Anda Pembudidaya Lele?, Bisa Jadi Belum Tahu 8 Fakta Ikan Lele Ini !

Deskripsi Ikan Lele si Ikan Berkumis nan Kaya Manfaat

Ikan lele atau yang dalam bahasa latinnya disebut dengan Clarias ini merupakan ikan yang biasa hidup di air tawar. Memiliki tubuh yang pipih memanjang membuat ikan lele ini lebih lincah bergerak daripada ikan lain. Ditambah lagi dengan tubuhnya yang licin dan tidak bersisik membuatnya menjadi aktif bergerak. Ikan lele biasa hidup di perairan tawar seperti kolam-kolam pengembangbiakan, rawa-rawa, sungai dengan arus air lemah, dan di persawahan yang tergenang air. Habitat ikan lele aslinya berasal dari daerah Afrika. Untuk sejarah ikan lele sendiri, diketahui bahwa ikan lele jawa atau lele lokal lah yang menjadi lele asli perairan Nusantara.

Morfologi Ikan Lele
Ikan Lele

Ikan lele memiliki kumis yang khas yang terletak di ujung mulutnya. Terdapat 4 pasang sungut yang terdiri dari sepasang sungut hidung, sepasang sungut mandibular dalam, sepasang sungut mandibular luar, dan sepasang sungut maxilar. Keberadaan sungut-sungut tersebut membantu ikan lele dalam meraba keberadaan pakan atau mangsanya. Karena mata ikan lele kecil dan kurang berfungsi. Di tubuh ikan lele juga terdapat 5 macam sirip. Yakni sirip dada, sirip punggung, sirip perut, sirip anus, dan sirip ekor. Pada daerah sirip dadanya terdapat sepasang tulang atau duri yang keras dan tajam yang dinamakan dengan patil. Patil pada ikan lele tersebut berfungsi sebagai alat pertahanan diri dari musuh.

Tubuh Ikan Lele
Bagian-bagian pada tubuh ikan lele

Klasifikasi Ilmiah Ikan Lele (sumber Wikipedia)

Kingdom                      : Animalia
Sub – kingdom           : Metazoa
Phyllum                       : Chordata
Sub – phyllum            : Vertebrata
Class                           : Pisces
Sub – Class                : Teleostei
Ordo                            : Ostariophysi
Sub – Ordo                 : Siluroidae
Famili                          : Clariidae
Genus                         : Clarias
Species                       : Clarias sp

Nama Lain Ikan Lele

Ikan lele memiliki banyak nama penyebutan di berbagai daerah di Indonesia. Dalam bahasa inggris, ikan lele disebut dengan catfish karena memiliki kumis seperti pada kucing. Untuk jenis lele jawa, dalam bahasa inggris juga disebut sebagai walking catfish karena memang ikan lele jawa bisa melompat untuk berpindah tempat mencari perairan yang lebih banyak airnya.

Di daerah jawa ikan lele disebut dengan ikan lindi atau lele, di daerah Karo, Sumatera Utara disebut dengan ikan sibakut. Untuk daerah Kalimantan Selatan ikan lele biasa disebut dengan ikan pintet, sedangkan untuk daerah Sulawesi Selatan ikan lele disebut dengan ikan Cepi. Banyak juga ya ternyata nama penyebutannya. Untuk di luar negeri, ikan lele disebut dengan ikan keli di daerah Malaysia, ikan Plamond untuk daerah Thailand, serta ca tre trang untuk daerah Jepang.

Ikan Lele jenis phyton
Salah Satu Jenis Ikan Lele yaitu Ikan Lele jenis phyton

8 Fakta menarik tentang ikan lele:

  1. Lebih Dari 3000 Spesies Lele

    Ternyata ada lebih dari 3000 spesies lele yang ada di dunia. Untuk spesies terkecil yaitu lele banjo (Bunocephalus coracoideus) yang memiliki panjang hanya 1 cm saja. Dan spesies yang terbesar yaitu si raksasa mekong (Pangasianodon gigas), panjangnya bisa sampai 3 meter dan beratnya sekitar 300 kg.

  2. Tidak Semua Ikan Lele Berwarna Hitam

    Tidak hanya berwarna hitam, ternyata ikan lele ada yang berwarna abu abu, kuning, hijau, putih coklat. Jadi tergantung dari spesiesnya.

  3. Lele Memiliki Bentuk yang Khas

    Semua jenis spesies lele memiliki ciri yang khas yaitu tubuhnya panjang dan kepalanya besar serta rata. Untuk di bagian tengah dari ikan ini memiliki bentuk yang bulat. Tetapi untuk bagian belakangnya bentuknya lebih mengarah ke pipih.

  4. Ikan Lele Tidak Bersisik

    Semua spesies lele juga tidak bersisik, kulitnya halus dan di tutupi lendir. Cairan atu lendir yang melindungi kulitnya ini lah yang saat kita pegang akan terasa sangat licin.

  5. Kumis Ikan Lele Menjadi Sensor Tubuhnya

    Tak disangka ternyata semua bagian tubuh ikan lele dapat merespon sentuhan. Selain itu juga bisa mendeteksi adanya bahan kimia dalam air. Bagian organ yang paling kuat mensensor yaitu empat pasang kumisnya.

  6. Ada Jenis Lele Beracun

    Ada beberapa spesies lele yang beracun dan apabila terkena oleh tubuh kita akan menyebabkan cedera serius. Racun tersebut di hasilkan dari kelenjar kulit yang menutupi sirip punggung.

  7. Lele Teramasuk Hewan Karnivora

    Ikan lele termasuk dalam jenis hewan karnivora atau pemakan daging. Jenis daging yang ia makan yaitu serangga, cacing, ikan kecil, kadal dan masih banyak lagi.

  8. Mampu Berjalan Berpindah Kolam

    Ikan lele dapat berjalan dari satu kolam ke kolam lainnya. Ia bergerak atau berjalan ke tanah dengan ekor serta sirip bagian depan. Jenis ikan lele yang bisa berjalan ini yaitu Lele Jawa (Clarias batrachus)

Manfaat dari Ikan Lele

Si lincah nan berpatil ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari terutama protein. Daging ikan lele mengandung lemak, protein, fosfor, dan vitamin B yang tentunya baik bagi tubuh kita. Orang-orang menyukai ikan lele karena dagingnya terasa gurih dan mudah diolah. Banyak cara untuk mengolah ikan lele ini, seperti di goreng, di goreng tepung, di mangut, atau dibuat menjadi pecel lele.

Mengonsumsi ikan lele bisa menjadi alternatif dalam pemenuhan gizi protein sehari-hari. Jika biasanya anda hanya mengonsumsi daging ayam atau daging sapi, anda bisa mencoba untuk mengonsumsi ikan lele. Selain harganya yang terjangkau, kelezatan rasa dan kandungan gizi nya membuat ikan yang satu ini menjadi kegemaran masyarakat.

Mangut Lele
Manfaat dari Ikan Lele yang dapat diolah menjadi masakan Mangut Lele

Selain bermanfaat untuk dikonsumsi, ternyata ikan lele memiliki manfaat lainnya. Karena daya tahan hidupnya yang tinggi dan mampu bertahan hidup di air yang kotor sekalipun, ikan lele ternyata bisa membersihkan air yang kotor. Tetapi sebelumnya ikan lele harus diletakkan dulu selama beberapa hari di air yang bersih, kemudian baru diletakkan di air yang keruh. Ikan lele juga mampu membersihkan kolam yang terdapat banyak jentik-jentiknya. Jika ditaruh di perairan sawah, ikan lele juga bisa menghilangkan hama-hama yang membahayakan tumbuhan padi dengan cara memakan hama-hama tadi.

Gambar Ikan Lele
Gambar Ikan Lele

Pembudidayaan Ikan Lele

Berbudidaya atau beternak ikan lele bukanlah sesuatu yang asing bagi kita. Banyak orang yang setiap harinya beraktifitas ditemani oleh ikan lele. Di sentral perikanan pun ikan lele juga populer, tidak kalah dari ikan nila atau ikan gurameh. Membudidayakan ikan lele juga tergolong relatif mudah. Anda bisa memilih untuk jenis bibit apa yang akan anda besarkan. Karena lele pun terdiri dari beberpa jenis. Untuk jenis ikan lele yang cukup populer adalah ikan lele jenis lele dumbo. Ada juga ikan lele sangkuriang, lele mutiara, lele phyton, dan lele masamo. Saat ini jumlah peternak yang membudidayakan ikan lele jawa atau lele lokal sudah sedikit dibandingkan dengan lele jenis lainnya. Karena laju pertumbuhan ikan lele jawa sangatlah lambat dan otomatis pakan yang diberikan pun akan lebih banyak. Jadi orang-orang beralih untuk memelihara ikan lele jenis dumbo, sangkuriang, dan yang lainnya.

Ikan Lele Masamo Dewasa
Ikan Lele Masamo Dewasa

Apabila anda tertarik untuk membudidayakan ikan lele, kami hobiternak.com menyediakan bibit ikan lele. Untuk pemesanan silahkan menghubungi nomor layanan pelanggan kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP
0812-4648-2525

Telkomsel:
0812-4648-2525
0813-6330-7506

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

XL:
0819-3140-9353

Kata Terkait :
budidaya ikan lele, klasifikasi ikan lele, habitat ikan lele, sejarah ikan lele, jenis ikan lele, lele dumbo, lele jawa, gambar ikan lele,

<Karina Nur Arifah>

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: