Admin Umum
0812-2028-8686

VERA
Joper & Ayam Kampung Asli
0895-6124-93491

YAYUK
Ayam Hias Ekslusif

0812-2028-8686

HASTI
Ayam Hias & Merpati Hias

0856-4772-3888

KARIN
Bebek Petelur & Pedaging

0812-4648-2525

MEILANI
Broiler & Petelur

0819-3140-9353

YUNI
Ayam Petelur & Ayam Arab

0813-6330-7506

Pesan Sekarang via whastapp hobi ternak

Kata Terkait :
lele dumbo, ikan lele, lele sangkuriang, lele kepala lebar, rasa ikan lele, clarias batrachus, budidaya ikan lele, nama latin ikan lele dumbo,

<Karina Nur Arifah>

Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya.

Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat. Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • Lele Jawa: wiki2.net

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA