4 Jenis Kandang Ayam Broiler, Anda Bisa Pilih Mau yang Mana

Ayam broiler merupakan salah satu unggas yang cukup banyak dipelihara sebagai ayam pedaging. Sebagai penghasil daging yang cukup potensial dan harga dagingnya yang cukup terjangkau menjadikan ayam broiler sebagai ayam yang cukup banyak penggemarnya.

Jumlah peternak yang tertarik dengan potensi ayam broiler dari tahun ke tahun semakin bertambah seiring dengan kebutuhan daging ayam yang mengalami peningkatan. 

Ada beberapa alasan yang membuat Ayam Broiler cukup banyak diminati sebagai hewan ternak :

  1. Mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat
  2. Broiler 35 hari sudah bisa dipanen
  3. Penghasil daging yang berserat lunak sehingga saat dalam proses pemasakan tidak memerlukan waktu yang lama
  4. Daging yang dihasilkan cukup banyak
  5. Mempunyai daging bagian dada yang lebih besar dan licin
Memiliki masa panen yang cepat yakni 35 hari, membuat ayam broiler menjadi primadona di kalangan peternak ayam potong | Image 1
Memiliki masa panen yang cepat yakni 35 hari, membuat ayam broiler menjadi primadona di kalangan peternak ayam potong | Image 1

Ayam broiler sendiri mempunyai beberapa strain, namun tidak semua jenis strain yang sudah ada dapat di kembangbiakkan di Indonesia.

Jenis kandang ayam broiler

Ayam broiler biasanya dipelihara dalam 2 jenis kandang. Pada tahap awal umur 0-3 minggu bisa menggunakan kandang pemeliharaan DOC. Kandang untuk pemeliharaan DOC ini terbuat dari tripleks atau kayu atau bahan lainnya.

Kandang ini dilengkapi dengan pemanas buatan yang pada tahap awal dihidupkan selama 24 jam untuk menjaga agar DOC dalam suhu ruangan yang ideal. Setelah umur 2-3 minggu DOC dapat dipindahkan ke dalam kandang pembesaran. 

Kandang pembesaran ayam broiler 

A. Kandang Postal

Kandang tersebut berbentuk persegi panjang, dengan diberi alas kandang berbentuk sekam yang tebalnya sekitar 7-10 cm. 

Fungsi sekam tersebut sebagai penyerap berbagai cairan dan kotoran. Sehingga kandang tidak lembab. Bila sekam agak lembab maka bisa dilakukan upaya pembalikan sekam. 

Contoh kandang ayam tipe postal yang di lengkapi dengan sekam untuk DOC ayam | Image 2
Contoh kandang ayam tipe postal yang di lengkapi dengan sekam untuk DOC ayam | Image 2

B. Kandang Panggung

Kandang panggung adalah kandang dengan sistem kolong sehingga lantai renggang (slat). Kandang panggung mempunyai tinggi kolong sekitar 0,5 meter – 1,5 meter dari permukaan tanah. Untuk lantai dibuat renggang sehingga sirkulasi udara menjadi lancar. 

Kandang ini mempunyai sistem lantai renggang atau alas berlubang sehingga memudahkan saat membuang kotoran ayam. Sisa makanan, minuman dan kotoran akan jatuh ke bawah sehingga peternak tinggal mengumpulkan dan membersihkan.

Kandang panggung sebaiknya terbuat dari bahan yang kokoh sehingga dapat bertahan beberapa tahun dan tidak mudah roboh. Untuk bahan pembuatan kandang panggung dapat berupa bambu atau kayu yang diatur sedemikian rupa sehingga kaki ayam tidak mudah terperosok.

Pembuatan kandang panggung harus menggunakan bahan yang kuat dan kokoh | Image 3
Pembuatan kandang panggung harus menggunakan bahan yang kuat dan kokoh | Image 3

Kelebihan kandang panggung adalah :

  1. Mempunyai lantai yang renggang sehingga sirkulasi udara menjadi lebih baik
  2. Lantai kandang tidak kotor karena kotoran atau sisa makanan langsung jatuh ke bawah sehingga lantai kandang kering dan mengurangi kontak ayam dengan kotoran
  3. Mengurangi resiko penyakit yang disebabkan oleh litter seperti coccidiosis.

C. Kandang semipostal (modifikasi)

Kandang semipostal adalah kandang yang mempunyai sistem penggabungan antara kandang postal dan kandang panggung. Kandang ini berupa kandang panggung sedangkan pada lantai di tutup dengan terpal/ bahan lainnya dan di atas terpal tersebut ditaburi sekam (litter).

Contoh kandang semi postal | Image 4
Contoh kandang semi postal | Image 4

Kandang ini mempunyai beberapa kelebihan :

  1. Dapat mencegah lecet pada kaki ayam
  2. Pembersihan kandang relatif lebih mudah
  3. Litter masih dapat difungsikan sebagai

Kekurangan kandang semipostal :

  1. Rentan terhadap penyakit
  2. Lantai kandang lebih mudah kotor karena adanya sisa makanan, minuman dan kotoran ayam
  3. Sisa makanan/ minuman dan kotoran ayam tidak segera terbuang.
  4. Biaya relatif lebih mahal.

D. Kandang close house

Saat ini ada inovasi baru dalam pembuatan kandang yaitu dengan sistem kandang close house. Kandang close house mempunyai beberapa fasilitas yang cukup lengkap.

Kandang closed house adalah kandang tertutup yang menjamin keamanan dengan melakukan pengaturan ventilasi yang baik sehingga mengurangi stress pada hewan ternak. 

Kandang close house memiliki peralatan yang canggih sehingga ayam dapat lebih berkembang dengan bagus dan resiko kematiannya kecil | Image 5
Kandang close house memiliki peralatan yang canggih sehingga ayam dapat lebih berkembang dengan bagus dan resiko kematiannya kecil | Image 5

Kandang close house mempunyai fasilitas :

  1. Fan (kipas) adalah alat yang menciptakan pergerakan udara
  2. Evaporative cooling pad
    Alat pendingin udara yang memanfaatkan penguapan air.
  3. Controller (climate controller) adalah alat untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara dalam kandang.
  4. Tirai kandang (penutup sisi kandang sehingga ayam terlindung dari gangguan luar). 

Untuk menentukan jenis kandang yang akan digunakan biasanya dipengaruhi beberapa hal:

  1. Kesiapan biaya untuk pembuatan kandang
  2. Jumlah populasi yang dipelihara
  3. Faktor keamanan lingkungan terutama dari hewan predator

Untuk biaya kandang ayam broiler 500 ekor, maka membutuhkan biaya yang berbeda tergantung dari jenis dan ukuran kandang

Untuk peternak pemula bisa menggunakan kandang yang biaya pembuatannya cukup terjangkau yaitu jenis kandang postal atau kandang  panggung. Untuk luas kandang disesuaikan dengan jumlah ayam yang dipelihara. 

Pembuatan kandang harus disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan dipelihara, jangan terlalu sempit dan jangan terlalu lapang | Image 5
Pembuatan kandang harus disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan dipelihara, jangan terlalu sempit dan jangan terlalu lapang | Image 5

Ukuran kandang ayam broiler

Kandang ayam broiler mempunyai ukuran yang berbeda tergantung jenis/ type kandang dan umur ayam. Untuk menentukan luas kandang maka diperlukan data berapa banyak populasi ayam yang akan dipelihara.

Untuk kandang pemeliharaan DOC dalam 1 meter persegi bisa muat sekitar 60 ekor ayam. Jadi jika ayam yang dipelihara sekitar 500 ekor maka luas kandang sekitar 8,3 meter persegi (di bulatkan menjadi 9 meter persegi).

Sedangkan untuk kandang ayam pada masa panen mempunyai kapasitas 6-8 ekor ayam per meter persegi. Sehingga jika jumlah ayam yang dipelihara ada 500 ekor maka luas kandang sekitar 63 meter persegi. 

Selain kandang, sarana dan prasarana hal lain yang perlu dipersiapkan adalah :

  1. Pemanas buatan
  2. Tempat pakan dan minum
  3. Gudang tempat penyimpanan bahan pakan dan minum ayam. 

Demikian beberapa informasi mengenai jenis kandang ayam broiler. Tentukan kandang sesuai kebutuhan finansial (modal) yang dimiliki. Sehingga penggunaan kandang lebih maksimal dan lebih tepat guna.  

Dan jika Anda ingin mencari bibit atau DOC ayam broiler, kami hobiternak.com menyediakan. Pengiriman dapat menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Hubungi kami segera di nomor bawah ini : 

Konsultasi Hobi Ternak HOBI TERNAK kandang ayam broiler word2

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS Admin Umum
0812-2028-8686

VERA
Joper & Ayam Kampung Asli
0895-6124-93491

YAYUK
Ayam Hias Ekslusif

0812-2028-8686

HASTI
Ayam Hias & Merpati Hias

0856-4772-3888

KARIN
Bebek Petelur & Pedaging

0812-4648-2525

MEILANI
Broiler & Petelur

0819-3140-9353

YUNI
Ayam Petelur & Ayam Arab

0813-6330-7506

Pesan Sekarang via whastapp hobi ternak

Kata terkait : 
ukuran kandang ayam broiler,jenis kandang ayam broiler,peternakan ayam broiler adalah,biaya kandang ayam 5000 ekor,kandang closed house adalah,kandang ayam potong sederhana,contoh kandang ayam,sistem ternak ayam broiler, ayam broiler, broiler


###nra

Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya. Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat.

Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • Image 1: agri.vn
  • Image 2: Owned by the author
  • Image 4: murawan.com
  • Contoh kandang semi postal: youtube.com
  • Image 5: poultrybazaar.co.in
  • Image 8: Owned by the author
  • thumbnail: finance.detik.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA