Serunya Beternak Ayam Mutiara : Ayam Hias dari Afrika

Serunya Beternak Ayam Mutiara : Ayam Hias dari Afrika

Serunya Beternak Ayam Mutiara : Ayam Hias dari Afrika

beternak ayam mutiaraSalah satu ayam hias asli Afrika yang populasinya mengalami peningkatan di Indonesia adalah ayam mutiara. Ayam mutiara tubuhnya berbeda dibandingkan dengan unggas asli Indonesia. Ayam mutiara walaupun aslinya hidup di wilayah gurun pasir yang mempunyai semak belukar namun dapat dengan mudah beradaptasi dengan iklim tropis di Indonesia. Maka tak mengherankan bila banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk membudidayakannnya apalagi dengan pemeliharaan yang cukup sederhana. Maka bagi peternak pemula akan mendapatkan serunya beternak ayam mutiara ini.

Ayam yang bisa dipelihara ditaman rumah

Jika mempunyai lahan yang cukup di area taman, kita bisa menambahkan ayam mutiara untuk membuat pemandangan taman kita menjadi lebih semarak. Karakter mutiara yang senang berkeliaran diarea yang banyak pepohonan akan menjadi pemandangan yang unik dan sedap dinikmati dikala waktu senggang kita. Untuk kandang ayam mutiara sama saja seperti kandang ayam pada umumnya,  hanya saja bisa ditambahkan tempat bertengger. Dengan tidur bertengger, penyakit ayam mutiara bisa terhindarkan.

Cara membedakan ayam mutiara jantan dan betina bisa didengarkan dari suaranya. Karena ayam mutiara mempunyai suara yang cukup unik, berbeda dengan ayam kebanyakan yang akan mengeluarkan suara berkokok yang cukup panjang maka suara mutiara dewasa mempunyai irama seperti kokek..kokek.. dan kreek..kreekk. Jadi cukup unik dan berbeda dibandingkan ayam kampung biasa. Sehingga masyarakat banyak yang merasa terhibur kala mendengar suaranya.

beternak ayam mutiara

Bentuknya cukup menarik dan anak-anak sangat menyukai postur tubuhnya yang unik tersebut. Bagian kepala ayam mutiara tidak ditumbuhi bulu dan lehernya sangat panjang. Mutiara anakan sekilas mirip dengan anakan ayam kalkun namun seiring dengan pertambahan umurnya maka akan terlihat perbedaannnya.  Saat ini mutiara yang banyak dijumpai dari jenis mutiara hitam, mutiara silver, mutiara putih dan mutiara plangkok. Masing-masing dapat dibedakan dengan mudah dari perbedaan warnanya. Beternak ayam mutiara antara jenis yang satu dengan yang lain sama saja termasuk pakan dan kandang yang digunakan.

Cara penetasan telur yang cukup unik

Ayam mutiara ini mempunyai karakter yang sedikit berbeda dibandingkan unggas lain. Jika biasanya unggas dapat mengerami telurnya maka ayam mutiara ini kurang mempunyai kemapuan dalam mengerami telurnya sendiri. Mungkin banyak yang bertanya-tanya, lalu bagaimana caranya agar telurnya dapat menetas? Jika di habitat aslinya mutiara dapat menetaskan dengan cara alami yatu diletakkan disuatu tempat yang mempunyai suhu ideal dan ditutupi dengan dedaunan agar hangat. Mutiara melakukan hal tersebut secara instink dan telur tersebut dapat menetas meskipun tanpa dibuahi indukannya.

beternak ayam mutiara

Sedangkan jika dipelihara dalam suatu kandang maka cara untuk menetaskannya dengan dititipkan pada indukan ayam lain atau cara yang lebih praktis dan modern adalah dimasukkan ke dalam mesin penetas telur. Telur yang dierami atau dimasukkan ke dalam mesin penetas telur  akan menetas setelah 28 hari.

Produktivitas ayam mutiara

Ayam mutiara mempunyai produktivitas telur yang tinggi saat berada di musim hujan. Jumlah telur ayam mutiara yang dapat dihasilkan cukup banyak berkisar 16 butir hingga mencapai puluhan telur tergantung dari pakan dan pemeliharaan ayam mutiara. Ayam yang mendapatkan pakan dengan komposisi gizi yang ideal pada saat bertelur dan ditunjang dengan pemeliharaan secara intensif akan meningkatkan produktivitas telurnya. Hal itu cukup penting untuk diketahui karena terbatasnya periode produksi telurnya yang hanya berproduksi pada saat musim hujan. Jadi pada saat musim bertelur perlu usaha maksimal dengan pemberian pakan untuk ayam petelur sehingga kualitas telurnya bagus. Sedangkan untuk khasiat telur ayam mutiara itu belum ada penelitian yang lebih lanjut.

beternak ayam mutiara

Ayam mutiara termasuk ayam yang jinak dan dapat berinteraksi secara dekat dengan manusia. Namun saat kita ingin memegangnya terkadang mereka menghindar. Untuk itu saat yang tepat untuk berinteraksi adalah pada saat jam makan tiba. Kita bisa memberikan makanan kering langsung dari tangan kita atau kita memegang tempat pakan mereka dan mereka akan memakan makanan tersebut. Makanan ayam mutiara terdiri dari konsentrat atau voer dicampur dengan bekatul, nasi aking yang telah direndam terlebih dahulu dan irisan sayuran segar. Jenis sayur yang bisa diberikan seperti bayam, kangkung, daun ubi kayu dan daun pepaya.

beternak ayam mutiara

Dengan pakan yang cukup mudah didapatkan di lingkungan kita maka penghobi ayam hias tidak akan kesulitan dalam mempersipkan pakan untuk ayam mutiaranya yang perlu diingat bahwa tidak semua jenis pakan dapat diberikan setiap hari. Contohnya adalah daun pepaya. Fungsi pemberian daun ubi untuk mencukupi kebutuhan mutiara akan sayuran dan dapat berfungsi sebagai antioksidan. Namun pemberiannya dibatasi beberapa hari sekali karena daun pepaya mengandung zat yang bila dikonsumsi terus menerus dan dalam jumlah yang banyak akan mengakibatkan kelumpuhan.

Pemeliharaan ayam mutiara sebagai ayam hias keluarga

Saat ini belum begitu banyak yang memanfaatkan daging ayam mutiara sebagai ayam pedaging. Pada umumnya masyarakat memelihara sebagai ayam hias kesayangan keluarga. Maka harga per ekornya diatas rata-rata harga ayam kampung biasa. Pada umumnya ayam mutiara dipelihara disekitar pekarangan rumah. Sehingga pemeliharaannya tidak membutuhkan biaya yang cukup banyak. Dengan pemeliharaan yang sederhana masyarakat dapat mengembangkan usaha peternakan ayam mutiara.

beternak ayam mutiara

Harga ayam mutiara

Ayam mutiara mempunyai beberapa jenis yang harganya berbeda-beda. Kami menyediakan 4 jenis ayam mutiara yaitu ayam mutiara hitam, ayam mutiara silver, ayam mutiara putih dan ayam mutiara plangkok. Saat ini harga ayam mutiara hitam  Rp300.000,- per ekor. Mutiara putih dewasa harganya Rp500.000,-. Mutiara silver dewasa harganya Rp500.000,-. Mutiara plangkok harganya Rp475.000,- per ekor. Untuk menjaga keaslian ayam mutiara biasanya dalam mengawinkan tidak disilangkan dengan jenis lain. Namun jika untuk menghasilkan mutiara dengan warna yang berbeda, para penghobi melakukan persilangan antar jenis mutiara. Saat ini jenis mutiara yang populasinya masih jarang yaitu mutiara fulturine. Harganya masih diatas rata-rata ayam mutiara jenis lain.

Dibawah ini merupakan beberapa gambar ayam mutiara :

beternak ayam mutiara
Royal purple
beternak ayam mutiara
Violete
beternak ayam mutiara
Hitam

Kami dari Jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis ayam hias diantaranya ayam mutiara dan bisa mengirimkan ke seluruh Indonesia. Untuk itu jika mau memesan segera hubungi kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812-2028-8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

Kata terkait:

jumlah telur ayam mutiara, penyakit ayam mutiara, khasiat telur ayam mutiara, cara membedakan ayam mutiara jantan dan betina, daging ayam mutiara, harga ayam mutiara, jenis ayam mutiara, gambar ayam mutiara

**Yuni Ambarwati**

Ringkasan Produk
product image
Peringkat
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
5 based on 2 votes
Produsen
hobiternak.com
Nama Produk
Ayam Mutiara
No HP
0812 2028 8686
Metode Pemesanan
Pre-Order Only

Leave a Reply

%d bloggers like this: