ternak bebek peking jawa timur

Membedakan Ciri-ciri Bebek Peking Betina dan Jantan


Membedakan Ciri-ciri Bebek Peking Betina dan Jantan

Bebek peking merupakan salah satu jenis bebek yang berasal dari Tintsien, Cina. Sejak pertama didatangkan ke Amerika Serikat tahun 1870, popularitasnya sebagai bebek penghasil daging semakin menyebar bahkan sampai hampir seluruh dunia mengenalnya. Dalam bidang pembibitan dan pembudidayaan, bebek peking sering disilangkan dengan bebek jenis lain. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki keturunan bebek peking. Yang cukup menjadi incaran yaitu Bebek hibrida, bebek hasil persilangan antara bebek peking jantan dengan bebek mojosari betina (Mojokerto, Jawa Timur)

Bebek Peking/ Bebek Pedaging
Bebek Peking/ Bebek Pedaging

Ciri –  ciri itik hibrida hampir sama dengan ciri-ciri bebek peking, karena memang keturunannya. Namun karena sudah disilangkan, maka beberapa sifat merupakan sifat gabungan dari bebek peking dan bebek mojosari. Perbedaan bebek peking dan hibrida yaitu bebek peking merupakan jenis bebek impor sedangkan bebek hibrida merupakan bebek hasil persilangan. Ciri-ciri bebek peking yaitu bulu berwarna putih dengan postur besar, dada yang membusung dan besar, paruh dan kakinya kuning dan orange, telur berwarna putih kotor dan bentuk bulat, ekor dan sayap pendek. Sedangkan bebek hibrida DOD berwarna hitam yang semakin dewasa akan berubah menjadi coklat kehitaman, paruh dan kaki berwarna hitam dan badan terlihat seperti botol. Telur bebek hibrida yang berwarna putih kotor, sehingga kurang menarik untuk dijadikan telur asin. Dan pada akhirnya hanya sebagai telur tetas atau dijadikan bibit kembali. Namun, telur bebek hibrida harus mendapatkan penanganan yang maksimal agar bisa ditetaskan. Telur yang memiliki cangkang terlalu tipis, tidak ada pilihan lain selain dikonsumsi. Meskipun demikian, bebek hibrida petelur juga cukup diminati oleh peternak yang nantinya menjual DOD hibridanya. Untuk Cara budidaya bebek hibrida pedaging supaya mendapatkan produk telur dan daging yang meningkat bisa dilakukan  dengan pemeliharaan secara intensif kandang kering. Pemeliharaan secara intensif disini yaitu bebek dipelihara sama seperti pemeliharaan yang dilakukan pada  ayam potong. Jadi semua aktivitas bebek berada di dalam kandang dengan memberikan pakan dan minum sesuai porsi yang tepat. Dan untuk pakan  bebek hibrida bisa diberikan  konsentrat dan bahan pakan tambahan yang alami lainnya serta memiliki kandungan gizi yang baik. Dalam pemeliharaannya kandang bebek hibrida dibangun terpisah atau juga bisa dijadikan satu menggunakan sistem all in all out, maksudnya kandang fase starter, kandang fase grower serta kandang untuk fase layer dijadikan satu kandang.

Bebek Hibrida/ Bebek Petelur
Bebek Hibrida/ Bebek Petelur

Bebek jantan dan betina memiliki perbedaan yang bisa diamati meskipun masih DOD atau anakan. Berikut beberepa ciri-ciri bebek betina dan jantan :

  1. Membuka kloaka atau inus induk. Apabila terdapat benjolan kecil di dalam anus, maka DOD tersebut adalah jantan dan sebaliknya, jika tidak ditemukan benjolan kecil atau anus, maka DOD tersebut betina. Teknik ini memang sangat menghemat waktu, namun harus teliti dalam melakukan pemilihan.
  2. Cara yang kedua yaitu dengan melihat ciri fisik bebek. Yaitu dengan cara membedakan bulu halus dan paruh bebek. Bebek jantan memiliki warna gelap terang dan lebih kasar bila dibandingkan dengan bebek betina. Sedangkan bebek betina cenderung memiliki warna transparan tipis dan memiliki bulu yang lembut. Namun, apabila menggunakan teknik ini harus mendalami perbedaan bulu dan paruh, karena teknik ini cukup sulit.
  3. Teknik membedakan suara bebek jantan dan betina. Hal ini dilakukan dengan cara memilih suara yang serak dan juga besar, yang berarti merupakan bebek jantan. Sedangkan bebek betina memiliki suara yang lebih tajam dan nyaring.

Ketika melakukan pemilihan jenis kelamin bebek jantan dan bebek betina, tetap membutuhkan pengetahuan yang lebih rinci dan teliti. Berbicara tentang masalah bebek tak lepas dari harga bebek itu sendiri. Dan saat ini  Harga bebek hibrida untuk wilayah pulau jawa  adalah sebagai berikut:

*1 boks isi 80 ekor *

1 Boks = Rp. 6.800,- / ekor ( Rp. 544.000,-)

2 Boks = Rp. 6.800,- / ekor  ( Rp. 1.088.000,- )

3 Boks = Rp. 6.700,- / ekor ( Rp. 1.608.000,- )

4 Boks = Rp. 6.600,- / ekor ( Rp.  2.112.000,- )

5 Boks = Rp. 6.500,- / ekor ( Rp. 2.600.000,- )

10 Boks = Rp. 6.200,- / ekor ( Rp 4.960.000,- )

Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan DOD bebek peking, bebek hibrida dan bebek mojosari baik untuk wilayah Pulau Jawa maupun wilayah luar Pulau Jawa. Untuk pemesanan hubungi kami segera di:

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812-2028-8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

kata terkait:
ciri ciri itik hibrida, ciri-ciri bebek betina dan jantan, perbedaan bebek peking dan hibrida, bebek hibrida petelur, kandang bebek hibrida, cara budidaya bebek hibrida pedaging, harga bebek hibrida, pakan bebek hibrida,

<Duwi Kristinawati>

Ringkasan Produk
product image
Peringkat
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
5 based on 2 votes
Produsen
hobiternak.com
Nama Produk
DOD Peking atau Pedaging
No HP
0812 2028 8686
Metode Pemesanan
Pre-Order Only

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 thoughts on “Membedakan Ciri-ciri Bebek Peking Betina dan Jantan”

ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: