Usaha Penggemukan Bebek Lokal Jantan Hingga Siap Panen Umur 40 Hari

Usaha Penggemukan Bebek Lokal Jantan Hingga Siap Panen Umur 40 Hari

Bebek lokal jantan merupakan salah satu jenis bebek yang cukup digemari masyarakat karena cita rasa dagingnya yang gurih. Semua jenis bebek lokal jantan bisa dijadikan bebek pedaging seperti bebek Mojosari, bebek Magelang, bebek Alabio, bebek Turi, bebek Pitalah dan bebek Bali. Bebek jantan cukup mudah didapatkan karena dalam penetasan 1000 butir maka peluang menghasilkan 50 % artinya akan menghasilkan 500 jantan dan 500 betina. Bebek lokal jantan pada awalnya harganya lebih murah karena tidak mempunyai kemampuan bertelur, namun setelah mengetahui potensinya yang baik untuk dijadikan pedaging maka harganya berangsur-angsur mengalami kenaikan.

Bebek Lokal Jantan
Bebek Bali

Keberhasilan pemeliharan secara intensif bebek siap potong pada umur 40 hari ditentukan oleh faktor pakan 60 %, pola pemeliharaan 20 % dan perkandangan 20 %. Selama ini tingkat pemenuhan daging bebek berasal dari daging bebek betina petelur yang telah afkir. Namun tingginya animo masyarakat penikmat daging bebek membuat peternak menyadari pangsa pasar daging bebek masih sangat luas. Sehingga celah ini digunakan untuk investasi yang cukup menjanjikan.

Beternak bebek potong kini lebih ddigemari karena masa panennya yang cepat. Dalam kurun waktu 40 hari bebek jantan lokal sudah siap untuk dijual. Daging bebek lokal jantan digemari karena lebih gurih, lebih lembut dn kandungan gizinya lebih baik karena dipotong pada umur 5 – 6 minggu dibandingkan dengan daging bebek afkir.

Mengapa 40 hari ?

Pakan merupakan komponen yang menghabiskan 30 % dari total biaya produksi. Jadi semakin cepat waktu pemeliharaan maka biaya semakin sedikit. Pada umur 40 hari harga jual bebek cukup tinggi. Pada umur 40 hari merupakan waktu yang tepat untuk panen karena laju pertumbuhan yang optimal. Sehingga umur 40 hari dianggap sebagai waktu yang ideal untuk panen.

Cara mendapatkan bibit bebek atau day of duck (DOD)

Cara mendapatkan DOD bisa dengan memelihara bebek indukan, membeli telur tetas lalu menetaskan sendiri atau membeli DOD dari suplier lain. Jika tujuan pemeliharaan untuk pembesaran maka pilihan ketiga adalah yang paling ideal. Jadi peternak bisa fokus pada pembesaran dengan mendapatkan bibit dari suplier lain.

DOD Lokal Jantan
DOD Peking

Pakan DOD – 3 minggu

  • Pakan untuk anakan bebek masih menggunakan konsentrat atau voer produksi pabrikan. Pemberian pakan sedikit demi sedikit namun sering.
  • Untuk menambah stamina bibit bebek maka diperlukan pemberian multivitamin dan antibiotik. Jenis vitamin seperti vitachick, rhodivit, sorbitol dan lain sebagainya.

Pakan DOD umur 3 minggu ke atas

  • Pakan untuk DOD yang telah berumur 3 minggu bisa diberikan berupa konsentrat atau voer dan ditambah bahan pakan alternatif lainnya. Untuk komposisi 1 konsentrat : 2 pakan tambahan. Jenis pakan alternatif diantaranya siput, mie instan reject, ampas kelapa, bihun afkir, roti afkir dan lain sebagainya. Kadar protein yang dibutuhkan antara 16 – 22 % dan energi metabolisme sekitar 2900 – 3000 kkal/ kg.

Kandang bebek

Untuk kandang bebek jantan dari DOD hingga 3 minggu menggunakan kandang boks. Kandang dilengkapi pemanas buatan. Pemanas buatan diperlukan karena bulu bebek belum tumbuh sempurna. Setelah berumur 3 minggu ke atas menggunakan kandang postal. Kadang postal digunakan hingga masa panen umur 40 hari.

Untuk sekam padi perlu dibolak- balik setiap 3 – 4 hari sekali untuk menghindari sekam menjadi lembab dan mudah ditumbuhi jamur.

Analisa usaha beternak bebek lokal jantan

  • Jumlah DOD bebek 100 ekor
  • pemeliharaan 40 hari (6 minggu)
  • Kandang milik sendiri

Biaya

  • DOD 100 ekor x Rp5.000 = Rp 500.000
  • Pakan dedak 50 kg x Rp2.500 = Rp125.000
  • Pakan pabrik 100 kg x 8.000 = Rp800.000
  • Obat-obatan Rp50.000
  • Biaya lain-lain Rp100.000
  • Tenaga kerja Rp800.000
  • Total biaya Rp2.375.000

Pendapatan

  • Jika ada kematian 15 % jadi jumlah total ada 85 ekor. Jika harga jual per ekor Rp50.000 maka akan menghasilkan pendapatan Rp4.250.000

Keuntungan

  • Keuntungan = total pendapatan – total biaya

= Rp4.250.000 – Rp2.375.000

= Rp1.885.000

Dengan keuntungan sebesar itu peternak bisa menggunakan untuk pemelihaan berikutnya dan sisanya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Itu jika memelihara 100 ekor saja. Kalau jumlah ditingkatkan menjadi 500 ekor maka akan ada peningkatan jumlah pendapatan. Karena waktu yang dipergunakan memelihara 500 ekor dengan 100 ekor sama saja. Tenaga kerja masih bisa dikerjakan oleh 1 orang. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan peternak.

Untuk memaksimalkan keuntungan bisa menggunakan cara :

  1. Menggunakan pakan alternatif
  2. Menekan angka kematian dengan vaksinasi, sanitasi kandang
  3. Mencari harga jual tertinggi.

Dari data di atas terlihat bahwa bisnis pembesaran bebek jantan lokal masih sangat luas. Dengan memanfaatkan harga beli yang lebih terjangkau dibandingkan dengan bibit bebek betina.

Kami dari hobiternak.com menyediakan berbagai jenis DOD bebek dan bisa mengirimkan ke seluruh Indonesia. Untuk itu jika mau memesan segera hubungi kami di :

SMS/CALL/WHATSAPP

0812 2028 8686

Indosat:

0856-4772-3888

0857-2932-3426

Telkomsel:

0812 2028 8686

0822-2123-5378

XL:

0819-3140-9353

Kata terkait:
harga bebek jantan dewasa, bebek peking, kandang bebek pedaging, bebek hibrida, analisa budidaya bebek pedaging, ukuran kandang bebek pedaging 100 ekor, campuran pakan bebek pedaging, takaran pakan bebek pedaging,

**Yuni Ambarwati**

Leave a Reply

%d bloggers like this: